cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Singuda ENSIKOM
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 310 Documents
ANALISIS KINERJA JARINGAN SWITCHING BANYAN BUFFER TUNGGAL Nur Adilah; Muhammad Zulfin
Singuda ENSIKOM Vol 11, No 31 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.197 KB)

Abstract

Jaringan switching Banyan buffer tunggal adalah jaringan interkoneksi banyak tingkat yang bersifat self-routing, dimana bit-bit alamat keluaran yang terdapat pada header paket dapat menentukan sendiri kemana perutean akan dilakukan. Penempatan buffer tunggal pada jaringan Banyan dilakukan untuk mengurangi degradasi keluaran yang terjadi dan tubrukan di port keluaran. Dalam tulisan ini dianalisis kinerja dari jaringan switching Banyan buffer tunggal dengan tolak ukur kinerja yang digunakan adalah probabilitas internal blocking, throughput dan delay untuk jumlah tingkat switching 1 sampai 10 tingkat pada setiap P(0) = 0.1 sampai 0.9. Setelah dilakukan analisis pada masing-masing kinerja, diperoleh probabilitas blocking pada jaringan switching Banyan buffer tunggal terus berkurang jika jumlah tingkat switching semakin besar,  throughput semakin rendah jika jumlah tingkat switching semakin banyak, dan untuk delay semakin banyak jumlah tingkat switching maka delay juga semakin tinggi.
METODE PERLAMBATAN (RETARDATION TEST) DALAM MENENTUKAN RUGI-RUGI DAN EFISIENSI MOTOR ARUS SEARAH Lamcan Raya Tamba; Eddy Warman
Singuda ENSIKOM Vol 12, No 32 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.805 KB)

Abstract

Suatu mesin arus searah atau mesin DC, dikatakan memiliki kinerja yang baik jika memiliki efisiensi yang tinggi, yang berarti juga bahwa mesin arus searah tersebut memiliki rugi-rugi daya yang kecil. Untuk mengetahui kemampuan atau kinerja suatu mesin arus searah perlu menganalisa mesin tersebut dengan melakukan pengujian, sehingga didapatkan nilai-nilai yang merujuk kepada rugi-rugi daya dan efisiensi. Dengan mengetahui rugi-rugi daya pada suatu mesin DC, maka kita dapat menentukan efisiensinya. Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk menghitung rugi-rugi motor DC. Salah satu metode yang bisa digunakan adalah metode Perlambatan (retardation test). Pada tulisan ini metode Perlambatan digunakan untuk mendapatkan besar rugi-rugi mekanis dan besi. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, didapatkan bahwa efisiensi motor DC Kompon Panjang yang diuji mencapai nilai tertinggi pada keadaan ¾ beban penuh, yaitu sebesar 71,58%.
RANCANG BANGUN ANTENA MIKROSTRIP SLOT RECTANGULAR DUAL-BAND ( 2,3 GHz DAN 3,3 GHz) DENGAN PENCATUAN PROXIMITY COUPLED Chandra Elia Agustin Tarigan; Ali Hanafiah Rambe
Singuda ENSIKOM Vol 11, No 31 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.614 KB)

Abstract

Antena mikrostrip adalah antena yang memiliki bentuk yang kompak dan dapat beroperasi dalam banyak pita atau multiband. Itu sebabnya banyak yang mengembangkan antena mikrostrip baik dalam bentuknya maupun pencatuannya. Salah satu penerapan antena mikrostrip adalah dalam akses komunikasi nirkabel pita lebar (BWA). Dalam tulisan ini dirancang antena mikrostrip berbentuk persegi panjang yang bekerja pada dua frekuensi yang mampu bekerja pada frekuensi BWA 2,3 GHz dan 3,3 GHz. Dalam teknik pencatuannya digunakan pencatuan proximity coupled yang bertujuan untuk meningkatkan bandwidth dan untuk memperoleh dua frekuensi diberikan slot pada antena. Hasil yang didapatkan dalam pengukuran antena ini adalah antena bekerja pada frekuensi 2,328 GHz – 3,491 GHz dengan return loss minimum -12,2 dB dan VSWR minimum 1,65. Frekuensi kedua bekerja dari 3,12 GHz – 3,395 GHz dengan return loss minimum -30,4 dB dan VSWR minimum 1,08.
STUDI PERBAIKAN KINERJA JARINGAN BACKBONE UNIVERSITAS SUMATERA UTARA DALAM PEMBAGIAN BEBAN Nico Sitohang; Arman Sani
Singuda ENSIKOM Vol 11, No 31 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.698 KB)

Abstract

Jaringan backbone USU dibangun pada tahun 1996 dengan panjang kabel serat optiknya mencapai 8000 meter. Jaringan backbone USU dibangun dengan menggunakan topologi ring. Dimana topologi ring tersebut meliputi empat core switch. Dari keempat core switch yang ada pada backbone USU memiliki beban atau banyak sambungan yang berbeda – beda sehingga kinerja jaringan backbone USU belum optimal. Pada tulisan ini dilakukan simulasi dan rancangan perbaikan kinerja jaingan backbone USU. Dari hasil simulasi yang menggunakan software Cisco Packet Tracker version 5.3.0 didapat delay yang ada pada distribution switch yang diubah sambungannya menjadi lebih kecil, yaitu  dari 46 ms menjadi 29 ms pada access switch – BIRO Lant. 1, dari 47 ms menjadi 31 ms pada access switch – BIRO Lant. 2, dari 48 ms menjadi 30 ms pada access switch – BIRO Lant. 3 dan dari 50 ms menjadi 32 ms pada access switch – RS. USU. Sedangkan throughput pada distribution switch yang diubah sambungannya berubah dari 0,6793 kbps menjadi 1,0775 kbps pada access switch – BIRO Lant. 1, dari 0,6648 kbps menjadi 1,0080 kbps access switch – BIRO Lant. 2, dari 0,6510 kbps menjadi 1,0416 kbps access switch – BIRO Lant. 3 dan dari 0,6250 kbps menjadi 0,9765 kbps pada access switch – RS. USU.
ANALISIS PEHITUNGAN RUGI-RUGI DAYA PADA GARDU INDUK PLTU 2 SUMUT PANGKALAN SUSU DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM SIMULASI ELECTRICAL TRANSIENT ANALYZER Asri Akbar; Surya Tarmizi Kasim
Singuda ENSIKOM Vol 12, No 32 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penyaluran sistem tenaga listrik pada jaringan distribusi, efisiensi sangatlah diperlukan. Penelitian ini membahas tentang Analisis Perhitungan Rugi-rugi Daya Pada Gardu Induk PLTU 2 SUMUT Pangkalan Susu. Batas toleransi yang diperbolehkan untuk rugi-rugi daya dan rugi-rugi tegangan yaitu  10% dari nilai nominalnya. ETAP (Elctrical Transient Analyzer Program) merupakan program yang dapat menampilkan secara GUI (Graphical User Interface) dengan jumlah bus unlimited. Salah satu kegunaan ETAP adalah untuk menghitung rugi-rugi daya. Data yang dibutuhkan ETAP untuk menghitung rugi-rugi daya pada GI PLTU 2 SUMUT Pangkalan Susu adalah one-line diagram, nominal KV, dan rating generator, bus, transformator, transmisi, dan pengaman. Metode pendekatan untuk menghitung rugi-rugi daya yang digunakan adalah metode iterasi Newton Raphson dengan faktor ketelitian 0,0001. Permasalahan rugi-rugi daya yang ditinjau adalah sistem dalam keadaan normal. Hasil Analisis rugi-rugi daya aktif dan reaktif untuk sistem dalam keadaan normal adalah rugi-rugi  daya aktif dan reaktif paling rendah di cable 1 dan 2 yaitu sebesar 0.1 kw dan 0.2 kvar. Sedangkan rugi-rugi  daya aktif tertinggi  yaitu pada OHL Binjai 1 dan 2 sebesar 106.1 kw, dan rugi-rugi  daya rektif tertinggi  yaitu pada Trafo 1 dan 2 sebesar 1882.6 Kata Kunci : rugi-rugi daya, newton-rhapson, etap
RANCANG BANGUN ANTENA STACKING YAGI UNTUK STASIUN PENERIMA SISTEM KOMUNIKASI MUATAN BALON ATMOSFER FREKUENSI 433 MHZ Kharisma Muhammad; Arman Sani
Singuda ENSIKOM Vol 11, No 31 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.76 KB)

Abstract

Salah satu cara untuk mendapatkan informasi tekanan udara, temperatur, kelembaban, kecepatan arah angin horizontal serta informasi lainnya pada pengamatan vertikal atmosfer adalah dengan menerbangkan balon udara yang membawa radiosonde pada atmosfer di ketinggian tertentu di atas permukaan laut. Untuk menjamin kontinuitas hubungan komunikasi antara radiosonde dan stasiun penerima diperlukan antena stasiun penerima yang memiliki gain yang tinggi dan beamwidth tertentu, seperti antena Stacking Yagi. Dalam tulisan ini dirancang antena Stacking Yagi dengan frekuensi operasi 433 MHz. Perancangan dilakukan menggunakan perangkat lunak 4NEC2. Dari pengukuran langsung terhadap antena menggunakan VNA Meter Anritsu MS2034B, nilai VSWR pada frekuensi 433 MHz sebesar 1,45 dan dari pengujian langsung di lapangan, antena Stacking Yagi yang dirancang dapat menjangkau jarak 5 km dengan baik pada frekuensi yang diinginkan.
STUDI PERBANDINGAN BEBAN LINEAR DAN NONLINEAR TERHADAP KINERJA GENERATOR SINKRON TIGA PHASA Diky Ikhsan Nasution; Syamsul Amien
Singuda ENSIKOM Vol 12, No 33 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.363 KB)

Abstract

Abstrak Generator sinkron merupakan mesin listrik yang mengubah energi mekanis berupa putaran menjadi energi listrik. Generator sinkron dapat melayani beban linear dan nonlinear. Tulisan ini membahas seberapa besar pengaruh  beban linear dan non linear terhadap kinerja generator sinkron tiga phasa yang berkapasitas 2,67 KW yang digunakan sebagai peralatan penelitian tersebut yaitu, pada beban linear semakin diperbesar beban akan mengalami penurunan efisiensi dari 54,17% (75 W) menjadi 48,76% (375 W), sedangkan pada beban nonlinear dari 50,23% (75 W) menjadi 37,70% (375 W). Untuk voltage regulasi pada beban linear 375 watt sebesar 0,48%, sedangkan pada beban nonlinear 375 watt mencapai 10,46%.
Perancangan Sistem Informasi Penampil Iklan Multimedia Secara Digital Berbasis IP Jehuda Naftali Marbun; Soeharwinto Soeharwinto
Singuda ENSIKOM Vol 10, No 26 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.273 KB)

Abstract

Penggunaan media digital sebagai sarana beriklan pada saat ini belum seluruhnya terstruktur dengan baik. Kebanyakan media digital tidak saling terhubung satu dengan yang lain, sehingga pengaturannya tidak dapat dilakukan melalui satu media. Tulisan ini membahas penerapan sebuah informasi yang dapat mempermudah pengaturan sistem penanyangan iklan digital tersebut serta dapat melakukan komunikasi secara multicast. Dalam sistem ini seluruh media digital yang menayangkan digital saling terhubung ke dalam sebuah jaringan komputer dan dikendalikan melalui sebuah server oleh seorang admin. Pengaturan penayangan iklan cukup melalui server saja, mulai dari memperbaharui konten, merubah tampilan layar iklan, dan menetapkan jadwal untuk menayangkan iklan. Komunikasi yang dilakukan oleh sistem yang dibangun ini terjadi secara unicast dengan memanfaatkan alamat IP kelas C. Komunikasi secara multicast dengan memanfaatkan protokol real time (RTP) dan alamat IP kelas D tetap dapat berjalan, namun data yang diterima media digital tidak dapat dijalankan karena sistem ini tidak mendukung format protokol RTP.
STUDI PROTOKOL NIRKABEL ZIGBEE IEEE 802.15.4 Yetty Wiati Ningsih; Soeharwinto Soeharwinto
Singuda ENSIKOM Vol 10, No 27 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.467 KB)

Abstract

Protokol IEEE 802.15.4 merupakan pengembangan dari komunikasi nirkabel Bluetooth, yang menangani keterbatasan jarak jangkau dan penerapan pada perangkat dengan spesifikasi data rate rendah, konsumsi daya rendah, biaya rendah dan mampu menangani lebih dari 65000 perangkat, dibandingkan dengan Bluetooth yang beroperasi dengan jarak maksimal 10 meter dan mampu menangani 8 perangkat. Tulisan ini membahas tentang konsep dasar dan mekanisme kerja physical layer dan medium access control sublayer (MAC sublayer) pada IEEE 802.15.4, dimana phy layer terdiri dari physical radio transceiver dengan mekanisme low-level control berfungsi untuk menyuplai informasi dan penyedia interface antara MAC sublayer dan kanal radio, sedangkan MAC sublayer dilengkapi dengan mekanisme CSMA-CA berfungsi untuk mendeteksi keadaan kanal (busy atau idle) sebelum mengirimkan data agar dapat menghindari tabrakan.
RANCANG BANGUN TOPOLOGI JARINGAN SWITCHING MENGGUNAKAN TEORI GRAF Willy Manurung; Muhammad Zulfin
Singuda ENSIKOM Vol 11, No 31 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.633 KB)

Abstract

Teori graf adalah teori yang sering dipakai dalam merepresentasikan suatu sistem. Teori graf dapat digunakan dalam merancang dan menganalisis suatu jaringan interkoneksi banyak tingkat yaitu dengan merepresentasikan switch sebagai node dan link sebagai edge. Tulisan ini membahas tentang metodologi perancangan suatu jaringan interkoneksi banyak tingkat menggunakan teori graf berdasarkan permutasi yang diberikan. Kemudian akan ditunjukkan cara meningkatkan tingkat jaringan menjadi (2n – 1). Selanjutnya analisis cara mendapatkan rumus probabilitas blocking suatu jaringan berdasarkan model graf dari jaringan tersebut. Setelah dilakukan analisis terhadap blockingnya maka didapatkan hasil bahwa nilai trafik yang ditawarkan sebanding dengan probabilitas blocking dari jaringan interkoneksi banyak tingkat tersebut. Berdasarkan nilai probabilitas blocking yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa agar kinerja dari jaringan tersebut baik maka nilai trafik yang ditawarkan bernilai 0,1 sampai 0,3 yaitu antara 0,0391 sampai 0,300.