cover
Contact Name
Susilo Setyo Utomo
Contact Email
susilosetyoutomo@staf.undana.ac.id
Phone
+628113838344
Journal Mail Official
susilosetyoutomo@staf.undana.ac.id
Editorial Address
Jalan Adi Sucipto, Penfui, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Floresiensis Journal : Jurnal Pendidikan Sejarah
ISSN : -     EISSN : 2988280X     DOI : https://doi.org/10.35508/floresiensis.v1i2
Jurnal Floresiensis diterbitkan dua kali setahun, yakni bulan Juni dan Desember oleh Program Studi Pendidikan Sejarah, FKIP Undana, Kupang. Tujuan: (1) menyebarluaskan ilmu pengetahuan tentang peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau dan masa kini dalam bidang Pendidikan dan sejarah. Pun dalam kajian antropologi, kebudayaan, sosiologi, politik, dan pemerintahan; dan atau pendidikan sejarah pada umumnya; (2) meningkatkan saling tukar pengetahuan antar institusi; (3) memotivasi para dosen dan praktisi untuk menulis artikel ilmiah berdasarkan hasil penelitian ilmiah dan kajian pustaka.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2023)" : 5 Documents clear
Sejarah Perjuangan Masyarakat Leragere Melawan Belanda Di Bawah Pimpinan Polo Ama Tahun 1914 Efendi, Taufik Ramadhan; Djakariah, Djakariah; Rato, Flafius S
FLORESIENSIS Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/floresiensis.v2i2.19878

Abstract

Tujuan penelitian ini (1) mengetahui latar belakang masyarakat Leragere melawan Belanda yang dipimpin oleh Polo Ama tahun 1914, (2) mengetahui peran dan Strategi Polo Ama dalam memimpin masyarakat Leragere melawan Belanda pada tahun 1914 dan (3) mengetahui proses perjuangan Polo Ama dalam memimpin masyarakat Leragere melawan Belanda tahun 1914. Penelitian menggunakan metode heuristik, kritik sejarah, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) latar belakang Perjuangan masyarakat Leragere dipicu oleh berbagai kebijakan dan tindakan represif Belanda. 2) Peran dan strategi Polo Ama. Polo Ama berfungsi sebagai pemimpin perjuangan yang bertugas membunuh pemimpin Belanda. 3) Proses perjuangan Polo Ama. Polo Ama memulai perjuangannya dengan upacara persiapan sehari sebelum serangan. Pada malam hari, pasukan Polo Ama melakukan perjalanan melewati hutan dengan perlengkapan lengkap
Sejarah Kerajaan Amfoang Pada Tahun 1909-1925 Tameses, Melkias; Djakariah, Djakariah; Dethan, Delsy A
FLORESIENSIS Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/floresiensis.v2i2.20063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan (1)Sejarah Kerajaan Amfoangtahun 1909-1925, (2)Sejarah Sejarah Kerajaan Amfoang pada tahun 1909-1925 dalam bidang politik, sosial, budaya, dan ekonomi. Dalam penelitian ini menggunkan metode sejarah yang dilakukan dengan langkah heuristik, kritik sejarah, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kerajaan Amfoang sebelum tahun 1909 merupakan salah satu kerajaan besar yang terletak di Pulau Timor, berdiri sekitar tahun 1200 dengan pendirinya bernama Naifo Leuk. Dalam bidang politik Kerajaan Amfoang memiliki struktur pemerintahan adat yang teratur yaitu Raja, Fetor, Temukung, Mafefa, Malasi, Ana Tobel, Mamaa, Opaas dan Amaf. Di bidang Sosial dan Budaya Masyarakat Amfoang merupakan kelompok masyarakat yang terikat satu sama lain berdasarkan hubungan darah, tempat tinggal, bahasa dan adat istiadat. Sistem kekerabatan di Kerajaan Amfoang menganut sistem Patrilineal. Di bidang Ekonomi, pada masa pemerintahan Raja Willem Talnoni keadaan ekonomi masyarakat Amfoang stabil.
Sejarah Benteng Raja Aut Sae Di Desa Haunobenak Kecamatan Kolbano Seko, Herman Erison; Taneo, Malkisedek; Dethan, Delsy A
FLORESIENSIS Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/floresiensis.v2i2.20297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Sejarah peninggalan Benteng Aut Sae di Desa Haunobenak Kecamatan Kolbano Pada masa perang Babuin melawan Belanda pada tahun 1906, (2) fungsi Benteng Aut Sae di Desa Haunobenak Kecamatan Kolbano Pada masa perang Babuin melawan Belanda pada tahun 1906 dan (3) kondisi Benteng Aut Sae di Desa Haunobenak Kecamatan Kolbano pada saat ini. Teknik Penentuan informan purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan cara analisis sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Sejarah peninggalan Benteng Aut Sae Salah satu Benteng besar yang berada di Pulau Timor yang memiliki nilai sejarah dan budaya adalah benteng Aut Sae. 2) Fungsi Benteng Aut Sae di Desa Haunobenak, (a) sebagai tempat tinggal, (b) sebagai tempat pertahanan yang sulit dijangkau oleh musuh, (c) sebagai tempat bersembunyi untuk memantau pergerakan musuh dan (d) sebagai tempat untuk melakukan upacara-upacara adat tertentu. 3) Kondisi Benteng Aut Sae saat ini masih terpelihara dengan baik
Sejarah Kerajaan Fatuleu Pada Masa Pemerintahan Raja Kooi Thaiboko Tahun 1913-1930 Missa, Rini B.; Djakariah, Djakariah; Utomo, Susilo Setyo
FLORESIENSIS Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/floresiensis.v2i2.23490

Abstract

This study aims to reveal (1) the history of the establishment of the Fatuleu Kingdom in 1913, (2) the political, economic and social conditions of the Fatuleu Kingdom during the reign of King Kooi Thaiboko from 1913 to 1930. The research method used ihistorical research employing heuristic steps, historical criticism, interpretation, and historiography. The research findings indicate that (1) the history of the establishment of the Fatuleu in 1913 began with the Bipolo War and the defeat of King Sonbai by the Dutch. (2) The political structure of the Fatuleu Kingdom consisted of the following: the King (usif), Fetor (ate), Temukung, and the Community (to). The economic sector of the Fatuleu Kingdom community was very prosperous because it had abundant agricultural and livestock products, coupled with King Kooi Thaiboko's policy to build roads, bridges and open fields to improve the economy of his people.
Sejarah Perlawanan Rakyat Tuwa Botan Melawan Belanda Di Bawah Pimpinan Demon Olan Tahun 1911 Gani, Siti Sara Binti; Ande, Andreas; Rato, Flafius Selfianus
FLORESIENSIS Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/floresiensis.v2i2.23547

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejarah perlawanan rakyat Tuwa Botan melawan Belanda di bawah pimpinan Demon Olan. Jenis penelitian dalam kajian ini adalah penelitian sejarah. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) perlawanan Rakyat Tuwa Botan melawan Belanda dilatarbelakangi oleh tiga penyebab yaitu penagihan pajak oleh pemerintahan Belanda yang sangat tinggi, pajak tidak dilunasi Belanda melakukan penyiksaan terhadap rakyat Tuwa Botan, rakyat Tuwa Botan merasa sangat menderita ditambah kondisi pada saat itu rakyat mengalami kesulitan uang. (2) sebelum turun berlawan kedua belah pihak melakukan ritual baun lolon untuk meminta kekuatan dan restu leluhur. Saat perlawanan berlangsung kedua belah pihak meminta bala bantuan. (3) dampak dari perlawanan rakyat Tuwa Botan yakni banyak sekali korban jiwa, perampasan dan pengurasan harta benda serta hilangnya masa depan yang terkena dampak perlawanan ini dan pihak Tuwa Botan harus mengalami kekalahan dari pihak Belanda.

Page 1 of 1 | Total Record : 5