cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
FLOW
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 350 Documents
PERSEPSI TERHADAP PERSOALAN HAK CIPTA TAYANGAN ON THE SPOT (STUDI DESKRIPTIF MENGENAI PERSEPSI ANGGOTA IKATAN TELEVISI INDONESIA KOTA MEDAN TERHADAP PERSOALAN HAK CIPTA TAYANGAN ON THE SPOT DI TRANS7) Firman Frans Silalahi
FLOW Vol 2, No 13 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.434 KB)

Abstract

Peneltian ini berjudul Persepsi Anggota Ikatan  Anggota Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI)  Sumatera Utara terhadap Persoalan Hak Cipta pada Tayangan Infotaiment On The Spot di Trans7. Tujuan nya adalah untuk mengetahui persoalan hak cipta pada tayangan On The Spot dan untuk  mengetahui bagaimana persepsi anggota IJTI Medan tentang hak cipta tayangan On The Spot. Penelitian ini mengunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpualan data menggunakan penelitian keputakaan serta sumber-sumber yang relevan dan mendukung data primer. Data primer diperoleh dengan wawancara tatap muka secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian anggota IJTI kota Medan menganggap bahwa tayangan on the spot adalah salah satu pelanggaran hak cipta, dimana pihak Tsrans7 tidak mempunyai izin yang jelas tentang penampilan setiap video yang diunggah secara gratis dari situs Youtube dalam tayangan tersebut, dan beberapa anggota lainnya beranggapan tidak ada masalah karena belum adanya aturan yang jelas dalam penayangan video yang di unduh secara gratis dari Youtube.
REPRESENTASI KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT INDONESIA DALAM LIRIK LAGU IWAN FALS (Analisis Semiotika Lirik Lagu Iwan Fals yang Berjudul ‘Ujung Aspal Pondok Gede’ ) Jusia Sembiring
FLOW Vol 2, No 13 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.708 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan studi analisis semiotika, dengan judul “Representasi Kehidupan Masyarakat Indonesia Dalam Lagu Iwan Fals Yang Berjudul Ujung Aspal Pondok Gede”. Rpepresentasi kehidupan masyrakat Indonesia itu dapat ditemukan pada lirik sebuah lagu.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna konotasi dan makna denotasi yang terkandung pada lirik lagu Ujung Aspal Pondok Gede sebagai representasi kehidupan masyarakat Indonesia. Berkaitan dengan hal tersebut, peneliti memakai beberapa teori yang dianggap relevan, seperti: Teori Komunikasi, Bahasa dan Lirik Lagu, Semiotika, Semiologi Roland Barthes,  Makna dan Representasi. Untuk memahami  lirik lagu sebagai produksi tanda dan pembangunan mitos, maka peneliti menggunakan analisis Roland Barthes yang berfokus pada penggalian makna menggunakan signifikasi dua tahap, pada tahap signifikasi pertama menggunakan denotasi, dan pada tahap kedua menggunakan konotasi dan mitos. Peneliti menggunakan data primer dan data skunder ataupu data yang telah ada sebelumnya dalam menganalisis lagu Ujung Aspal Pondok Gede. Pengambilan data dan informasi juga dilakukan peneliti melalui buku, jurnal, maupun internet. Keseluruhan makna yang terkandung dalam lirik lagu Ujung Aspal Pondok Gede saling berkaitan yang satu dengan yang lainnya. selanjutnya setelah diketahui seluruh makna yang terkandung maka akan timbul representasi kehidupan masyarakat Indonesia yang terkandung dari makna lirik lagu tersebut.
PERSEPSI MAHASISWA DEPARTEMEN ILMU KOMUNIKASI FISIP USU TERHADAP PROSES KOMUNIKASI DALAM BIMBINGAN SKRIPSI (Studi Deskriptif Kuantitatif Mengenai Persepsi Mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi FISIP USU Terhadap Proses Komunikasi Dalam Bimbingan Skripsi) Muhammad Fajar Khalil
FLOW Vol 2, No 13 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.217 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Persepsi Mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi FISIP USU terhadap proses komunikasi dalam bimbingan skripsi”. Peneliti menggunakan metodelogi penelitian studi deskriptif kuantitatif. Teori yang digunakan adalah: Komunikasi, Komunikasi Antarpribadi, Bimbingan dan Persepsi. Pada penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh mahasiswa Komunikasi FISIP USU yang masih aktif mengerjakan skripsi dan yang telah menyelesaikan skripsi yaitu berjumlah 158 orang. Keseluruhan populasi diambil dari tahun pengajuan judul 2012 Januari dan dibatasi sampai dengan 2013 Juni. Untuk menentukan jumlah sampel digunakan rumus Taro Yamane dengan presisi 10% dan tingkat kepercayaan 90%, maka diperoleh sampel sebanyak 61 mahasiswa. Teknik penarikan sampel mengunakan Proposional nonprobability sampling dan sampel acak sederhana. Teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan metode kuesioner dan metode kepustakaan. Adapun teknik analisis datanya menggunakan analisis tabel tunggal, dengan penggunaan Statistical Product and System Solution (SPSS 16). Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa proses komunikasi antara mahasiswa dan dosen pembimbing sudah cukup efektif. Berdasarkan hasil dari analisis dan pengamatan juga ditemukan persepsi mahasiswa yang cukup baik dalam memandang proses komunikasi dalam bimbingan. Namun, masih ditemukan sebagian kecil persepsi mahasiswa yang merasa tidak efektif ketika berkomunikasi dengan dosen pembimbing yang disebabkan oleh makna pesan yang disampaikan dosen kurang informatif dan cenderung koersif.   Kata Kunci: Persepsi, Komunikasi Antar Pribadi, Deskriptif Kuantitatif, Bimbingan.
PERSEPSI SISWI SMA MULIA MEDAN TENTANG PERSAHABATAN DALAM FILM 5 Cm Melati Indah Mentari
FLOW Vol 2, No 13 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.709 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Persepsi Siswi SMA Mulia Medan tentang Persahabatan dalam Film 5 Cm”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengambarkan persepsi siswi SMA Mulia Medan tentang persahabatan dalam film 5 Cm dengan menggunakan perspektif interaksionisme simbolik. Subjek penelitian dipilih sebanyak tiga orang dengan menggunakan teknik sampling snow ball sedangkan objek penelitian adalah persepsi siswi  SMA Mulia Medan terhadap persahabatan dalam film 5 Cm. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui paradigma interaksionisme simbolik dan  persepsi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah  wawancara dalam, observasi non partisipan dan studi kepustakaan. Teknik analisis data pada penelitian ini reduksi data, penyajian data dan kesimpulan verifikasi. Hasil penelitian ini menujukan bahwa ketiga informan dapat mengambarkan persepsi mereka tentang  persahabatan dalam film 5 Cm. Secara keseluruhan para informan setuju bahwa film 5 Cm adalah film yang memotivasi anak bangsa dan memberi contoh yang baik dalam hubungan persahabatan.   Kata kunci: Persepsi, Persahabatan, Film 5 Cm, Perspektif Interaksionisme Simbolik
FUNGSI MEDIA RADIO DALAM PENYAMPAIAN PESAN (Studi Deskriptif Kuantitatif Fungsi Media Radio Star Fm Medan dalam Penyampaian Pesan Segmen What’s New Pada Program “BukakDasar” Bagi Mahasiswa) Putri Nazria
FLOW Vol 2, No 13 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.23 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Fungsi Radio dalam Penyampaian Pesan, Studi Deskriptif  Kuantitatif Fungsi Media Radio Star FM Medan dalam Penyampaian Pesan Segmen What’s New pada Program “BukakDasar” Bagi Mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk fungsi radio STAR FM Medan dalam penyampaian pesan pada program acara “BukakDasar” bagi mahasiswa S1 Manajemen USU. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan pendekatan interpretatif. Penelitian dengan menggunakan analisis data kuantitatif. Data akan dicari dan disusun secara sistematis melalui wawancara. Objek dalam penelitian ini adalah segmen What’s New pada program “BukakDasar” Star FM Medan. Subjek penelitian adalah 17 orang mahasiswa angkatan 2009 jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara yang  mendengarkan Radio Star FM Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa segmen What’s New pada program “BukakDasar” Star FM Medan diterima dengan baik oleh pendengar. Durasi penyajian, ketepatan waktu dan pemilihan waktu dinilai pendengar dengan baik. Informasi yang diterimaa oleh pendengar pada segmen What’s New pada program “BukakDasar” Star FM Medan dinilai sudah memberikan informasi yang menambah pengetahuan pendengar. Oleh sebab itu, radio menunjukkan bahwa fungsi radio dalam penyampaian pesan adalah baik.   Kata Kunci: Radio, Star FM Medan, Program Acara, Pesan
KOMUNIKASI ANTARA TUTUR BESAN PADA SUKU SIMALUNGUN (Studi Deskriptif Kualitatif Tentang Komunikasi Tutur Besan Pada Suku Simalungun Di Kelurahan Pematang Raya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun) Rejeki Ando
FLOW Vol 2, No 13 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.021 KB)

Abstract

Penelitian berisi tentang komunikasi antar tutur besan pada suku Simalungun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi antara tutur besan pada suku Simalungun dan apa hambatan yang terjadi dalam komunikasinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif etnografi dengan Perspektif interpretatif dimana pendekatan sistematis dan subjektif dalam menjelaskan pengalaman hidup berdasarkan kenyataan yang ditemukan di lapangan (empiris). Pemilihan informan pada penelitian ini sebagai sumber data dilakukan secara purposive. Proses komunikasi diantara tutur besan ini memlilik hambatan. Hambatan itu merupakan hambatan yang berasal dari budaya yang telah diturunkan oleh nenek moyang suku Simalungun sejak dahulu misalnya adanya larangan adat yang mempantangkan terjadinya kontak langsung diantara mereka. Misalnya tidak bisa duduk berhadapan, tidak bisa berduaan, untuk berkomunikasi harus menggunakan perantara yang terkadang tidak sesuai misalnya berbicara melalui dinding atau tiang, dan berkomunikasi juga hanya dengan pesan pesan seperlunya saja atau hanya yang penting saja. Dalam komunikasi diantara tutur besan ini terdapat istilah marmalang. Kata marmalang tersebut memiliki arti segan dan hormat. Diantara orang yang bertutur besan harus terjalin rasa marmalang atau marsimalangan (segan, sopan dan menghormati). Untuk berkomunikai diantara tutur ini harus menggunakan kata ganti orang yaitu nai atau nassi sebagai ungkapan rasa hormat dan segan. Jadi untuk mengatakan besan harus diucapkan dengan kata nai atau nassibesan.   Kata Kunci : Komunikasi, Tutur Besan, Marmalang, Simalungun.
PERAN KOMUNIKASI KELOMPOK DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR (Studi Kualitatif Tentang Program Bantuan Belajar Gratis LSM Yayasan Abdi Satya Di Kecamatan Pantai Cermin) Rossa Dame Hasian
FLOW Vol 2, No 13 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.248 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul Peran Komunikasi Kelompok dalam Meningkatkan Minat Belajar: Sebuah Studi Kualitatif tentang Program Bantuan Belajar Gratis LSM Yayasan Abdi Satya di Kecamatan Pantai Cermin, adalah penelitian yang mengkaji bagaimana peranan komunikasi kelompok dalam meningkatkan minat belajar dikalangan anak dan remaja. Penelitian ini difokuskan pada hubungan persahabatan dengan batasan pada perhatian, perasaan dan motivasi yang terjalin dalam komunikasi kelompok sehingga mempengaruhi minat belajar anak dan remaja.Paradigma yang digunakan oleh peneliti adalah paradigma klasik (postpositivisme) yang bebas nilai melalui interview, dan observasi. Pemilihan kesembilan informan dilakukan dengan metode samplingrandom dan dibantu dengan beberapa rekomendasi dari pihak pengajar YAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kesembilan informan utama (peserta kelompok belajar) dan tiga informan tambahan (staff pengajar YAS), hubungan persahabatan melibatkan rasa perhatian dan perasaan senang dengan sesama anggot kelompok belajar dapat meningkatkan minat belajar anak dan remaja. Perubahan sikap dan motivasi dalam belajar ini terlihat dari kerajinan dan kehadiran anak – anak dalam mengikuti kelompok belajar dan seiring nilai prestasi belajar yang meningkat baik di dalam kelompok belajar mereka dan prestasi di sekolah. Minat belajar anak dan remaja juga terlihat tinggi dengan sikap yang antusias dan membiasakan diri untuk berdiskusi dan aktif dalam perlombaan pelajaran yang diadakan intern YAS maupun di luar kelompok belajar YAS.   Kata Kunci: Komunikasi Kelompok, Groupthink, Minat belajar, LSM
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG KOMUNIKASI NONVERBAL DOSEN (Studi Kasus Persepsi Mahasiswa Tentang Komunikasi Nonverbal Dosen di Departemen Ilmu Komunikasi FISIP USU) Yesi Kusmasari
FLOW Vol 2, No 13 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.921 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Persepsi Mahasiswa Tentang Komunikasi Nonverbal Dosen” sebuah studi kasus persepsi mahasiswa tentang komunikasi nonverbal dosen di Departemen Ilmu Komunikasi FISIP USU. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa tentang gambaran komunikasi nonverbal dosen dan bentuk-bentuk komunikasi nonverbal dosen di Departemen Ilmu Komunikasi. Teori yang digunakan adalah Persepsi, Komunikasi Nonverbal, Teori Pelanggaran Harapan, Teori Pengurangan Ketidakpastian dan Teori Kebohongan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Objek dalam penelitian ini adalah komunikasi nonverbal dosen Ilmu Komunikasi yang berjumlah dua puluh satu orang dan yang menjadi subjeknya adalah mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi angkatan 2010 yang berjumlah enam orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk komunikasi nonverbal dosen sangat beragam. Secara keseluruhan bentuk komunikasi nonverbal seperti isyarat regulator lebih banyak digunakan oleh dosen laki-laki dan isyarat ilustrator lebih banyak digunakan oleh dosen perempuan. Kontak mata dosen Ilmu Komunikasi kuat, volume suara keras, jarang melakukan sentuhan, kualitas suara baik, menggunakan jarak sosial, warna yang sering dipakai dosen perempuan adalah warna-warna yang cerah sedangkan warna yang sering dipakai dosen laki-laki adalah warna-warna pastel. Secara keseluruhan postur tubuh dosen Ilmu Komunikasi mesomorphy dan endomorphy, wangi dan tepat waktu.   Kata Kunci: Persepsi, Komunikasi, Nonverbal, Dosen
KOMUNIKASI ANTARPRIBADI SUAMI ISTRI (Studi Kasus Kualitatif Pasangan Suami Istri yang Menikah Tanpa Pacaran di Kota Medan) Anggie Dahlia Simanjuntak
FLOW Vol 2, No 14 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.54 KB)

Abstract

Skripsi ini berisi penelitian mengenai komunikasi antarpribadi suami istri yang menikah tanpa pacaran di Kota Medan. Tujuannya adalah untuk mengetahui komunikasi antarpribadi pada pasangan suami istri yang menikah tanpa proses pacaran di Kota Medan, dan untuk mengetahui perkembangan hubungan suami istri yang menikah tanpa proses pacaran di Kota Medan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam (in-depth interview) yaitu wawancara terhadap empat orang informan yang telah memenuhi kriteria informan yang telah ditentukan sebelumnya. Wawancara dilakukan secara intensif dan terus menerus sampai data yang didapatkan telah sesuai dengan tujuan penelitian dan penelitian kepustakaan (Library Research). Teknik analisa data menggunakan analisis data model Miles and Huberman yaitu, peneliti melakukan reduksi data kemudian menyajikan data dengan teks yang naratif lalu penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa informan pasangan suami istri yang menikah tanpa proses pacaran membutuhkan penyesuaian baik karakter maupun berbagai kondisi seperti aktivitas waktu luang, seksualitas, ekonomi dan sebagainya. Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa keintiman dan kemesraan yang dirasakan oleh pasangan suami istri yang menikah tanpa proses pacaran tidak langsung muncul di awal pernikahan, namun seiring berjalannya waktu dan kebersamaan mereka setiap hari, timbul keintiman, kemesraan dan cinta, kecuali pasangan suami istri (VP dan RS) tidak menemukan keintiman, kemesraan, dan cinta di dalam hubungan suami istri. Pasangan suami istri yang menikah tanpa pacaran menjalin komunikasi yang efektif, saling terbuka dan saling percaya, serta menjunjung tinggi komitmen, sedangkan pasangan suami istri (VP dan RS) tidak menjalin komunikasi yang efektif, tidak saling terbuka, tidak saling percaya namun tetap menjunjung tinggi komitmen pernikahan. Peneliti menemukan bahwa pasangan suami istri merasa puas menjalani pernikahan tanpa pacaran kecuali pasangan suami istri (VP dan RS) tidak puas menjalani pernikahan tanpa pacaran.   Kata kunci : Komunikasi Antarpribadi, Suami Istri, Menikah Tanpa Pacaran, Self Disclosure.
KOMUNIKASI PERSUASIF AGEN ASURANSI DALAM MEREKRUT CALON AGEN ASURANSI (Studi Deskriptif Kualitatif Komunikasi Persuasif Agen Asuransi dalam Merekrut Calon Agen Asuransi di PT Asuransi Life Allianz Indonesia Cabang Kota Medan) Dewi Veronica Silitonga
FLOW Vol 2, No 14 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.858 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Komunikasi Persuasif Agen Asuransi dalam Merekrut Calon Agen Asuransi (Studi Deskriptif Kualitatif Komunikasi Persuasif Agen Asuransi dalam Merekrut Calon Agen Asuransi di PT Asuransi Life Allianz Indonesia Cabang Kota Medan). Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi komunikasi persuasif yang digunakan agen asuransi, tahapan-tahapan komunikasi persuasif agen asuransi, dan perubahan perilaku yang terjadi pada calon agen asuransi. Teori yang digunakan dalam penelitian adalah Komunikasi, Komunikasi Interpersonal, Komunikasi Persuasif, AIDA, Teori Kemungkinan Elaborasi, Motivasi, Disonansi Kognitif. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif kualitatif dan dinarasikan secara interpretatif. Informasi diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap empat agen asuransi Allianz cabang Kota Medan yang telah merekrut sebagai informan dan satu orang calon agen asuransi yang telah direkrut sebagai informan tambahan. Hail dari penelitian ini adalah strategi agen asuransi dalam melakukan perekrutan adalah komunikasi persuasif secara emosional dan pendekatan personal. Tahapan awal yang dilakukan agen asuransi adalah menjadikan calon agen sebagai nasabah agen asuransi terlebih dahulu. Perubahan perilaku yang dialami calon agen asuransi setelah direkrut adalah menolak kemudian menerima dan menerima kemudian memutuskan untuk berhenti.   Kata Kunci: Komunikasi Persuasif, Merekrut, Agen Asuransi, Perubahan Perilaku

Filter by Year

2012 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 3, No 10 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 4, No 3 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 3, No 9 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 3, No 8 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 3, No 7 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 3, No 6 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 3, No 5 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 3, No 4 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 20 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 19 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 18 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 17 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 16 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 15 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 14 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 13 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 12 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 3, No 3 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 3, No 2 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 11 (2015): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 10 (2015): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 9 (2015): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 8 (2015): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 7 (2013): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 6 (2013): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 5 (2013): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Komunikasi Flow Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Ilmu Komunikasi Flow Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Ilmu Komunikasi Flow Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmu Komunikasi Flow More Issue