cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Holistik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
MOTIVASI DAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA MEDAN isra wahyuni
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi adalah suatu bentuk upaya perawat untuk menjalankan tugasnya sehingga dapat mencapai tujuan bersama di tempatnya bekerja Kinerja adalah hasil dari pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh individu dalam suatu organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi motivasi dengan kinerja perawat pelaksana di Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 53 orang yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis statistik yang digunakan adalah Uji Spearman. Hasil analisis univariat, menunjukkan bahwa motivasi perawat pelaksana 47,2% baik dan 52,8% tidak baik, 56,6% kinerja perawat baik dan 43,4%  kinerja perawat tidak baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan motivasi dengan kinerja perawat pelaksana di Rumah Sakit Bhayangkara Medan dengan nilai p=0,006. Disarankan bagi pimpinan rumah sakit untuk mengoptimalkan penghargaan bagi perawat yang memiliki kinerja baik dan menyediakan tempat istirahat yang kondusif untuk perawat pelaksana sehingga dapat mradianingkatkan kinerja perawat pelaksana di RS Bhayangkara Medan.
GAYA KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN KONFLIK KEPALA RUANGAN DI INSTALASI RINDU A RSUP H. ADAM MALIK MEDAN juli rostandi purba
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk memberikan pengaruh kepada perubahan perilaku orang lain secara langsung maupun tidak. Gaya kepemimpinan dapat diidentifikasikan berdasarkan perilaku pimpinan itu sendiri. Kepala ruangan berperan sebagai pemimpin untuk mengatur dan memimpin perawat dalam pemberian asuhan keperawatan. Perawat banyak berinteraksi dengan tenaga kesehatan lain, pegawai lain, pasien dan keluarga pasien dan berpotensi menimbulkan konflik. Konflik adalah suatu kondisi yang ditimbulkan karena adanya perbedaan pendapat atau perbedaan cara pandang antara individu yang berinteraksi. Kepala ruangan harus mampu mengambil inisiatif untuk memfasilitasi penyelesaian konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran gaya kepemimpinan dan manajemen konflik kepala ruangan yang dipersepsikan oleh perawat pelaksana di Instalasi Rindu A Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik Medan. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan sampel 72 orang perawat pelaksana, dengan menggunakan metode sampling proportionate staratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner meliputi kuesioner data demografi, gaya kepemimpinan dan manajemen konflik. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat. Hasil analisis univariat dari gaya kepemimpinan kepala ruangan yang dipersepsikan perawat pelaksana adalah partisipatif dan manajemen konflik yang dipersepsikan perawat pelaksana adalah kompromi. Disarankan pada penelitian selanjutnya agar menggunakan metode observasi dan wawancara untuk mengurangi bias pada hasil penelitian.
PERILAKU PERAWAT DALAM ORGANISASI PPNI DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN Masrina Munawarah
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) adalah organisasi keperawatan Indonesia untuk menggalang dukungan dari masyarakat dan pemerintah dalam mengembangkan profesi keperawatan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif eksploratif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan tindakan perawat terhadap PPNI. Sampel dalam penelitian ini adalah 67 orang perawat di RSUP H. Adam Malik Medan. Teknik sampling yang digunakan adalah quota sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat mengetahui tentang  tata cara registrasi keanggotaan  (96%), program pembinaan dan pelatihan bagi perawat (75%), dukungan dan pembinaan komite keperawatan (94%), publikasi melalui media (59%), dan program CPD (Continious Program Development) (69%). Sikap perawat terhadap PPNI antara lain: kewajiban mendukung kegiatan PPNI (75%), mendukung kegiatan pembinaan perawat (79%),  mendukung penetapan kualifikasi perawat (93%), mendukung publikasi kegiatan melalui media khusus (97%), dan bangga sebagai perawat dan bagian dari organisasi PPNI (96%). Tindakan perawat terhadap PPNI antara lain: memiliki kartu anggota dan nomor Surat Tanda Registrasi perawat (78%), mengikuti kegiatan pelatihan dan keterampilan keperawatan (61%), mematuhi kode etik keperawatan (100%),  membaca poster PPNI (39%), dan pernah membaca artikel publikasi keluhan kesejahteraan perawat (60%). Mayoritas perawat mengetahui tentang bidang organisasi PPNI mendukung PPNI tetapi belum disertai dengan tindakan yang aktif  ikut serta pada kegiatan PPNI.
BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA MEDAN Dina Aryanti
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya organisasi merupakan sistem pemaknaan bersama yang dibentuk oleh anggotanya dan sekaligus sebagai pembeda dengan organisasi lain. Kepuasan kerja merupakan suatu sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi budaya organisasi dengan kepuasan kerja perawat pelaksana di Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Penelitian ini menggunakan desain deskripsi korelasi. Jumlah sampel penelitian 61 perawat pelaksana dengan teknik total sampel. Analisa statistik yang digunakan uji Spearman. Hasil analisas univariat didapat budaya organisasi kurang baik 54,1% dan kepuasan kerja tidak puas 60,7%. Hasil analisa uji Spearman diperoleh nilai signifikansi (p)= 0,037 yang menjelaskan bahwa Ho ditolak. Disaran bagi pimpinan rumah sakit untuk mampu melibatkan perawat pelaksana dalam pengambilan keputusan di dalam tindakan keperawatan serta mampu mengintegrasikan nilai-nilai penting di dalam rumah sakit sehingga setiap perawat pelaksana mampu mencapai kepuasan kerja.
PENILAIAN KINERJA PERAWAT DALAM PENDEKATAN AUDIT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABANJAHE Gita Elisa Berlina Ginting
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian kinerja perawat merupakan salah satu upaya manajemen rumah sakit yang bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan. Audit adalah sebuah proses yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui pemeriksaan dokumentasi pelayanan yang sistematis berdasarkan standar pelayanan keperawatan. Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengidentifikasi kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Kabanjahe. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 58 orang yang diperoleh dengan menggunakan tehnik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan form retrospective audit yang telah dimodifikasi yang terdiri dari  12 pernyataan yang berhubungan dengan lima proses standar pelayanan keperawatan. Pengambilan data dilakukan pada bulan Maret 2012. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Penelitian ini menemukan bahwa lebih dari setengah (57.1%) perawat memiliki kinerja yang baik dan sisanya (42.9%) memerlukan peningkatan kinerja. Dari hasil penelitian ini direkomendasikan agar rumah sakit membuat sebuah kebijakan yang berhubungan dengan pendokumentasian pelayanan keperawatan dan melakukan penilaian terhadap pendokumentasian secara berkala dan sistematis untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan.
KINERJA PERAWAT DALAM PEMBERIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT TK II PUTRI HIJAU MEDAN Desri Natalia Siahaan
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja perawat dalam pemberian asuhan keperawatan merupakan aplikasi kemampuan atau pembelajaran yang telah diterima selama menyelesaikan program pendidikan keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan dalam peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, dan pelayanan terhadap  pasien. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi gambaran kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan Rumah Sakit Tk II Putri Hijau Medan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan jumlah sampel 105 orang perawat yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling dan cara pengambilan sampel menggunakan tabel angka acak. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner data demografi dan kuesioner gambaran kinerja perawat dalam pemberian asuhan keperawatan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa mayoritas responden memiliki kinerja baik dalam pemberian asuhan keperawatan sebanyak 71%, sedangkan responden yang kinerjanya buruk sebanyak 29%. Berdasarkan Depkes RI, sandar pencapaian kinerja dalam pemberian asuhan keperawatan minimal 75%. Walaupun hasil penelitian ini menunjukkan 71 % perawat memiliki kinerja baik namun nilai ini belum mencapai standar Depkes RI. Diharapkan  perawat untuk dapat meningkatkan kinerja dalam pemberian asuhan keperawatan agar sesuai dengan standar yang ditetapkan Depkes RI.
PENGETAHUAN IBU DALAM PENATALAKSANAAN GIZI SEIMBANG PADA KELUARGA DI DESA SIBORBORON KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN Emmi Silitonga
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan merupakan hal yang sangat penting dalam terbentuknya perilaku seseorang. Semakin bertambah pengetahuan ibu maka seorang ibu akan semakin mengerti jenis dan jumlah makanan untuk dikonsumsi seluruh anggota keluargannya sehingga dapat mengurangi atau mencegah gangguan gizi pada keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang penatalaksanaan gizi seimbang pada keluarga. Penetapan jumlah sampel dilakukan dengan total sampling yakni ibu yang tinggal di lingkungan IV berjumlah 35 orang. Kuesioner yang digunakan terdiri dari 2 bagian yaitu kuesioner data demografi dan kuesioner pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan data demografi ibu yakni sebagian besar ibu berada pada rentang umur 32-41 tahun berjumlah 18 orang (51,4%), kebanyakan ibu memiliki anggota keluarga 3-6 orang berjumlah 16 orang (45,7%), pekerjaan ibu sebagian besar  petani berjumlah 22 orang (62,9%), pendidikan terakhir ibu sebagian besar adalah SMA berjumlah 16 orang (45,7%), penghasilan ibu mayoritas berada pada rentang Rp.800.000- Rp.2.000.000 berjumlah 18 orang (51,4%). Pengetahuan ibu didapatkan pengetahuan ibu kurang berjumlah 2 responden (5,7%), pengetahuan cukup 10 responden (28,6%) dan pengetahuan baik 23 responden (65,7%). Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan kepada ibu tentang penatalaksanaan gizi seimbang pada keluarga sehingga ibu dapat mengaplikasikan apa yang sudah diketahui tentang gizi seimbang pada keluarga.
PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTERI TENTANG ANEMIA DEFISIENSI BESI DI SMA NEGERI 15 MEDAN Sophie Devita Sihotang
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia defisiensi besi adalah salah satu masalah gizi wanita hamil yang berkaitan dengan Angka Kematian Ibu (AKI). Dampak anemia defisiensi besi pada remaja adalah menurunkan imunitas, menurunkan konsentrasi, prestasi, serta produktivitas kerja, dan akibat jangka panjang jika remaja puteri nantinya hamil maka anemia ini dapat menyebabkan bayi lahir prematur, perdarahan, keguguran (abortus), komplikasi kehamilan, bahkan sampai kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap remaja puteri di SMA Negeri 15 Medan. Penelitian ini bersifat deskriptif, metode pengambilan data cross sectional, dengan menggunakan data primer hasil rekapitulasi kuesioner yang disebarkan kepada 94 orang remaja puteri di SMA Negeri 15 Medan. Analisa data bersifat deskriptif dengan mendeskripsikan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia defisiensi besi dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan remaja putri tentang anemia defisiensi besi mayoritas berada pada kategori pengetahuan cukup  73 responden (77,7%), kategori baik 18 responden (19,1%), dan kategori kurang 3 responden (3,2%). Sikap remaja putri tentang anemia defisiensi besi mayoritas berada pada kategori sikap cukup 56 responden (59,6%) dan kategori baik 38 responden (40,4%). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak sekolah agar memberikan pengarahan dan penjelasan tentang anemia defisiensi besi dan meningkatkan kegiatan penyuluhan-penyuluhan  kesehatan. Kepada siswi/ remaja puteri lebih memperhatikan masalah kesehatan nya terutama anemia defisiensi besi dan dampaknya.  
HARAPAN PASIEN DALAM KEPUASAN PERILAKU CARING PERAWAT DI RSUD DELI SERDANG LUBUKPAKAM Novayanti Tanjung Tanjung
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harapan merupakan sesuatu yang individu inginkan untuk didapatkan atau dicapai. Harapan tinggi pasien dalam penelitian ini berhubungan dengan perilaku caring perawat. Perilaku perawat yang caring membuat pasien merasa dihargai, sehingga hal itu memberi kepuasan yang sesuai dengan harapan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh harapan pasien terhadap tingkat kepuasan pasien pada perilaku caring perawat di ruang rawat inap RSUD Deli Serdang Lubukpakam. Desain penelitian yang digunakan adalah deskripsi korelasi. Populasi sebanyak 692 orang dan sampel penelitian ini berjumlah 70 orang pasien yang dirawat di RSUD Deli Serdang Lubukpakam. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling jenis stratified random sampling. Hasil penelitian diperoleh bahwa mayoritas responden adalah perempuan (52,9%), usia >30 tahun (74,3%), pendidikan SMA (41,4%), pekerjaan ibu rumah tangga (25,7%), lama rawat tiga hari (47,1%). Hasil analisa data memperlihatkan 94,3% pasien memiliki harapan yang tinggi  tentang perilaku caring perawat dan 78,6% pasien merasa puas terhadap perilaku caring perawat. Analisa hipotesis dengan uji paired-samples t test memperlihatkan adanya pengaruh harapan pasien terhadap tingkat kepuasan pasien pada perilaku caring perawat dengan p value = 0,000  (p < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan agar perawat lebih memperhatikan kebutuhan spiritual pasien sehingga dapat meningkatkan kepuasan pasien.
PELAKSANAAN PROSES PENGKAJIAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RSUP H. ADAM MALIK MEDAN Rutami rutami
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengkajian merupakan tahap awal dari proses keperawatan yang dilakukan secara sistematis dengan mengumpulkan data individu secara komperhensif terkait aspek biologis, psikologis, sosial, maupun spiritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan proses pengkajian keperawatan di ruang rawat inap  terpadu RSUP H. Adam malik medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi fenomenologi. Partisispan pada penelitian ini sebanyak lima partisipan dan dipilih dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan  menggunakan kuesioner data demografi, observasi, dan wawancara mendalam serta direkam dengan menggunakan alat perekam. Analisa data dilakukan dengan metode Colaizzi. Hasil penelitian dikelompokkan menjadi empat kategori yaitu faktor pendorong pelaksanaan pengkajian, metode pengumpulan data dalam pengkajian, manfaat melakukan pengkajian, dan faktor penghambat pelaksanaan proses pengkajian. Mengingat pentingnya pengkajian maka direkomendasikan agar perawat mendapat pelatihan keterampilan melakukan pengkajian keperawatan yang komperhensif dan berkesinambungan.

Page 2 of 3 | Total Record : 30