cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil USU
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 574 Documents
KAJIAN KUAT TEKAN DAN LENTUR PADA BETON ABU DAUN SERAI YANG DIMODIFIKASIKAN DENGAN SERAT KULIT LUAR TEBU Yelni Afriany Pasaribu
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 1 No. 1 Tahun 2021
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Penggunaan Serat Kulit Luar Tebu Terhadap Kuat Tekan Dan Lentur Beton Abu Daun Jagung Tamara Purba
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 1 No. 1 Tahun 2021
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH PENAMBAHAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT TERHADAP KARAKTERISTIK BETON MUTU TINGGI Eka Fadli Rasyid Siahaan
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 1 No. 1 Tahun 2021
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan konstruksi di Indonesia sudah sangat berkembang, sehingga terjadipeningkatan permintaan bahan bangunan khususnya beton. Berbagai upaya telah dilakukanpenelitian guna memperoleh kemajuan dalam teknologi beton yakni penambahan bahan admixture.Beton mutu tinggi telah digunakan secara luas karena kelebihannya secara teknis dan ekonomis.Material ini ditandai dengan sifat mekanik dan daya tahan yang meningkat akibat penambahanbahan kimia dan mineral yang diproduksi dengan proses khusus.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penambahan abucangkang kelapa sawit terhadap karakteristik beton mutu tinggi, menggunakan variasi 0%, 5%,7.5%, 10%, 12.5%, 15% dan 20%, dengan pengujian kuat tekan beton pada umur 3, 14, 28 haridan pengujian slump flow pada beton mutu tinggi.Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan abu cangkang kelapa sawit denganvariasi 0%, 5%, 7.5%, 10%, 12.5%, 15% dan 20% dengan pengujian kuat tekan beton rata-ratapada umur 3 hari sebesar 46.48 Mpa, 49.45 MPa, 50.26 MPa, 50.64 MPa, 52.70 MPa, 48.26 MPadan 44.42 MPa. Pada umur 14 hari sebesar 55.62 MPa, 58.71 MPa, 60.03 MPa, 59.47 MPa, 63.13MPa, 57.53 MPa dan 52.23 MPa. Sedangkan pada umur 28 hari sebesar 58.60 MPa, 60.07 MPa,61.42 MPa, 62.02 MPa, 64.72 MPa, 60.83 MPa dan 55.81 MPa. Dengan variasi penambahan yangsama, hasil pengujian slump flow sebesar 63 cm, 60 cm, 60 cm, 59 cm, 58 cm, 57 cm dan 55 cm.Kata kunci : Beton Mutu Tinggi, Abu Cangkang Kelapa Sawit, Kuat Tekan, Slump Flow.
STUDI POTENSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINIHIDRO (PLTM) DI KECAMATAN SIJAMAPOLANG KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN Astika Dwi Kurnianingrum
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 1 No. 1 Tahun 2021
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan kebijakan pemerintah untuk mewujudkan program Pelaksaaan Usaha Penyediaan Tenaga Listrik untuk Skala Kecil dan juga Program Pembangunan Ketenagatistrikan 35.000 MW, maka perlu dilakukan kajian mengenai potensi sumber energi tenaga listrik khususnya melalui sumber daya yang terbaharukan khusunya sumber daya air. Studi yang telah dilakukan di Kecamatan Sijamapolang menjadi dasar bagi penulis dalam meneliti lebih jauh tentang potensi pembangkit listrik di Kecamatan tersebut. Studi ini mengevaluasi besarnya potensi energi di Kecamatan Sijamapolang Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara. Metode yang digunakan dalam analisis hidrologi menggunakan metode Penman modifikasi untuk menentukan besarnya evapotranspirasi. Dalam menentukan ketersediaan debit sungai digunakan metode F. J. Mock. Dari analisis hidrologi potensi debit yang tersedia diperoleh debit andalan Q90 = 2,46 m3/detik, tinggi jatuh head sebesar 47,865 m. Setelah dilakukan penelusuran dengan Google Earth dan dibandingkan data yang ada pada studi sebelumnya didapatkan posisi koordinat bangunan penting yang jauh berbeda dengan posisi peta hasil studi sebelumnya,contohnya elevasi headpond terletak pada posisi yang tinggi dari bangunan intake yang mengindikasikan air tidak dapat mengalir ke tempat yang seharusnya. Disamping itu untuk mendapatkan daya sebesar 2 x 2 MW maka dibutuhkan debit lebih besar dari 10 m3/detik, sedangkan dari analisis penulis debit andalan Q90 yang tersedia hanya 2,46 m3/detik. Kesimpulannya studi inimemberikan rekomendasi agar studi yang pernah dilakukan sebelumnya ditinjau ulang untuk memperoleh data dan informasi yang akurat sebagai bahan pertimbangan dalam tahapan pembangunan PLTM selanjutnya.Kata Kunci: : Pembangkit Listrik, F.J Mock,Google Earth, Daya Listrik