cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil USU
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 574 Documents
STUDI EKSPERIMENTAL TEKUK PADA KOLOM BAJA PROFIL KANAL C TERSUSUN DENGAN VARIASI JARAK PROFIL Rohani Tampubolon
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 8, No. 1 Tahun 2019
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.281 KB)

Abstract

ABSTRAK Kegagalan  kolom dapat mengakibatkan kegagalan struktur bangunan secara  keseluruhan. Penggunaan profil baja penampang yang tipis, profil kanal C (lipped channel) akan mengalami tekuk lokal (local buckling) dan kegagalan struktur  yang terjadi sebelum mencapai kapasitas beban tertinggi. Berbagai penelitian eksperimental dan analisis numerik dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas profil kanal C sebagai elemen struktur bangunan. Pada penelitian ini dilakukan eksperimen kolom kanal C  dengan 4 tipe  yaitu kolom kanal C tunggal, kolom kanal C tersusun tanpa jarak profil, jarak profil 8 mm dan 11 mm dengan tinggi bentang yang sama sebesar 1800 mm. Kolom tersusun diberi pengaku diujung dan tengah kolom dengan jarak 575 mm. Dikedua ujung kolom diberi perletakan sendi – sendi. Pengujian menghasilkan kolom C tersusun dengan  jarak profil  S = 11 mm memiliki beban kritis terbesar 1286 kg dan  defleksi 10 cm.  Dari hasil perhitungan secara teoritis dan hasil uji laboratorium diperoleh bahwa penambahan jarak profil dapat menambah beban kritis yang dapat dipikul kolom. Kata kunci : Kolom, profil kanal C, Tekuk lokal, Kolom tersusun
ANALISIS POTENSI LIKUIFAKSI TANAH DENGAN DATA SPT DAN DATA CPT (STUDI KASUS UNDERPASS JALAN BRIGJEN. KATAMSO - AH NASUTION MEDAN) Yohana Emanuela
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 8, No. 1 Tahun 2019
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.675 KB)

Abstract

ABSTRAK Gempa bumi merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Salah satu dampak yang ditimbulkan oleh gempa bumi yaitu likuifaksi. Untuk mengidentifikasi bahaya likuifaksi maka analisis secara empiris berdasarkan data SPT dan data CPT dilakukan untuk memahami potensi likuifaksi yang dapat terjadi. Analisis secara empiris dilakukan untuk mengetahui rasio tegangan siklis dan rasio tahanan siklis tanah pada lokasi penelitian. Lokasi penelitian adalah underpass jalan Brigjen Katamso - AH Nasution Medan. Parameter yang juga dipertimbangkan dalam hal ini adalah percepatan puncak tanah yang didapatkan dengan bantuan program ProShake 2.0. Hasil evaluasi potensi likuifaksi berdasarkan data SPT dan data CPT menunjukkan semakin besar percepatan puncak semakin besar rasio tegangan siklik dan mengakibatkan nilai faktor keamanan semakin kecil yang mengindikasikan likuifaksi dapat terjadi. Berdasarkan hasil penelitian, percepatan puncak di lokasi penelitian dengan fungsi Atenuasi Joyner dan Boore dan fungsi Atenuasi Crouse berturut – turut adalah 0,190 g dan 0,140 g pada BH-I dan 0,250 g dan 0,175 g pada S-I. Kedalaman tanah yang berpotensi terlikuifaksi terdapat pada kedalaman 3,45m; 8,45m; 10,45 m; 20,45 m pada lokasi BH-I. Pada lokasi S-I kedalaman yang berpotensi terlikuifaksi adalah 1 m; 1,2 m; 3 m; 3,2 m; 3,4 m; 3,6 m; 3,8 m; 4 m; 4,2 m; 4,4 m; 4,6 m; 4,8 m; 5 m; 5,2 m; 5,4 m; 6 m. Kata kunci: CPT, CRR, CSR, factor of safety, percepatan puncak, SPT
PENGARUH PENGGUNAAN MONO KALIUM PHOSPHATE (MKP 52+34) SEBAGAI BAHAN STABILISASI PADA TANAH LEMPUNG DITINJAU DARI NILAI CALIFORNIA BEARING RATIO DAN PENGUJIAN KUAT TEKAN BEBAS Yusuf Ullo
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 8, No. 1 Tahun 2019
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.075 KB)

Abstract

ABSTRAK Kondisi tanah diindonesia sangat berbagai macam variasi jika dilihat dari kemampuan daya dukungnya. Tanah merupakan salah satu material yang sangat penting dalam suatu konstruksi. sehingga diperlukan tanah dengan sifat-sifat teknik yang memadai. Dalam kenyataanya sering dijumpai sifat tanah yang tidak memadai misalnya kompresibilitas, permeabilitas, maupun plastisitasnya. Stabilisasi merupakan suatu usaha dalam memperbaiki kondisi tanah yang memiliki indeks properties yang kurang baik. Dalam penelitian ini digunakan suatu bahan tambahan pupuk kalium sebagai bahan stabilisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai index properties, nilai Atterberg, nilai Compaction standar, nilai California Bearing Ratio (CBR) dan nilai pengujian kuat tekan bebas (UCT) pada tanah lempung. Tanah lempung yang diuji termasuk klasifikasi tanah menurut AASHTO tergolong A-7-6 (9) dan tergolong CL (Clay – Low Plasticity) menurut USCS. Dengan batas cair (LL) 47,33%; batas plastis (PL) 17,45% dan indeks plastisitas (IP) 29,88%. Nilai (CBR) California Bearing Ratio laboratorium tidak terendam (unsoaked) diperam selama 3 hari dengan nilai yang diperoleh tanah asli 6,29% dan pengujian kuat tekan bebas 1,42 kg/cm2. Pengujian CBR dan UCT memiliki batas paling optimum yang berada pada variasi 15% yang dicampur pupuk. Masing-masing mempunyai nilai untuk CBR tidak terendam (unsoaked) 10,87%. Dan nilai pengujian kuat tekan bebas (UCT) 3,10 kg/cm2.  Kata kunci: lempung, pupuk, stabilisasi tanah, CBR, kuat tekan bebas
Survei dan Pemetaan dengan Drone untuk Pengembangan Pelabuhan Feri Simeulue, Kota Sinabang, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh Laila Maharani M
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 1 No. 1 Tahun 2021
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Kepulauan Simeulue, sebagian besar kehidupan masyarakatnya bergantung pada kegiatan pelabuhan, terkhusus dalam hal penunjang ekonomi di ibukota Kabupaten Simeulue, Sinabang. Hal ini menjadikan Simelue menggantungkan kegiatan perekonomian, distribusi, industri dan lainnya pada pelabuhan. Rencana pengembangan Pelabuhan Feri Simeulue ini juga dilakukan karena kondisi pelabuhan yang mengalami kerusakan dan adanya rencana pelebaran pelabuhan. Tugas akhir ini menjabarkan tentang survei dan pemetaan yang mencakup pemeruman, dan pemetaan topografi dengan drone. Kemudian, hasil survei dan pemetaan di atas dianalisis kaitannya terhadap rencana pengembangan pelabuhan. Hasil survei dan pemetaan menunjukkan bahwa kedalaman kolam berkisar antara -10 meter sampai dengan -17 meter. Luas lahan daratan yang di survei adalah 400x200 m2 dan masih dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pelabuhan. Peta yang dihasilkan dapat dijadikan pedoman pengembangan Pelabuhan Feri Simeulue.Kata kunci: pasang surut, teknologi UAV dan Echosounder, batimetri, GCP, ortophoto, digitasi peta, pemetaan pelabuhan.
Analisis Sedimen Dasar (Bed Load) dan Total Suspended Solid (TSS) di Perairan Pantai Mutiara, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Berdagai Mhd Naufal Hanif Tannaz
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 1 No. 1 Tahun 2021
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menggambarkan ukuran partikel sedimen maka diperlukan pengklasifikasian sehingga dapat membandingkan partikel sedimen yang berasal dari tempat berbeda. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis sedimen dasar dan tersuspensi di perairan Pantai Mutiara. Untuk mengetahui susunan gradasi dari sedimen dasar dapat dilakukan dengan uji laboratorium sieve analysis dan dilanjutkan dengan menggunakan metode Folk Ward. Kemudian sedimen dikelompokkan dengan skala wentworth berdasarkan rata rata butirannya (mean). Sedangkan untuk Total Suspended Solid (TSS) diuji menggunakan metode gravimetric berdasarkan SNI 06-6989.3-2004 tentang cara uji padatan tersuspensi total. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ukuran butiran Pantai Mutiara beragam variasi mulai dari pasir halus, pasir sedang, dan pasir kasar. Dibuktikan dari beberapa nilai mean yang kemudian dicocokkan ke skala wentworth. Nilai rata rata parameter Perairan Pantai Mutiara adalah diatas 500 mg/l dan semuanya melewati baku mutu berdasarkan Keputusan Menteri Linkungan Hidup No. 51 Tahun 2004.Kata kunci: Sedimen dasar, Total Suspended Solid, Gravimetri, Perairan Pantai Cermin.
Analisis Waste Material Konstruksi Dengan Metode Pareto dan Fault Tree Analysis (FTA) (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara) Kristover Alexander Purba
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 1 No. 1 Tahun 2021
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Material merupakan salah satu komponen utama pada setiap pelaksanaan konstruksi bangunan. Sebagai salah satu komponen penting pada suatu proyek konstruksi, ketersediaan material memiliki keterkaitan dengan anggaran biaya proyek. Namun kemunculan sisa material pada setiap pelaksanaan konstruksi bangunan merupakan salah satu hal yang tidak bisa dihindari. Pada proyek pembangunan Gedung Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara banyak dijumpai sisa material dalam pelaksanaan konstruksinya yang berdampak pada proyek itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis waste material dominan dengan menggunakan diagram Pareto, serta mengetahui penyebab-penyebab terjadinya waste material dengan menggunakan fault tree analysis (FTA).Dari hasil perhitungan diagram Pareto maka didapatkan waste material konstruksi dominan yaitu bata ringan, kusen aluminium profil warna 4”, keramik homogenious 60 x 60 cm unpolised, keramik tile 60 x 60 cm polised, dan plesteran (MU 200). Faktor-faktor penyebab terjadinya sisa2material karena kurang hati-hati dalam menangani material, kurangnya pengetahuan pekerja, pengukuran di lapangan tidak tepat dan kesalah prosedur penyimpanan material yang dapat mengakibatkan material rusak.Kata kunci: Waste Material, Pareto, Fault Tree Analysis
Aplikasi Drone untuk Mendeteksi Daerah Genangan Banjir Rob di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan Nur Iffat A Sitompul
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 1 No. 1 Tahun 2021
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belawan merupakan sebuah kecamatan yang berada di pesisir utara kota Medan, daerah ini serin terkena banjir pasang atau disebut dengan (rob). Banjir Rob merupakan kejadian banjir yang disebabkan oleh air laut pasang dan dapat menyebabkan berbagai kerusakan bangunan dan menghambat kinerja masyarakat dalam beraktifitas serta industri. Luas daratan terdampak dari banjir rob di kelurahan ini semakin lama akan semakin luas. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui daerah dari genangan banjir rob yang terjadu di Kelurahan Bagan Deli. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daerah genangan banjir rob di Belawan yang dilakukan dengan menggunakan UAV/ drone di lapangan. Data orthofoto yang digunakan dalam penelitian ini adalah data orthofoto Kelurahan Bagan Deli pada tahun 2020-2021. Proses digitasi daerah genangan banjir rob tahun 2020-2021 dilakukan dengan menggunakan ArcGIS. Berdasarkan hasil analisa dari pengambilan citra foto menunjukkan bahwa persentase banjir rob di lokasi penelitian pertama sebesar 62,5% memiliki nilai dari RMSE berdasarkan skala yang ditetapkan oleh Peraturan Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) No. 15 Tahun 2014 didapatkan ketelitian geometri berdasarkan kelas adalah kelas 2. Sedangkan, persentase banjir rob di lokasi penelitian kedua sebesar 58,75% dengan nilai toleransi RMSE berdasarkan skala menurut Peraturan Kepala BIG No. 15 Tahun 2014 didapatkan ketelitian geometri berdasarkan kelas adalah kelas 1.Kata kunci : Rob, RMSE, UAV, Bagan Deli
Analisis Kebutuhan Air Bersih PDAM Tirtanadi IPAM Limau Manis Maximillian Aswie Aswie
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 1 No. 1 Tahun 2021
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan workshop mengenai peningkatan peran Pemerintah Daerah dan PDAM di Medan pada 16-19 Oktober 2019 di IPAM Limau Manis, Tanjung Morawa, Deli Serdang, dapat diambil beberapa poin penting, yaitu kekurangan pasokan produksi air minum sedang terjadi dan permasalahan tersebut juga berlangsung di daerah Medan dan sekitarnya. IPAM Limau Manis sebagai salah satu penyedia air bersih di kota Medan dan sekitarnya juga perlu mendapatkan perhatian dalam pemasalahan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksikan kecukupan air bersih yang diproduksi IPAM Limau Manis terhadap kebutuhan air bersih daerah pelayanannya yang terus bertambah. Tahapan-tahapan dalam penyelesaian penelitian tugas akhir ini dimulai dengan pengumpulan data primer dan sekunder, kemudian memproyeksikan jumlah penduduk daerah pelayanan IPAM Limau Manis hingga tahun 2030 menggunakan metode Least Square. Tahapan selanjutnya yakni menghitung kebutuhan air domestik dan nondomestik daerah-daerah tersebut tiap tahunnya. Kebutuhan air bersih tersebut lalu dibandingkan dengan jumlah produksi air bersih IPAM Limau Manis pada saat ini. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dengan produksi air bersih sebesar 500 liter/detik, IPAM Limau Manis hanya dapat memenuhi kebutuhan air bersih2daerah pelayanannya hingga tahun 2023 saja, namun kebutuhan air bersih tidak dapat lagi terpenuhi dimulai dari tahun 2024, dengan kebutuhan ar bersih sebesar 502,81 liter per detik. Jumlah ini akan terus bertambah dan besar defisit air bersih yang diperlukan akan turut bertambah pula.Kata kunci: Debit air, kebutuhan air bersih, jumlah penduduk
Analisis Perubahan Garis Pantai dengan Teknologi Drone (Studi Kasus : Pantai Mutiara, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara) Muhammad Anhar
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 1 No. 1 Tahun 2021
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan garis pantai akibat erosi dan akresi dapat menimbulkan berbagai masalah. Manajemen zona pantai berfungsi salah satunya adalah menjaga kestabilan pantai. Penelitian ini dilakukan di Pantai Mutiara Kabupaten Serdang Begadai. Pada penelitian ini diidentifikasikan apakah pantai tersebut mengalami kemajuan dan kemunduran garis pantai dan berapa luas daerah yang terkena erosi dan akresi dengan menggunakan UAV / drone di lapangan. Data orthofoto yang digunakan dalam penelitian ini adalah data orthofot Pantai Mutiara tahun 2018-2020. Proses digitasi garis pantai Pantai Mutiara tahun 2018-2020 dilakukan dengan menggunkana QGIS. Penelitian ini dibantu dengan menggunakan perangkat lunak DSAS(Digital Shroreline Analysis System) yang terdapat pada ArcGIS. Berdasarkan penelitian ini dapatkan pada tahun 2018-2019 pantai mutiara mengalami kemajuan garis pantai terbesar sebesar 43,453 m, kemunduran garis pantai tersebar 19,288 m, mengalami erosi sebesar 5307 m2 dan mengalami akresi sebesar 5499 m2. Pada tahun 2019-2020 mengalami kemajuan garis pantai terbesar sebesar 35,624 m, kemunduran garis pantai terbesar sebesar 7,989 m, mengalami akresi sebesar 5951,186 m2 dan mengalami erosi sebesar 2241,169 m2. Pada tahun 2018-2020 mengalami kemajuan garis pantai terbesar sebesar 76,457 m, laju kemajuan terbesar sebesar 29,195 m/tahun, kemunduran garis pantai terbesar 15,516 m dan laju kemunduran garis pantai 5,911 m/tahun, mengalami akresi sebesar 8829,489 m2 dan mengalami erosi sebesar 6527,217 m2.Kata kunci: Garis Pantai, Erosi, Akresi, UAV, DSAS.
ANALISIS FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI (Studi Kasus: Peningkatan Jalan Jurusan Batas Kota (Huraba)-Batas Marancar (Aek Sabaon) Hapsah Suleha
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 1 No. 1 Tahun 2021
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlambatan terjadi hampir di setiap pekerjaan proyek dan mempunyai masalah yang berbeda.Keterlambatan pelaksanaan proyek selalu menimbulkan akibat yang cukup merugikan bagi pihakyang terkait dan disertai konflik. Salah satu bentuk dari perencanaan suatu proyek adalah penjadwalanproyek. Penjadwalan proyek merupakan salah satu elemen hasil perencanaan, yang dapatmemberikan informasi tentang jadwal rencana dan kemajuan proyek dalam hal kinerja sumber dayaberupa biaya, tenaga kerja, peralatan dan material serta rencana durasi proyek dengan progres waktuuntuk penyelesaian proyek. Namun pada kenyataannya di lapangan, suatu proyek tidak selalu berjalansesuai dengan penjadwalan yang telah dibuat.Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untukmendapatkan atau mengetahui faktor-faktor yang sangat mempengaruhi keterlambatan penyelesaianproyek konstruksi yang dilakukan pada Peningkatan Jalan Jurusan Batas Kota (Huraba) – BatasMarancar (Aek Sabaon). Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data melalui teknikkuesioner (angket) kemudian diolah dengan menggunakan program SPSS (Statistical Product andService Solution), dengan teknik analisis data dengan uji validitas, uji reabilitas dan analisis korelasi.Dari hasil penelitian didapatkan urutan rangking–rangking tiap faktor yang berpotensi terhadapketerlambatan proyek, faktor yang paling mempengaruhi keterlambatan proyek adalah X6 Aspekdiluar kendali kontraktor dan konsultan, dengan sub variabelnya adalah X6.3 Terjadinya hal-hal takterduga seperti cuaca yang amat buruk, dengan nilai korelasi rata- rata X6 adalah 0,699.Kata kunci: Faktor Keterlambatan Proyek,Kuisoner,SPSS,Rangking.