cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
admin@wolgitj.science.web.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
World Health Digital Journal (wolgitj)
ISSN : -     EISSN : 30900743     DOI : 10.31004/wolgitj
Core Subject : Health,
World Health Digital Journal adalah akses terbuka gratis yang ditinjau sejawat tiga Bulanan, Institute of Advanced Knowledge and Science. Jurnal ini diterbitkan tiga bulanan (Januari, April, Juli, Oktober). Jurnal profesional ini menyediakan wadah publikasi penelitian yang relevan dengan hasil penelitian bidang Ilmu Kesehatan yang terintegrasi dengan bidang Ilmu kesehatan Masyarakat, ilmu kedokteran, ilmu keperawatan, ilmu kebidanan, farmasi, nutrisi dan teknologi pangan, pengobatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, kesehatan dan keselamatan kerja (K3), fisioterapi, radiologi, kedokteran hewan, oleh para spesialis dan peneliti di berbagai disiplin ilmu bidang lain yang relevan. World Health Digital Journal menerbitkan artikel asli kuantitatif dan kualitatif, artikel ulasan, komunikasi singkat, laporan kasus dan surat kepada editor dalam berbagai topik klinis dan interdisipliner. Kami berharap artikel-artikel yang dipublish bermanfaat bagi dunia Kesehatan. World Health Digital Journal Menggunakan Turnitin plagiarism checks, Mendeley untuk managemen referensi dan supported by Crossref (DOI)
Articles 6 Documents
Search results for , issue "vol. 2 no. 4 (2026)" : 6 Documents clear
Breakfast Habits, Protein and Iron Consumption Levels as Related Factorswith Nutritional Status of 8th and 9th Grade Students of Maarif SMP Jakarta in 2023 Lutfiana Apriandini; Dian Kholika Hamal; Trimawartinah Trimawartinah
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v2i4.29

Abstract

Nutritional status is a condition influenced by the balance between nutrient intake and the body's nutritional needs for metabolism. The dependent variable in this study is the students' nutritional status and the independent variables are nutritional knowledge, breakfast habits, protein and iron consumption levels, family income and parental education. The methodology used is quantitative analytic with a cross-sectional approach. The population in this study were 8th and 9th grade students at SMP Ma'arif Jakarta with a total of 273 students. The sample used in this study was a saturated sample with a total of 273 students. Data analysis used univariate and bivariate analysis using the Chi Square test. The results of the univariate analysis showed that 53.8% of students had poor nutritional status, 91.6% had poor knowledge of balanced nutrition, 68.1% had breakfast habits, 57.9% had sufficient protein levels, 58.2% had iron consumption levels, 71.1% had low family income and 55.7% had low parental education. Bivariate analysis results showed a significant relationship between breakfast habits, protein consumption, and iron consumption, and nutritional status. However, knowledge of balanced nutrition, family income, and parental education were not associated with nutritional status. Based on the research findings, it is recommended that schools provide information or education about balanced nutrition to help students maintain good nutritional status.
Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kasus Post Operasi Rekonstruksi Ligamen Cruciate Anterior (ACL) dengan Modalitas Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan Kombinasi Exercise Yupita Br.Siagian; Zulkarnain Zulkarnain; Sulaiman Sulaiman
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v2i4.52

Abstract

Cedera Ligamen Cruciate Anterior (ACL) merupakan salah satu cedera yang sering terjadi pada lutut, terutama pada atlet. Rekonstruksi ACL adalah prosedur yang umum dilakukan untuk memperbaiki cedera tersebut. Rehabilitasi pascaoperasi, termasuk fisioterapi, sangat penting untuk memulihkan fungsi lutut dan mengurangi rasa nyeri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan kombinasi latihan dalam mengurangi nyeri, meningkatkan kekuatan otot, gerak sendi, serta kemampuan fungsional pada pasien pascaoperasi rekontruksi ACL. Metode: Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan 6 sesi fisioterapi yang melibatkan TENS dan latihan kombinasi pada pasien pascaoperasi ACL. Hasil: Terapi dengan TENS dan kombinasi latihan menunjukkan penurunan nyeri, peningkatan kekuatan otot, luas gerak sendi, dan kemampuan fungsional pasien. Kesimpulan: Penatalaksanaan fisioterapi dengan TENS dan kombinasi latihan efektif dalam rehabilitasi pascaoperasi ACL, yang dapat meningkatkan pemulihan fungsional pasien.
Hubungan Konsumsi Kopi terhadap Tingkat Hipertensi pada Usia Produktif Agatis Rahmatia; Istiqomah Istiqomah; Hamudi Prasestiyo
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v2i4.74

Abstract

Hipertensi diartikan sebagai suatu keadaan dimana tekanan darah terus menerus meningkat hingga melebihi batas normal. Hipertensi merupakan produk resistensi pembuluh darah perifer dan curah jantung. Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah persisten dimana tekanan darah sistolik diatas 140 mmHg dan tekanan diastolik diatas 90 mmHg.  Kopi mengandung kafein yang merupakan senyawa alkaloid yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah sementara. Kafein dapat meningkatkan kontraktilitas jantung, resistensi pembuluh darah perifer, dan aktivitas saraf simpatik. Konsumsi kopi secara berlebihan dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi kopi dengan tingkat hipertensi pada usia produktif di Padukuhan Karang Tengah Sleman Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 52 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner konsumsi kopi dan Sphynomanometer. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang mengalami hipertensi tingkat 1 dan konsumsi kopi berada pada kategori sedang. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi kopi terhadap tingkat hipertensi (p=0,004). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tidak sehat gaya hidup seseorang, maka besar resiko untuk mengalami hipertensi.
Family Practices In Handling Children's Mental Health After Anarchistic Democracy Wildan Naffal Assakhi; Ahmad Ridwan
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v2i4.84

Abstract

Demonstrasi anarkis di ruang publik meninggalkan dampak psikologis yang signifikan bagi anak-anak, terutama mereka yang secara langsung maupun tidak langsung menyaksikan kekerasan tersebut. Artikel ini menganalisis peran keluarga dalam memulihkan kesehatan mental anak pascainsiden demokrasi anarkis, dengan menggunakan perspektif Pierre Bourdieu, khususnya konsep habitus dan modal sosial. Sebuah studi fenomenologi kualitatif yang dilakukan di area sekitar Gedung Grahadi, Surabaya, menunjukkan bahwa keluarga menggunakan komunikasi suportif, pembentukan nilai, dan penguatan jaringan sosial sebagai strategi utama. Temuan ini menegaskan bahwa keluarga bukan hanya agen perlindungan emosional, tetapi juga pusat rekonstruksi makna bagi anak-anak dalam menghadapi trauma sosial. Artikel ini memberikan implikasi teoretis bagi studi sosiologi keluarga serta rekomendasi praktis untuk memulihkan kesehatan mental anak pascakonflik sosial. 
The Relationship between Anxiety Levels and Quality of Life of Mothers with Mentally Disabled Children at Bangkinang Special Needs School and Bangkinang City Special Needs School2026 Ummi Rahma; Alini Alini; Syafriani Syafriani
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v2i4.89

Abstract

The level of anxiety in mothers who have children with intellectual disabilities is one of the psychological problems that impact the mother's quality of life. High anxiety in mothers can impact physical, psychological, social relationships, and the surrounding environment, potentially reducing their quality of life. This study aims to determine the relationship between anxiety levels and the quality of life of mothers who have children with intellectual disabilities in SLBN Bangkinang and SLBN Bangkinang Kota. This type of research is a quantitative study with a cross-sectional design. The study was conducted in 2026 with a sample of 90 respondents using a total sampling technique. Data collection was carried out using the GAD-7 and WHOQOL-BREF questionnaires. Data analysis in this study used univariate and bivariate analysis with the chi-square test. The results of this study indicate that the majority of respondents have high levels of anxiety as many as 48 respondents (53%) and the majority of respondents have poor quality of life as many as 57 respondents (63%). The relationship between anxiety levels and the quality of life of mothers who have children with intellectual disabilities (pv 0.001 ≤ 0.05). It is recommended that mothers who have children with intellectual disabilities pay more attention to their psychological condition by implementing positive coping strategies, seeking social support from family and the surrounding environment, and participating in activities that can help reduce anxiety so that quality of life can be maintained and improved.
Hubungan Pengetahuan dan Praktek Cuci Tangan Pakai Sabun dengan Kejadian Diare pada Anak TK Usia 5-6 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris Tahun 2025 Miftahul Jannah; Lira Mufti Azzahri Isnaeni; Ade Dita Puteri
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v2i4.92

Abstract

Diare merupakan gejala infeksi pada saluran usus yang disebabkan oleh berbagai bakteri, virus dan parasit. Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama pada anak usia taman kanak-kanak (TK), di mana faktor perilaku higienis dan tingkat pengetahuan memiliki peran penting dalam pencegahannya. Salah satu perilaku sederhana namun efektif adalah praktik cuci tangan pakai sabun (CTPS). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan praktek cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada anak TK usia 5-6 tahun di wilayah kerja Pukesmas Air Tiris tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada 21-27 Januari dengan jumlah sampel 109 anak TK, menggunakan teknik simple rendom sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembaran observasi. Analisis data yang digunakan adalah anaisis univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil univariat diperoleh 61 responden (56%) pengetahuan tinggi, 62 responden (56,9%) tidak mengalami diare dan diperoleh 59 responden (54,1%) praktek CPTS baik, 19 responden (32,2) mengalami diare. Hasil uji Chi Square ada hubungan antara pengetahuan dan praktek cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada anak TK usia 5-6 tahun (p value = 0,002). Keseimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan pengetahuan dan praktek cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada anak TK usia 5-6 tahun di wilayah kerja pukesmas air tiris. Saran diharapkan anak menerapkan pengetahuan dan praktek cuci tangan pakai sabun (CPTS) secara konsisten untuk mencegah dan menurunkan kejadian diare pada anak TK di wilayah kerja Pukesmas Air Tiris.

Page 1 of 1 | Total Record : 6