Articles
16 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8, No 1 (2014)"
:
16 Documents
clear
Pengembangan Perangkat Lunak Akuisisi Data dan Kontrol Difraktometer Serbuk Resolusi Tinggi
Bharoto, Bharoto;
Insani, Andon
INKOM Journal Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14203/j.inkom.306
Pada tulisan ini, dipresentasikan sebuah sistem akuisisi data dan kendali untuk difraktometer serbuk resolusi tinggi (High Resolution Powder Diffractometer, HRPD). Sistem terdiri dari dua bagian yaitu bagian kontrol instrumen seperti sistem penggerak, sistem pembaca posisi, dan sistem pencacah pulsa neutron, dan bagian akuisisi data yang mengendalikan instrumen secara otomatis sesuai dengan mode pengukuran yang diinginkan. Tampilan perangkat lunak ini dibuat sedemikian rupa sehingga tampak lebih user friendly, dan memudahkan pengguna dalam melakukan eksperimen karena perangkat lunak ini akan melakukan pengukuran secara otomatis tanpa ada intervensi lebih lanjut dari pengguna sesuai dengan parameter yang dimasukkan pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perangkat lunak ini telah berjalan dengan baik dibuktikan dengan pengukuran kinerja dengan menggunakan peralatan difraktometer serbuk resolusi tinggi.
Studi Perbandingan Teknik Sinkronisasi Waktu untuk Sistem Mobile OFDM
Suyoto, Suyoto
INKOM Journal Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (418.176 KB)
|
DOI: 10.14203/j.inkom.301
OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) adalah teknik modulasi cocok untuk aplikasi delay spread yang tinggi. Namun kinerja OFDM sangat sensitif terhadap kesalahan sinkronisasi waktu. Pada tulisan ini, pengkajian terhadap beberapa algoritma untuk sinkronisasi waktu di sistem komunikasi OFDM pada model kanal multipath ITU Vehicular dilakukan. Dari hasil analisis, terpilih empat algoritma sinkronisasi waktu yang mempunyai ukuran pewaktu yang bersifat impulsif untuk dievaluasi kinerjanya dalam menghitung waktu kedatangan simbol OFDM. Simulasi dilakukan dengan mempertimbangkan pengaruh SNR (Sinyal to Noise Ration) dan CIR (Channel Impulse Response). Kinerja dari algoritma diukur dengan MSE (Mean Squared Error) dari offset timing point. Hasil simulasi menunjukkan bahwa teknik konvensional (teknik autocorrelation dan crosscorrelation) tidak cukup untuk sistem dengan kondisi kanal dengan delay spread yang cukup tinggi. Teknik konvensional yang digabungkan dengan teknik perubahan statistik pada korelator mempunyai kinerja yang lebih baik pada kondisi kanal dengan delay spread yang cukup tinggi.
Metoda Adaptive Beamforming untuk Cognitive Radio
Subekti, Agus
INKOM Journal Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (385.786 KB)
|
DOI: 10.14203/j.inkom.385
Salah satu peluang pemanfaatan spektrum secara bersama antara secondary users dan primary users adalah dengan memanfaatkan perbedaan sudut datang sinyal (Angle of Arrival- AoA). Dengan aplikasi multi antena, arah berkas dari masing-masing dibentuk dan dapat diatur sehingga terfokus dan tidak saling mengganggu karena memberikan interferensi. Pada tulisan ini diusulkan teknik beamforming di sisi penerima. Arah berkas dari larik dibuat maksimum pada arah datang sinyal dan minimum pada arah referensi. Dengan algoritma LMS (Least Mean Square), pembobot dihitung secara iteratif agar memberikan nilai MSE (Minimum Square Error) dari sinyal keluaran larik dan sinyal referensi yang minimum. Algoritma yang diusulkan selanjutnya dicoba disimulasikan untuk beberapa nilai parameter step size.
Peningkatan Kinerja Skema Estimasi Arah Kedatangan Sinyal dengan Compressive Sensing Sparsitas Sudut dan Sampel Multisnap
Usman, Koredianto;
Suksmono, Andriyan Bayu;
Gunawan, Hendra
INKOM Journal Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (268.078 KB)
|
DOI: 10.14203/j.inkom.380
Perkembangan teknik compressive sensing beserta pemanfaatannya digunakan pada berbagai penyelesaian permasalahan. Salah satu pemanfaatannya yang dibahas di sini adalah untuk pengurangan sampel pada skema estimasi arah kedatangan sinyal. Secara umum terdapat tiga skema besar pemanfaatan teknik compressive sensing untuk estimasi arah kedatangan: skema sparsitas frekuensi, skema sparsitas spasial dan skema sparsitas sudut. Dari ketiga teknik ini, skema sparsitas sudut menjadi fokus pada penelitian ini karena keuntungannya dalam mengurangi sampel yang superior dibandingkan dengan dua skema lainnya. Keuntungan lain dari skema ini adalah kesederhanaannya. Kekurangan dari skema ini adalah sensitifitas terhadap noise. Pada lingkungan dengan noise tinggi dengan SNR kurang dari 0 dB, skema ini menderita kesalahan estimasi sudut di atas lima derajat. Tingkat kesalahan estimasi meningkat pada level yang tidak dapat lagi diterima untuk SNR kurang dari -5 dB. Peningkatan ketahanan terhadap noise yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik multisnap sampel. Ada dua skema yang diusulkan yaitu teknik multisnap sederhana dan teknik multisnap dengan outliers removal. Hasil simulasi menunjukkan teknik multisnap sederhana meningkatkan akurasi sekitar 2 derajat pada SNR 0 dB. Pada SNR -5 dB terjadi peningkatan akurasi secara signifikan di atas 10 derajat. Pada teknik multisnap dengan outliers removal terjadi peningkatan akurasi lebih lanjut pada SNR kurang dari -5 dB.
Parallel Algorithms for Spatial Rainfall Distribution
Latifah, Arnida Lailatul;
Nurhadiyatna, Adi
INKOM Journal Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (492.197 KB)
|
DOI: 10.14203/j.inkom.383
This paper proposes parallel algorithms for precipitation of flood modelling, especially applied in spatial rainfall distribution. As an important input in flood modelling, spatial distribution of rainfall is always needed as a pre-conditioned model. In this paper two interpolation methods, Inverse distance weighting (IDW) and Ordinary kriging (OK) are discussed. Both are developed in parallel algorithms in order to reduce the computational time. To measure the computation efficiency, the performance of the parallel algorithms are compared to the serial algorithms for both methods. Findings indicate that: (1) the computation time of OK algorithm is up to 23% longer than IDW; (2) the computation time of OK and IDW algorithms is linearly increasing with the number of cells/ points; (3) the computation time of the parallel algorithms for both methods is exponentially decaying with the number of processors. The parallel algorithm of IDW gives a decay factor of 0.52, while OK gives 0.53; (4) The parallel algorithms perform near ideal speed-up.
Evaluasi Modulasi MFSK untuk Transmisi Data Melalui Kanal Suara GSM
Sustika, Rika;
Mahendra, Oka
INKOM Journal Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (385.228 KB)
|
DOI: 10.14203/j.inkom.308
Pada tulisan ini, dievaluasi performansi skema modulasi MFSK (M-ary Frequency Shift Keying) untuk aplikasi pengiriman data melalui kanal suara GSM (Global System for Mobile Communication). Parameter yang dievaluasi berupa kesalahan bit trasmisi yang dinyatakan dengan laju kesalahan bit atau bit error rate (BER). Evaluasi ini dilakukan untuk menentukan besarnya orde M yang akan dipilih pada aplikasi pengiriman data digital melalui kanal suara GSM. Pada proses simulasi, data digital dikodekan menjadi simbol-simbol lalu dimodulasi menggunakan modulator MFSK menjadi data menyerupai pembicaraan (suara). Suara yang dihasilkan dikodekan dengan algoritma CELP (Code Excited Linear Prediction), kemudian dikirimkan melalui udara yang dimodelkan sebagai kanal AWGN (Additive White Gaussian Noise). Di sisi penerima, sinyal terima yang menyerupai suara ini didemodulasi dan dikonversi kembali menjadi data digital. Dari simulasi menggunakan Eb/No (signal to noise ratio) sebesar 6 dB, diperoleh laju bit 2,5 kbps dengan BER 2,01 x 10-3 untuk M=4, 2,22 x 10-3 untuk M=8, dan 1,87 x 10-3 untuk M=16.
Web-Based Decision Support Systems Application of Stock Recommendation Using Bayesian Methods
Sevani, Nina;
Ariesta, Maria
INKOM Journal Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (923.021 KB)
|
DOI: 10.14203/j.inkom.302
We propose an application that can support traders by providing recommendation about the right stock transaction. The expected impact from this application is to reduce the risk of loss, even achieve the maximum profit for traders who use this application. Recommendation that resulted by application is based on Bayesian methods calculation and four technical analysis indicators that most commonly used by stock experts, i.e. Bollinger Bands, Moving Average Convergence Divergence (MACD), Relative Strength Index (RSI), and Stochastic Oscillator. Methodology used in this paper consists of data collection, data analysisa, application design, implementation, and testing. From the results of application testing, the accuracy of the application is 87,37%.
Metoda Adaptive Beamforming untuk Cognitive Radio
Agus Subekti
INKOM Journal Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14203/j.inkom.385
Salah satu peluang pemanfaatan spektrum secara bersama antara secondary users dan primary users adalah dengan memanfaatkan perbedaan sudut datang sinyal (Angle of Arrival- AoA). Dengan aplikasi multi antena, arah berkas dari masing-masing dibentuk dan dapat diatur sehingga terfokus dan tidak saling mengganggu karena memberikan interferensi. Pada tulisan ini diusulkan teknik beamforming di sisi penerima. Arah berkas dari larik dibuat maksimum pada arah datang sinyal dan minimum pada arah referensi. Dengan algoritma LMS (Least Mean Square), pembobot dihitung secara iteratif agar memberikan nilai MSE (Minimum Square Error) dari sinyal keluaran larik dan sinyal referensi yang minimum. Algoritma yang diusulkan selanjutnya dicoba disimulasikan untuk beberapa nilai parameter step size.
Peningkatan Kinerja Skema Estimasi Arah Kedatangan Sinyal dengan Compressive Sensing Sparsitas Sudut dan Sampel Multisnap
Koredianto Usman;
Andriyan Bayu Suksmono;
Hendra Gunawan
INKOM Journal Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14203/j.inkom.380
Perkembangan teknik compressive sensing beserta pemanfaatannya digunakan pada berbagai penyelesaian permasalahan. Salah satu pemanfaatannya yang dibahas di sini adalah untuk pengurangan sampel pada skema estimasi arah kedatangan sinyal. Secara umum terdapat tiga skema besar pemanfaatan teknik compressive sensing untuk estimasi arah kedatangan: skema sparsitas frekuensi, skema sparsitas spasial dan skema sparsitas sudut. Dari ketiga teknik ini, skema sparsitas sudut menjadi fokus pada penelitian ini karena keuntungannya dalam mengurangi sampel yang superior dibandingkan dengan dua skema lainnya. Keuntungan lain dari skema ini adalah kesederhanaannya. Kekurangan dari skema ini adalah sensitifitas terhadap noise. Pada lingkungan dengan noise tinggi dengan SNR kurang dari 0 dB, skema ini menderita kesalahan estimasi sudut di atas lima derajat. Tingkat kesalahan estimasi meningkat pada level yang tidak dapat lagi diterima untuk SNR kurang dari -5 dB. Peningkatan ketahanan terhadap noise yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik multisnap sampel. Ada dua skema yang diusulkan yaitu teknik multisnap sederhana dan teknik multisnap dengan outliers removal. Hasil simulasi menunjukkan teknik multisnap sederhana meningkatkan akurasi sekitar 2 derajat pada SNR 0 dB. Pada SNR -5 dB terjadi peningkatan akurasi secara signifikan di atas 10 derajat. Pada teknik multisnap dengan outliers removal terjadi peningkatan akurasi lebih lanjut pada SNR kurang dari -5 dB.