cover
Contact Name
Alfian Rokhmansya
Contact Email
dohgisinunmul@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
dohgisinunmul@gmail.com
Editorial Address
Pusat Penelitian Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak, Universitas Mulawarman, Gedung LP2M Universitas Mulawarman, Jl. Krayan, Gunung Kelua, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, 75242
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Doh Gisin
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 30902614     DOI : https://doi.org/10.30872/dohgisin
Core Subject : Humanities, Social,
Doh Gisin originates from the Dayak language and signifies a woman who is strong and resilient, both in thought and action, in facing various struggles and challenges in life. Doh Gisin is an open-access scientific journal published by Mulawarman University and managed by the Pusat Penelitian Kesaraan Gender dan Perlindungan Anak (P2KGPA) Universitas Mulawarman. Doh Gisin was first published in 2024 and is published every six months in June and December. Doh Gisin contains articles from gender, women, and children studies and multidisciplinary fields (sociology, psychology, law, science and technology, medicine, education, language and literature, culture, and other fields of science).
Articles 13 Documents
Perubahan Iklim dan Ketidakadilan Ekologis: Studi Ketahanan Perempuan Banjir Samarinda Kalimantan Timur Effendi, Safaranita Nur; Nurmiyati, Niken; Nirwana, Gusti Puspita
Doh Gisin Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/dohgisin.v2i1.3085

Abstract

Perubahan Iklim telah meningkatkan intensitas dalam menanggulangi banjir di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Kondisi ini memperparah kerentanan sosial-ekologis, terutama bagi kelompok perempuan yang terpinggirkan dalam proses perencanaan kota dan kebijakan lingkungan. Studi ini bertujuan untuk mengkaji bentuk ketahanan perempuan dalam menghadapi dampak banjir akibat perubahan iklim, serta menelaah manifestasi ketidakadilan ekologis yang terjadi di wilayah perkotaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggabungkan metode pengumpulan data melalui kajian literatur, diskusi kelompok (FGD) dan seminar yang dilaksanakan oleh NGO Center for Climate and Urban Resilience (CeCUR) di Kota Samarinda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memegang peran sentral dalam menjaga keberlangsungan rumah tangga dan komunitas saat banjir, tetapi menghadapi keterbatasan akses informasi, ruang aman, dan pengambilan keputusan, yang mencerminkan ketidakadilan ekologis dan sosial yang terstruktur. Studi ini merekomendasikan penerapan pendekatan perencanaan kota yang inklusif, partisipatif, dan responsif gender, guna mewujudkan keadilan ekologis dan sosial yang berlandaskan prinsip-prinsip ekofeminisme di Kota Samarinda.
Tinjauan Hukum dan HAM terhadap Kasus Perdagangan Organ Ilegal pada TKI di Kamboja Wibowo, Najwa Putri Pratama; Rahayu, Umi; Ibrahim, Jihan Fhadillah; Fadillah, Ridha Khusnul; Samdi, Abizar Kausar; Suryaningsi, Suryaningsi
Doh Gisin Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peningkatan kasus perdagangan organ ilegal yang menimpa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kamboja pasca-pandemi COVID-19. Banyak korban terjerat modus penipuan berupa tawaran pekerjaan bergaji tinggi, namun kemudian dipaksa menjual organ tubuh mereka, bahkan hingga meninggal dunia. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode studi literatur, menganalisis jurnal, laporan, dan studi kasus dari sepuluh tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa beberapa faktor utama yang menghambat perlindungan hak TKI adalah lemahnya pengawasan hukum, keberangkatan ilegal atau non-prosedural, serta perbedaan sistem hukum antara kedua negara. Kasus Soleh Darmawan menjadi contoh nyata dari tindak pidana perdagangan manusia (TPPO) ini, yang tidak hanya melanggar hukum nasional tetapi juga hak asasi manusia mendasar, seperti hak hidup, kebebasan, dan integritas tubuh. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan literasi hukum bagi calon TKI, penguatan kerja sama bilateral, serta pengoptimalan peran lembaga berwenang seperti pemerintah dalam mencegah kasus serupa di masa depan dan menegakkan hak asasi manusia warga negaranya.
Eksploitasi dalam Dunia Hiburan: Studi Kasus Skandal Oriental Circus Indonesia dalam Perspektif Hukum, HAM, dan Pancasila Sainah, Saniah; Saputri, Fadhila Dwi Saputri; Syafira, Auliya Defi; Azizah, Imroatul; Lahdjie, Muhammad Zain Luthfi; Suryaningsi, Suryaningsi
Doh Gisin Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/dohgisin.v1i2.3342

Abstract

Skandal Oriental Circus Indonesia (OCI) yang terungkap pada April 2025 menjadi sorotan nasional karena mengandung dugaan eksploitasi sistematis dan kekerasan terhadap mantan pemain sirkus, termasuk anak-anak. Praktik ini tidak hanya melanggar nilai-nilai luhur Pancasila, tetapi juga mencerminkan kegagalan penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis skandal OCI dari perspektif hukum, HAM, dan ideologi Pancasila, serta menyoroti peran negara dalam mencegah pelanggaran serupa di masa depan. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, data diperoleh dari dokumentasi media, kesaksian korban, dan regulasi terkait. Hasil kajian menunjukkan adanya pelanggaran terhadap prinsip kemanusiaan, keadilan sosial, dan perlindungan anak. Ditemukan pula adanya kegagalan sistemik dalam implementasi undang-undang yang seharusnya menjamin perlindungan hukum bagi kelompok rentan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi, mekanisme pengawasan industri hiburan, serta pemulihan hak dan keadilan bagi para korban.

Page 2 of 2 | Total Record : 13