cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 149 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2014)" : 149 Documents clear
Analisa Investasi Hotel Pesonna Makassar Rina Nufaili; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.485 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.6977

Abstract

Kota Makasar sebagai pusat kota perdagangan di Sulawesi Selatan yang memiliki tingkat kunjungan yang relatif tinggi, terlihat dari tingkat kesibukan Bandar Udara Hasanuddin, menjadikan keberadaan hotel menjadi penting dalam perkembangan kota Makassar. Karena hotel ini dibangun secara keseluruhan, maka biaya yang dibutuhkan cukup besar untuk menyelesaikannya.Tugas Akhir ini bertujuan melakukan analisa kelayakan dengan meninjau aspek finansial. Adapun fokus evaluasi aspek finansial tersebut untuk memperoleh gambaran apakah Hotel Pesonna Makasar layak atau tidak.Metodologi yang dipergunakan dalam penyelesaian tugas akhir ini adalah pengumpulan data, pengolahan data, analisa pendapatan, aliran kas serta meninjau aspek finansial dengan metode Net Present Value (NPV), Internal of Return (IRR), Payback Period, serta melakukan analisa sensitivitas terhadap variable tingkat jumlah pengunjung, biaya investasi, tarif sewa kamar dan tahun mulainnya pengembalian pinjaman. Dari hasil analisa diketahui bahwa investasi total Hotel Pesonna sebesar Rp 94.156.073.314 dengan NPV selama masa investasi sebesar Rp 53.864.276.827, analisa Internal Rate of Return (IRR) Hotel Pesonna sebesar 24,7%, lebih besar dari arus pengembalian yang diinginkan sebesar 12%, maka hotel ini dikatakan layak dari segi finansial. Dari hasil analisa Payback Period (PP) = 7,84 tahun, lebih kecil dari masa investasi yang ditentukan, maka dari segi finansial hotel Pesonna dikatakan layak. Sedangkan untuk hasil analisa sensitifitas antara variabel tingkat jumlah pengunjung, biaya investasi, tarif sewa kamar terhadap NPV diketahui bahwa Hotel Pesonna layak jika penurunan tingkat hunian kurang dari 20%,kenaikan biaya investasi kurang dari 40%, penurunan tarif sewa kamar tidak lebih dari 20%. Dari analisa sensitifitas terhadap lama pembayaran pinjaman di dapat bahwa semakin lama pembayaran pinjaman maka nilai NPV semakin tinggi.
Analisa Penetapan Harga Pokok Penjualan Apartemen Puri Park View Tower E Kebon Jeruk – Jakarta Barat Dwisa Rizki Hanundyasari; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.892 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.6981

Abstract

Apartemen Puri Park View adalah apartemen baru yang sedang dibangun di Kota Jakarta dan dikembangkan oleh Kerja Sama Operasional (KSO) PT. Pelaksana Jaya Muliadan PT. Alam Jaya Perkasa yang terletak di daerah Kebon Jeruk. Apartemen ini memiliki 4 tower yaitu tower A, B, C dan E yang digunakan untuk apartemen dan 1 tower yaitu tower D yang digunakan untuk sekolah. Tower A, B, C telah dibangun beberapa tahun sebelum tower E dibangun. Karena terdapat perbedaan waktu pembangunan yang cukup lama, menyebabkan perbedaan harga material maupun jasa yang berdampak terhadap perbedaan harga jual unit apartemen tower E dengan tower-tower lainnya. Banyaknya pembangunan apartemen lain disekitar proyek ini, diperlukan adanya penetapan harga yang tepat untuk mempertahankan persaingan. Selain itu, banyaknya jumlah unit pada apartemen ini, khususnya pada tower E, yang belum terjual, pemilik Apartemen Puri Park View harus mempertimbangkan kembali harga jual yang ditawarkan kepada pembeli. Hasil analisa penetapan harga jual didapatkan dari analisa biaya tetap yang dialokasikan dan biaya variabel yang kemudian dihitung hasil akhirnya menggunakan metode analisa titik impas. Biaya yang berpengaruh terhadap harga pokok penjualan ialah biaya tetap dan biaya variabel. Harga pokok penjualan unit apartemen ditetapkan berdasarkan margin profit yang diinginkan mengikuti persamaan harga masing-masing tipe unit apartemen dengan dua skenario harga yaitu menggunakan pembebanan biaya komersial dan tanpa pembebanan biaya komersial.
Pengukuran Kesesuaian Kriteria Green Building Pada Gedung Magister Manajemen Teknologi ITS Friskarindi Noor Wakhidah; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.462 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.6984

Abstract

Dampak lingkungan yang diakibatkan oleh pembangunan bangunan baru sangatlah besar, sebuah bangunan akan memerlukan energi yang besar, listrik, air, dan juga menghasilkan limbah dalam jumlah yang cukup besar. Untuk mencegah hal tersebut, dibutuhkan suatu konsep pembangunan yang memerhatikan keadaan lingkungan.Konsep inilah yang dikenal dengan konsep green building. Penulisan Tugas Akhir ini dilakukan untuk membandingkan berdasarkan kondisi green yang ada dalam Greenship-GBCI dengan keadaan pada gedung Magister Manajemen Teknologi ITS, dengan cara observasi langsung dan wawancara verifikasi. Hasil dari penelitian ini berupa perbandingan antara kondisi green yang ada dalam Greenship-GBCI dengan keadaan pada gedung Magister Manajemen Teknologi ITS. Tidak seluruh kriteria menunjukkan perbedaan antara kondisi objek dengan standar Greenship-GBCI, kriteria yang sama dengan standar Greenship-GBCI yaitu visual comfort, sedangkan kriteria water fixture, thermal comfort, micro climate, pollution of construction activity, environmental tobacco smoke control memiliki prosentase sama dengan Greenship-GBCI 7,50 hingga 90%.
Perencanaan SPAL dan IPAL Komunal di Kabupaten Ngawi (Studi Kasus Perumahan Karangtengah Prandon, Perumahan Karangasri dan Kelurahan Karangtengah) Azimah Ulya; Bowo Djoko Marsono
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.998 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.7001

Abstract

Kabupaten Ngawi mempunyai rencana untuk meningkatkan kondisi sanitasi di daerahnya. Salah satu caranya dengan membangun IPAL komunal di tiga titik. Hal tersebut dikarenakan selama ini masih belum mempunyai IPAL komunal untuk limbah domestiknya. Tiga titik yang dimaksud adalah perumahan Karangtengah Prandon, perumahan Karangsari dan kelurahan Karangtengah. Lokasi itu dipilih karena termasuk kawasan yang ODF (Open Defecation Free). Sistem penyaluran air limbah untuk 3 lokasi perumahan ini menggunakan sistem shallow sewer yaitu air limbah domestik dari alat saniter (jamban, wastafel, floor drain, kitchen sink dll) langsung dihubungkan menggunakan pipa air limbah dan sistem penyaluran air limbah pada perencanaan ini menggunakan sistem gravitasi. Dimensi pipa yang digunakan adalah 100 mm untuk air limbah dari pipa service dan 150 mm untuk saluran pipa induk menuju ke IPAL. IPAL komunal yang digunakan adalah ABR (Anaerobic Baffled Reactor) dengan 6 kompartemen tiap ABR.
Efektifitas Al2(SO4)3 dan FeCl3 Dalam Pengolahan Air Menggunakan Gravel Bed Flocculator Ditinjau Dari Parameter Kekeruhan dan Total Coli Mega Puspitasari; Wahyono Hadi
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.635 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.7005

Abstract

Air permukaan yang ada di bumi ini tidak selamanya dapat dimanfaatkan menjadi air bersih, karena kondisinya masih jauh dari standar kualitas baku mutu air. Air permukaan tersebut masih banyak mengandung zat padat tersuspensi maupun koloid. Pada pengolahan air bersih, proses yang dapat meremoval zat-zat padat tersebut adalah koagulasi dan flokulasi. Pada proses koagulasi dan flokulasi dilakukan penambahan koagulan yang berfungsi untuk membentuk flok yang kemudian diendapkan. Gravel Bed Flocculator adalah salah satu alat flokulasi yang menggunakan pengadukan secara hidrolis. Pengadukan hidrolis adalah pengadukan dengan memanfaatkan gerakan air sebagai energi pengaduk seperti energi gesek media butiran. Keuntungan dari gravel bed flocculator adalah mampu mengendapkan flok dalam waktu singkat berkisar 3-5 menit yang setara dengan waktu 15 menit uji jar test atau sekitar 25 menit waktu proses flokulasi yang berlangsung secara konvensional. Pada penelitian ini menggunakan 2 variabel yaitu variasi jenis koagulan (Al2(SO4)3 dan FeCl3) dan variasi waktu tinggal (waktu tinggal 3 menit dan waktu tinggal 4 menit) dengan jenis aliran pada penelitian ini adalah aliran upflow. Hasil penelitian menunjukan efektifitas removal tertinggi pada koagulan Al2(SO4)3 terhadap parameter kekeruhan terjadi pada waktu tinggal 4 menit yaitu sebesar 93,28% sedangkan untuk koagulan FeCl3 terjadi pada waktu tinggal 4 menit juga yaitu sebesar 93,50% dan efektifitas removal tertinggi pada koagulan Al2(SO4)3 terhadap parameter coliform terjadi pada waktu tinggal 4 menit yaitu sebesar 99,74% sedangakan untuk koagulan FeCl3 terjadi pada waktu tinggal 4 menit juga yaitu sebesar 99,99%.
Efektifitas Al2(SO4)3 dan FeCl3 Dalam Pengolahan Air Menggunakan Gravel Bed Flocculator Ditinjau Dari Parameter Warna dan Zat Organik Hani Yosita Putri; Wahyono Hadi
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.874 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.7006

Abstract

Air permukaan yang dijadikan sebagai air baku untuk air bersih kondisinya masih di bawah baku mutu. Air permukaan tersebut masih banyak mengandung zat padat yang tersuspensi maupun koloid. Pada pengolahan air bersih,zat padat tersebut dapat diremoval melalui unit pengolahan koagulasi dan flokulasi. Koagulasi dan flokulasi adalah pengolahan air bersih secara fisik-kimia, karena pada proses koagulasi ditambahkan koagulan untuk membentuk flok. Gravel bed flocculator merupakan salah satu jenis unit flokulator yang menggunakan pengadukan hidrolis , dimana tenaga pengadukan yang digunakan berasal dari gerakan air. Gravel bed flocculator dapat mengendapkan flok diantara batuan dengan waktu kontak yang lebih singkat,yaitu antara 3-5 menit. Pada penelitian ini digunakan 2 variabel yaitu variasi jenis koagulan dan variasi td (waktu detensi) pada media. Jenis koagulan yang digunakan adalah Al2(SO4)3 dan FeCl3 dan td (waktu detensi) yang digunakan adalah 3 menit dan 4 menit. Pengolahan dengan menggunakan gravel bed flocculator ini, koagulan yang efektif digunakan adalah Al2(SO4)3 dan td (waktu detensi) pada media sebesar 4 menit mampu meremoval warna sebesar 65,9% dan mampu menurunkan zat organik hingga 63,8%.
Analisa Penetapan Harga Jual Unit Rumah Pada Proyek Perumahan Griya Pagerwojo Indah, Lamongan Farisan Anggardi Poerwodianto; Retno Indryani
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.2 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.7020

Abstract

Perumahan Griya Pagerwojo Indah merupakan salah satu perumahan yang sedang dibangun di kabupaten Lamongan dengan lokasi strategis. Perumahan ini menawarkan beberapa produk berupa rumah tinggal tipe 45, tipe 54, tipe 60, tipe 70, dan tipe 80. Di daerah perkotaan masalah perumahan biasanya dikaitkan dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan membutuhkan standar pelayanan yang tinggi bagi lingkungan sekitarnya. Persaingan yang ketat antar perumahan mendorong atribut harga jual sebagai factor utama bagi pengembang. Harga jual rumah merupakan acuan pertimbangan pemilihan rumah oleh pembeli, disamping berbagai fasilitas yang ditawarkan. Tujuan dari tugas akhir ini adalahuntuk mengetahui besarnya harga jual untuk setiap unit rumah pada proyek perumahan Griya Pagerwojo Indah berdasarkan analisa biaya dan analisa permintaan pasar. Penelitian ini menggunakan metode analisa titik impas dimana analisa tersebut mempertemukan kurva biaya dan kurva pendapatan untuk mendapat kan harga. Pada penelitian ini kurva pendapatan direncanakan dari kurva permintaan. Berdasarkan metode ini diketahui harga jual rumah yang dapat diterima oleh pengembang dan konsumen.Berdasarkan analisa yang telah dilakukan maka harga jual unit rumah berdasarkan jumlah unit terjual optimum untuk tipe 45 adalah Rp 178.293.955, tipe 54 adalah Rp 223.970.160, tipe adalah 60 Rp 276.092.997, tipe 70 adalah Rp 282.921.688 dan tipe 80 adalah Rp 318.104.590.
Sistem Distribusi Air Siap Minum PDAM Kota Malang : Studi Kasus Kecamatan Blimbing Bariqul Haq; Ali Masduqi
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.236 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.7865

Abstract

PDAM Kota Malang telah menerapkan sistem distribusi air siap minum, sistem distribusi tersebut dinamakan Zona Air Minum Prima (ZAMP). Pada daerah ZAMP, kuantitas, kontinuitas dan kualitas air yang didistribusikan dijamin memenuhi standar air siap minum. ZAMP merupakan program CATNIP (Certification and Training for Network Improvement Project) hasil kerjasama antara Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) dengan US-AID yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas air minum melalui program sertifikat dan pelatihan untuk perbaikan jaringan perpipaan PDAM. Saat ini ZAMP PDAM Kota Malang sudah melayani 82% wilayah Kota Malang. Wilayah yang belum terlayani nantinya akan dikembangankan dan salah satu wilayahnya adalah Kecamatan Blimbing. Pengembangan ZAMP ini menggunakan bantuan program EPANET 2.0. Program EPANET 2.0 ini digunakan untuk merencanakan sistem distribusi air siap minum dan analisa kualitas sisa klor pada air PDAM Kota Malang. Analisa kualitas sisa klor, data awal konsentrasi sisa klor didapatkan dari hasil sampling langsung ke pelanggan PDAM. Pengembangan Zona Air Minum Prima (ZAMP) PDAM Kota Malang di Kecamatan Blimbing ini dengan direncanakan District Meter Area atau DMA II.2 dan DMA II.10 dengan jumlah layanan mencapai 500 SR tiap DMA. Analisis perencanaan ZAMP PDAM di Kecamatan Blimbing Kota Malang ini menggunakan program EPANET 2.0 untuk mempermudah dalam pengerjaannya. Selain itu dilakukan analisis mengenai kualitas, kuantitas dan kontinuitas air minum yang akan didistribusikan. Kualitas air di DMA dipantau secara eksternal dan internal yang dilakukan secara berkala. Kualitas yang dipentingkan pada perencanaan ini adalah sisa klor yang dijaga minimal 0,2 mg/L agar memenuhi parameter kualitas air minum.
Pemodelan Penurunan Sisa Chlor Jaringan Distribusi Air Minum Dengan EPANET (Studikasus Kecamatan Sukun Kota Malang) Fahir Hassan; Ali Masduqi
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.871 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.7866

Abstract

Dalam upaya melakukan pemantauan dan upaya mempertahankan kualitas air minum pada sistem distribusi dengan menggunakan sisa chlor, sangat diperlukan pemodelan untuk mengetahui sisa chlor yang terdapat pada jaringan. Konsentrasi aman untuk sisa chlor minimum yaitu 0.2 mg/l, dimana pada konsentrasi tersebut masih mampu untuk menangani kontaminasi. Dengan mengetahui konstanta penurunan sisa chlor pada jaringan eksisting dengan survey lapangan, untuk mengetahui debit, diameter dan elevasi pipa distribusi dapat digunakan untuk mengoprasikan program EPANET. Dalam program EPANET dilakukan input data untuk data yang sudah di surfei dan dilakukan pengoprasian untuk aspek hidrolis. Apabila pada aspek hidrolis ini sudah memenuhi selanjutnya dilakukan analisa untuk penurunan sisa chlor menggunakan konstanta yang sudah didapatkan. EPANET dapat menganalisa secara keseluruhan faktor yang mempengaruhi penurunan sisa chlor dan menampilkan konsentrasi sisa chlor pada pipa dengan indikasi warna. Dalam proses analisa sisa chlor ini harus dilakukan pada kondisi jam puncak dan kondisi jam minimum. Hal ini ditujukan agar dapat diketahui konsentrasi maksimum dan konsentrasi minimum yang terdapat pada jaringan distribusi. Analisa sisa chlor menggunakan epanet ini dapat dilakukan dengan terlebih dahulu mengetahui konstanta penurunan sisa chlor yang terjadi, Namun apabila terjadi kebocoran atau gangguan perpipaan yang lain masih belum dapat dianalisa dan perlu dilakukan pembahasan lebih lanjut.
PENGARUH KETEBALAN MEDIA DAN RATE FILTRASI PADA SAND FILTER DALAM MENURUNKAN KEKERUHAN DAN TOTAL COLIFORM Maryani, Deni; Masduqi, Ali; Moesriati, Atiek
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.8335

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan proses filtrasi dengan menggunakan sand filter sebagai salah satu metode dalam pengolahan air bersih. Pada sand filter proses penyaringan terjadi pada media filter yang sangat halus, seperti media filter pada unit slow sand filter. Kecepatan penyaringan yang diinginkan pada sand filter ini adalah kecepatan seperti pada unit rapid sand filter. Sehingga sand filter ini adalah penggabungan antara kelebihan yang dimiliki slow sand filter dan rapid sand filter. Variasi pada penelitian ini yaitu: tebal media pasir 80 cm dengan rate filtrasi 5 m3/m2.jam, tebal media pasir 80 cm dengan rate filtrasi 7,5 m3/m2.jam, tebal media pasir 100 cm dengan rate filtrasi 5 m3/m2.jam, tebal media pasir 100 cm dengan rate filtrasi 7,5 m3/m2.jam, tebal media pasir 120 cm dengan rate filtrasi 5 m3/m2.jam dan tebal media pasir 120 cm dengan rate filtrasi 7,5 m3/m2.jam. Pada penelitian ini digunakan air baku yaitu air Kali Surabaya dengan nilai rata-rata total coliform 90.000 per 100 ml sampel dan nilai rata-rata kekeruhan 87,4 NTU. Dihasilkan bahwa penyisihan total coliform pada variasi tebal media 120 cm dan rate filtrasi 5 m3/m2/jam dengan nilai efisiensi sebesar 99% dan kekeruhan paling baik terjadi pada variasi panjang variasi tebal media 100 cm dan rate filtrasi 5 m3/m2/jam dengan nilai efisiensi sebesar 98,27%.

Page 11 of 15 | Total Record : 149