cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 57 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2016)" : 57 Documents clear
Analisis Risiko Pembiayaan Bank pada Galangan Kapal untuk Pembangunan Kapal Baru Kanthi Wening; Triwilaswandio Wuruk Pribadi; Imam Baihaqi
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v5i1.17672

Abstract

Memanfaatkan pinjaman bank untuk membangunan kapal baru dapat menimbulkan risiko kerugian bagi galangan kapal apabila jumlah pinjaman yang relatif besar dan jangka waktunya relatif lama karena beban bunga yang tinggi dapat mengurangi keuntungan galangan kapal. Tujuan dari penelitian Tugas Akhir ini adalah menganalisa risiko galangan kapal dalam memanfaatkan pinjaman bank untuk pembangunan kapal baru dan bagaimana mitigasi risiko tesebut. Pertama, dilakukan analisa terhadap galangan kapal dalam memanfaatkan pinjaman bank untuk biaya pembangunan kapal baru. Kedua, dianalisa risiko galangan kapal dalam memanfaatkan pinjaman bank untuk pembangunan kapal baru. Ketiga, mitigasi dan strategi pembiayaan bank untuk pembangunan kapal baru. Berdasar analisa, pembiayaan bank pada galangan kapal untuk pembangunan kapal baru, didapatkan bahwa galangan kapal dalam memanfaatkan pinjaman bank untuk pembangunan kapal baru digunakan untuk membeli komponen permesinan yang lead timenya lama dan harganya tinggi, yaitu main engine, main generator set, fire fighting equipment dan pumps, purifier and sewage. Risiko galangan kapal dalam memanfaatkan pinjaman bank untuk pembangunan kapal baru yang pertama, pada waktu tertentu galangan kapal tidak bisa membayar pokok pinjaman bank dan bunganya karena progres fisik pembangunan kapal tidak tercapai. Yang kedua galangan kapal terlambat membayar pokok pinjaman bank dan bunganya saat jatuh tempo karena pembangunan kapal mengalami keterlambatan delivery. Risiko tersebut dapat dimitigasi dengan mengatur jadwal pinjaman bank disesuaikan dengan kondisi termin owner. Hal tersebut dapat ditunjukkan dengan hasil simulasi pembiayaan bank untuk pembanguann kapal baru pada kondisi termin owner 20%, 15%, 10%, dan 5%. Hasil simulasi pembiayan bank untuk pembangunan kapal baru pada kondisi termin owner 5% diperoleh keuntungan galangan kapal paling maksimal.
Pengelolaan Sampah Organik Rumah Pemotongan Hewan, Industri Tahu, Peternakan, dan Pasar di Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. As'adul Khoiri Waddin
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.158 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i1.14668

Abstract

Hampir lebih dari 60% sampah yang dihasilkan di seluruh Indonesia merupakan sampah organik atau biasa disebut sampah sejenis rumah tangga. Sampah organik ini mempunyai potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan – bahan yang berguna dan bernilai ekonomis, seperti kompos, biogas, dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data terkait timbulan dan komposisi sampah organik dari 4 (empat) proses kegiatan di Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo, yaitu Rumah Pemotongan Hewan (RPH), Industri Tahu, Peternakan, dan Pasar. Setelah data diketahui, kemudian bisa dijadikan pertimbangan untuk pengolahan sampah yang tepat guna terutama ditinjau dari aspek finansial. Hasil penelitian sebagai berikut: Jumlah timbulan limbah padat sentra industri tahu; 5018,33 kg/hari untuk kapasitas produksi tinggi; 2412,92 kg/hari untuk kapasitas produksi sedang; dan 524 kg/hari untuk kapasitas produksi rendah. Untuk timbulan limbah padat sentra peternakan sapi perah yang berupa kotoran sapi adalah sebesar 3272,889 kg/hari; dan sisa pakan ternak adalah sebesar 261,133 kg/hari. Timbulan limbah padat Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang berupa isi rumen adalah sebesar 3539,98 kg/hari; dan darah sapi sebesar 754,65 kg/hari.Jumlah timbulan limbah padat pasar krian adalah sebesar 4947,89 kg/hari dengan komposisi: sampah biodegradable (92,554%); dan lainnya (7,446) non-biodegradable. Keuntungan yang didapat untuk pengolahan kompos dan RDF sebesar Rp. 253.938.445,00 per tahun. Untuk keuntungan biogas sebesar Rp. 131.613.525,00 dan Rp. 34.437.203,00 per tahun.
Visualisasi 3D Objek Menggunakan Teknik Fotogrametri Jarak Dekat Sarkawi Jaya Harahap; Hepi Hapsari Handayani
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v5i1.14782

Abstract

Fotogrametri Jarak Dekat (Close Range Photogrammetry) adalah teknik fotogrametri dengan menggunakan prinsip kesegarisan atau kolinearitas, namun dalam pengambilan data dilakukan pada jarak dekat  yakni 100 mm sampai dengan 300 m. Seiring perkembangan Perkembangan teknologi era digital semakin memudahkan manusia dalam menyelesaikan masalah. Perhitungan CRP dapat digunakan dengan metode image matching, Image matching ini memiliki kegunaan antara lain : melakukan proses orientasi relatif, pembentukan 3D model, pembentukan DEM (Digital Elevation Model), serta pembuatan ortofoto. Dalam penelitian ini melakukan visualisasi 3D model objek dengan memanfaatkan teknologi komputer dalam melakukan pengukuran 3D  Teknik Fotogrametri jarak dekat pada objek kontainer (beraturan). Bentuk objek tersebut memiliki ukuran kecil sehingga pengukuran GCP (Ground Control Point menggunakan alat pita ukur. Visualisasi 3D Objek dapat dibentuk dari point cloud dan data DEM (Digital Elevation Model). Kalibrasi dikalukan dengan dua cara yaitu kalibrasi secara otomatis (image maching) pada objek grid dan kalibrasi analitik (manual) pada objek kontainer. Hasil kedua kalibrasi dapat dilihat bahwa nilai panjang fokus memiliki perbedaan yang relatif kecil sebesar 0,142 mm. Nilai koordinat pusat kamera memiliki perbedaan selisih sebesar 0,503 mm untuk sumbu x dan 0,117 mm untuk sumbu y. Selisih nilai K1, K2, dan K3 pada kedua kalibrasi sebesar 0,0000169; 0,000 dan 0,000. Sedangkan nilai koefisien P1 dan P1 memiliki selisih sebesar 0,000498 ; 0,000. Perbedaan nilai kalibrasi kamera diatas dapat dipengaruhi oleh kondisi objek kalibrasi. Dan ketelitian koordinat 3D objek kalibrasi otomatis lebih akurat terhadap koordinat ICP pita ukur, yaitu 80% kordinat X, Y, dan Z dapat diterima, sedangkan hasil koordinat 3D model kalibrasi analitik yaitu 60 % titik koordinat Y dapat diterima dan 80% titik koordinat X dan Z dapat diterima.
Evaluasi Kinerja Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Keputih, Surabaya Gaby Dian Mega; Welly Herumurti
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.836 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i1.15035

Abstract

Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Keputih merupakan instalasi pengolah lumpur tinja di Kota Surabaya yang berdiri pada tahun 1991 dengan kapasitas desain 400 m3/hari. Prinsip pengolahan IPLT adalah pengolahan fisik dan pengolahan biologis. Saat ini effluen IPLT Keputih memiliki kualitas yang hanya memenuhi baku mutu Kepmen LH No.5/2014 dengan nilai Biological Oxygen Demand (BOD5) 72 mg/L, tetapi belum memenuhi baku mutu Pergub Jatim No.72/2013. Pada studi ini dilakukan evaluasi kondisi eksisting dengan kriteria desain dan rekomendasi, baik dari segi operasi maupun proses untuk setiap unit bangunan agar effluen pengolahan memenuhi baku mutu. Debit influen IPLT eksisting adalah 137 m3/hari dengan kapasitas desain 400 m3/hari. Kandungan solid inlet sebesar 4,80%. Solid separation chamber memiliki kandungan solid outlet sebesar 5,87% dan direkomendasikan menjadi 20%. Oxidation ditch memiliki nilai Food to Mass (F/M) ratio sebesar 0,01 dengan rekomendasi ditingkatkan menjadi 0,023.  Final Clarifier (FC) memiliki debit resirkulasi sebesar 23,80 m3/s. Berdasarkan rekomendasi, debit resirkulasi FC sebesar 18,31 m3/s, dengan weir loading rate sebesar 6,84m3/m.hari. Sludge drying bed memiliki kandungan solid pada lumpur kering sebesar 63,14% dan direkomendasikan menjadi 80%. Drying area memiliki kandungan solid pada lumpur kering sebesar 61,16% dan direkomendasikan menjadi 80%.
Pemanfaatan Mikrobakteri Terhadap Beton Mutu Tinggi dengan Tambahan Silica Fume Azwar Annas; Januarti Jaya Ekaputri; Triwulan Triwulan
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.912 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i1.15248

Abstract

Beton mutu tinggi adalah beton yang kuat tekan tinggi sekitar 50 MPa – 100 MPa. Untuk meningkatkan kuat tekan, material pozollan seperti silica fume dan flyash biasanya digunakan untuk mengganti material beton Dalam laporan ini, beton mutu tinggi dengan silica fume sebagai pengganti semen dipelajari. Kadar silica fume yang digunakan adalah 0%, 5%, 7,5% dan 10%. Selain itu pengaruh dari mikrobakteri juga dipelajari. Faktor water per binder yang dipakai adalah 25% dari berat binder, dan untuk membuat workabilitynya bagus maka digunakan superplasticizer. Kadar superplasticizer yang digunakan dicari lewat trial pengujian di laboratorium. Pengujian yang dilakukan pada umur 1, 3, 7, 14, 21, 28 adalah uji tekan pasta, mortar dan beton, selain itu pada benda uji beton umur 28 hari akan dilakukan uji split beton dan uji porositas. Dari hasil penelitian didapatkan kuat tekan beton tertinggi pada umur 28 hari (B7,5M) adalah 69,71 MPa, sedangkan variasi silica fume yang paling optimum ada pada kadar 7,5%. Penambahan mikrobakteri tidak berpengaruh pada berat volume beton tetapi berpengaruh pada kuat tekan beton tersebut. Dengan penambahan mikrobakteri maka kuat tekan beton meningkat sebesar ± 30%. Sedangkan porositas total dan porositas tertutup yang terjadi pada beton semakin kecil, ini dibuktikan dengan hasil SEM terlihat bahwa bakteri mengisi area antara aggregat dan matrix beton.
Perencanaan Peningkatan Pelayanan Sanitasi di Kelurahan Pegirian Surabaya Zella Nissa Andriani
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.415 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i1.15554

Abstract

Sanitasi merupakan masalah penting tiap individu dan sangat erat kaitannya dengan kesehatan. Kondisi sanitasi yang kurang baik dapat mengakibatkan masyarakat yang tinggal di lingkungan tersebut mudah terserang penyakit. Kelurahan Pegirian merupakan salah satu wilayah pemukiman padat penduduk dengan kondisi sanitasi yang masih kurang baik terutama di sektor air limbah di Kota Surabaya, sehingga perlu dilakukan peningkatan pelayanan sanitasi dengan merencanakan suatu sistem penyaluran air limbah beserta bangunan pengolahan air limbah. Perencanaan ini menggunakan sistem penyaluran air limbah dengan jenis small bore sewer, sementara untuk bangunan pengolahan air limbah menggunakan Anaerobic Baffled Reactor (ABR) sebagai unit pengolahan air limbah yang memiliki nilai efisiensi yang cukup tinggi untuk mereduksi bahan organik yang terkandung pada air limbah domestik. Dengan adanya perencanaan ini diharapkan dapat meminimalisir terjadinya pencemaran lingkungan dan meningkatkan kondisi sanitasi sehingga tingkat kesehatan masyarakat dapat meningkat.
Simulasi Perencanaan Ruang Henti Khusus Pada Simpang Bersinyal Jalan Dr.Ir.H. Soekarno-Jalan Kertajaya Indah Surabaya Ditinjau Dari Nilai Tundaan Youngky Riantara Putra; Ervina Ahyudanari
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.57 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i1.14724

Abstract

Abstrak - Salah satu upaya yang telah dikaji dalammengatasi masalah kemacetan di kota-kota besar di Indonesia adalah dengan penerapan Ruang Henti Khusus (RHK) untuk sepeda motor pada persimpangan bersinyal. Surabaya merupakan kota kedua terbesar di Indonesia yang sering mengalami kemacetan terutama pada persimpangan bersinyal. Oleh karena itu perlu dicari kinerja dari persimpangan bersinyal pada lokasi studi yang ditentukan baik sebelum maupun sesudah diterapkan RHK. Tugas Akhir ini melakukan analisis kinerja RHK pada simpang bersinyal Jalan Dr. Ir. H. Soekarno – Jalan Kertajaya Indah ditinjau dari nilai tundaan. Adapun metode yang digunakan menggunakan proses simulasi yang terdiri dari simulasi kedatangan, simulasi antrian, dan simulasi pelepasan. Parameter yang digunakan menggunakan acuan waktu, dimana hasil dari sebelum dan sesudah diterapkan RHK dibandingkan dengan pola grafik yang mengacu pada nilai durasi lepas dan durasi tunggu. Makin besar nilai dua durasi tersebut maka makin besar nilai tundaan yang terjadi pada antrian kendaraan. Hasil yang diperoleh untuk dimensi dan tipe RHK yang diterapkan pada lokasi studi adalah RHK tipe kotak dengan panjang 12 meter. Hasil kinerja yang diperoleh muncul tiga kondisi yang mana kondisi ini menggambarkan pola grafik yang berbeda tergantung dari perubahan komposisi antrian akibat adanya penerapan RHK. Simulasi Perencanaan Ruang Henti Khusus Pada Simpang Bersinyal Jalan Dr.Ir.H. Soekarno-Jalan Kertajaya Indah Surabaya Ditinjau Dari Nilai Tundaan Youngky Riantara Putra danErvina Ahyudanari Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 Indonesia e-mail: ervina@ce.its.ac.id   Abstrak-Salah satu upaya yang telah dikaji dalammengatasi masalah kemacetan di kota-kota besar di Indonesia adalah dengan penerapan Ruang Henti Khusus (RHK) untuk sepeda motor pada persimpangan bersinyal. Surabaya merupakan kota kedua terbesar di Indonesia yang sering mengalami kemacetan terutama pada persimpangan bersinyal. Oleh karena itu perlu dicari kinerja dari persimpangan bersinyal pada lokasi studi yang ditentukan baik sebelum maupun sesudah diterapkan RHK. Tugas Akhir ini melakukan analisis kinerja RHK pada simpang bersinyal Jalan Dr. Ir. H. Soekarno – Jalan Kertajaya Indah ditinjau dari nilai tundaan. Adapun metode yang digunakan menggunakan proses simulasi yang terdiri dari simulasi kedatangan, simulasi antrian, dan simulasi pelepasan. Parameter yang digunakan menggunakan acuan waktu, dimana hasil dari sebelum dan sesudah diterapkan RHK dibandingkan dengan pola grafik yang mengacu pada nilai durasi lepas dan durasi tunggu. Makin besar nilai dua durasi tersebut maka makin besar nilai tundaan yang terjadi pada antrian kendaraan. Hasil yang diperoleh untuk dimensi dan tipe RHK yang diterapkan pada lokasi studi adalah RHK tipe kotak dengan panjang 12 meter. Hasil kinerja yang diperoleh muncul tiga kondisi yang mana kondisi ini menggambarkan pola grafik yang berbeda tergantung dari perubahan komposisi antrian akibat adanya penerapan RHK.
Evaluasi Kinerja Gate Assignment pada Terminal 1 Keberangkatan Domestik Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya Hersanti Rahayu; Ervina Ahyudanari
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.29 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i1.14190

Abstract

Gate sebagai pintu yang digunakan untuk proses pergerakan penumpang keluar dari ruang tunggu di terminal menuju ke bis ataupun langsung menuju ke pesawat memiliki pengaruh yang besar terhadap proses pemindahan penumpang dari terminal menuju ke sisi udara bandara. Untuk itu, pengaturan gate (gate assignment) sangat penting untuk mengoptimalkan waktu pemakaian gate yang dibutuhkan sejak pesawat mendarat hingga clearing aircraft untuk keberangkatan pesawat berikutnya. Beberapa kasus keterlambatan penerbangan yang terjadi juga bisa jadi disebabkan oleh gate assignment yang kurang optimal, sehingga pesawat harus mengantri untuk lepas landas atau untuk parkir di apron setelah mendarat. Untuk mengetahui apakah pengaturan penggunaan gate mempengaruhi keterlambatan yang terjadi saat ini, dilakukan studi untuk mengevaluasi kinerja gate assignment di Terminal 1 Bandara Internasional Juanda. Evaluasi dilakukan dengan cara pengumpulan data penggunaan gate, lama waktu penggunaan gate, pemetaan dan analisis perbandingan waktu aktual dan yang tertulis pada jadwal penerbangan. Dari hasil evaluasi yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa dari 111 turnaround flight hanya sekitar 28% diantaranya yang dapat melakukan pelayanan ground handling secara on time. Sehingga dapat disimpulkan bahwa jumlah gate yang ada saat ini yaitu 12 gate belum memenuhi kebutuhan pergerakan pesawat yang beroperasi terutama pada peak hour.
Penentuan Lokasi Bandar Udara di Kabupaten Lamongan Ramadhan Tirta Saputra; Sardjito Sardjito
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.126 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i1.14173

Abstract

Seiring dengan adanya AFTA pada tahun 2015 mendatang program ASEAN Open Sky juga akan diselenggarakan di langit ASEAN. ASEAN Open Sky adalah situasi dari ekstensifikasi liberalisasi pada region ASEAN. Yang menjadi salah satu alasan dari adanya ASEAN Open Sky ini adalah untuk meningkatkan kompetisi dari industri penerbangan, dan memberikan seluruh maskapai kesempatan untuk bersaing di seluruh rute di dalam ASEAN. Sebagai salah satu solusi dalam menghadapai AFTA dan ASEAN Open Sky adalah dengan memperbesar kapasitas bandara atau membangun bandara baru. Pemerintah Provinsi Jawa Timur sendiri sudah memikirkan hal tersebut dengan menuangkan rencana dalam RTRW Provinsi Jawa Timur 2011-2031. Selain pada dokumen RTRW, pembangunan bandar udara di Kabupaten Lamongan juga telah dimasukkan dalam dokumen Tataran Transportasi Wilayah Provinsi Jawa Timur (Tatrawil) tahun 2012-2032 yang juga sudah di Perda-kan. Oleh karena itu perlu untuk menentukan lokasi bandar udara di Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan tiga alat analisis yaitu teknik analisa delphi, AHP (Analytical Hierarchy Process), dan Overlay. Teknik analisa delphi digunakan untuk mengkonfirmasi variabel-variabel yang mempengaruhi  dalam penentuan lokasi di Kabupaten Lamongan. Teknik analisa AHP digunakan untuk mencari bobot dari tiap variabel dalam mempengaruhi penentuan lokasi di Kabupaten Lamongan. Pada proses analisa overlay, digunakan metode weighted sum yang dibantu dengan software Arcgis 10.1 sehingga muncul lokasi lahan yang paling sesuai dengan kriteria yang telah dibentuk. Dari analisa yang telah dilakukan ditemukan bahwa lokasi lahan yang mempunyai nilai sesuai berada diantara Kecamatan Solokuro dan Kecamatan Paciran. Dengan kordinat antara 112° 20' 01.3571" E  6° 53' 57.9336" S, 112° 23' 21.7230" E  6° 52' 21.6192 "S, 112°26'47,39"E 6°53'17,068"S, 112°23'34,345"E  6°57'20,207"S.
Analisis Perbandingan Material Slab Beton Pada Perkerasan Apron Dengan Menggunakan Program Bantu Elemen Hingga Hendrawan Setyo Warsito; Ervina Ahyudanari; Januarti Jaya Ekaputri
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.973 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i1.15559

Abstract

Kekuatan slab beton sangat dipengaruhi oleh jenis material yang dipakai. Jenis material yang dimaksud adalah material beton dengan menggunakan PC (Portland Cement) dan penggunaan geopolimer dalam komposisi campuran slab beton. Beton geopolimer merupakan beton yang ramah lingkungan. Permasalahan lain yang timbul adalah letak roda pesawat tidak selalu berada pada titik yang sama disuatu permukaan slab beton apron. Pada tugas akhir ini dimaksudkan untuk menganalisis suatu slab beton yang dibebani roda pesawat dengan campuran variasi material beton dan variasi letak roda pesawat pada slab beton dengan program bantu metode elemen hingga. Dengan data pergerakan pesawat, spesifikasi apron bandara Juanda kondisi eksisting. Dilakukan perhitungan tebal slab beton menggunakan software FAARFIELD dan diperoleh tebal slab beton sebesar 442,5 mm. Dari analisis program bantu elemen hingga dapat diperoleh tegangan pada slab beton yang ditimbulkan oleh pembebanan roda pesawat. Hasil validasi dari analisis tegangan menggunakan program bantu elemen hingga dengan analisis Westergaard yaitu memiliki nilai tegangan yang hampir sama pada ketebalan slab beton 450mm. Nilai tegangan tiap-tiap material beton menunjukan nilai tebal slab beton yang diijinkan untuk tipe pesawat tertentu. Dari analisis menggunakan program bantu elemen hingga tebal slab beton yang diijinkan untuk material slab beton PC yaitu sebesar 425mm. Sedangkan untuk material beton geopolimer yaitu sebesar  415 mm.