Jurnal Teknik ITS
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Articles
186 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 1 (2018)"
:
186 Documents
clear
Analisa Hambatan dan Pitching Moment Equilibrium Pada Kapal Planing Jenis Monohull With Tranverse Step Pada Perairan Calm Water
Pradipta Rahman Hakim;
I Ketut Aria Pria Utama
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1228.552 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29738
Penggunaan transverse step pada bagian bawah lambung kapal memiliki beberapa keuntungan apabila digunakan pada kecepatan optimumnya, diantaranya mengurangi momen pitching yang dialami kapal dan megurangi hambatan dalam hal ini adalah friction resistance. Transverse step diaplikasikan pada kapal planing dengan kecepatan tinggi. Untuk membuktikan hal tersebut, dalam studi ini dilakukan penelitian dalam bentuk simulasi Computational Fluid Dynamic (CFD) dengan cara membandingkan dua lambung kapal planing jenis lambung tunggal tanpa dan dengan transverse step pada kondisi air tenang dengan menggunakan froude number 1,5 hingga 2,5. Hasil dari simulasi sudut trim pada kedua jenis kapal menunjukan perbedaan yang signifikan pada tiap variasi kecepatan. Kapal dengan transverse step memiliki sudut trim yang lebih besar dibandingkan dengan kapal tanpa transverse step namun memiliki perbedaan sudut trim yang lebih kecil pada variasi froude number 1,5 hingga 2,5 sebesar 50,62% yaitu senilai 1,51 derajat. Hambatan kapal pada kedua jenis kapal memiliki perbedaan pada simulasi yang dilakukan. Hasil yang didapatkan yaitu kapal dengan transverse step memiliki nilai hambatan yang lebih kecil pada froude number 1,75 hingga 2,5 yaitu sebesar 14,16% yaitu senilai 3001,16N namun memiliki hambatan yang lebih besar pada froude number 2,5.
Analisa Teknis dan Ekonomis Pembangunan Kapal Ikan Ukuran 10GT-20GT Konstruksi Fibreglass Reinforced Plastic (FRP) Sesuai Standar Biro Klasifikasi Indonesia
Aryo Baskoro;
Triwilaswandio Wuruk Pribadi
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (651.063 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29739
Kapal ikan ukuran 10GT-20GT konstruksi fibreglass reinforced plastics yang dibangun untuk menunjang sektor perikanan sebagian besar memiliki sifat mekanik yang rendah pada konstruksi lambung sehingga sering mengalami kerusakan sebelum batas umur konstruksi yang direncanakan. Hal ini disebabkan karena kapal-kapal tersebut dibangun tanpa menerapkan standar susunan laminasi dan fraksi campuran resin dengan serat fibreglass yang benar untuk metode hand lay up agar mampu memenuhi sifat mekanik yang disyaratkan oleh klasifikasi (BKI). Belum adanya standar susunan laminasi dan fraksi resin FRP yang benar menyebabkan standar harga produksi untuk kapal ikan FRP juga belum diketahui. Untuk mengetahui standar komposisi campuran FRP yang benar maka dalam penelitian ini dilakukan pengujian spesimen material FRP meliputi pengujian tarik dan pengujian lentur pada beberapa variasi laminasi. Penentuan variasi laminasi ini berdasarkan pada data dokumen teknis dan observasi di kapangan. Hasil dari pengujian beberapa variasi material FRP dianalisa secara teknis untuk memperoleh susunan laminasi dan fraksi resin material FRP yang benar sehingga memenuhi kriteria sifat mekanik yang disyaratkan oleh BKI. Variasi-variasi laminasi ini kemudian digunakan sebagai dasar perhitungan biaya material sehingga diperoleh korelasi sifat mekanik dengan harga pokok produksi kapal ikan konstruksi FRP. Dari pengujian material diketahui bahwa laminasi yang memenuhi sifat mekanik BKI membutuhkan jumlah serat menerus lebih dari sepertiga jumlah total lapisan dengan berat serat menerus 50% dari berat total serat. Pada sampel kapal ikan mini purse seine konstruksi FRP ukuran 10GT, apabila menggunakan variasi yang memenuhi BKI maka biaya produksi kasko adalah sebesar Rp 323.370.000,00. Kapal ikan konstruksi FRP ukuran 20GT jika dibangun dengan standar yang sama maka biaya pekerjaan kasko adalah Rp 472.342.175,00.
Analisa Teknis dan Ekonomis Pengembangan Industri Personal Watercraft
Rizal Mataram Matovani;
Triwilaswandio Wuruk Pribadi
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (716.311 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29742
Personal Watercraft atau yang lebih dikenal dengan sebutan Jet Ski telah menjadi suatu wahana olahraga laut yang digemari di Indonesia karena kecepatan dan manuver-abilitynya yang sangat baik. Belum adanya industri personal watercraft di Indonesia menjadi peluang tersendiri untuk dibangun industri sejenis guna memenuhi lonjakan tren permintaan produk personal watercraft sebagai wahana rekreasi maupun kegunaan lainya. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk menghitung kebutuhan, analisis teknis dan ekonomis dari industri personal watercraft di Indonesia. Penelitian ini diawali dengan melakukan forecasting terhadap permintaan produk personal watercraft, kemudian prospek penggunaan personal watercraft, serta analisis teknis dan ekonomis personal watercraft. Pemilihan dan perhitungan kontruksi material fiberglass sebagai material utama bagian lambung dan bangunan atas personal watercraft telah melalui perhitungan berdasarkan pada peraturan kelas ABS untuk kapal cepat. Proses laminasi fiberglass yang di gunakan adalah metode vacuum infusion dikarenakan investasi yang dibutuhkan lebih kecil dibandingkan dengan metode compression moulding. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan. Industri ini membutuhkan tanah seluas 1.584 m², dengan luas bangunan tertutup sebesar 844,5 m². Biaya investasi yang dibutuhkan sebesar Rp. 10,058 milliar payback period terjadi pada tahun ke 9 bulan ke 8 dengan nilai net present value sebesar Rp. 1,136 milliar, dan IRR sebesar 12,02% lebih besar dari suku bunga investasi yakni 11%, sehingga investasi ini dapat dikatakan layak
Analisa Teknis dan Ekonomis Pembangunan Galangan Kapal Pengangkut LNG Ukuran Kecil (Small Scale LNG Carrier) untuk Perairan Indonesia
Rizain Andrian;
Triwilaswandio Wuruk Pribadi
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (692.726 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29745
Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki lautan luas dan perairan yang menghubungkan setiap pulaunya. Pada beberapa pulau yang jauh dari pusat pertumbuhan ekonomi masih kesulitan mendapatkan sarana listrik karena lokasi tersebut tidak terhubung dengan jaringan listrik utama. Pemerintah melalui program 35.000 MW berencana membangun pembangkit listrik di beberapa daerah tersebut dan menggunakan LNG sebagai bahan bakarnya. Small Scale LNG Carrier menjadi solusi yang paling tepat untuk mendistribusikan LNG ke lokasi tujuan baik secara teknis maupun ekonomis. Selain karena faktor ukuran LNG Carrier yang tidak cocok untuk kondisi geografis Indonesia, penggunaan pipa gas tidak feasible untuk dibangun pada lokasi yang dituju. Dengan banyaknya pasar untuk untuk penggunaan LNG sebagai bahan bakar pembangkit listrik, dibutuhkan kapal dengan jumlah yang cukup banyak untuk membantu distribusinya. Saat ini, di Indonesia belum ada galangan kapal yang dapat memproduksi Small Scale LNG Carrier. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisa teknis dan ekonomis pembangunan galangan kapal Small Scale LNG Carrier di Indonesia dengan memperhitungkan aspek pasar, standar pembangunan kapal, dan kelayakan investasi untuk proyek tersebut. Hasil dari analisa kelayakan investasi adalah diperlukan biaya sekitar 341 milyar rupiah untuk pembangunan galangan kapal Small Scale LNG Carrier dan perkiraan Payback Period pada tahun ke-9 bulan ke-1,5 dengan nilai Net Present Value (NPV) sebesar 82,3 miliar rupiah, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 13,41% lebih besar dari bunga bank yang telah ditetapkan, yaitu 11%. Sehingga investasi untuk pembangunan galangan kapal Small Scale LNG Carrier layak dilakukan.
Perancangan Database Online 3D Grafis untuk Pembuatan Gambar Produksi Kapal
Zul Harris Olivianto;
Triwilaswandio Wuruk Pribadi
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (793.627 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29756
Tujuan utama studi ini adalah merancang sistem aplikasi komputer database online untuk dapat menunjang engineer dalam pembuatan gambar produksi kapal. Pertama, dilakukan observasi terhadap proses pembuatan gambar produksi kapal yang dilakukan dengan penggunaan aplikasi grafis komputer berbasis 3D. Kedua, dilakukan perancangan sistem database online 3D grafis dengan melakukan pembuatan mockup. Ketiga, dilakukan uji coba sistem database dengan melakukan pembuatan gambar produksi dari sistem database untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan dari sistem database yang telah dirancang. Penelitian ini memaparkan teknis pembuatan model 3D dan gambar produksi kapal serta melakukan analisis untuk membuat sistem database online 3D grafis. Database online yang dibuat telah dilengkapi data-data grafis 3D berupa contoh part-part konstruksi kapal dan outfitting seperti kontruksi pembujur, konstruksi melintang, pipa, serta plat-plat yang kemudian dapat diunggah dan diupdate oleh engineer untuk dapat menunjang kinerja engineer. Berdasarkan analisis yang dilakukan, pembuatan model 3D kapal dan gambar produksi kapal dengan aplikasi berbasis 3D dapat dilakukan lebih mudah dan cepat dengan dilakukan pembuatan sistem penunjang berupa sistem database/library berbasis internet.
Analisis Aliran Fluida Udara Akibat Pendaratan Helikopter Terhadap Permukaan Helideck pada Kapal
M. Zain Fajar Ramadhani;
I Ketut Aria Pria Utama
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (538.087 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29773
Heliport adalah suatu lapangan terbang atau suatu daerah tertentu di darat atau di perairan atau di suatu struktur, terdiri dari bangunan atau fasilitas (peralatan) yang dipakai sebagian atau seluruhnya untuk melakukan pendaratan, keberangkatan dan pergerakan pesawat helikopter. Helideck adalah tempat pendaratan dan lepas landas helikopter di perairan. CFD (Computational Fluid Dynamics) merupakan “pendekatan ketiga” dalam studi dan pengembangan di bidang dinamika fluida secara keseluruhan selain pendekatan teori dan eksperimen murni. Dari prinsip kekekalan energi, berkerjanya baling-baling adalah sama terhadap banyak energi yang diperoleh dari fluida per unit waktu. Bekerja per unit waktu, atau jumlah power yang dikonsumsi oleh baling-baling. Kecepatan 45 mph adalah kecepatan yang menyebabkan manusia akan terhempas. Kecepatan 45 mph tersebut memasuki kriteria angina kencang sekali. Adapun metode yang digunakan : Studi Literatur dan pencarian data, pembuatan model, meshing dan CFX, Validasi, penyajian. Kecepatan rata-rata angin tertinggi dihasilkan dari pendaratan helikopter sebesar 19,614 m/s. Kecepatan angin terendah dihasilkan dari pendaratan helikopter sebesar 7,142 m/s. Secara umum hembusan angin yang dihasilkan dari pendaratan helikopter aman bagi kru yang bekerja di helideck.
Studi Pengaruh Penambahan Binder Thermoplastic LDPE dan PET Terhadap Sifat Mekanik Komposit Partikulat untuk Aplikasi Material Bangunan
Dwiki Pratama Putra;
Sigit Tri Wicaksono;
Amaliya Rasyida;
Ridho Bayuaji
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28337
Sampah plastik telah lama menjadi permasalahan kota-kota besar, tidak hanya di Indonesia namun juga di dunia. Sampah plastik sangat sulit untuk teruraikan secara alami. Plastik banyak digunakan di seluruh dunia karena memiliki beberapa keunggulan sifat di antaranya adalah ketahanan korosi yang baik, berat yang ringan, flexibel, dan isolator panas dan listrik yang baik. Tujuan penelitian ini adalah membuat material komposit dengan binder thermoplastic dari sampah plastik LDPE dan PET yang biasa ditemukan dalam bungkus makanan dan botol air mineral serta agregrat pasir yang memenuhi kriteria untuk aplikasi material bangunan. Pengujian yang dilakukan meliputi SEM, FTIR, kompresi, bending, absorbability, dan densitas. Penambahan binder thermoplastik cenderung meningkatkan sifat mekanik material komposit. Didapatkan Kekuatan kompresi maksimal sebesar 15,68 MPa pada komposit dengan komposisi binder sebesar 45%. Komposit yang dihasilkan memenuhi kriteria untuk beton ringan struktural dan paving block jenis C dan D.
Perencanaan Rainwater Harvesting dan Pengolahan Air Limbah di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata Pamekasan
Fadlilatin Nailah;
Ali Masduqi
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (124.433 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29309
Pondok pesantren Mambaul Ulum terletak di Dusun Bata-Bata, Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan. Pondok pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata (MUBA) memiliki luas wilayah sebesar ±10 ha dan jumlah santri pada tahun 2016 sebanyak 10.216 orang. Banyaknya jumlah santri menyebabkan tingginya kebutuhan air bersih dan produksi air limbah. Permasalahan yang sering dihadapi adalah kurangnya pasokan air bersih pada musim kemarau dan belum adanya pengolahan terhadap air limbah. Sehingga air limbah langsung dibuang ke sungai. Oleh karena itu, direncanakan adanya rainwater harvesting dan pengolahan air limbah yang dilengkapi dengan analisis kelayakan ekonominyaPerencanaan ini dimulai dengan adanya studi literatur. Selanjutnya dilakukan pengumpulan data baik primer maupun sekunder. Data yang didapat selanjutnya diolah dan dianalisis untuk menunjang perencanaan rainwater harvesting dan pengolahan air limbah. Perencanaan ini dibagi menjadi dua blok utama, yaitu di pondok putra dan pondok putri. Di pondok putri, didapat perhitungan perencanaan rainwater harvesting dengan kapasitas 347,76 m3 dan 469,52 m3 di pondok putra. Sementara itu, pengolahan limbah dengan menggunakan Anaerobic Baffled Reactor (ABR) di pondok putri ABR dengan 4 kompartemen dengan dimensi total sebesar 21,2 x 4,3 x 4,3 m. Sedangkan di pondok putra direncanakan ABR dengan 3 kompartemen dan dimensi total sebesar 23,43 x 4,3 x 3,8 m. Berdasarkan analisis kelayakan ekonomi dengan Net Present Value (NPV) dan Benefit and Cost Ratio (BCR), perencanaan ini memenuhi syarat sehingga layak untuk diaplikasikan.
Analisis Kelayakan Teknis Pembangunan Krematorium Keputih-Sukolilo Milik Pemerintah Kota Surabaya
Nur Laelasari;
Maria Anityasari
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28642
Meningkatnya jumlah penduduk Kota Surabaya dari tahun ke tahun mengakibatkan ketersediaan lahan kosong yang semakin sempit. Sebagian besar penduduk Kota Surabaya mempercayai pemakaman sebagai perlakuan terhadap jenazah. Namun, saat ini kondisi lahan makam di Kota Surabaya semakin penuh dan beberapa makam telah menerapkan sistem tumpang. Disamping pemakaman, terdapat beberapa agama yang mempercayai kremasi sebagai perlakukan terhadap jenazah. Pemerintah Kota Surabaya memiliki keinginan untuk memfasilitasi dan melayanai warga Surabaya yang membutuhkan kremasi sebagai perlakuan terhadap jenazah. Untuk mewujudkan hal tersebut Pemerintah Kota Surabaya membangun Krematorium Keputih di Jalan Keputih Tegal, Sukolilo Surabaya. Tarif retribusi kremasi yang akan diberlakukan telah tertuang pada Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2012 tentang Retribusi Pelayanan Pemakaman dan Pengabuan Mayat dimana tarif tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan tarif kremasi pada Krematorium Jala Pralaya Juanda dan Krematorium Eka Praya di Jalan Kembang Kuning, Kota Surabaya. Penelitian ini menganalisis apakah pembangunan Krematorium Keputih Surabaya layak dalam hal aspek pasar, teknis, maupun finansial. Investasi pembangunan krematorium telah menghabiskan biaya sebesar Rp 10.717.808.167. Analisis finansial dilakukan menggunakan tiga skenario dimana hasil dari ketiga skenario tersebut menunjukkan bahwa Krematorium Keputih tidak layak secara finansial untuk operasional 10 tahun ke depan.
Perencanaan Pengolahan Air Bersih dan Air Limbah Domestik di Kecamatan Bungah, Gresik
Muhammad Athur Dirgantara;
Adhi Yuniarto
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (385.489 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29489
Perencanaan ini berlokasi di Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik, tepatnya di Desa Raci Wetan, Desa Sidorejo, dan Desa Melirang. Dalam upaya untuk mencapai akses air minum layak dan sanitasi layak sebesar 100%, maka dilakukan studi perencanaan bangunan pengolahan dan sistem penyaluran air bersih serta perencanaan sistem penyaluran air limbah domestik dan pengolahannya. Hasil perencanaan ini menghasilkan sebuah desain IPAM yang memiliki kapasitas sebesar 4,83 l/detik dan sistem perpipaan untuk penyaluran air bersih yang melayani 6 RW. Total RAB keseluruhan untuk sistem ini ditaksir sekitar Rp 3.927.570.320,18. Sedangkan perencanaan untuk air limbah domestik menghasilkan 12 SPAL beserta unit IPAL yang melayani 13 RW; terdiri dari 2 SPAL menggunakan sistem smallbore sewer dengan IPAL berupa ABR-ABF dan 10 SPAL menggunakan sistem shallow sewer dengan IPAL berupa ABR. Total RAB perencanaan air limbah keseluruhan ditaksir sekitar Rp 11.121.645.679,60.