Jurnal Teknik ITS
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Articles
132 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 2 (2018)"
:
132 Documents
clear
Rancang Bangun Manajemen Alokasi Virtual Machine dalam Lingkungan Hypervisor yang Heterogen
Fathoni Adi Kurniawan;
Royyana Muslim Ijtihadie;
Bagus Jati Santoso
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (338.754 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.33759
Virtual Machine merupakan teknik virtualisasi yang menyajikan perangkat keras yang dapat menjalankan perangkat lunak seperti perangkat keras fisik. Penyedia layanan Virtual Machine biasa disebut dengan Hypervisor. Hypervisor menangani manajemen Virtual Machine pada sebuah host.Saat ini, penggunaan Virtual Machine dalam dunia teknologi sangat banyak dilakukan. Karena sangat banyaknya penggunaan Virtual Machine, maka dari itu banyak Hypervisor yang disediakan oleh pengembang, contohnya Vmware, Proxmox, Xen, Qemu dan lain-lain. Keragaman Hypervisor menyebabkan perbedaan cara pengoperasian. Hal ini menyebabkan sulitnya alokasi Virtual Machine. Masalah tersebut juga dialami oleh DPTSI ITS. Ketika pengguna membutuhkan Virtual Machine untuk kerperluan pengembangan aplikasi maupun server database, pengguna akan kebingungan untuk melakukan alokasi Virtual Machine. Pada akhirnya pengguna yang membutuhkan Virtual Machine akan menghubungi System Administrator yang mengerti tentang pengorperasian Hypervisor tertentu.Dalam makalah ini akan dibangun sebuah rancangan sistem yang memungkinkan menjembatani cara penggunaan Hypervisor yang berbeda. Sistem akan diakses melalui interface yang disediakan untuk pengguna untuk manjemen alokasi Virtual Machine. Dari hasil uji coba, sistem dapat menangani permintaan alokasi virtual machine pada hypervisor yang berbeda berdasarkan pemilihan server terbaik. Selain dapat dapat menangani permintaan alokasi virtual machine pada hypervisor yang berbeda, sistem mampu mengalokasikan virtual machine, lima belas request dalam waktu hampir bersamaan.
Analisa Dan Size Optimization Jib Boom Hydraulic Crane Dengan Metode Elemen Hingga
Diaz Vidya Kelana;
Julendra Bambang Ariatedja
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (760.108 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.36033
Crane adalah mesin alat berat yang digunakan untuk mengangkat barang dengan beban besar. Selain kekuatan struktur, berat dari crane juga berpengaruh. Analisa dan optimasi ukuran (size optimization) jib boom hydraulic crane untuk kapasitas 25 Ton yang meliputi lebar dan tinggi jib boom hydraulic crane . Size optimization dengan response surface optimization pada model awal, model th/tl=1 dan model th/tl > 1 dengan metode NLPQL (Non-Linear Pragramming by Quadratic Lagrangian). Hasil yang didapat dari penelitian adalah dimensi tiga section (tinggi-lebar) dari jib boom hydraulic crane, mass, stress dan total deformation.
Aplikasi Scoring Perilaku Pengemudi Menggunakan Sensor Fusi
Anindita Larasati;
Raden Venantius Hari Ginardi;
Sarwosri Sarwosri
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (481.272 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.36872
Faktor tertinggi penyebab kecelakaan lalu lintas masih dipegang oleh faktor perilaku pengemudinya. Hal ini membuat beberapa peneliti mencari berbagai cara untuk mengurangi tingkat kecelakaan yang terjadi akibat kelalaian pengemudi. Saat ini sudah mulai dikembangkan aplikasi untuk mendeteksi perilaku pengemudi secara teknis lewat sensor. Namun masih belum dapat diketahui apakah perilaku pengemudi tersebut baik atau buruk. Pada peneitian ini akan dilakukan pengembangan aplikasi scoring perilaku pengemudi lewat pergerakan mobilnya. Sistem ini menggunakan metode fusion sensor dari tiga sensor yang ada pada smartphone android. Ketiga sensor yang akan dikolaborasikan adalah gyroscope, accelerometer, dan magnetometer. Data yang dideteksi oleh sensor-sensor tersebut akan diolah untuk memberikan penilaian terhadap perilaku pengemudi. Perilaku yang akan diamati meliputi belok mendadak, penambahan kecepatan mendadak, dan pengurangan kecepatan mendadak. Pengemudi juga dapat senantiasa melihat setiap manuver yang dilakukan apakah normal atau agresif. Setelah dideteksi, aplikasi akan mengeluarkan output score pengemudi berupa angka nol sampai seratus. Uji coba dilakukan dengan kondisi jalan yang berbeda, mobil berbeda, serta handphone yang berbeda. Dari uji coba yang dilakukan, dapat diketahui bahwa aplikasi sudah dapat menilai perilaku pengemudi dengan stabil.
Computational Fluid Dynamics (CFD) Simulation of Sand Particle Erosion in Turbulent Gas Fluid Flow in Vertical-Horizontal Elbow
Ido Widya Yudhatama;
Mas Irfan Purbawanto;
Wikan Jatimurti
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1946.694 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.30445
Erosion of sand particles is one of the serious problems in the oil and gas production industry. There is strong evidence that most wells now produce increased sand as the major oil and gas production declines. This is a widespread problem as it can affect the rate of production as we age the asset. Accurate erosion prediction, especially elbow, can be used to improve pipe work design, inspection area, operating limit and others. In this study, we used CFD modeling in ANSYS Student Version 19.0 application to predict erosion in turbulent gas flow with the variation of sand particle size and fluid velocity. The results obtained were erosion profile and erosion rate in pipe elbow compared with the experimental results. Simulation results show that CFD able to predict erosion rates well for 300 μm particle size with error 14.75% compare 150 μm particle size with error 271.5%. Formed erosion profile in the form of 'V' scar on the vertical - horizontal pipe elbow.
Dynamic Economic Dispatch Mempertimbangkan Rugi-Rugi Transmisi Menggunakan Quadratically Constrained Quadratic Program
Kresna Bayu Ar-razi Arifin;
Rony Seto Wibowo;
Ni Ketut Aryani
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (158.705 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.30870
Optimasi pada pembangkitan energi listrik sangat diperlukan agar energi listrik yang dibangkitkan sesuai dengan kebutuhan yang ada. Salah satu cara optimasi adalah Dynamic Economic Dispatch (DED). DED adalah pengoptimalan pembangkit listrik untuk memperoleh biaya pembangkitan minimal terhadap permintaan beban berdasarkan periode waktu dan beban tertentu. Salah satu faktor yang mempengaruhi pengoptimalan sistem tenaga listrik adalah rugi-rugi daya pada saluran transmisi. Rugi-rugi daya pada saluran transmisi dapat menyebabkan pembangkitan energi listrik harus lebih tinggi daripada permintaan beban untuk mengatasi daya yang hilang pada saluran transmisi, sehingga dapat meningkatkan biaya pembangkitan energi listrik pada sistem. Pada tugas akhir ini menggunakan metode Quadratically Constrained Quadratic Program (QCQP) untuk menghitung biaya minimum pembangkitan energi listrik terhadap permintaan beban dengan mempertimbangkan rugi-rugi transmisi dan menggunakan batasan ramp rate dari unit pembangkit.
Aliran Daya Optimal dengan Efek Katup Menggunakan Grey Wolf Optimization
Monica Amelia Oktaviani;
Rony Seto Wibowo;
Ni Ketut Aryani
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (717.398 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.30906
Perkembangan teknologi menjadi pusat sorotan masyarakat pada akhir-akhir ini. Semakin berkembangnya teknologi, semakin besar juga tenaga listrik yang dibutuhkan. Tenaga listrik yang dibutuhkan tidak sebanding dengan tenaga listrik yang dihasilkan karena mahalnya pembiayaan operasi pembangkitan. Analisa aliran daya optimal merupakan analisis yang tepat untuk menjawab masalah tersebut, dimana analisis ini bertujuan untuk meminimalkan biaya operasi dengan tetap mempertahankan daya output yang optimal dengan tetap memperhatikan batasan-batasan yang ada seperti efek katup dsb. Efek katup adalah efek pembukaan katup saat pembangkit beroperasi dimana dapat menyebabkan kurva biaya tiap unit pembangkit tidak mulus. Penyelasaian aliran daya optimal memakai metode-metode optimisasi matematika atau dapat disebut juga denngan metode kecerdasan buatan.Pada topik tugas akhir ini, pembahasan aliran daya optimal dengan efek katup akan diselesaikan dengan metode optimisasi yang bersifat heuristik yaitu metode Grey Wolf Optimization (GWO). Implementasi dari Grey Wolf Optimization adalah untuk menemukan daya output yang optimal dari masing-masing pembangkit yang diarahkan untuk mengecilkan fungsi objektif (harga) ketika memenuhi segala batasan. Data unit pembangkit menggunakan data sistem IEEE 9 Bus dan 30 Bus dan disimulasikan pada software Matlab. Harga operasi pembangkit yang merupakan hasil dari simulasi akan dibandingkan dengan hasil dari metode yang telah dilakukan sebelumnya
Alokasi Ekonomis Untuk Sistem Penyimpan Energi dengan Mempertimbangkan Distribusi Tenaga Angin
Vicky Pria Permata;
Rony Seto Wibowo;
Vita Lystianingrum Budiharto Putri
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (298.825 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.30914
Sistem penyimpan energi telah banyak digunakan, seiring meningkatnya penggunaan pembangkit listrik energi terbarukan. Salah satu kelebihan dari sistem penyimpan energi adalah dapat meminimalkan biaya operasi sistem dan memperbaiki profil tegangan. Namun, pemasangan penyimpan energi dengan lokasi dan ukuran yang kurang sesuai akan menyebabkan biaya operasi sistem yang kurang optimal dan mengancam stabilitas tegangan, khususnya pada sistem yang memiliki pembangkit listrik tenaga angin. Karena sifat angin yang tidak pasti, sehingga menyebabkan daya yang disalurkan pembangkit listrik tenaga angin ke sistem berubah-ubah. Algoritma Hybrid Multi-Objective Particle Swarm Optimization (HMOPSO) digunakan untuk mencari lokasi dan ukuran penyimpan energi yang optimal dalam pertimbangan ketidak-pastian distribusi tenaga angin. Algoritma HMOPSO mengkombinasikan algoritma Multi-Objective Particle Swarm Optimization (MOPSO) dengan teknik aliran daya Newton-Raphson dan five-point estimation method (5PEM). Metode 5PEM digunakan untuk mendiskritisasi distribusi tenaga angin. Selanjutnya, dilakukan analisis probabilitas biaya. Sistem IEEE 30-bus digunakan untuk melakukan beberapa studi kasus. Hasil simulasi dari setiap studi kasus menunjukkan perlunya alokasi sistem penyimpan energi secara optimal dan memperlihatkan keefektifan metode yang dilakukan.
Dynamic Economic Dispatch Mempertimbangkan Demand Response Menggunakan Particle Swarm Optimization
Zico Musiano Sihombing;
Rony Seto Wibowo;
Ni Ketut Aryani
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (172.817 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.30926
Seiring berkembangnya zaman, permintaan daya listrik pun terus mengalami peningkatan, peningkatan ini dapat terjadi karena jumlah penduduk yang semakin hari semakin bertambah. Biaya bahan bakar juga semakin meningkat yang menyebabkan biaya pembangkitan tenaga listrik juga akan mengalami peningkatan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu optimasi pada energi listrik tersebut, mengingat listrik sudah menjadi kebutuhan utama bagi manusia. Optimasi pada pembangkit tenaga listrik merupakan suatu proses untuk mendapatkan kombinasi daya output dari generator, yang dapat menghasilkan biaya pembangkitan yang minimal. Dynamic Economic Dispatch (DED) merupakan salah satu teknik optimasi pada pembangkit tenaga listrik, dimana DED digunakan untuk menentukan kombinasi daya output pada tiap-tiap generator pada setiap periodenya (24 jam). Demand Response Program (DRP) merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi biaya pembangkitan tenaga listrik, karena DRP digunakan untuk mengurangi permintaan beban pada suatu periode tertentu. Pada tugas akhir ini, metode DRP yang digunakan adalah Emergency Demand Response / Direct Load Control (EDRP/DLC). EDRP/DLC termasuk ke dalam incentive-based demand response program. Untuk menyelesaikan permasalahan ini, penulis akan menggunakan metode particle swarm optimization (PSO).
Implementasi Sensor Kinect pada Mobile Robot untuk Inspeksi Objek yang Mengandung Bahan Kimia
Muhammad Iqbal Fahmi;
Muhammad Rivai;
Hendra Kusuma
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (330.576 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.30955
Adanya teror bom yang terjadi saat ini dengan cara meletakkan barang-barang mencurigakan di lokasi tertentu masih banyak terjadi. Metode saat ini untuk menjinakkan bom menggunakan rompi anti-peledak khusus masih merupakan risiko yang berbahaya. Pada penelitian ini telah dibuat sebuah Mobile Robot yang dilengkapi Sensor Kinect, Modul Sensor Gas MQ-5, Metode HSV dan Image Proccesing. Pada pengujian yang mengimplementasi sensor kinect pada mobile robot untuk inspeksi warna objek target dan dilengkapi sensor gas MQ-5 untuk melakukan aktifitas pemetaan terhadap gas Iso-Butane pada suatu lokasi objek. Hasil percobaan image proccesing dengan kamera sensor kinect ketika mendapatkan nilai objek warna hijau dengan metode HSV adalah hue 29 - 84, saturation 86 - 255, value 6 - 255 dengan percahayaan ruangan 2000 lux, kesalahan nilai warna objek hijau dengan percahayaan ruangan 80 lux mengakibatkan mendeteksi warna objek kuning. Pada hasil pemetaan sensor gas menunjukan arah dan kecepatan angin melebihi 5 km/jam mempengaruhi kenaikan dan penurunan nilai pembacaan kadar gas, sedangkan ketika pengukuran jarak menggunakan depth sensor kinect antara jarak mobile robot dengan objek minimal 40 cm - 400 cm.
Studi Operasi Paralel Jaringan Distribusi yang Disuplai oleh Satu Gardu Induk pada Sistem Kelistrikan Distribusi Jawa Tengah. Studi Kasus : GI Srondol Semarang
Muhammad Khoirul Anam;
Ontoseno Penangsang;
Soedibyo Soedibyo
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (86.241 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.31051
Jaringan distribusi tenaga listrik biasanya beroperasi menggunakan sistem distribusi radial, untuk meningkatkan keandalan jaringan distribusi dari sisi kualitas serta kontiyuitas penyaluran daya listriknya perlu dilakukan modifikasi sistem distribusi dari radial menjadi loop, perubahan jaringan distribusi terjadi karena dua kemungkinan. Pertama untuk mengoptimalkan operasi jaringan dengan tujuan mengurangi penurunan tegangan dan rugi daya sehingga keandalan sistem meningkat. Kedua ketika dibutuhkan pelimpahan daya dari satu penyulang ke yang lainnya, sebagai tindakan pencegahan dari kelebihan beban atau bahkan pemutusan beban. Sebagai contoh dalam kasus kegagalan operasi paralel di penyulang gardu induk Srondol pada kelistrikan distribusi Jawa Tengah. Dari hasil penelitian ini, didapatkan bahwa analisis yang akurat dan tepat dari kondisi eksisting penyulang yang akan diparalel dapat membantu untuk keberhasilan operasi sistem distribusi, menghindari gangguan yang signifikan dan mencegah terjadinya pemadaman pelanggan. Pada kondisi normal dari hasil simulasi Load Flow ETAP diperoleh trafo 2 GI Srondol mengalami overload sebesar 799 A, sehingga menghindari pemadaman diperlukan pelimpahan beban. Dari operasi paralel penyulang SRL 1 dan SRL 3 terjadi peningkatan arus yang signifikan pada penyulang SRL 1 sebesar 588 A yang mengakibatkan CB SRL 1 menjadi trip, sehingga terjadi pelimpahan beban ke trafo 2 sebesar 1094 A dan mengakibatkan pemadaman total pada trafo 2. Sedangkan saat operasi paralel penyulang SRL 2 dan SRL 3 peningkatan arus yang terjadi lebih kecil, sehingga sistem masih dalam kondisi aman dan proses pelimpahan beban berhasil dilakukan.