cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 215 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2020)" : 215 Documents clear
Analisis Kinerja Operasional Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jogja Trayek 8 Krisna Adi Chandra; Hera Widyastuti
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.58046

Abstract

Penerapan angkutan massal berbasis jalan raya di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami perkembangan yang cukup signifikan pada tahun 2017. Pemerintah provinsi menambah trayek Trans Jogja jika semula hanya 8 trayek kini telah bertambah menjadi 17 trayek. Trayek 8 merupakan salah satu trayek baru yang mulai beroperasi pada tahun 2017 dan merupakan salah satu trayek terpanjang karena menghubungkan penumpang dari Terminal Jombor menuju dalam Kota Yogyakarta dan dilanjutkan menuju jalan Ringroad Selatan. Trayek yang cukup baru tersebut diperlukan evaluasi untuk mengetahui bagaimana kinerja dalam melayani masyarakat umum dan dapat menjadi rujukan bagi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan PT. Anindya Mitra Internasional (AMI) sebagai salah satu pengelola untuk meningkatkan kinerja operasional Bus Trans Jogja khususnya trayek 8. Kinerja operasinal bus Trans Jogja trayek 8 yang akan ditinjau melalui analisis waktu tempuh, analisis selisih kedatangan antar armada bus, analisis ruang dalam bus yang mencakup kenyamanan tempat duduk penumpang dan ruang berdiri untuk penumpang, analisis Load Factor bus, dan tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan bus Trans Jogja. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan didapatkan waktu tempuh rata-rata pada hari kerja adalah 1 jam 55 ment dan pada hari libur selama 1 jam 53 menit. Waktu tunggu (headway) pada hari kerja adalah 31 menit dan pada hari libur 31 menit. Angka kenyamanan untuk tempat duduk penumpang 0,27 m2/seats dan tempat berdiri penumpang 0,3 m2/space dengan kapasitas angkut 1 bus sebanyak 40 penumpang. Faktor muat rata-rata pada bus trans jogja trayek 8 pada homor bus 92, 93, 94, 108, 108 secara berurutan sebesar 32%, 27%, 24%, 29%, 34%. Dari hasil pengukuran Kualitas pelayanan terhadap kepuasan penumpang disimpulkan bahwa Bus Trans Jogja Trayek 8 belum memenuhi kriteria sebagai BRT dikarenakan Trans Jogja tidak memiliki jadwal yang pasti dan tidak memiliki jalur khusus.
Studi Demand Pengembangan Moda Transportasi Angkutan Umum Berbasis Rel untuk Rute Stasiun Gubeng – Terminal 1 Bandara Juanda Melalui Jalan DR. IR. H. Soekarno Surabaya Fianda Eka Widyanto; Wahju Herijanto; Budi Rahardjo
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.58002

Abstract

Kota Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Kota Jakarta. Salah satu permasalahan transportasi yang terjadi di Surabaya adalah keterbatasan akses penghubung antara Stasiun Gubeng dengan Bandara Juanda yang hanya dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum yang telah ada seperti taksi dan bis damri. Apabila direncana untuk membuat angkutan umum berbasis rel yang menghubungkan antara Stasiun Gubeng-Bandara Juanda maka perlu ada analisis yang bertujuan untuk mengetahui besarnya demand yang memanfaatkan angkutan umum tersebut. Beberapa tahapan untuk mencapai tujuan tersebut. Tahap pertama adalah dengan melakukan kuesioner kepada para pengguna jasa angkutan umum dan kendaraan pribadi di lokasi tinjauan. Tahap kedua adalah menganalisis data yang telah terkumpul dengan menggunakan metode stated preference. Tahap ketiga adalah kompilasi data yang dilakukan terhadap angkutan umum berbasis rel dengan kendaraan pribadi yang kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan regresi. Kompilasi data untuk pendekatan regresi ini dilakukan dengan menggunakan paket program regresi. Tahap keempat adalah memahami perubahan nilai probabilitas pemilihan angkutan umum berbasis rel seandainya dilakukan perubahan nilai atribut pelayanannya. Tahap terakhir adalah menganalisis jumlah masyarakat yang berpindah dari pengguna kendaraan pribadi menggunakan angkutan umum berbasis rel. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik penumpang, jumlah perpindahan penumpang menggunakan angkutan umum berbasis rel dari pengguna mobil pribadi terhadap perjalanan harian sebesar 1.361 dan perjalanan bandara sebesar 70, kemudian jumlah perpindahan dari pengguna angkutan umum lain menggunakan angkutan umum berbasis rel terhadap perjalanan harian sebesar 560 dan perjalanan bandara sebesar 13 dan dalam sepuluh tahun kedepan penumpang angkutan umum berbasis rel diramalkan sebesar 7.175 terhadap perjalan harian dan 174 terhadap perjalanan bandara.
Analisa Kecelakaan Lalu Lintas di Ruas Jalan Tol Cipularang, Purwakarta Andre Jonathan Sihombing; Hera Widyastuti
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.57996

Abstract

Semakin bertambahnya jumlah pemakai kendaraan bermotor di Indonesia meningkatkan juga angka kecelakaan di Indonesia. Salah satu jalan tol yang marak dengan kecelakaan lalu lintas adalah Jalan Tol Cipularang di Purwakarta. Selama dekade ini angka kecelakaan di Jalan Tol Cipularang selalu berada di tingkat yang tinggi, oleh karena itu diperlukan analisa di jalan tol tersebut untuk mengurangi angka kecelakaannya.Analisis kecelakaan Jalan Tol Cipularang pada studi ini dianalisis dengan menghitung besarnya angka kecelakaan, menghitung accident rate, menggambarkan peta Collision Diagram dan Blackspot menggunakan data kecelakaan di ruas Jalan Tol Cipularang, Purwakarta dari tahun 2015 – 2019, dan menghitung besaran nilai ekonomi akibat kecelakaan tersebut. Hasil analisis menunjukan bahwa accident rate di ruas jalan tol Cipularang berdasarkan klasifikasi kecelakaan fatal sebesar 3,672/100 JPKP, klasifikasi kecelakaan berat sebesar 8,379/100 JPKP, dan klasifikasi kecelakaan ringan sebesar 10,890/100 JPKP. Uji hipotesis dengan One Way-ANNOVA dari program IBM SPSS 25, membuktikan bahwa bulan dan hari terjadinya kecelakaan memberikan hasil yang sama identik, tidak berpengaruh terhadap kejadian kecelakaan, sedangkan jam terjadi kecelakaan, jenis kelamin pelaku, dan kondisi cuaca saat terjadinya kecelakaan memberikan hasil berbeda nyata atau berpengaruh terhadap kejadian kecelakaan. Melalui analisis blackspot ditemukan bahwa di ruas jalan tol Cipularang, Purwakarta terdapat 13 titik Black Spot dan ruas jalan yang memiliki angka kecelakaan tertinggi di ruas jalan tol Cipularang, Purwakarta adalah ruas Jatiluhur-Batas Wilayah Kepolisian Purwakarta dengan STA 24-STA 25 sebagai ruas jalan yang memilki nilai Cusum tertinggi. Melalui metode The Gross Output (Human Capital) diperoleh besaran biaya kecelakaan selama tahun 2015-209 untuk seluruh klasifikasi kecelakaan sebesar Rp. 37.392.457.988.
Studi Kelayakan Pembangunan Underpass di Bundaran Waru Ditinjau dari Segi Lalu Lintas dan Ekonomi Jalan Raya Indra Dwi Laksono; Catur Arif Prastyanto
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.58072

Abstract

Bundaran Waru memiliki kendala yang muncul akibat adanya konflik pergerakan lalu lintas kendaraan dari berbagai arah. terdapat beberapa persilangan arus lalu lintas (Weaving) yang menyebabkan bundaran tersebut sering terjadi macet pada jam puncak (Peak Hour). Analisis lalu lintas berupa karakteristik kondisi lalu lintas pada saat eksisting dan membandingkan kinerja lalu lintas saat sebelum dan sesudah dibangunnya underpass ditinjau dari kecepatan tempuh dan derajat kejenuhan di Bundaran Waru. Analisis ekonomi dinilai berdasarkan analisis Biaya Operasional Kendaraan (BOK), Nilai Waktu, Benefit Cost Ratio (BCR) dan Net Present Value (NPV). Hasil perhitungan yang dilakukan, didapatkan nilai derajat kejenuhan (DS) pada tahun 2021 sebelum dibangunnya underpass yaitu 0,60 pada bagian jalinan AB, 0,70 pada bagian jalan BC, 0,53 pda bagian jalinan CA. Setelah direncanakan pembangunan underpass derajat kejenuhan (DS) kondisi eksisting menurun yaitu 0,60 pada bagian jalinan jalan AB, 0,59 pada bagian jalinan jalan BC, 0,53 pada bagian jalinan jalan CA. Sedangkan DS pada bagian underpass pada 2021 sebesar 0,23-0,29. Berdasarkan analisis kelayakan dari segi ekonomi didaptkan nilai Benefit Cost Ratio (BCR) = 1,749 > 1, Net Present Value (NPV) = Rp 111.687.095.336,507 > 0. Sesuai persyaratan analisis kelayakan ekonomi, maka rencana pembangunan underpass di Bundaran Waru Surabaya ini dapat dikatakan layak.
Perencanaan Gerbang Tol Sigli - Banda Aceh Benediktus Wisnumurti; Hera Widyastuti
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.58184

Abstract

Jalan tol merupakan jalan yang bebas hambatan, dikarenakan pengguna jalan semakin hari semakin meningkat maka dari itu pembangunan jalan tol bisa menjadi salah satu solusi dari kemacetan yang terjadi di jalan eksisting. Metode yang digunakan dalam perencanaan gerbang tol Sigli – Banda Aceh adalah antrian berlajur-tunggal dengan disiplin antrian First In First Out. Hasil dari perencanaan gerbang tol Sigli – Banda Aceh pada tahun 2021 gerbang tol Padang Tiji untuk arah masuk dan keluar terdapat 1 GTO, 1 GTO Khusus, dan 1 OBU. Gerbang tol Seulimeum untuk arah masuk dan keluar terdapat 2 GTO, 1 GTO Khusus, dan 1 OBU. Gerbang tol Jantho untuk arah masuk dan keluar terdapat 2 GTO, 1 GTO Khusus, dan 1 OBU. Gerbang tol Indrapuri untuk arah masuk dan keluar terdapat 1 GTO, 1 GTO Khusus, dan 1 OBU. Gerbang tol Blang Bintang untuk arah masuk dan keluar terdapat 1 GTO, 1 GTO Khusus, dan 1 OBU. Gerbang tol Kuta Baro untuk arah masuk dan keluar terdapat 1 GTO, 1 GTO Khusus, dan 1 OBU. Gerbang tol Baitussalam untuk arah masuk dan keluar terdapat 1 GTO, 1 GTO Khusus, dan 1 OBU. Pada tahun 2031 terdapat peningkatan jumlah gardu tol sesuai dengan pertumbuhan volume kendaran.
Analisis Kegagalan Excavator Arm pada Kondisi Operasi Hard Clay Soil Cendy Margaretha; Julendra Bambang Ariatedja
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.58305

Abstract

Arm merupakan bagian excavator yang berfungsi sebagai penghubung antara bucket dengan boom. Salah satu bagian arm yang sering mengalami kerusakan terdapat pada penghubung antara arm dengan boom akibat tegangan tekan dan bending selama operasi pengangkatan dan penggalian. Pada bagian tersebut memiliki luas penampang yang kecil dibandingkan dengan body arm, sehingga mengalami stress paling besar. Pada penelitian ini dilakukan analisis kinematik dan dinamik pada excavator arm sehingga hasil simulasi mendekati kondisi operasi. Dimana kondisi operasi ditinjau dari boom, arm dan berujung pada bucket dari excavator yang dimodelkan menggunakan software 3D Modelling, kemudian di assembly dengan 3D model Excavator. Setelah itu, hasil perhitungan pembebanan akan disimulasikan dengan metode elemen hingga untuk mengetahui equivalent stress dan factor of safety. Dalam penelitian ini, excavator akan dikondisikan dalam dua kondisi (kondisi maksimal excavator bekerja) yaitu kondisi pertama dan kondisi kedua dengan variasi sudut θ3 adalah 293,09o; 279,7o; 266,32o; dan 252,93o. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai equivalent stress yang terjadi pada kondisi dua lebih besar daripada nilai equivalent stress yang terjadi pada kondisi satu. Dimana letak equivalent stress maksimum terjadi pada bagian penghubung antara arm dengan boom. Dari setiap kondisi yang diuji, terdapat dua posisi yang dinyatakan aman untuk dilakukan pengoperasian excavator terhadap tanah hard clay yaitu pada sudut θ3 sebesar 293,09o dimana saat kondisi satu sudut θ2 sebesar 61,64o dan sudut θ4 sebesar 253,58o dan saat kondisi dua dimana sudut θ2 sebesar 356,28o dan sudut θ4 sebesar 10o.
Analisis Perbandingan Torsional Stiffness Antara Metode Simple Structural Surface (SSS) dengan Metode Simulasi 3D pada Mobil Flood Rescue Vehicle (FRV) Maulana Hanif Labiib Muchdor; Julendra Bambang Ariatedja
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.58338

Abstract

Mobil Flood Rescue Vehicle (FRV) merupakan salah satu terobosan yang membantu proses evakuasi korban bencana, terutama banjir. Perancangan mobil FRV juga harus menjadi hal yang harus diperhatikan karena akan berdampak pada penggunaan mobil FRV. Kekakuan struktur menjadi salah satu faktor utama dalam perancangan karena mobil FRV dihadapkan dengan medan yang berat. Uji kekakuan torsional dilakukan dengan variasi beban mempertimbangkan berat dari mobil FRV. Uji kekakuan torsional dengan metode Simple Structural Surface (SSS) dan simulasi 3D bisa digunakan untuk mengetahui torsional stiffness dari mobil FRV. Untuk pemodelan SSS menggunakan penyederhaan struktur mobil menjadi beberapa panel yang mempermudah konsep dasar dalam pengembangan lanjutan kekakuan struktur mobil FRV. Setelah itu dilakukan perhitungan secara analitis untuk mengetahui gaya yang bekerja pada tiap panel yang digunakan untuk mencari torsional stiffness mobil FRV. Untuk simulasi 3D dengan Finite Element Method (FEM) dilakukan dengan bantuan software ANSYS Workbench dan dipecah menjadi Beam – based Model of Entire vehicle Cabin (BMEC) dan Coupled-beam Surface Model (CBSM). Dilakukan uji konvergensi untuk menentukan ukuran meshing yang tepat agar mencapai nilai yang paling akurat. Output yang diharapkan dari simulasi adalah defleksi aksial dimana dihitung dan menghasilkan nilai torsional stiffness. Dari hasil penelitian, didapatkan nilai torsional stiffness mobil FRV dengan metode Simple Structural Surface (SSS) sebesar 5684,21 N.m/0, untuk metode simulasi 3D dengan BMEC didapatkan nilai torsional stiffness sebesar 922,08 N.m/0 dan model CBSM sebesar 13721,7 N.m/0. Dari metode dan model yang dihitung dan disimulasi, CBSM model mendapat nilai yang paling mendekati range nilai torsional stiffness mobil tipe SUV pada umumnya (20.000 - 37.500 N.m/0) karena CBSM model merupakan model yang paling mendekati objek sesungguhnya. Dari segi langkah pengerjaan, metode SSS memiliki delapan langkah pengerjaan sedangkan pada simulasi 3D memiliki lima langkah yang dapat disimpulkan bahwa metode SSS memiliki waktu relatif pengerjaan yang lebih lama dibandingkan dengan metode simulasi 3D.
Analisis Kekuatan Body Terhadap Impact pada Mobil Flood Rescue Vehicle dengan Menggunakan Metode Elemen Hingga Ryzqy Kumara Dhana; Julendra Bambang Ariatedja
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.58569

Abstract

Flood rescue vehicle (FRV), sebagai salah satu kendaraan untuk mengevakuasi korban banjir haruslah memiliki struktur body yang kuat agar tidak mudah rusak dan juga mampu melindungi penumpang. Oleh sebab itu diperlukan suatu pengujian untuk membuktikan kekuatan struktur mobil tersebut. Dalam tugas akhir ini dilakukan pengujian tabrak samping atau side crash test pada struktur body secara simulasi menggunakan software ANSYS. Body mobil FRV dimodelkan menggunakan software Solidwork dengan dimensi yang disesuaikan dengan ukuran asli dari mobil FRV. Simulasi pada software ANSYS diawali dengan memasukkan material body FRV dan mengatur kondisi batas yang digunakan, dilanjutkan dengan proses meshing dan uji konvergensi untuk menentukan konvergensi dari hasil proses mesh. Dilanjutkan dengan mengatur initial condition yang disesuaikan dengan pengujian standar FMVSS 214 side pole dan IIHS moving deformable barier. Setelah dilakukan simulasi, diamati hasil deformasi dan energy serapan yang terjadi akibat beban impact sehingga dapat diamati kesesuaian desain struktur body dengan standar produksi yang berlaku. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa desain body mobil FRV lolos standar IIHS, namun memiliki hasil kurang baik pada pengujian tabrak dengan kendaraan bermassa sama dan pada side pole dengan kecepatan maksimal, yang memiliki nilai deformasi sebesar 37,98 cm dan 37,152 cm. Adapun perbedaan hasil simulasi impact dipengaruhi oleh massa dan kecepatan pada kondisi batas simulasi.
Studi Literatur Alternatif Penanganan Tumpahan Minyak Mentah Menggunakan Bacillus subtilis dan Pseudomonas putida (Studi Kasus: Tumpahan Minyak Mentah Sumur YYA-1) Widhowati Kesoema Wardhani; Harmin Sulistiyaning Titah
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.52637

Abstract

Indonesia merupakan negara produsen minyak bumi yang cukup besar, sehingga memiliki banyak kegiatan yang berkaitan dengan penambangan minyak bumi. Kegiatan ini memberikan dampak pada lingkungan sekitar berupa tumpahan minyak. Salah satu kasus tumpahan minyak yang terjadi di Indonesia adalah kasus sumur YYA-1 PT. PHE ONWJ yang terjadi pada tahun 2019. Tumpahan minyak merupakan Bahan Berbahaya dan Beracum (B3) sehingga membutuhkan penanganan yang menyeluruh. Saat ini penanganan yang banyak dilakukan adalah dengan pendekatan fisik dan kimia, sedangkan pendekatan ini memiliki potensi dampak yang lebih lama bagi ekosistem. Bioremediasi memiliki potensi yang yang baik untuk diterapkan sebagai alternatif penanganan tumpahan minyak mentah pada perairan laut. Bioremediasi memanfaatkan metabolisme mikroba sebagai pendegradasi hidrokarbon untuk mengubah polutan menjadi senyawa yang tidak berbahaya. Beberapa spesies bakteri yang terbukti dapat digunakan untuk bioremediasi adalah Bacillus subtilis dan Pseudomonas putida. Berdasarkan beberapa data hasil penelitian pada laboratorium. Diperkirakan penggunaan kedua bakteri ini dapat efektif menyisihkan tumpahan minyak mentah dengan menerapkan penanganan fisik kimia sebagai penanganan awal, serta beberapa faktor dan prosedur yang harus diperhatikan dengan seksana pada saat penerapan bioremediasi dilakukan.
Pra Perancangan Pabrik Karbon Aktif dari Tempurung Kelapa dengan Proses Aktifasi Kimia pada Kapasitas 20.000 ton/tahun Bellani Yunfa Winata; Nove Kartika Erliyanti; Rachmad Ramadhan Yogaswara; Erwan Adi Saputro
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.52338

Abstract

Karbon aktif adalah karbon yang diproses sedemikian rupa sehingga mempunyai daya serap/adsorpsi yang tinggi terhadap bahan yang berbentuk larutan atau uap. Karbon aktif dapat dibuat dari bahan yang mengandung karbon baik organik atau anorganik, tetapi yang biasa beredar di pasaran berasal dari tempurung kelapa, kayu dan batubara. Karbon aktif dapat dipergunakan untuk berbagai industri, antara lain yaitu industri obat-obatan, makanan, minuman, pengolahan air (penjernihan air) dan lain-lain. Hampir 70% produk karbon aktif digunakan untuk pemurnian dalam sektor minyak kelapa, farmasi dan kimia. Banyak industri yang membutuhkan karbon aktif sebagai bahan pembantu atau bahan penunjang dalam proses, sehingga pabrik karbon aktif ini sangat potensial untuk didirikan baik untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri dikarenakan kebutuhan karbon aktif setiap tahun meningkat. Pada tahun 2018 kebutuhan akan karbon aktif mencapai 11860,851 ton. Melihat banyaknya kebutuhan karbon aktif didalam negeri maka direncanakan pendirian pabrik karbon aktif di Indonesia. Pabrik karbon aktif direncanakan didirikan pada tahun 2022 yang berlokasi di kawasan industri Kota Dumai – Riau dengan kapasitas produksi sebesar 20000 ton/tahun. Proses yang digunakan pada pembuatan karbon aktif adalah menggunakan proses pembakaran (pirolisis) dan proses aktivasi secara kimia. proses pembuatan karbon aktif harus melalui 4 tahap, yaitu tahap pre-treatment, pirolisis, aktivasi, dan penyelesaian. Berdasarkan analisa ekonomi yang telah dilakukan diperoleh internal rate of return sebesar 10.82 % dengan pay out time selama 4,11 tahun dan break even point sebesar 32%. Ditinjau dari uraian di atas, maka secara teknis dan ekonomis, pabrik karbon aktif dari tempurung kelapa layak untuk didirikan