cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Pengembangan Metode Risk-Cost Benefit Analysis Sebagai Alat Evaluasi Proyek Kerjasama Pemerintah dan Swasta (Studi Kasus : Proyek Penyediaan Air Minum di Wilayah X) Isma Nur Sabrina; Nugroho Priyo Negoro
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.767 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1789

Abstract

Infrastruktur merupakan kebutuhan paling penting dalam mendukung kegiatan ekonomi suatu negara. PDAM Wilayah X merupakan perusahaan daerah pemasok kebutuhan air minum di wilayah Wilayah X. Salah satu cara untuk membantu meningkatkan pasokan air adalah dengan menambah instalasi, namun untuk melakukan penambahan instalasi dibutuhkan biaya yang besar. Alternatif tindakan yang dapat dipilih ialah dengan melakukan kerjasama pemerintah dan swasta. Bentuk kerjasama yang digunakan dalam proyek KPS PDAM Wilayah X adalah Rehabilitation Uprating Operate Transfer (RUOT). Penerapan RUOT dalam proyek KPS penyediaan air minum akan banyak memunculkan risiko, karena banyak pihak yang terlibat dalam kerjasama, dimana kepentingan masing-masing pihak ini berbeda. Risiko ini nantinya akan mempengaruhi keberlangsungan proyek baik secara finansial maupun ekonomis. Dalam penelitian ini,dilakukan evaluasi secara finansial dengan metode Risk-Cost Benefit Analysis. Tahapan yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah menentukan faktor risiko kritis, menentukan bentuk pengaruh terhadap komponen arus kas, mengidentifikasi cost benefit secara finansial, menentukan fungsi distribusi probabilitas komponen cost dan benefit, serta menghitung nilai FNPV dan FIRR proyek dengan melakukan simulasi monte carlo.
Penerapan Metode Value Engineering Pada Pengembangan Desain Jamban Sehat dan Ekonomis (Studi Kasus : Pengusaha Sanitasi Jawa Timur) Muhammad Jefi Nur Cahyono; Lantip Trisunarno
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.784 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1790

Abstract

Sanitasi menjadi salah satu permasalahan yang perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Salah satu dari penyebab buruknya sanitasi di Indonesia yaitu masih banyaknya masyarakat yang buang air besar sembarangan. Kondisi tersebut diperparah dengan sulitnya masyarakat untuk memperoleh akses jamban sehat. Kalaupun ada biaya yang harus dikeluarkan tergolong tinggi sehingga mayoritas masyarakat tidak mampu untuk menjangkaunya. Oleh karena itu, penelitian ini akan mencoba untuk menganalisis desain jamban yang saat ini ada di masyarakat dan kemudian mengembangkan desain jamban baru yang memenuhi kriteria jamban sehat dan juga memiliki harga yang terjangkau. Penelitian ini menggunakan metode value engineering untuk menganalisis dan memberikan alternatif desain jamban. Tahapan yang dilakukan mengikuti value engineering job plan yaitu tahap informasi, kreatif, analisis, pengembangan dan presentasi. Dari hasil penelitian diperoleh 3 alternatif perbaikan desain jamban. Selanjutnya melalui perbandingan nilai (value) dan penghematan yang diberikan oleh tiap-tiap alternatif akan dipilih alternatif terbaik. Yaitu alternatif dengan nilai (value) tertinggi dan juga penghematan terbesar. Dengan demikian, akan diperoleh desain jamban sehat dan juga ekonomis tanpa mengurangi kualitas dari jamban tersebut.
Evaluasi dan Perancangan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Dalam Rangka Perbaikan Safety Behaviour Pekerja (Studi Kasus : PT. X, Sidoarjo) Dhinar Tiara Luckyta; Sri Gunani Partiwi
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.216 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1792

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan salah satu permasalahan yang melekat dalam dunia industri. Di Indonesia penyebab tingginya angka kecelakaan kerja salah satunya disebabkan karena kurangnya penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). PT. X, merupakan perusahaan yang belum menerapkan SMK3 sedangkan lingkungan kerja perusahaan cukup mengandung potensi bahaya. Kecelakaan kerja sering terjadi dikarenakan pekerja sering melakukan tindakan tidak aman (unsafe behaviour). Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi SMK3 perusahaan dan mendapatkan penyebab dari unsafe behaviour pekerja dengan menggunakan root cause analysis serta solusi perbaikan digunakan HFMEA. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa sebanyak 46 kriteria SMK3 belum terpenuhi. Sedangkan penyebab dari unsafe behaviour pekerja adalah fasilitas dan APD yang tidak nyaman untuk digunakan, suhu ruangan yang panas, kurangnya safety sign, kurangnya fungsi kontrol manajemen, dan tidak adanya peraturan yang tegas. Selain itu penelitian ini juga menghasilkan rancangan dan prosedur SMK3 yang mengacu pada Permenaker 05/MEN/1996
Analisa Perbandingan Metode Hierarchical Clustering, K-Means dan Gabungan Keduanya dalam Cluster Data (Studi Kasus: Problem Kerja Praktek Teknik Industri ITS) Tahta Alfina; Budi Santosa; Ali Ridho Barakbah
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.646 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1794

Abstract

Saat ini, konsep data mining semakin dikenal sebagai tools penting dalam manajemen informasi karena jumlah informasi yang semakin besar jumlahnya. Salah satu teknik yang dikenal dalam data mining adalah clustering,  berupa proses pengelompokan sejumlah data atau objek ke dalam cluster (group) sehingga setiap dalam cluster tersebut akan berisi data yang semirip mungkin dan berbeda dengan objek dalam cluster yang lainnya. Clustering memiliki dua metode, yaitu partisi dan hierarki. Dua metode ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan dengan menggabungkan keduanya dapat diperoleh hasil cluster yang lebih baik. Dari hasil cluster dengan menggunakan data problem Kerja Praktek Jurusan Teknik Industri ITS, maka diperoleh hasil bahwa gabungan metode Single Linkage Clustering dan K-means memberikan hasil cluster yang lebih baik dengan parameter uji cluster variance dan metode silhouette coefisien.
Implementasi Life Cycle Assessment (LCA) dan Pendekatan Analytical Network Process (ANP) untuk Pengembangan Produk Hetric Lamp yang Ramah Lingkungan Kadek Aditya Pringgajaya; Udisubakti Ciptomulyono
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.559 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1818

Abstract

Mempertimbangkan produk ramah lingkungan yang menjadi isu lingkungan belakangan ini, product hetric lamp telah dicitrakan sebagai produk yang ramah lingkungan dilihat dari material penyusun produk serta fungsi produk. Tetapi, perusahaan dalam mencitrakan produknya sebagai green product tidak memperhatikan perspektif ramah lingkungan dari sisi life cycle produk yang dihasilkan.  Pada penelitian ini akan diidentifikasi apakah produk hetric lamp benar-benar memiliki kriteria ramah lingkungan dilihat dari sisi life cycle produk dengan menggunakan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA). Dari hasil Life Cycle Assessment (LCA) diketahui bahwa bagian proses produksi memiliki dampak terbesar yaitu sebesar 60.2 Pt. Dari hasil Life Cycle Assessment (LCA) tersebut kemudian ditemukan empat alternatif utama yang akan dipilih untuk mengurangi dampak lingkungan pada proses produksi dengan menggunakan metode Analytical Network Process (ANP). Metode ANP digunakan pada penelitian ini dikarenakan data-data yang ada memiliki hubungan keterkaitan antara satu elemen kriteria dengan elemen kriteria lainnya dan hubungan keterkaitan antara kriteria dengan subkriterianya.
Analisis Beban Kerja untuk Menentukan Jumlah Optimal Karyawan dan Pemetaan Kompetensi Karyawan Berdasar Pada Job Description (Studi Kasus : Jurusan Teknik Industri, ITS, Surabaya) Raras Mayang Arsi; Sri Gunani Partiwi
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.002 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1824

Abstract

Beban kerja yang harus ditanggung dalam suatu unit organisasi erat kaitannya dengan efisiensi dan efektivitas suatu perusahaan. Hal ini dikarenakan beban kerja tersebut termasuk pada pengaturan sumber daya manusia yang merupakan sumber daya penting dalam perusahaan. Banyak cara yang dapat dilakukan dalam hal efisiensi sumber daya manusia, antara lain adalah dengan lebih mengoptimalkan jumlah karyawan agar melakukan aktivitas secara tepat. ITS Surabaya, sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, juga tidak lepas dari permasalahan beban kerja ini. Adanya empat kali perubahan statuta dan penyesuaian mengenai Organisai Tata Kelola (OTK), membuat pihak ITS harus melakukan reformasi birokrasi dan reformasi organisai untuk mengembangkan ITS kedepannya. Hal ini berdampak pada banyaknya perubahan job description yang dilakukan oleh bidang-bidang yang ada di ITS, termasuk yang menjadi objek penelitian ini yaitu Jurusan Teknik Industri ITS, sehingga beban kerja yang ditanggung oleh setiap karyawan di setiap bidang tidak sesuai dengan jumlah karyawan pada bidang itu sendiri. Oleh karena itu diperlukan suatu analisis pengukuran beban kerja untuk menentukan jumlah optimal karyawan yang seharusnya dibutuhkan oleh setiap bidang. Pada penelitian ini nantinya, yang akan digunakan adalah metode perhitungan beban tugas per jabatan sesuai dengan KEP/75/M.PAN/7/2004 dan NASA-TLX.
Penerapan Metode Lean Gainsharing Dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Kinerja Karyawan Dengan Meningkatkan Produktivitas Maria Ulfa; Moses L. Singgih
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.675 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1839

Abstract

Untuk menghasilkan produk ataupun jasa yang baik maka diperlukan proses produksi serta karyawan yang handal dan untuk meningkatkan produktivitas sebuah perusahaan ialah dengan meningkatkan produktivitas seluruh karyawan. Untuk menciptakan produktivitas yang tinggi maka perlu diperhatikan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produktivitas kerja karyawan. Karyawan akan memperoleh insentif dari biaya penghematan yang diperoleh dari meminimasi jumlah waste, sistem pemberian insentif yang diberikan dengan menggunakan metode Gainsharing dimana insentif yang diberikan kepada karyawan dikarenakan peningkatan produktivitas. Penggunaan VALSAT dapat memetakan waste dan mempermudah dalam pembuatan proses perbaikan. Pada  pembobotan detail mapping dengan metode VALSAT diperoleh tiga tools yaitu pada Proces Activity Mapping, Quality Filter Mapping dan Supply Chain Response Matrix. Proses produksi perusahaan  digambarkan melalui Big Picture Mapping. Waste Unnappropriate Process, Inventory dan Defect merupakan waste berpengaruh pada proses produksi, guna meningkatkan produktivitas perusahaan dengan memberikan dua Alternatif perbaikan yaitu dengan memberikan pelatihan bagi karyawan dan memberi tim pengawas untuk mengawasi proses produksi. Dari hasil perbaikan didapatkan peningkatan produktivitas. Penghematan biaya yang diperoleh perusahaan sebesar Rp 22.946.015 dan dilakukkan pembagian insentif berdasarkan Metode Gainsharing sebesar 30% untuk perusahaan dan 70% untuk karyawan.
Pemilihan Diet Nutrien bagi Penderita Hipertensi Menggunakan Metode Klasifikasi Decision Tree (Studi Kasus : RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan) Ranny Wahyu Ningrat; Budi Santosa
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.063 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1844

Abstract

Perubahan pola hidup pada masyarakat dan banyaknya kandungan unsur makanan tertentu dalam tubuh mengakibatkan munculnya penyakit degeneratif, seperti hipertensi. Penduduk daerah Bangkalan banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung garam. Garam merupakan makanan yang memiliki kandungan natrium yang dapat memicu munculnya hipertensi. Hipertensi dapat menimbulkan gangguan pada organ tubuh yang lain, sehingga menimbulkan komplikasi. Penanganan penyakit hipertensi dapat dilakukan melalui pemilihan nutrien yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan penderitanya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menentukan diet nutrien yang lebih tepat dan cepat bagi pasien hipertensi menggunakan metode data mining. Salah satu teknik dalam data mining yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah decision tree dengan membandingkan model CART dan C4.5. Atribut input yang digunakan adalah usia, jenis kelamin, TDS, TDD, glukose, uric acid, albumin, creatinin, GPT, triglyseride, dan cholesterol, sedangkan atribut output adalah diet nutrien. Hasil penelitian ini menggunkan C4.5 dengan mempertimbangkan cholesterol sebagai variabel terpenting.
Penerapan metode GA-Kmeans untuk pengelompokan pengguna pada Bapersip Provinsi Jawa Timur Ferlyna Kusuma Wardhani; Erma Suryani; Ahmad Mukhlason
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.745 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1852

Abstract

Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur tidak hanya berperan sebagai institusi pengelola dan penyedia jasa informasi, namun juga berperan penting dalam pengembangan budaya dan minat baca masyarakat, sesuai dengan ditetapkannya program pemerintah yaitu “Jawa Timur Membaca dan Tertib Arsip 2014”. Berdasarkan data statistik peminjaman pada Bapersip serta data jumlah penduduk Surabaya dapat disimpulkan bahwa perbandingan jumlah buku yang dipinjam dengan jumlah masyarakat Surabaya hanya 1:76, yang mengindikasikan bahwa tingkat kesadaran minat baca masyarakat Surabaya masih rendah. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat baca masyarakat Surabaya adalah dengan meningkatkan intensitas kunjungan dan aktifitas peminjaman pada perpustakaan. Peningkatan aktifitas peminjaman dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas layanan Bapersip yang lebih personal kepada pengguna. Oleh sebab itu, dilakukan klasterisasi dari demografis pengguna serta perilaku pengguna untuk lebih memahami kelompok-kelompok pengguna. Metode yang digunakan dalam klasterisasi ini adalah menggunakan GA-Kmeans. Metode ini dipilih karena dapat menghasilkan kinerja yang lebih optimal dibandingkan dengan menggunakan metode Kmeans sederhana, melalui penentuan initial centroid yang lebih optimal. Hasil pengelompokan yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai total within cluster variation dari pengelompokan yang telah dioptimasi dengan algoritma genetika bernilai lebih kecil dibandingkan pengelompokan menggunakan algoritma K-means sederhana.
Pembuatan Aplikasi Tata Ruang Tiga Dimensi Gedung Serba Guna Menggunakan Teknologi Virtual Reality [Studi Kasus : Graha ITS Surabaya] Ully Asfari; Bambang Setiawan; Nisfu Asrul Sani
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.014 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1866

Abstract

Pada bidang pemasaran dan periklanan di perusahaan saat ini cenderung menampilkan Gambar 2D dalam penyampaian informasi kepada pengguna. Gambar 2D yang sering kita tahu berfungsi sebagai media penyampaian informasi. Misal informasi tentang suatu tata ruang, namun informasi yang dapat disajikan hanya dari sisi-sisi tertentu saja. Untuk itu, dibutuhkan tampilan visual yang dapat mengGambarkan tata ruang suatu bangunan dalam bentuk 3D. Sehingga seseorang dapat mengetahui informasi suatu ruangan dari berbagai sisi. Karena teknologi semakin canggih, diharapkan aplikasi yang dibuat dapat dinikmati semua kalangan. Pada pembuatan tugas akhir, penulis membuat tata ruang gedung yang dapat ditampilkan dalam bentuk 3D menggunakan teknologi 3D yaitu virtual reality. Virtual reality merupakan ruang digital dimana data input sudah diprogram sebelumnya. Pada pengerjaan tugas akhir ini menggunakan tool augmented reality adalah penggabungan antara objek-objek di dunia nyata dan dunia maya yang berjalan secara interaktif karena saling terintegrasi. Dengan memberikan input berupa marker maka output yang dihasilkan berupa tampilan 3D yang sesuai. Lokasi gedung yang dibuat yaitu Gedung Graha ITS. Penulis mengharapkan, aplikasi dapat digunakan untuk menunjukkan tata ruang dan contoh dekorasi kegiatan di Gedung Graha ITS secara akurat dan interaktif.

Page 11 of 398 | Total Record : 3978