cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
ANALISA HIGHEST AND BEST USE (HBU) LAHAN “X” UNTUK PROPERTI Miftahul Mubayyinah; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.939 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1448

Abstract

Pertumbuhan penduduk Surabaya yang pesat menyebabkan kebutuhan lahan meningkat. Namun hal tersebut tidak seiring dengan ketersediaan lahan yang semakin terbatas. Untuk meningkatkan efisiensi pada keterbatasan tersebut perlu untuk dilakukan optimalisasi. Optimalisasi tersebut berupa penggunaan lahan dengan mendirikan sebuah properti yang dapat memberikan keuntungan sehingga nilai pasar dari suatu lahan menjadi tinggi. Lahan “X” yang berlokasi di Jalan Raya Dr. Sutomo no. 79-81 mempunyai luas 820 m2 dan berada di area yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi alternatif properti komersial seperti apartemen, hotel, perkantoran, dan pertokoan. Penentuan nilai lahan “X” bergantung pada penggunaan lahan, untuk itu perlu dilakukan analisa Highest and Best Use (HBU), yaitu secara fisik dimungkinkan, secara hukum diijinkan, layak secara finansial, dan memiliki produktivitas maksimum. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah alternatif hotel sebagai penggunaan lahan terbaik yang memiliki nilai lahan tertinggi yaitu sebesar Rp 13.148.307/m2.
Valuasi Ekonomi Dampak Lingkungan Tambang Marmer di Kabupaten Tulungagung dengan Pendekatan Willingness to pay dan Fuzzy MCDM Ahmad H Mubarok; Udisubakti Ciptomulyono
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.476 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1774

Abstract

Keberadaan aktivitas pertambangan dan pengolahan marmer di Kecamatan Besuki dan Kecamatan Campurdarat Tulungagung menimbulkan berbagai dampak baik di bidang transportasi, penurunan kualitas udara, peningkatan kebisingan dan dampak dalam bidang sosial ekonomi kemasyarakatan. Penelitian ini mengukur nilai dari WTP masyarakat di kawasan pertambangan dan pengolahan marmer terhadap dampak sosial ekonomi yang diakibatkan dengan menggunakan pendekatan metode valuasi ekonomi nilai pengganti. Berdasarkan data primer dan data sekunder hasil survey diperoleh formulasi persamaan model WTP. Model WTP tersebut sebagai fungsi dari faktor tingkat pendidikan dan lokasi rumah penduduk.     Data primer dan data sekunder diolah dengan menggunakan metode Fuzzy MCDM dan analisis regresi logistik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai WTP masyarakat terhadapa dampak lingkungan sosial ekonomi adalah sebesar Rp 14.722,00/bulan
Analisa Pembeayaan Investasi Proyek Apartemen Puncak Kertajaya M. Awallutfi Andhika Putra; Christiono Utomo; Cahyono Bintang Nurcahyo
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.142 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.2860

Abstract

Pendanaan proyek biasanya dilakukan dengan cara konvensional yaitu pendanaan dengan modal sendiri dan hutang jangka panjang dengan suatu komposisi tertentu. Di sisi lain penggunaan pendanaan secara konvensional seringkali manghasilkan cost of capital yang tidak optimal atau kurang menguntungkan perusahaan. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pembiayaan yang paling menguntungkan dalam proyek pembangunan Apartemen Puncak Kertajaya menggunakan 4 alternatif yaitu 100% modal sendiri, 20% modal sendiri dan 80% pinjaman, 50% modal sendiri dan 50% pinjaman, 80% modal sendiri dan 20% pinjaman. Metode yang digunakan adalah metode Net Present Value (NPV). Dari hasil perhitungan Net Present Value (NPV) keempat alternatif tersebut di dapat kan nilai NPV yang tertinggi adalah kombinasi antara  50% modal sendiri dan 50% pinjaman sebsesar Rp. 96.958.307.080 (Sembilan puluh enam milyar sembilan ratus lima puluh delapan juta tiga ratus tujuh ribu delapan puluh rupiah) dengan i sebesar 11,6% merupakan bentuk pembiayaan terbaik pada pembangunan Apartemen Puncak Kertajaya.
Prediksi Potensi Pencemaran Pengolahan Sampah dengan Metode Gasifikasi Fluidized Bed (Studi Kasus: TPA Benowo, Surabaya) Lailatun Nikmah; I. D. A. A. Warmadewanthi
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.143 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.2871

Abstract

Sistem pengelolaan sampah di TPA Benowo masih bersistem open dumping dan belum memperhatikan dampak pencemaran terhadap lingkungan. Kuantitas sampah yang masuk ke TPA sebesar 461.705,782 ton pada tahun 2012. Kuantitas sampah diperkirakan meningkat sebanding dengan pertumbuhan penduduk, sehingga dibutuhkan skenario pengolahan sampah yang ramah lingkungan. Skenario pengolahan sampah yang akan dikaji adalah gasifikasi  fluidized bed. Potensi pencemaran gasifikasi  fluidized bed akan dikaji menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA) dengan software SimaPro versi 7.1. Satu ton sampah pada studi ini ditentukan sebagai satu fungsi unit. Data input Life Cycle Inventory (LCI) meliputi jumlah sampah yang masuk ke reaktor gasifikasi dan energi yang dibutuhkan pada proses gasifikasi berdasarkan pendekatan efisiensi reaktor gasifikasi. Penentuan nilai Life Cycle Impact Assesment (LCIA) meliputi Global Warming Potential (GWP) dan asidifikasi menggunakan metode Environmental Product Declarations (EPD) 2008. Besar dampak dinyatakan dalam faktor emisi yang ekivalen. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa skenario pengolahan sampah dengan metode gasifikasi fluidized bed memberikan dampak GWP sebesar 1067,8 kg CO2/fu pada fase start-up dan 875 kg CO2/fu pada fase energy recovery serta asidifikasi sebesar 5,93 kg SO2/fu pada fase start-up dan 4,81 kg SO2/fu pada fase energy recovery.
Perencanaan Peningkatan Sistem Distribusi Air Minum Sumber Mata Air Umbulan di Wilayah Pelayanan Offtake Waru Kabupaten Sidoarjo Amalia Intan Sari; Bowo Djoko Marsono
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.972 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.3060

Abstract

Perencanaan peningkatan sistem distribusi air minum di wilayah pelayanan offtake Waru Kabupaten Sidoarjo memanfaatkan sumber mata air Umbulan dari Pasuruan sebesar 200 L/ detik untuk meningkatkan pelayanan di Kabupaten Sidoarjo yang masih 29%. Oleh karena itu diperlukan adanya pengembangan jaringan distribusi air minum di wilayah ini sebagai upaya peningkatan pelayanan dengan memanfaatkan sumber mata air Umbulan dari Pasuruan. Sistem jaringan pada wilayah pelayanan offtake Waru ini terdiri dari sistem loop dan sistem cabang. Kebutuhan air  di wilayah pelayanan offtake Waru adalah sebesar 284,27 L/detik pada waktu average dan 426,40 L/detik pada jam puncak. Kekurangan debit dari Umbulan akan disuplai dari instalasi pengolahan air (IPA) Tawangsari. Hasil analisis menunjukkan bahwa air bisa mengalir dalam jaringan apabila air dari reservoir Umbulan dialirkan dengan menggunakan 3 pompa dengan spesifikasi pompa flow 100 L/detik dan head 50 m.
Analisa Manfaat Biaya Proyek Pembangunan Taman Hutan Raya (Tahura) Bunder Daerah Istimewa Yogyakarta Dwitanti Wahyu Utami; Retno Indryani
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.621 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.3101

Abstract

Taman Hutan Raya (Tahura) adalah suatu kawasan pelestarian alam untuk tujuan koleksi tumbuhan dan satwa yang alami atau bukan alami, jenis asli ataupun bukan asli. Tahura di Daerah Istimewa Yogyakarta berasal dari alih fungsi Hutan Produksi menjadi Hutan Konservasi berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 353/Menhut-II/2004 tentang Perubahan Fungsi Kawasan Hutan Bunder petak 11, 15, 20, 21 dan Banaran petak 19, 22, 23, 24 seluas ± 617 Ha yang terletak di Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi Taman Hutan Raya. Dalam penelitian  ini dilakukan analisa manfaat dan biaya yang timbul akibat adanya proyek pembangunan Tahura Bunder yang dilaksanakan mulai tahun 2010. Metode yang digunakan adalah metode perbandingan manfaat dengan biaya (Benefit Cost Ratio). Metode ini membandingkan manfaat-manfaat yang ada dengan biaya-biaya yang dibutuhkan selama masa investasi 20 tahun dan suku bunga 10%. Dari hasil analisa diperoleh nilai manfaat total Rp. 30,540,241,864.33 nilai kerugian total Rp. 3,209,360,830.06 dan nilai biaya total Rp. 18,843,225,774.21. Nilai BCR yang dihasilkan dari perbandingan manfaat dengan biaya adalah 1,70 memenuhi kelayakan.
Penggunaan Arang Tempurung Kelapa dan Eceng Gondok untuk Pengolahan Air Limbah Tahu dengan Variasi Konsentrasi Angelica Alimsyah; Alia Damayanti
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.375 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.3170

Abstract

Air limbah tahu yang dibuang langsung tanpa pengolahan dapat mencemari badan air. Sesuai dengan hasil laboratorium, air limbah tahu yang dibuang memiliki kandungan nutrien yang tinggi dan tidak memenuhi baku mutu. Dengan adanya permasalahan tersebut maka diperlukan adanya pengolahan air limbah tahu. Salah satu alternatif pengolahan adalah menggunakan arang tempurung kelapa dan eceng gondok. Kontaminan pada air limbah tahu diharapkan dapat berkurang dengan adanya proses adsorpsi yang dilakukan arang tempurung kelapa dan fitoremediasi yang dilakukan oleh eceng gondok. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh konsentrasi air limbah tahu terhadap penurunan NH4, TSS, dan COD yang dilakukan oleh arang tempurung kelapa dan tumbuhan eceng gondok. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah konsentrasi air limbah 60% dan 50% serta Parameter yang digunakan adalah NH4, TSS, dan COD. Dari hasil penelitian terlihat peningkatan efisiensi dari berbagai macam kerapatan tumbuhan.
Pemanfaatan Biji Asam Jawa (TamarindusIndica) sebagai Koagulan Alternatif dalam Proses Menurunkan Kadar COD dan BOD dengan Studi Kasus pada Limbah Cair Industri Tempe Gary Intan Ramadhani; Atiek Moesriati
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.214 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.3210

Abstract

Biji asam jawa yang selama ini jarang dimanfaatkan perlu dikembangkan lebih lanjut untuk pengolahan limbah cair yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.  Kandungan polisakarida dalam biji asam jawa (Tamarindus Indica) merupakan koagulan alami yang terbukti cukup efektif dalam peningkatan kualitas air limbah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh biji asam jawa sebagai koagulan pada limbah cair industri tempe sehingga diperoleh hasil yang optimum. Adapun yang dimaksud dengan hasil optimum yaitu dengan tercapainya penurunan kadar COD, BOD, dan TSS pada limbah cair yang digunakan sesuai dengan baku mutu dan kondisi yang tidak membahayakan lingkungan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah pH, TSS, kadar COD dan BOD dengan membandingkan dari tiap-tiap variasi. Variabel penelitian yang digunakan adalah pemberian dosis biji asam jawa sebagai koagulan dengan variasi (500, 1500, 2500, 3500) mg/l, kecepatan putaran pada proses koagulasi-flokulasi dan lama pengadukan lambat (flokulasi). Pada penelitian ini, terdapat korelasi antara dosis koagulan dan kecepatan pengadukan yang diberikan terhadap efisiensi penurunan kadar BOD, COD dan TSS. Dosis optimum yang diperoleh yaitu 1500 mg/l limbah. Sedangkan hasil optimum diperoleh pada kecepatan koagulasi 180 rpm selama 1 menit dan flokulasi 80 rpm dengan lama waktu pengadukan 45 menit.
Pengujian Sifat Anechoic untuk Kelayakan Pengukuran Perambatan Bunyi Bawah Air pada Akuarium Indan Pratiwi; Wiratno Argo Asmoro; Dhany Arifianto
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1119.713 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.3264

Abstract

Metode pengukuran waktu dengung umumnya dilakukan di ruang akustik dengan medium udara untuk menentukan seberapa besar tingkat dengung atau gema yang terjadi. Namun nilai waktu dengung juga berpengaruh terhadap dimensi ruangan. Pada pengujian berikut, medium yang digunakan adalah air dengan menguji dimensi akuarium untuk menentukan waktu dengung dan hasil tersebut akan dibandingkan dengan variabel dari dimensi tank yang ukurannya jauh lebih besar. Sifat akuarium dari pengukuran perambatan bunyi di bawah air dapat ditentukan dengan memvariasikan posisi dari kedalaman dan jarak sensor terhadap sumber. Perangkat yang digunakan adalah hydrophone sebagai sensor dan sumber non-omnidirectional yang direkayasa menjadi omnidirectional. Dengan melihat energi peluruhan yang terjadi adalah cara untuk menentukan tingkat waktu dengung. Hasil nilai waktu dengung yang diperoleh di akuarium yang di uji adalah 90 milidetik. Jika dibandingkan dengan dimensi akuarium yang lebih besar, hasil waktu dengung yang diperoleh mempunyai nilai empat kali lebih kecil. Maka akuarium yang di uji terbukti akuarium anechoic.
Penentuan Posisi SUmber Bising pada Area Turbine Geared Compressor Set di PT. Gresik Power Indonesia (The Linde Group) dengan Beamforming Hade Lieberika Monhaziz; Wiratno Argo Asmoro; Dhany Arifianto
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1024.37 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.3268

Abstract

Pada dunia industri kebisingan merupakan hal yang wajib untuk dikendalikan. Identifikasi sumber bising adalah satu metode penting untuk mengoptimalkan emisi bising yang berasal dari area tersebut. Obyek penelitian ini adalah pada area steam turbine geared compressor set di LINDE GROUP. Dalam menentukan posisi sumber bising di suatu area, umumnya mengggunakan metode noise mapping dengan Sound Level Meter. Seiring dengan pesatnya perkembangan di bidang teknologi dan matematika, dari sinilah dikembangkan teknik alternatif untuk menentukan sumber bising pada suatu area dengan beamforming menggunakan sensor mikrofon array. Ada dua jenis metode beamforming yang digunakan yaitu Delay and Sum beamforming dan Minimum Variance Distortionless Response (MVDR) beamforming. Perekaman sinyal suara di Laboratorium dilakukan dengan menggunakan 1 mikrofon pada jarak 15 cm untuk mendapatkan sinyal baseline dan kombinasi 4 mikrofon pada jarak 90 cm terhadap sumber bunyi dengan kombinasi sudut 0°, +45° dan -45°. Sedangkan pada perekaman sinyal suara di Linde Group dilakukan dengan menggunakan 1 mikrofon pada jarak 15 cm untuk mendapatkan sinyal baseline dan kombinasi 4 mikrofon pada jarak 30 cm. Untuk mengetahui unjuk kerja dari kedua metode maka dilakukan perhitungan mean square error (MSE). Hasil penelitian yang didapatkan adalah nilai MSE MVDR beamforming di Linde Group terkecil bernilai 0.0899 yang terdapat pada titik 1 yang terletak pada belokan pipa masukan menuju kompresor stage 2. Sedangkan dengan analisa frekuensi sesaat menggunakan perhitungan Fast Fourier Transform (FFT) didapatkan adalah pola sinyal akustik dari area steam turbine geared compressor set dengan frekuensi yang selalu muncul dengan nilai amplitudo tertinggi yaitu pada 1358 Hz dengan nilai 0.0491. Sedangkan untuk validasi dengan Sound Level Meter (SLM) amplitudo tertinggi juga muncul pada frekuensi sekitar 1000Hz sampai dengan 1500 Hz dengan nilai power nya sebesar 122 dB.