cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Analisa Nilai Pasar Hotel Inna Simpang Surios Ramisda; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.036 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1080

Abstract

Hotel Inna Simpang adalah salah satu hotel milik PT Hotel Indonesia Natour yang dipertimbangkan sebagai salah satu aset yang digunakan sebagai jaminan untuk memperoleh dana untuk merenovasi hotel-hotel PT Hotel Indonesia Natour di Bali. Untuk menjadi jaminan, maka diperlukan suatu nilai pasar Hotel Inna Simpang. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui nilai pasar Hotel Inna Simpang. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendapatan dan pendekatan biaya Digunakan pendekatan biaya karena Hotel Inna Simpang adalah suatu properti yang memiliki nilai tanah dan nilai banguna,sedangkan digunakanya pendekatan pendapatan adalah karena hotel Inna Simpang adalah sebuah properti yang menghasilkan pendapatan. Dari hasil analisa perhitungan nilai pasar, Hotel Inna Simpang memiliki nilai sebesar Rp122.073.131.789 (Seratus dua puluh dua milyar tujuh puluh tiga juta seratus tiga puluh saturibu tjuh ratus delapan puluh sembilan rupiah) ,dimana hasil analisa nilai pasar dengan metode pendekatan biaya adalah Rp 177.550.907.600 (Seratus tujuh puluh tujuh milyar lima ratus lima puluh juta Sembilan ratus tujuh ribu enam ratus rupiah) ,nilai pasar dari pendekatan pendapatan dengan metode kapitalisasi pendapatan Rp 36.326.880.631,- (Tiga puluh enam milyar tiga ratus dua puluh enam delapan ratus delapan puluh ribu enam ratus tiga puluh satu rupiah),sedangkan nilai pasar dengan metode discounted cashflow Rp 43.073.131.789  (Empat puluh tiga milyar tujuh puluh tiga juta seratus tiga puluh satu ribu tujuh ratus delapan puluh sembilan rupiah.)
Studi Retrofitting Jembatan Komposit Menggunakan Link Slab Akibat Beban Gempa pada Berbagai Kondisi Tanah Oprit Muhammad Farid Nurul Iman; Hidajat Sugihardjo; Ananta Sigit Sidharta
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.355 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1084

Abstract

Timbunan jalan pendekat jembatan (oprit) adalah segmen yang menghubungkan konstruksi perkerasan dengan abutmen, yang harus didesain sehingga aman terhadap kekuatan dan kestabilan abutmen. Akibat beban seismik pada jembatan nirsambungan, kontribusi tanah urugan oprit terhadap respon struktur jembatan mempunyai peran. Pada studi-studi sebelumnya, telah dikaji akibat beban seismik penggunaan link slab sebagai pengganti expansion joint pada jembatan, tanpa memperhitungkan pengaruh tanah oprit. Atas dasar kajian tersebut, pada tulisan ini distudi secara seismik penggunaan link slab pada jembatan komposit sederhana bentang banyak 4x25 meter. Kontribusi tanah oprit didesain sebagai pegas aktif dan pasif pada abutmen yang memiliki nilai kekakuan bervariasi berdasarkan jenis tanahnya. Analisis seismik yang digunakan adalah Metode Statik Ekivalen, Analisis Respon Spektrum dan Analisis Riwayat Waktu dengan 5 rekaman gempa dengan kandungan frekuensi yang berbeda, yang PGA nya diskalakan ke zona gempa [1]. Dalam studi ini Retrofitting dilakukan dengan 2 alternatif, yaitu yang pertama semua expansion joint diganti dengan link slab, hanya menyisakan satu expansion joint di tengah jembatan dan yang kedua semua expansion joint diganti dengan link slab. Hasil studi menunjukkan bahwa kekakuan tanah pada oprit berkontribusi cukup signifikan terhadap respon struktur jembatan. Terjadi pertambahan gaya horisontal pada abutmen yang mencapai 25%. Pada pilar terjadi pengurangan gaya yang mencapai 27%. Dilain fihak tegangan tarik yang terjadi pada penulangan link slab maksimum 19,89%fy, sehingga masih aman terhadap beban gempa rencana dan retak yang terjadi pada link slab masih memenuhi syarat. Yaitu sebesar 50%fy.
Perencanaan Embung Gunung Rancak 2, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang Dika Aristia Prabowo; Edijatno Edijatno
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.78 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1096

Abstract

Embung Gunung Rancak 2 terletak di Sungai Umbaran Desa Gunung Rancak Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Pembangunan Embung Gunung Rancak 2 dengan daerah aliran sungai (DAS) seluas 0,3871 km2 ini diharapkan mampu menyediakan air baku untuk penduduk Desa Gunung Rancak. Dalam suatu perencanaan embung diperlukan pertimbangan dan perhitungan – perhitungan sehingga didapatkan suatu hasil yang efisien dan paling ekonomis. Pertimbangan-pertimbangan yang perlu diperhatikan adalah kebutuhan air baku yang sesuai dengan proyeksi pertumbuhan masyarakat, volume curah hujan yang dapat memenuhi embung, dan kondisi topografi pada lokasi. Sehingga pada akhirnya akan diperoleh bangunan embung yang efisien untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai kondisi di lapangan. Hasil perencanaan pada tugas akhir ini adalah debit banjir rencana yang digunakan dengan periode ulang 100 tahun adalah sebesar 9,55 m3/dt dan tinggi muka air di atas pelimpah saat kondisi banjir adalah 0,681 m. Elevasi puncak spillway yang digunakan +106,18 m. Spillway direncanakan dengan tipe Ogee lengkap dengan bangunan pelengkapnya. Bangunan spillway beserta bangunan pelengkapnya sudah dianalisa stabilitasnya meliputi : kontrol guling, kontrol geser, kontrol daya dukung tanah, dan kontrol daya dukung bangunan peredam energi. Dengan hasil  bangunan yang direncanakan masih tergolong aman.
Pengaruh Tingkat Hunian Pada Keputusan Investasi Proyek Hotel Santika Gubeng Surabaya Agin Abduh Khaer; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.897 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1235

Abstract

Meningkatnya  jumlah pembangunan hotel di Surabaya menyebabkan kekhawatiran terhadap tingkat hunian kamar hotel (okupansi) yang ada bias berkurang secara drastis. Untuk itu diperlukan sebuah analisa investasi mengenai tingkat okupansi agar bias diketahui perubahan tingkat okupansi hotel yang terjadi sehingga diketahui kelayakannya. Hotel SantikaGubeng yang berada di Jalan Raya Gubeng yang mempunyai luas bangunan 14.0002 nantinya akan menjadi sebuah parameter dalam pengkajian perubahan tingkat okupansi hotel di Surabaya dan juga dianalisa dari segi pasar dan finansialnya sehingga bias dikatakan layak dari segi pasar dan layak dari segi finansial. Hasil dari penelitian ini adalah metode peramalan yang terbaik dan juga diketahui rata-rata okupansi selama masa investasi sebesar 42% dengan NPV sebesar Rp.47.748.182.982 dan IRR 16% dan dikatakan layak untuk dibangun. Sedangkan dari analisa tingkat okupansi diketahui bahwa sampai NPV mendekati =0, okupansi yang terjadi sekitar.
Studi Respon Seismik Jembatan Balok Komposit Sederhana yang Diretrofit dengan Link Slab Ditinjau dari Wilayah Zona Gempa Mohamad Bagus Ansori; Hidajat Sugihardjo; Ananta Sigit Sidharta
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.83 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1236

Abstract

Umumnya struktur jembatan komposit  di Indonesia menggunakan expansion joint. Dengan sistim tersebut, timbul gap antar lantai kendaraan dan antara lantai kendaraan dan pangkal jembatan, yang bisa menyebabkan ketidak nyamanan bagi pengendara.. Untuk mengatasi masalah tersebut gap antar lantai kendaraan jembatan komposit dihubungkan dengan link slab. Tugas akhir ini membahas penggunaan link slab bentang 25 m pada 6 wilayah gempa . Hasil permodelan dengan program bantu untuk analisa struktur menunjukkan bahwa penggunaan link slab sangat mengurangi displesemen jembatan arah longitudinal. Tegangan tarik yang terjadi pada penulangan link slab, yang sebelumnya sudah didisain dengan beban-beban nonseismik, masih sangat aman terhadap beban gempa rencana (maksimum 15,21% tegangan leleh) dan retak yang terjadi pada link slab masih di bawah yang disyaratkan. Kekakuan tanah pada oprit berkontribusi cukup signifikan terhadap respon struktur jembatan. Hal yang perlu mendapat perhatian pada retrofitting jembatan dengan menggunakan link slab adalah timbulnya gaya tambahan horisontal sampai 59,81% pada abutmen, meskipun di lain sisi ada pengurangan gaya pada pilar sebesar 61,32%.
Studi Respon Seismik Jembatan Balok Komposit Sederhana Yang Diretrofit Dengan Link Slab Ditinjau Dari Bentang Jembatan Dan Kekakuan Bangunan Bawah Aditya Nugroho Raharjo; Hidajat Sugihardjo; Ananta Sigit Sidharta
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.164 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1237

Abstract

Jembatan komposit sederhana dengan bentang banyak yang dihubungkan dengan link slab (jembatan nirsambung) merupakan jembatan semi integral. Dengan adanya link slab mengakibatkan jembatan lebih kaku dan tidak daktail. Pada studi terdahulu jembatan komposit sederhana dengan menggunakan link slab mendapatkan dimensi balok dan dimensi link slab untuk bentang 12m sampai 30m menggunakan pembebanan non seismik. Pada studi ini telah dilakukan perencanaan bangunan bawah untuk bentang 12m sampai 30m dengan pembebanan seismik. Dimensi bangunan bawah setiap bentang berbeda sehingga kekakuan struktur bangunan bawah juga berbeda. Hasil studi menunjukkan bahwa kekakuan tanah pada oprit berkontribusi cukup signifikan terhadap respon struktur jembatan. Untuk jembatan komposit dengan konstruksi link slab yang ditinjau dari bentang jembatan dan kekakuan struktur bawah adalah didapatkan pengaruh panjang bentang dan bangunan bawah terhadap konstruksi link slab, kemampuan link slab dari studi terdahulu masih mampu jika terjadi beban seismik
Hubungan Kehalusan, Strength Activity Index, Berat Jenis Fly Ash dengan Kuat Tekan Mortar Menggunakan Artificial Neural Network Nikmatus Solikha; Pujo Aji; Januarti Jaya Ekaputri
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.518 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1238

Abstract

Kehalusan, strength activity index dan berat jenis fly ash mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap hasil kuat tekan mortar. Perlu dilakukan penelitian untuk mencari pengaruh sifat-sifat tersebut dengan mengetahui hubungan antara sifat fisik fly ash dengan kuat tekan mortar. Artificial Neural Network (ANN) merupakan suatu model komputasi yang bekerja seperti sel saraf biologis pada otak manusia, dipakai untuk mencari hubungan tersebut melalui proses pembelajaran Back-Propagation. Langkah-langkah penelitian meliputi pengumpulan data, pemodelan, dan pengujian pemodelan yang sudah dibuat. Kehalusan, berat jenis dan strength activity index dipakai sebagai input dan kuat tekan mortar umur 28 hari sebagai target output dalam pemodelan. Pengujian dilakukan untuk mencari performa ANN yang paling optimal pada proses pelatihan dengan nilai Mean Square Error (MSE) validation terkecil. Dari penelitian yang telah dilakukan disimpulkan bahwa ANN dapat digunakan untuk membentuk hubungan antara kehalusan, strength activity index dan berat jenis fly ash dengan hasil kuat tekan mortar dengan kesalahan antara 0%-0.054%. Pada pengujian parameter pelatihan, didapatkan bahwa performa yang optimal dihasilkan dengan 1 hidden layer dengan 3 node dengan prosentase data 70% training, 15% testing, dan 15% validation dan MSE rata-rata 5.57x10-5.
Penilaian Kriteria Green Building pada Gedung Teknik Sipil ITS Aristia A. Putri; M. Arif Rohman; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.46 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1349

Abstract

Green building merupakan suatu konsep bangunan ramah lingkungan yang sudah menjadi perhatian khusus di berbagai negara dan mulai diterapkan di Indonesia. Konsep Green Building merupakan salah satu upaya penghematan energi yang dapat diterapkan pada suatu gedung. Penulisan Tugas Akhir ini dilakukan untuk mengukur  rating/sertifikasi sebagai tolak ukur sudah sejauh mana tingkat green building gedung-gedung di ITS, dengan cara melakukan pengukuran langsung, yang dilakukan oleh peneliti berdasarkan kriteria standar nasional (Greenship-GBCI).  Namun penelitian hanya dilakukan pada beberapa kriteria green building. Hasil dari penelitian ini berupa pengukuran kriteria green building sesuai standar Greenship dan penilaian  rating sertifikasi green building pada Gedung Teknik Sipil ITS yang kemudian akan menjadi tolak ukur tersendiri untuk kedepan nya. Dalam hasil penelitian  terlihat bahwa Gedung Teknik Sipil ITS sudah memenuhi beberapa standar kriteria green building yang tercantum pada Greenship, namun masih ada juga kriteria-kriteria green building yang belum diterapkan ataupun terpenuhi.  Konsep Green Building inipun sebaiknya dilakukan sejak awal perencanaan, namun hal ini tidak menutup kemungkinan untuk meningkatkan kualitas green building pada Gedung Teknik Sipil ITS ke depannya
Blending Agregat Menggunakan Algoritma Genetika Yeni Rochsianawati; Pujo Aji; Januarti Jaya Ekaputri
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.88 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1350

Abstract

Blending agregat merupakan proses untuk menentukan proporsi yang tepat dari agregat yang kemudian dicampur sehingga dapat ditemukan gradasi atau susunan besar butir agregat yang sesuai dengan spesifikasi batasan yang ada. Blending agregat dapat diselesaikan menggunakan beberapa metode, diantaranya metode coba-coba, metode grafis dan metode optimasi. Di Indonesia, penyelesaian blending agregat masih dikerjakan secara manual (metode coba-coba dan metode grafis). Dengan menggunakan metode tersebut dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengetahui hasil dari proses blending agregatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat dibuat sebuah program yang bisa menjalankan proses blending agregat dengan cepat, baik itu untuk agregat halus maupun agregat kasar. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan algoritma genetika. Algoritma Genetika  merupakan metode optimasi yang dikembangkan berdasarkan pada teori evolusi biologi. Pada penelitian ini, syarat batasan gradasi agregat yang dipakai untuk blending diambil dari ASTM C33-03. Hasil dari program ini berupa nilai proporsi dari tiap agregat yang diblending. Berdasarkan hasil analisa yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa hasil proporsi agregat yang dihasilkan dari program ini dapat menghasilkan gradasi agregat yang memenuhi atau paling mendekati syarat batasan gradasi ASTM C33-03. Program blending agregat ini dapat digunakan untuk blending n agregat sekaligus, dimana n merupakan jumlah jenis agregat dan hasil dari programnya dapat diketahui dengan cepat karena untuk sekali proses running hanya dibutuhkan waktu < 10 detik saja.
Analisa Pembeayaan Kerjasama Pemerintah dan Swasta pada Proyek Sidoarjo Town Square Karmila Sari; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.358 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1353

Abstract

Sidoarjo Town Square merupakan sebuah pusat perbelanjaan yang dibangun atas kerjasama swasta dan pemerintah. swasta sebagai investor dan pemerintah sebagai pemilik lahan. Proyek ini direncanakan memiliki masa investasi 15 tahun dengan sistem kompensasi akhir, dimana bangunan akan menjadi milik pemerintah setelah masa investasi berakhir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keuntu-ngan antara swasta dan pemerintah selama masa investasi serta perbandingan tingkat keuntungan antara kedua pihak. Untuk mengetahui tingkat keuntungan tersebut dipergunakan perhitu-ngan analisa aliran kas dengan parameter analisa pembeayaan yaitu NPV dan PI. Kemudian dilanjutkan analisa sensitivitas dengan mengubah masa investasi. Hasil analisa menyatakan bahwa selama masa investasi 15 tahun, pihak investor swasta memperoleh nilai NPV sebesar Rp.268.814.353.863,4660  dan PI sebesar 3,07924, serta pemerintah memperoleh NPV sebesar Rp.40.706.614.423,5039 dan PI sebesar 1,82040 dengan selisih tingkat keuntungan 1,25883. Dan berdasarkan analisa sensiti-vitas, pihak investor swasta dan pemerintah akan memperoleh tingkat keuntungan yang sepadan apabila investasi dilakukan dalam jangka waktu 12 tahun. Dimana pihak investor swasta memperoleh nilai NPV sebesar Rp.229.847.049.929,9610 dan PI sebesar 2,77783, sedangkan pemerintah memperoleh NPV  Rp.92.514.923.059,3680 dan PI sebesar 2,86455 dengan selisih tingkat keuntungan 0,08672.