Jurnal Teknik ITS
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Articles
3,978 Documents
Uji Kualitas Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Sukodono, Sidoarjo Ditinjau Dari Perilaku dan Pemeliharaan Alat
Yoga Ardy Pradana;
Bowo Djoko Marsono
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (128.172 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.4505
Seiring dengan kemajuan teknologi sekarang ini dan diiringi dengan semakin sibuknya aktivitas manusia maka masyarakat cenderung memilih cara yang lebih praktis dengan biaya relatif murah dalam memenuhi kebutuhan air minum yaitu dengan menggunakan air minum isi ulang terutama di kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Agar air minum isi ulang yang dikonsumsi oleh masyarakat di kecamatan Sukodono, Sidoarjo aman untuk dikonsumsi, maka perlu dilakukan uji kualitas apakah kandungan dalam air minum isi ulang sudah memenuhi Peraturan Menteri Kesehatan No 492/MENKES/PER/IV/2010 tantang persyaratan kualitas air minum. Parameter yang diuji meliputi Total Coliform, TDS, Kekeruhan dan Warna. Kualitas air minum isi ulang ditunjang oleh cara pemeliharaan peralatan produksi. Prosedur pemeliharaan alat dari masing-masing depo air minum isi ulang diperoleh melalui wawancara dan penggunaan kuesioner. Hasil uji laboratorium dari 8 depo air minum isi ulang ada yang belum memenuhi parameter Total Koliform sebanyak 5 depo. Berdasarkan hasil kuesioner 5 depo tersebut termasuk dalam kategori cukup, yang berarti masih kurang dalam melakukan pemeliharaan alat.
Pengolahan Limbah Laundry Menggunakan Membran Nanofiltrasi Aliran Cross Flow untuk Menurunkan Kekeruhan dan Fosfat
Aufiyah Aufiyah;
Alia Damayanti
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (255.085 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.4538
Dilakukan penelitian mengenai pembuatan membran silika nanofiltrasi untuk mengurangi kekeruhan dan fosfat menggunakan reaktor dengan aliran cross flow dengan variasi massa silika 5, 8, dan 10 gram. Silika didapatkan dari sintesis pasir silika menggunakan metode alkali fussion menggunakan peleburan dengan KOH. Variasi limbah yang digunakan adalah 100% limbah, 50% pengenceran dan 75% pengenceran (25% air limbah) dengan air PDAM. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh massa silika terhadap koefisien rejeksi dan nilai fluks pada setiap variasi membran. Data koefisien rejeksi dan nilai fluks menunjukkan variasi membran terbaik yang selanjutnya akan dianalisa morfologinya dengan metode SEM (Scanning Electron Microscopy) dan analisa gugus fungsi dengan metode FTIR (Fourier Transform Infra Red). Didapatkan koefisien rejeksi terbaik adalah 5 gram 100% limbah dengan nilai rejeksi kekeruhan 91,33%. Rejeksi fosfat 56, 07%. Nilai fluks terbaik didapatkan membran 8 gram 25% air limbah dengan nilai fluks 2,81 L/m2.jam.
Pengolahan Limbah Cair Rumah Makan Menggunakan Membran Nanofiltrasi Silika Aliran Cross Flow untuk Menurunkan Fosfat dan Amonium
Resty Mustika Maharani;
Alia Damayanti
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (345.976 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.4539
Pencemaran oleh Limbah domestik tidak hanya dihasilkan oleh pemukiman, namun juga dihasilkan oleh usaha rumah makan, yang limbah cairnya tidak diolah dengan benar. Penyebab pencemaran dari sumber komersial antara lain berasal dari limbah rumah makan dan hotel (17,8%), industri manufactur (20%), dan kegiatan lainnya. Sebagian besar pengolahan limbah cair hanya difokuskan pada limbah yang berasal dari kegiatan industri, padahal limbah rumah makan yang semakin menjamur turut memberikan dampak pencemaran. Penggunaan pasir silika sebagai bahan utama pembuatan membran nanofiltrasi menjadi alternatif dalam mengatasi hal tersebut. Sintesis silika diperlukan untuk memperoleh kemurunian silika, sehingga dalam penelitian ini sintesis silika dilakukan dengan metode alkali fusion dengan variasi pembuatan membran menggunakan variasi massa silika 5, 8 dan 10 gram serta variasi perbandingan konsentrasi air limbah 100%, 50% dan 75%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui massa silika optimum, nilai koefisien rejeksi dan nilai fluks sehingga limbah cair rumah makan yang dihasilkan industri rumah makan dapat terolah dengan baik dengan aliran pada reaktor secara cross flow untuk mencegah teradinya fouling lebih cepat. Dalam penelitian ini hal hal yang dikaji antara lain pengaruh massa silika dan perbandingan volume limbah dengan koefisien rejeksi, pengaruh massa silika dan perbandingan volume limbah dengan fluks, anaisa morfologi membran dengan SEM (Scaning Electron Microscopy) dan analisa gugus fungsi dengan FTIR (Fourier Transform Infra Red).
Pengolahan Limbah Cair Tahu Menggunakan Membran Nanofiltrasi Silika Aliran Cross Flow Untuk Menurunakan Kadar Nitrat dan Amonium
Dwi Rukma Puspayana;
Alia Damayanti
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (469.688 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.4541
Industri tahu di Indoesia saat ini telah berkembang pesat sehingga menyebabkan peningkatan jumlah limbah tahu.Limbah cair tahu yang dihasilkan langsung dibuang ke badan air, hal ini mengakibatkan menurunnya kualitas badan air tersebut. Penggunaan pasir silika sebagai bahan baku pembuatan membran nanofiltrasi menjadi alternatif dalam mengolah limbah cair tahu untuk menurunkan kadar nitrat dan amonium. Sintesis silika dilakukan dengan metode alkalifusion yaitu pembakaran pasir silika dengan suhu 360°C. Untuk pembuatan membran digunakan variasi membran yaitu 5;8;10 gram, serta variasi perbandingan volume antara air limbah dengan air PDAM yaitu 1:1 ; 1:2 ; 1:3. Dengan tujuan untuk mengetahui massa silika optimum, nilai koefisien rejeksi dan nilai fluks yang paling baik. Membran nanofiltrasi yang dihasilkan akan diujikan pada reaktor aliran cross flow untuk mencegah terjadinya fouling dini. Pada penelitian ini didapatkan massa silika yang paling optimum untuk pembuatan membran adalah membran dengan massa silika 5 gram. Nilai koefisien rejeksi yang paling baik adalah 92,17% dengan variasi membran 5 gram dan volume air limbah 100%. Sedangkan nilai fluks yang paling baik adalah 3,67 L/m2.jam dengan variasi membran 8 gram dan volume air limbah 25%.
Evalusi SPAM Ibu Kota Kecamatan (IKK) Puncu Kabupaten Kediri
Murti Sari Amalia;
Ali Masduqi
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (188.559 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.4943
SPAM IKK Puncu merupakan sistem perpipaan yang melayani 3 desa di kecamatan tersebut, yaitu Desa Satak, Desa Puncu dan Desa Asmorobangun. Desa-desa tersebut bergantung sepenuhnya pada air yang dialirkan oleh PDAM karena sedikitnya air yang tersedia untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Karena keterbatasan sumber air, penyediaan air minum oleh PDAM menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat. Sayangnya hal ini tidak diimbangi oleh kualitas pelayanan dari PDAM. Masyarakat merasa dirugikan oleh pengaliran air yang tidak kontinyu serta mahalnya tarif air. Selain itu, kualitas air yang terkadang menurun (menjadi keruh) saat musim hujan juga cukup menggangu masyarakat. Berdasarkan hasil studi, SPAM IKK Puncu memiliki cakupan pelayanan sebesar 46,79% dengan jumlah total 1.857 SR(Sambungan Rumah) dan 7 HU (Hidran Umum). Karena topografi daerah yang cukup curam dan besarnya tekanan maksimum dalam pipa yang melebihi induksi stress pipa tersebut, terdapat banyak kebocoran fisik yang terjadi pada sistem ini. Sayangnya kebocoran tersebut tidak dapat diperhitungkan besarnya karena kurangnya data pada instansi terkait. Meski demikian, kesalahan dalam sistem ini dapat diperbaiki dengan menambahkan bak pelepas tekan yang dapat mengurangi tekanan dalam pipa. Bak pelepas tekan ini diletakkan pada titik yang memiliki beda tinggi ekstrim. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah analisa data sekunder dari instansi terkait dan analisa data primer berupa survey kondisi lapangan.
Indeks Pencemaran Air Laut Pantai Utara Kabupaten Tuban Dengan Parameter Logam
Bridiatama Bridiatama Damaianto;
Ali Ali Masduqi
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (490.074 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5378
Meningkatnya kegiatan industri berpotensi penggunaan logam dan meningkatnya penimbunan logam di daerah pesisir dan lautan, sehingga konsentrasi logam pada pesisir dan laut perlu dipantau terus-menerus. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat pencemaran logam pada sepanjang pantai utara kabupaten Tuban. Metode analisis laboratorium adalah ICPS, dari hasil laboratorium dianalisis konsentrasi logam dan ditentukan indeks pencemaran. Berdasarkan KepMenLH no. 115 tahun 2004, titik 1 sampai titik 7 termasuk kategori tercemar ringan kecuali titik 2 dan titik 3 termasuk kategori sedang, sedangkan titik 8 sampai titik 14 termasuk kategori tercemar sedang kecuali titik 8 dan titik 14 termasuk kategori tercemar ringan. Aktivitas manusia seperti pelayaran, pelabuhan nelayan, tempat pelelangan ikan dan industri di daerah pesisir diperkirakan memakai bahan-bahan yang mengandung logam berat.
Efisiensi Pengolahan Limbah Cair Mengandung Minyak Pelumas pada Oil Separator dengan Menggunakan Plate Settler
Kasih Ditaningtyas Sari Pratiwi;
Joni Joni Hermana
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (353.211 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5379
Kegiatan pencucian kendaraan bermotor menghasilkan limbah cair mengandung minyak pelumas yang dapat menimbulkan permasalahan lingkungan, terutama menghambat suplai oksigen ke dalam tanah, meracuni mikroorganisme tanah, serta dapat mencemari perairan sampai ke lapisan aquifer air tanah. Salah satu cara mengolah limbah yang mengandung minyak pelumas adalah dengan pemisahan menggunakan gravity separator yang memanfaatkan plate settler. Penelitian ini lalu dilaksanakan untuk menentukan efisiensi pemisahan minyak pelumas pada oil separator dengan plate settler. Variabel yang digunakan dalam penelitian yakni konsentrasi campuran minyak pelumas sebesar 90 mg/L, 120 mg/L, dan 150 mg/L serta sudut kemiringan plate settler sebesar 30°, 45°, dan 60°. Pengujian konsentrasi minyak pelumas dalam air sampel menggunakan metode ekstraksi soxhlet. Berdasarkan hasil penelitian, sudut kemiringan 60° dan konsentrasi minyak pelumas dalam influent 150 mg/L memberikan efisiensi tertinggi, yakni 84,93%. Sudut 60° berdasarkan hasil penelitian diketahui pula merupakan sudut yang paling optimum untuk proses pemisahan minyak pelumas dengan air.
Kajian Efisiensi Proses dan Operasi Unit Filter pada Instalasi IPA Paket Kedunguling PDAM Kabupaten Sidoarjo
Abdul Rochman Al Khakim;
Alfan Alfan Purnomo
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (467.115 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5380
PDAM Delta Tirta Kabupaten Sidoarjo selalu berupaya meningkatkan pelayanan terhadap pelanggannya yaitu dengan meningkatkan pengolahan air diberbagai instalasi. Instalasi yang digunakan dalam kajian penilitian ini yaitu Instalasi Pengolahan Air di Kedunguling. IPA Kedunguling memiliki berbagai permasalahan dalam sistem proses maupun operasi tiap unitnya. Diperlukan kajian penelitian dalam menguraikan masalah tersebut. Kajian penelitian ini hanya memfokuskan masalah pada salah satu unitnya saja yaitu unit filter. Unit filter IPA ini kurang efektif dalam proses backwash dan hasilnya sehingga perlu pembenahan dalam dua hal tersebut. Ditinjau dari permasalahan itu, maka dalam kajian penelitian ini dibuat reaktor filter dengan alternatif ketebalan media dan lama waktu backwash. Alternatif media nya dibagi menjadi dua dengan beda tebal media pada media pasir silika dan antrasit sedangkan alternatif lama waktu backwash dibagi tiga yaitu 3, 5, dan 7 menit. Paramater yang dianalisa hanya parameter kekeruhan. Hasil penelitian ini yaitu media yang efektif adalah media dengan media pasir silika yang lebih tebal daripada media pasir antrasitnya, sedangkan untuk lama waktu backwashnya yang efektif adalah lama waktu 7 menit pada media efektif. Lama waktu ini dipilih karena %removalnya lebih baik dibandingkan dengan alternatif yang lainnya
Indeks Pencemaran Air Laut Pantai Utara Tuban Dengan Parameter Tss Dan Kimia Non-Logam
Hafiz Hafiz Darmawan;
Ali Ali Masduqi
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (543.043 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5381
Meningkatnya jumlah penduduk mengakibatkan jumlah limbah yang dihasilkan. Hal ini menyebabkan terganggunya potensi yang ada di wilayah pesisir. Tuban merupakan salah satu kawasan yang terletak di wilayah pesisir. Wilayah pesisir seringkali sebagai tempat bermuaranya limbah-limbah dari industri maupun domestik yang dibuang ke sungai. Penelitian ini dilakukan pada 14 titik yang berada di sepanjang wilayah pesisir pantai utara Tuban. Titik ini di tetapkan berdasarkan data sekunder yang telah di peroleh dari instansi terkait, seperti peta umum dll. Jumlah titik dan lokasi yang diperlukan untuk data yang dianggap mewakili, didasarkan pada perhitungan estimasi penyebaran (dispersi) limbah ke laut, dari titik masukannya. Penentuan titik sampling berdasarkan titik masukan limbah, titik di daerah pencampuran sempurna, dan (arah vertikal) limbah dengan laut. Titik di daerah lebih ke tengah, yang dianggap pengaruh limbah sudah kecil atau tidak signifikan (untuk daerah ini lebih dari 1 km dari wilayah pesisir). Berdasarkan dari perhitungan indeks pencemaran sesuai dengan KepMenLH no 115 tahun 2003 tentang status mutu air diketahui bahwa dari 14 titik sampling terdapat 9 titik di pantura Tuban yang masih belum memenuhi baku mutu.
Pengaruh Ketebalan Media Geotekstil dan Arah Aliran Terhadap Penyisihan Kekeruhan dan Total Coli pada Slow Sand Filter Rangkaian Seri
AA Dewi Hendrayani;
Nurina Nurina Fitriani;
Wahyono Wahyono Hadi
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (182.971 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5382
Proses pembersihan pada slow sand filter dikenal dengan cara scrapping. Hal ini memerlukan biaya yang kurang ekonomis jika ditinjau dari segi proses pembaharuan media setelah proses scrapping. Cara scrapping dapat diminimisasi dengan penggunaan geotekstil pada slow sand filter. Selain itu juga dapat meningkatkan kinerja slow sand filter karena struktur geotekstil yang baik untuk proses filtrasi. Pada penelitian ini dilakukan pengolahan air menggunakan slow sand filter dengan perpaduan variasi ketebalan media geotekstil dan arah aliran. Ketebalan media geotekstil yang digunakan adalah 4 cm dan 6 cm. Geotekstil yang digunakan pada penelitian ini adalah tipe nonwoven. Sedangkan untuk arah aliran yang digunakan adalah down-up dan down-down. Slow sand filter yang digunakan disusun secara seri dengan tambahan unit pretreatment yaitu roughing filter. Parameter yang dianalisis pada penelitian ini adalah kekeruhan dan total coli. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh penyisihan kekeruhan yang lebih baik pada penelitian ini sebesar 91,55%. Penyisihan total coli yang lebih baik pada penelitian ini yaitu sebesar 99,38%. Hasil penyisihan kedua parameter tersebut diperoleh dari variasi ketebalan 6 cm dengan arah aliran down-down.