Articles
134 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 2 (2014)"
:
134 Documents
clear
Bakteri Tanah Sampah Pendegradasi Plastik dalam Kolom Winogradsky
Dewi Nur Ainiyah;
Maya Shovitri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (101.509 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6904
Penggunaan plastik berupa kantong kresek hasil daur ulang dengan berbagai warna sangat diminati oleh masyarakat. Sifat plastik yang tidak mudah terdegradasi di alam mengakibatkan masalah lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri tanah sampah yang mampu mendegradasi plastik secara biokimia. Parameter biodegradasi plastik yang diukur adalah prosentase kehilangan berat kering, pengukuran densitas sel biofilm, densitas sel kolom air dan pH tiap bulan selama 4 bulan masa inkubasi. Dari penelitian didapatkan persentase kehilangan berat kerig plastk hitam lebih tinggi daripada plastik putih bening. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa isolat bakteri tanah sampah pendegradasi plastik yaitu Gram positif basil (PPs 2, PPs 7, PPs 9, dan PPs 11) dan Gram negatif basil (PPs 1, PPs 4, PPs 5, PPs 6, PPs 8, PPs 10, PPs 12 dan PPs 13 )dan hanya PPs 3 termasuk Gram negatif kokus.
Identifikasi Mikoriza dari Lahan Desa Cabbiya, Pulau Poteran, Sumenep Madura
Rizky Ratna Sari;
Dini Ermavitalini
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (87.757 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6907
Mikoriza merupakan asosiasi simbiotik antara akar tanaman dengan cendawan. Mikoriza mampu meningkatkan penyerapan unsur hara tanaman, memperpanjang fungsi perakaran, lebih tahan terhadap kondisi kering dan serangan patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis mikoriza dari lahan Desa Cabbiya, Pulau Poteran, Sumenep Madura menggunakan metode teknik penyaringan basah. Identifikasi dilakukan hingga tingkat genus berdasar karakter morfologi meliputi bentuk, warna, serta ornamen menggunakan buku panduan “Working with Mycorrhizas in Forestry and Agriculture” serta dipertegas dengan website INVAM. Hasil identifikasi dianalisa menggunakan metode deskriptif. Dari hasil identifikasi ditemukan empat genus mikoriza, yaitu Glomus, Gigaspora, Acaulospora, dan Scutellospora.
Potensi Chlorella sp. sebagai Bioakumulator Logam Berat Kadmium
Ryan Widi Anggar Kusuma;
Enny Zulaika
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (177.016 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6908
Kadmium adalah logam beracun yang bersifat toksik dan dapat membahayakan makhluk hidup serta ekosistem perairan. Chlorella sp. memiliki kapasitas tinggi untuk mengikat logam berat seperti kadmium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan hidup Chlorella sp., daya resistensi di media terpapar logam Cd, serta kemampuan bioakumulasi terhadap logam Cd. Tahap pertama pemeliharan kultur Chlorella sp. dengan subkultur setiap 48 jam. Penentuan kurva pertumbuhan Chlorella sp. dengan mengukur densitas (OD) menggunakan spektrofotometer setiap 2 jam selama 24 jam. Selanjutnya Uji resistensi logam Cd dilakukan dengan kisaran konsentrasi CdCl2 0 mg/L-50 mg/L selama 24, 48, dan 72 jam. Uji bioakumulasi logam Cd oleh Chlorella sp. berdasarkan hasil uji resistensi (range finding test) yaitu 0, 5, 10, dan 15 mg/L Cd selama 24, 48, dan 72 jam. Data dianalisis secara deksritip kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Chlorella sp. resisten terhadap logam berat Cd hingga konsentrasi 15 mg/L.
Potensi Isolat Bakteri Edwardsiella dan Corynebacterium dari Pulau Poteran Sumenep sebagai Pelarut Fosfat
Hefdiyah Hefdiyah;
Maya Shovitri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (685.392 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6910
Salah satu potensi Pulau Poteran Sumenep adalah bidang pertanian. Beberapa desa di Kecamatan Talango tanaman holtikultura ditanam di lahan kering dan kurang subur. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya P-tersedia padahal dilaporkan P total tanah Madura adalah sedang hingga tinggi. Penelitian ini bertujuan mengisolasi Bakteri Pelarut Fosfat (BPF) tanah di Desa Talango dan Poteran agar diketahui keanekaragaman dan efisiensi pelarut fosfat bakteri tersebut. Isolasi bakteri dilakukan dengan metode pengenceran bertingkat dan metode sebar pada medium NA. Isolat murni diamati secara deskriptif makroskopis (bentuk, tepi, elevasi, dan warna koloni), mikroskopis (morfologi sel dan pewarnaan) dan karakter biokimia berdasarkan panduan Bergey’s Manual of Determinative serta diukur efisiensi pelarut fosfat dengan medium Pikovskaya. Berdasarkan hasil isolasi dan karakterisasi didapatkan 2 isolat berbeda yang kecenderungan masuk ke dalam dua genus Edwardsiella dan Corynebacterium. Efisiensi pelarut fosfat kedua isolat bakteri tersebut berturut-turut sebesar 43.86 dan 45.63 sehingga diasumsikan bakteri-bakteri tersebut berpotensi sebagai biofertilizer.
Bakteri Tanah Pendegradasi Bahan Organik Desa Talango, Pulau Poteran, Sumenep
Muhammad Andry Prio Utomo;
Maya Shovitri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (314.057 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6913
Pulau Poteran merupakan salah satu pulau terbesar yang dimiliki oleh Kabupaten Sumenep dengan sektor prioritas pengembangan sumber daya perkebunan. Hasil penelitian sebelumnya menunjukan kandungan bahan organik tanah pulau Poteran sangat rendah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi eksoenzim yang dihasilkan bakteri tanah desa Talango, pulau Poteran, dalam mendegradasi bahan organik, dan mengetahui genus bakteri tersebut. Potensi eksoenzim dihitung dengan indeks amilolitik pada medium starch agar, indeks proteolitik pada medium Bushnell-Haas Casein 1%, indeks selulolitik pada CMC agar, dan indeks lipolitik pada Tween 80-pepton agar. Karakterisasi bakteri dilakukan menggunakan kunci dikotomi berdasarkan buku Bergey’s Manual Determinative of Bacteriology hingga tingkat genus. Penelitian ini mendapatkan empat isolat bakteri tanah desa Talango yang berpotensi proteolitik dan selulolitik, dua isolat diantaranya berpotensi amilolitik, dan dua isolat berpotensi lipolitik. Setelah dilakukan karakterisasi dan identifikasi kelima isolat bakteri tersebut cenderung terbagi ke dalam dua genus yaitu Corynebaterium, dan Aeromonas.
BIOGROUTING: Produksi Urease dari Bakteri Laut (Oceanobacillus sp.) Pengendap Karbonat
Sidratu Ainiyah;
Endry Nugroho Prasetyo;
Puspita Lisdiyanti;
Maharani Pertiwi Koentjoro
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (481.397 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.7004
Biogrouting adalah teknologi yang mensimulasikan proses diagenesis yaitu transformasi butiran pasir menjadi batuan pasir (calcarinite/sandstone). Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana mengoptimasi produk urease dengan melakukan uji aktifitas, mengisolasi, mempurifikasi dan mengkarakterisasi urease serta mengaplikasikannya sebagai material grout. Uji aktifitas dan optimasi dilakukan dengan menumbuhkan isolat Oceanobacillus sp. pada 2 variasi medium (B4 urea dan B4 urin), 5 variasi pH (4-8) dan 2 variasi suhu (25°C dan 29°C). Hasil uji aktifitas dan optimasi selanjutnya dipurifikasi menggunakan ammonium sulfat (Uji Bradford) dan dicari titik isoelektriknya. Kemudian hasil protein presipitat dikarakterisasi menggunakan SDS-PAGE. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa aktifitas urease paling tinggi adalah 70.21 unit/ml. Urease optimal dihasilkan pada isolat yang ditumbuhkan pada B4 urea pada pH 7 temperatur 25°C. Berat molekul urease yang dikarakterisasi menggunakan SDS-PAGE adalah 440 kDa, sedangkan titik isoelektriknya pada pH 6. Urease dapat dijadikan material grout karena memiliki kemampuan untuk melakukan sementasi pada aplikasi sederhana biogrouting.
Kajian Komposisi Fitoplankton Dan Hubungannya Dengan Lokasi Budidaya Kerang Mutiara (Pinctada Maxima) Di Perairan Sekotong, Nusa Tenggara Barat
Fathurrahman Fathurrahman;
Aunurohim Aunurohim
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (156.84 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.7022
Salah satu potensi perairan Indonesia adalah usaha budidaya tiram mutiara khususnya di wilayah perairan NTB. Jenis tiram mutiara yang umum dibudidayakan dari spesies Pinctada maxima. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha budidaya tiram mutiara salah satunya adalah pemilihan lokasi yang tepat. Lokasi yang baik harus memiliki kesuburan perairan yang baik dan didukung parameter fisik yang sesuai baku mutu untuk biota laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis komposisi fitoplankton (parameter biologi) dan melihat hubungannya dengan kualitas perairan di Sekotong, NTB serta mengkaitkannya dengan kondisi perairan Sekotong, NTB apakah baik dijadikan sebagai lokasi budidaya tiram mutiara dengan melihat tingkat produktifitas hasil panen kerang mutiara dari budidaya yang dilakukan di perairan Sekotong. Hasil penelitian menunjukkan perairan Sekotong, NTB memenuhi syarat sebagai lokasi yang baik untuk budidaya tiram mutiara dilihat dari parameter fisik-kimia perairan dan kesuburan perairan. Semua faktor acuan yang digunakan berada pada kisaran baik untuk pertumbuhan dan perkembangan tiram mutiara.
Efektifitas Modifikasi Habitat Lahan Tembakau (Nicotiana tabacum L.) Menggunakan Insectary Plant Helianthus annuus Terhadap Tingkat Kerusakan Daun Tembakau
Bambang Sutego;
Indah Trisnawati Dwi Tjahjaningrum
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1191.237 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.7023
Serangga herbivora banyak ditemukan di berbagai habitat, termasuk di ekosistem lahan tembakau. Serangga herbivora sebagai hama dapat menimbulkan kerugian bagi petani tembakau, bahkan disetiap tahunnya mencapai 10-40%, sehingga mengakibatkan penurunan produktivitas dan mutu tembakau. Modifikasi habitat yang dilakukan pada lahan tembakau yaitu dengan menggunakan insectary plant Helianthus annuus membentuk perimeter mengelilingi tanaman tembakau Nicotiana tabacum L. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas modifikasi habitat lahan tembakau Nicotiana tabacum L. Menggunakan insectary plant Helianthus annuus terhadap tingkat kerusakan daun tembakau. Penelitian ini dilakukan di lahan tembakau Purwosari, Pasuruan, Jawa Timur dan analisa sampel di laboratorium Zoologi Biologi FMIPA ITS. Alat-alat yang digunakan adalah Sweep Net, Yellow Pan Trap, kuas, pinset, botol sampel mikroskop dan lampu pemanas. Sedangkan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah serangga herbivor, chloroform, kapas dan alkohol 70%. Dari data pengambilan sampel kerusakan daun pada lahan penelitian, didapatkan rata-rata total dari ketiga data kerusakan daun, yakni daun tembakau pada lahan modifikasi, daun tembakau pada lahan kontrol dan daun Helianthus annuus secara berturut-turut adalah 28.660%, 50.831% dan 84.123%. Dari ketiga data kerusakan daun pada penelitian didapat kerusakan daun tembakau kontrol lebih tinggi 22.171% dari tembakau pada lahan modofikasi habitat. Hal ini menunjukkan bahwa modifikasi habitat lahan tembakau menggunakan insectary plant Helianthus annuus efektif menurunkan tingkat kerusakan daun pada tembakau.
Perancangan Media Promosi Langsung Agrowisata Bhakti Alam
Ria Aprilia Prastini;
Sayatman Sayatman
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (466.545 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.7462
Agrowisata merupakan salah satu bidang usaha pariwisata yang potensial di Indonesia, berlandaskan konsep pertanian, serta kondisi alam, dan budaya yang beragam. Kabupaten Pasuruan dikenal dengan daerah agrowisata di Jawa Timur, Agrowisata Bhakti Alam merupakan agrowisata buah-buahan tropis sekaligus peternakan dan menyediakan berbagai fasilitas dan wahana yang mendukung industri pariwisata. Semakin banyaknya industri pariwisata khususnya perkebunan, Bhakti Alam juga harus dapat bersaing dan mengimbangi jumlah pengunjung dengan pengembangan wisata. Sehingga dalam perancangan ini akan diterapkan media promosi langsung dengan target konsumen perusahaan atau instansi untuk membangun relasi antara agrowisata dan perusahaan terkait serta menaikkan jumlah pengunjung agrowisata Bhakti Alam. Konsep Fun, Fruity, Favourite dipilih untuk mewakili kegiatan serta wahana dan fasilitas yang tersedia di Bhakti Alam dengan menyesuaikan kebutuhan target konsumen. Beberapa media promosi yang dipilih merupakan media yang dapat diaplikasikan pada suatu ruang kantor perusahaan dengan fotografi yang memperlihatkan area agrowisata agar mendapatkan perhatian lebih dari perusahaan tersebut yang nantinya berakhir pada kunjungan wisata. Media tersebut tidak hanya dapat diaplikasikan dengan mudah namun juga memiliki informasi yang dibutuhkan oleh instansi atau perusahaan yang bersangkutan serta media yang merefleksikan agrowisata Bhakti Alam secara keseluruhan.
Perancangan Karakter Game Visual Novel “Tikta Kavya” Dengan Konsep Visual Bishonen
Brigitta Rena Estidianti;
Rahmatsyam Lakoro
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1316.452 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.7552
Industri game terus mengalami perkembangan, khususnya industri game di dalam negeri. Tetapi, di Indonesia fungsi game belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai media komunikasi terutama dalam mengkomunikasikan sejarah dan budaya Indonesia kepada generasi muda. Hal tersebut dapat diatasi dengan menggunakan genre visual novel yang dinilai maksimal dalam menjalankan fungsi game sebagai media komunikasi. Walau begitu visual novel merupakan genre yang masih baru di Indonesia, karena itulah dipilih tema Majapahit sebagai kerajaan Indonesia yang sudah dikenal banyak orang. Sejarah kerajaan Majapahit dihiasi oleh para tokoh – tokoh besar seperti Raden Wijaya, Gajah Mada, sampai Hayam Wuruk. Personaliti dan karakteristik tokoh sentral majapahit tersebut memiliki potensi untuk menjadi karakter yang segar dan baru bila digabungkan dengan selera dan trend sekarang, tidak terjebak lagi pada stereotype komik silat. Di lain pihak visual novel memiliki potensi negatif untuk membuat orang merasa bosan pada saat memainkannya, sehingga dilakukanlah pengoptimalan fitur simulatif pada elemen karakter. Fitur simulatif dapat digali lebih lanjut. Wujud akhir perancangan ini selain merancang sebuah game pada umumnya juga mengubah citra karakter desain tokoh sejarah Indonesia yang masih kental akan gaya gambar komik klasik dan kurang cocok untuk pasar remaja saat ini, sehingga lebih mudah disukai dan diharapkan dapat menumbuhkan rasa penasaran akan sejarah Indonesia yang belum mereka ketahui.