Articles
139 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 2 (2018)"
:
139 Documents
clear
Pengelompokan Rumah Tangga di Pulau Madura Berdasarkan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi Air Bersih Menggunakan Similarity Weight and Filter Method
Astarani Wili Martha;
Ismaini Zain
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.327 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.34700
Clean Water and Sanitation adalah salah satu indikator pada SDGs yang berhubungan dengan kebutuhan air bersih. Tiga dari empat kabupaten di pulau Madura mengalami kekeringan, hal ini tentu menjadi sorotan untuk dilakukannya penelitian supaya terpenuhinya kebutuhan air bersih. Pulau Madura terdapat 3097 rumah tangga yang perlu mengonsumsi air bersih. Namun, belum semua rumah tangga mengakses air bersih. Penelitian ini bertujuan mengelompokan rumah tangga di Pulau Madura berdasarkan faktor yang mempengaruhi konsumsi air bersih dengan analisis kelompok. Pengelompokan berdasarkan data numerik dan data kategorik. Oleh karena itu digunakan pengelompokan dengan metode Similarity Weight and Filter Method. SWFM adalah salah satu metode pengelompokan campuran, pengelompokan data numerik menggunakan metode hirarki ward dan data kategorik menggunakan k-modes. Untuk analisis kelompok data numerik, terdapat 3 variabel dan diperoleh dua jumlah kelompok optimum menggunakan metode ward dengan nilai pseudo-F sebesar 1001,172. Analisis kelompok berskala kategorik terdapat 6 variabel dengan menggunakan k-modes dihasilkan tiga kelompok. Metode ensembel SWFM menghasilkan lima kelompok. Pengambilan lima kelompok karena menghasilkan nilai rasio terkecil pada jumlah kelompok sebesar 0,006627.
Analisis Regresi Logistik Multinomial Pada Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sumber Air Bersih Rumah Tangga Di Jawa Timur
Zabrinna Zenitha Zahroh;
Ismaini Zain
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.697 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.34701
Air merupakan sumber daya yang penting bagi kehidupan masyarakat guna memenuhi kebutuhannya seperti untuk minum, masak, mandi/cuci dan lainnya. Hal tersebut dijamin dalam program Sustainable Development Goals atau SDGs, dimana menjadi acuan bagi pembangunan negara, baik untuk negara maju ataupun negara berkembang guna menjawab ketertinggalan pembangunan negara salah satunya dengan tercapainya ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Pada penelitian ini,didapatkan hasil karakteristik yaitu variabel X1 sebanyak 52% terletak didaerah pedesaan dan 48% terletak didaerah perkotaan. Varibel X2 sebanyak 70% yaitu SD, 6% yaitu SMP, 18% yaitu SMA, dan 6% yaitu perguruan tinggi. Variabel X3 sebanyak 91% bangunan rumah tangga berstatus milik sendiri dan 9% berstatus bukan milik sendiri. Vaeiabel X4 sebanyak 47% rumah tangga menggunakan perpipaan/hidran umum dan 53% tidak menggunakan penyaluran air. Variabel X5 atau jumlah anggota keluarga di Jawa Timur rata-rata memiliki anggota keluarga sebanyak 3,4558 atau sebanyak 4 anggota keluarga dengan minimum 1 anggota keluarga dalam keluarga dan maximum 14 anggota keluarga dalam keluarga. Penelitian ini menghasilkan nilai akurasi dalam analisis model sebesar 67,3%.
Menentukan Waktu Penggantian Komponen Dalam Mesin Bottomer Di PT Industri Kemasan Semen Gresik Menggunakan Power Law Process
Miftahul Innayahtul Hakima;
Wiwiek Setya Winahju;
Diaz Fitria Aksioma
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.733 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.34702
PT. IKSG merupakan perusahaan yang mem-produksi kemasan semen. Terdapat dua mesin yang digunakan untuk menghasilkan kemasan yaitu mesin Tuber dan Bottomer. Mesin yang sering mengalami kerusakan adalah mesin Botto-mer, penelitian berfokus pada komponen dalam mesin Bottomer. Tujuan dari penelitian adalah menghitung waktu optimasi peng-gantian komponen dalam mesin Bottomer menggunakan power law process (PLP), sehingga bisa meminimumkan biaya yang timbul akibat kerusakan. Hasil analisis dilakukan pengecekan setelah kerusakan pertama atau mesin sudah beroperasi selama 20 hari dengan estimasi biaya sebesar Rp78.468,952/hari. Peng-gantian komponen Bearing dilakukan setelah 2 kali pengecekan dengan MTTF (Mean Time to Failure) 48 hari. Komponen sela-in Bearing dilakukan penggantian komponen setelah melakukan 6 kali pengecekan dengan MTTF 128 hari.
Perancangan Model Bisnis Berbasis Circular Economy
Mucharromatul Aula;
Arman Hakim Nasution;
Dewie Saktia Ardiantono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (227.076 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.34746
Meningkatnya pengaruh keberlanjutan dalam praktik manajemen rantai pasok dan operasi dapat dikaitkan dengan fakta bahwa para pemangku kepentingan yang ada di dalam organisasi dituntut untuk meningkatkan kinerja ekonomi yang kuat serta bertanggung jawab atas kinerja lingkungan dan sosial. Penerapan circular economy di Indonesia telah menjadi salah satu yang diperhatikan oleh pemerintah. Hal ini dibuktikan dengan adanya master plan implementasi circular economy yang dibuat oleh pemerintah hingga tahun 2025. Meskipun master plan yang telah dibuat masih difokuskan untuk perusahaan manufaktur, namun dalam penelitian ini, peneliti mengambil celah di bidang agribisnis khususnya peternakan. KPSP (Koperasi Peternakan Sapi Perah) Setia Kawan merupakan salah satu koperasi penghasil susu terbesar di Kabupaten Pasuruan. Koperasi ini memiliki lebih dari 9.141 anggota peternak yang memproduksi susu kurang lebih 97.000 liter per hari. KPSP Setia Kawan telah menerapkan circular economy meskipun belum maksimal. Penelitian ini akan melakukan perancangan Circular Business Model Canvas (CBMC) KPSP Setia Kawan yang optimal dengan expert opinion. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian ekploratif. Harapannya, dengan penelitian ini dapat membantu KPSP Setia Kawan untuk mengembangkan bisnisnya sesuai dengan model bisnis yang tepat serta dapat memanfaatkan potensi dari peternakan secara maksimal.
Pemodelan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan PT Djarum Unit Karangbener, Kudus-Jawa Tengah Menggunakan Structural Equation Modeling
Yongky Choirul Anam;
Agus Suharsono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (227.029 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.35257
PT Djarum merupakan perusahaan penghasil rokok yang sudah sangat terkenal di Indonesia. Perusahaan memiliki beberapa brak produksi rokok jenis Sigaret Kretek Tangan (SKT), salah satunya yaitu di Unit Karangbener yang berada di Desa Karangbenar, Kudus-Jawa Tengah. Perusahaan selalu mewujudkan suasana lingkungan kerja agar karyawan selalu merasa senang dan nyaman sehingga dapat optimal dalam bekerja dan dapat menghasilkan produk yang berkualitas baik. Namun dalam menilai kinerja karyawan, perusahaan belum mengetahui indikator-indikator yang dapat digunakan sebagai alat ukur. Oleh karena itu, dilakukan penelitian faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan dengan menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) dikarenakan variabel yang digunakan adalah variabel yang tidak terukur (laten). Beberapa faktor yang diduga mempengaruhi kinerja karyawan antara lain kemampuan diri, motivasi, dan dukungan yang diterima. Data yang digunakan merupakan data primer dengan melakukan survey secara langsung kepada karyawan giling dan karyawan batil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan diri dan motivasi berpengaruh langsung terhadap kinerja karyawan, serta terdapat pengaruh tidak langsung dari dukungan sosial terhadap kinerja karyawan melalui motivasi.
Karakteristik Rumah Tangga Tingkat Kesejahteraan Rendah di Kota Surabaya dengan Analisis Biplot
Indri Eka Pratiwi;
Sutikno Sutikno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (534.686 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.35258
Kemiskinan merupakan ketidakmampuan individu dalam memenuhi kebutuhan dasar minimal untuk layak hidup, baik untuk makanan dan non makanan yang terdiri atas perumahan, pakaian, kesehatan, pendidikan, transportasi, serta aneka barang dan jasa lainnya. Pemerintah sejak lama telah mencanangkan dan mengimplementasikan berbagai kebijakan dan program. Namun seluruh program tersebut dalam proses pelaksanaanya belum mampu melingkupi seluruh masyarakat yang membutuhkan layanan khususnya masyarakat miskin. Kota Surabaya yang merupakan kota besar dengan jumlah kemiskinan yang cukup signifikan. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan pemetaan karakteristik penduduk tingkat kesejahteraan rendah di Surabaya dengan basis kelurahan menggunakan analisis biplot agar pengambilan kebijakan yang dilakukan pemerintah lebih tepat sasaran. Hasil dari penelitian ini yaitu biplot dapat menjelaskan informasi sebesar 51,5% dari kesluruhan data. Selain itu diperoleh 4 kelompok kelurahan yang memiliki kemiripan karakteristik.
Regresi Nonparametrik Spline Truncated untuk Memodelkan Persentase Unmet Need di Kabupaten Gresik
Camelia Nanda Sholicha;
I Nyoman Budiantara;
Madu Ratna
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (446.106 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.35259
Kabupaten Gresik merupakan wilayah yang mengalami penurunan persentase unmet need sehingga pada tahun 2017 menjadi urutan terendah kedua di Provinsi Jawa Timur yaitu sebesar 15,6%. Faktor-faktor yang mempengaruhi seperti petugas penyuluh informasi, tempat pelayanan KB, persentase keluarga miskin dan persentase pendidikan terakhir lebih dari SMA yang ditamatakan kepala keluarga diduga cukup berpengaruh dalam capaian Kabupaten Gresik dalam menangani kejadian unmet need. Metode yang sesuai digunakan dalam penelitian yaitu analisis regresi nonparametrik Spline Truncated karena data tidak membentuk sebuah pola tertentu serta menggunakan titik knot optimum berdasarkan nilai Generalized Cross Validation (GCV) yang minimum. Dalam penelitian ini, karakteristik kecamatan dengan persentase unmet need di Kabupaten Gresik sangat tinggi dan tidak memenuhi SPM. Model regresi nonparametrik spline truncated terbaik dengan menggunakan kombinasi titik knot yaitu satu titik knot pada variabel cakupan PKB/PLKB (x1), satu titik knot pada variabel cakupan tempat pelayanan KB (x2), dua titik knot pada variabel persentase keluarga miskin (x3), serta dua titik knot pada variabel persentase pendidikan terakhir lebih dari SMA yang ditamatkan oleh KK (x4). Nilai koefisien determinasi yang dihasilkan dari model ini adalah sebesar 88,09%.
Pengendalian Kualitas Multivariat Pada Produksi Rokok “W” di PT. I
Zuyyin Inesa Pratiwi;
Diaz Fitra Aksioma
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (277.026 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.35260
Kualitas produk merupakan kunci untuk dapat bersaing dalam dunia industri. Penerapan pengendalian kualitas dengan ilmu statistika dalam peningkatan kualitas merupakan hal yang disarankan menurut metodologi six sigma. Diagram kendali merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui variabilitas dan rata-rata proses produksi suatu produk. Penelitian ini mengambil permasalahan pengendalian kualitas produksi rokok “W” di PT. I yang diproduksi secara manual. Karakteristik kualitas yang digunakan berat rokok dan pressure drop yang saling berhubungan sehingga analisis yang akan digunakan adalah diagram kendali M dan T2Hotelling untuk mengetahui kebaikan proses produksi rokok W. Hasil dari analisis diagram kendali M dan T2Hotelling variabilitas dan rata-rata proses terkendali secara statistik. Kapabilitas proses menunjukkan bahwa presisi proses telah baik tetapi target (akurasi) belum tepenuhi. diakibat oleh berat bahan baku yang berkurang. Selain dari bahan baku, penyebab lain yaitu usia, kondisi ruang kerja yang tidak kondusif, alat tidak diganti berkala, dan metode inspeksi sederhana.
Pengendalian Kualitas pada Proses Produksi Rokok “AF”di PT. IQ
Inung Anggun Saputri;
Wiwiek Setya Winahju;
Diaz Fitra Aksioma
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (210.026 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.35263
Industri pengolahan tembakau mempunyai peran penting dalam menggerakkan ekonomi nasional, karena mem-punyai multiplier effect yang sangat luas, seperti menumbuhkan industri jasa terkait, dan penyerapan tenaga kerja. PT. IQ merupakan salah satu produsen rokok besar yang terdapat di Surabaya Salah satu produk rokok SKM yang memiliki penjualan paling tinggi adalah rokok “AF”. Rokok “AF” merupakan produk rokok kretek filter premium terbuat dari campuran tembakau dan cengkeh terbaik untuk menciptakan cita rasa yang sempurna. Penjualan netto PT. IQ mengalami penurunan sebesar 15,73% pada tahun 2017 dari tahun sebelumnya. Pengendalian kualitas di PT. IQ hanya dilakukan secara deskriptif dan univariat dimana terdapat kelemahan yaitu kurang efisien terhadap waktu dan tenaga. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengendalian kualitas secara statistik untuk mengetahui kebaikan proses secara menyeluruh yang dapat diukur dari kapabilitas proses. Pada penelitian ini digunakan diagram kendali Multivariate Exponentially Weighted Moving Variance (MEWMV) untuk mendeteksi perubahan variabilitas proses dan Multivariate Exponentially Weighted Moving Average (MEWMA) untuk mendeteksi perubahan rata-rata proses. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembobot optimum pada peta kendali MEWMV adalah ω=0,9 dan λ=0,9. Sedangkan pembobot optimum untuk peta kendali MEWMA adalah λ=0,2. Pada fase satu variabilitas dan rata-rata proses telah terkendali secara statistik dan telah kapabel secara multivariat.
Pemodelan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Persentase Peserta Aktif KB Suntik di Jawa Timur Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated
Octavianta Romauli Sitanggang;
Madu Ratna;
I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (221.064 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.35265
Penggunaan metode kontrasepsi suntik di Jawa Timur pada akhir tahun 2015 mencapai angka 58,7%. Metode kontrasepsi suntik sering dipakai karena tingkat efektifitasnya yang tinggi. Maka dari itu dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi presentasepeserta KB aktif di Provinsi Jawa Timur tahun 2016 memilih memakai metode kontrasepsi suntik. Penelitian ini menggunakan analisis regresi nonparametrik spline truncated karena sifatnya yang fleksibel untuk memodelkan data yang tidak memiliki pola. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah persentase peserta KB aktif dari alat KB suntik pada tahun 2016 di Jawa Timur sebagai variabel respon dan variable prediktor yang diduga memengaruhi adalah persentase perempuan berstatus kawin usia 15-49 tahun, jumlah anak lahir hidup dari setiap wanita usia 15-49 tahun lebih dari atau sama dengan 2, tingkat pendidikan dari setiap wanita usia 15-49 tahun minimal SLTA/sederajat dan usia kawin pertama lebih dari 19 tahun. Hasil dari penelitian ini adalah model terbaik yang didapatkan dari memilih titik knot optimum adalah regresi nonparametrik spline truncated dengan kombinasi knot (1-3-3-3).Keempat variabel prediktor dugaan, berpengaruh signifikan terhadap persentase peserta aktif alat KB suntik dengan R-Square dari model adalah sebesar 85,87%.