cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 119 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2019)" : 119 Documents clear
Pemodelan Indeks Kebahagiaan Provinsi di Indonesia Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated Ayu Febriana Dwi Rositawati; I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.636 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.45160

Abstract

Salah satu ukuran tingkat kesejahteraan yang saat ini sedang menjadi perhatian pengambil kebijakan adalah indeks kebahagiaan. Indeks kebahagiaan Indonesia tahun 2017 sebesar 70,69. Selain itu, juga terdapat indeks kebahagiaan untuk setiap provinsi. Provinsi yang memiliki indeks kebahagiaan paling rendah adalah Provinsi Papua yaitu sebesar 67,52. Sedangkan provinsi dengan indeks kebahagiaan tertinggi adalah Provinsi Maluku Utara yaitu sebesar 75,68. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi perbedaan indeks kebahagiaan di setiap provinsi. Sehingga, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap indeks kebahagiaan di Indonesia. Dalam penelitian ini digunakan enam variabel yang diduga berpengaruh terhadap indeks kebahagiaan di Indonesia. Data diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Data yang digunakan tidak membentuk pola tertentu, sehingga dilakukan analisis menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated dengan metode pemilihan titik knot optimumnya adalah GCV (Generalized Cross Validation). Hasil analisis menunjukkan model regresi nonparametrik Spline Truncated terbaik untuk pemodelan indeks kebahagiaan di Indonesia tahun 2017 menggunakan kombinasi titik knot 1,3,2,1,3,2. Hal ini ditunjukkan dengan diperolehnya nilai GCV paling minimum yaitu sebesar 0,31. Nilai kebaikan model atau R2 yang dihasilkan juga sangat tinggi yaitu sebesar 97,85% dengan enam variabel prediktor yang berpengaruh yaitu variabel Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), jumlah penduduk miskin, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Angka Partisipasi Sekolah (APS), dan rasio rumah sakit per satu juta penduduk.
Pemodelan Faktor yang Memengaruhi Angka Kasus Tuberculosis di Kota Surabaya Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated I Gusti Putu Surya Darma; Madu Ratna; I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.192 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.45404

Abstract

Tuberculosis merupakan penyakit infeksi kronik dan menular yang erat kaitannya dengan keadaan lingkungan dan perilaku masyarakat. Tuberculosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penggunaan metode regresi nonparametrik Spline Truncated pada angka kasus Tuberculosis di Kota Surabaya belum pernah dilakukan sebelumnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memodelkan faktor-faktor yang memengaruhi angka kasus Tuberculosis di Kota Surabaya menggunakan pendekatan regresi nonparametrik Spline Truncated. Dengan menggunakan data yang bersumber dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya yakni data publikasi Profil Kesehatan Kota Surabaya tahun 2017 dengan unit observasi yang digunakan sebanyak 31 kecamatan yang ada di Surabaya, didapatkan hasil penelitian bahwa model terbaik regresi nonparametrik Spline Truncated untuk angka kasus Tuberculosis di Kota Surabaya tahun 2017 merupakan model kombinasi knot (3,2,3) dengan nilai GCV minimum sebesar 1338,53. Sebanyak tiga variabel prediktor yang digunakan berpengaruh signifikan. Koefisien determinasi atau R2 yang menunjukkan ukuran kebaikan model adalah sebesar 74,3515%.
Pengendalian Kualitas Pengolahan Limbah Air PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Menggunakan Grafik Kendali Multivariat Berbasis Time Series Ilma Tamarina Arba; Wibawati Wibawati; Ni Luh Putu Satyaning Pradnya Paramita
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.539 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.45581

Abstract

PT Japfa Comdeed Indonesia Tbk merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang agrofood. Salah satu dampak dari aktivitas produksi adalah adanya limbah yang dihasilkan. Selama ini PT JCI Tbk hanya melakukan pencacatan dalam memonitor proses pengolahan limbah, sehingga perlu dilakukan pengendalian kualitas pengolahan limbah secara statistik. Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu Total Dissolved Solid (TDS) dan pH. Adanya autokorelasi menyebabkan false alarm pada grafik kendali sehingga pada penelitian ini digunakan grafik kendali multivariat bersasis time series. Metode yang digunakan adalah grafik kendali kombinasi MEWMA di mana grafik kendali M2Z2 dan MZ digunakan untuk memonitor variabilitas proses dan mean proses. Pada analisis time series diperoleh model terbaik yang terpilih adalah VAR([1,5,8]) sehingga residual dari model tersebut digunakan untuk mengendalikan proses pengolahan limbah air. Pada fase I variabilitas proses dan mean proses telah stabil, dan pada fase II variabilitas proses telah stabil namun mean proses belum stabil. Kapabilitas proses diperoleh nilai MCp 4,51 dan MCpk 2,53 sehingga dapat dikatakan bahwa proses pengolahan limbah memiliki sebaran data yang dan proses telah kapabel.
Pemodelan ASFR (Age Specific Fertility Rate) di Indonesia Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated Robiatul Maziyah; Madu Ratna; I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.897 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.45666

Abstract

Secara nasional angka kelahiran pada remaja perempuan usia 15-19 tahun adalah 33 per 1000 kelahiran pada tahun 2017. Nilai ASFR tersebut telah memenuhi target yang ditetapkan oleh BKKBN menurut SDKI 2017 yaitu 36 per 1000 wanita. Namun, hal tersebut tidak berlaku pada beberapa daerah di Indonesia. Terdapat beberapa provinsi dengan nilai ASFR 15-19 tahun yang cukup tinggi dan sangat jauh dari target. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian guna mendukung penurunan ASFR 15-19 tahun di Indonesia tahun 2017 sesuai dengan tujuan RPJMN 2015-2019 yaitu pembangunan penduduk usia remaja. Data diperoleh dari BKKBN dan BPS, sementara itu pola dari data tidak membentuk pola tertentu, sehingga untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap ASFR 15-19 tahun maka dilakukan analisis menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated dengan metode pemilihan titik knot optimumnya adalah GCV (Generalized Cross Validation). Hasil analisis menunjukkan model regresi Spline terbaik menggunakan kombinasi knot 3,3,3,1,3 dengan variabel yang berpengaruh adalah persentase UKP (Usia Kawin Pertama) wanita < 20 tahun, persentase wanita tamat SMA, persentase penduduk miskin, persentase penduduk wanita umur 15 tahun ke atas yang bekerja, dan gini ratio dengan nilai R2 yang diperoleh yaitu sebesar 89,07%
Confirmatory Factor Analysis terhadap Niat Konsumen untuk Mengikuti dan Merekomendasikan Akun Instagram: Penerbit Buku Fiksi XYZ Muhammad Fadel Yulian Maulido; Berto Mulia Wibawa; Puti Sinansari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.081 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.45921

Abstract

Sejak adanya penurunan penjualan buku secara fisik akibat disrupsi internet, menyebabkan banyak penerbit beralih memasarkan bukunya di media sosial. Penerbit menyadari bahwa pola literasi sudah berubah di era digital, tak hanya membaca buku tapi juga secara multimedia. Studi kasus pada penelitian ini yaitu pada penerbit buku fiksi XYZ yang kesulitan untuk menjadi best seller dibandingan beberapa penerbit buku fiksi besar lainnya yang sukses memanfaatkan media sosial. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis niat konsumen untuk mengikuti dan merekomendasikan akun Instagram penerbit XYZ sebagai acuan dasar untuk konten unggahan dengan metode utama yaitu Confirmatory Factor Analysis (CFA). Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa indikator pada variabel kegunaan, kenikmatan, kepuasan, serta niat mengikuti dan merekomendasi dinyatakan valid. Metode penelitian ini dilakukan secara konklusif-deskriptif-multiple cross sectional dengan penyebaran kuesioner online melalui tautan berisi formulir kepada 226 responden yaitu followers penerbit buku fiksi XYZ.
Analisis Value at Risk (VaR) pada Investasi Saham Blue Chips dengan Pendekatan Copula Ganis Ardhaning Saputri; Agus Suharsono; Haryono Haryono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.46472

Abstract

Investasi dapat dilakukan dalam berbagai macam bentuk, salah satunya adalah dengan membeli saham. Saham Blue Chips memiliki reputasi tinggi dan pendapatan yang cukup untuk membayar devidennya. Namun, keadaan pasar di Indonesia selalu tidak stabil Pengukuran risiko adalah hal yang sangat penting berkaitan dengan investasi dana yang cukup besar. Salah satu metode pengukuran risiko yang berkembang adalah Value at Risk (VaR). Penelitian ini menggunakan metode Copula untuk mengestimasi Value at Risk (VaR) pada nilai return saham Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dan PT. Telekomunikasi Indonesia (TLKM) yang termasuk saham Blue Chips pada periode Januari 2013 hingga Desember 2018. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan permodelan copula terbaik dan estimasi VaR. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemodelan copula gumbel sebagai model copula terbaik karena mampu menangkap heavy tail lebih baik berdasarkan VaR yang dihasilkan.
Analisis Kepuasan dan Keputusan Penggunaan Kembali Jasa Ojek Online Mahasiswa ITS dengan Metode Structural Equation Modeling Dian Vitiana Ningrum; Setiawan Setiawan; Mohamad Atok
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.252 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.46559

Abstract

Mahasiswa ITS dengan karakteristik tingkat mobilitas tinggi. memberikan peluang untuk menggunakan aplikasi ojek online. Adanya pemanfaatan ojek online memberikan kesan terhadap pelayanan, kemudahan akses aplikasi dan berbagai bentuk pelayanan lainnya yang dapat dikategorikan sebagai bentuk kepuasan konsumen/pengguna. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kepuasan dan keputusan penggunaan kembali jasa ojek online. Dalam penelitian ini digunakan data primer dan dianalisis dengan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM). Hasil analisis SEM menunjukkan variabel Sustainability berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan, dan kepuasan pelanggan mempunyai pengaruh terhadap keputusan penggunaan kembali jasa ojek online. Variabel Sustainability mempunyai pengaruh langsung dan tidak langsung terhadap keputusan penggunaan kembali jasa ojek online mahasiswa ITS.
Penentuan Variabel Prioritas Pengembangan Industri Komoditas Unggulan Sub Sektor Tanaman Pangan di Tulungagung Muhammad Agus Dewantoro; Sardjito Sardjito
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.607 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.46739

Abstract

Kabupaten Tulungagung memiliki keunggulan ekonomi pada sektor pertanian. Pada sektor pertanian terdapat sub sektor tanaman pangan yang merupakan penyumbang terbesar dari sektor pertanian sebesar 1.376.773,06 juta rupiah atau sebesar 38% dari seluruh nilai pada sektor pertanian. Pada sub sektor tananman pangan terdapat komoditas unggulan yaitu komoditas jagung dan ubi kayu. Dengan kelimpahan jumlah produksi tanaman pangan tersebut pemerintah Kabupaten Tulungagung perlu mengoptimalkan dengan baik. Dalam hal upaya mengoptimalkan kelimpahan tersebut perlu adanya diversifikasi produk yang dapat menambah nilai jual (added value) produk terutama pada hasil produksi komoditas unggulan dalam sub sektor tanaman pangan melalui pengembangan agroindustri. Dalam pengembangan agroindustri terdapat variabel-variabel yang mempengaruhinya. Variabel yang mempengaruhi pengembangan industri komoditas unggulan didapatkan dari pendapat stakeholder yang mengerti akan pengembangan industri. Variabel tersebut memiliki tingkatan berbeda pada masing-masing industri komoditas unggulan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan variabel prioritas pengembangan industri komoditas unggulan pada sub sektor tanaman pangan di Kabupaten Tulungagung. Untuk mencapai tujuan penelitian dilakukan analisis AHP (Analytical Hierarchy Process). Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat 13 variabel prioritas dalam pengembangan industri pada masing-masing industri komoditas unggulan di Kabupaten Tulungagung.
Perancangan Model Bisnis pada Industri Permesinan Biodiesel B20 Caesaratna Bunga Dwi Agusti; Arman Hakim Nasution; Dewie Saktia Ardiantono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.48197

Abstract

Biofuel merupakan energi alternatif bahan bakar minyak fosil. Indonesia memiliki kelapa sawit sebagai komoditas utama yang dapat menghasilkan biofuel, khususnya biodiesel. Indonesia telah mengimplementasikan B20, 20% biodiesel dan solar. Pada 1 September 2018, Indonesia telah melakukan mandatori B20 untuk mengurangi impor minyak fosil. Untuk meningkatkan pemanfaatan B20 diperlukan dukungan mesin diesel yang kompatibel dengan bahan bakar B20. Pada penelitian terdahulu menyatakan peningkatan pemanfaatan biofuel diikuti penjualan mesin dengan modifikasi mesin. Sehingga industri permesinan biodiesel B20 memiliki peluang pasar. Dalam menghadapi peluang pasar, industri permesinan biodiesel B20 perlu merancang model bisnis. Penelitian ini dilakukan untuk merancang model bisnis berdasarkan kombinasi BMC dan FSSD untuk merancang model bisnis berkelanjutan. Perancangan BMC diperoleh value proposition dengan menawarkan mesin bahan bakar biodiesel B20  rendah emisi untuk mendukung pemerintah dalam menjaga ketahanan energi dengan memanfaatkan B20. Pada bagian pelanggan diperoleh industri permesinan berupaya untuk memaksimalkan kepuasan pelanggan dengan meningkatkan kualitas mesin biodiesel B20. Pada bagian infrastruktur, industri permesinan berupaya untuk berfokus pada karyawan untuk mencapai tujuan perusahaan. Implikasi manajerial ditujukan kepada perusahaan industri permesinan biodiesel B20 yang kemudian dapat digunakan untuk mencapai pasar.
Analisis Karakteristik Tingkat Kesejahteraan di Kota Surabaya Menggunakan Metode Pohon Klasifikasi Zikrariza Kurnia Malta; Sutikno Sutikno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.46867

Abstract

Terdapat beberapa upaya pengentasan kemiskinan yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya, salah satunya melalui kerjasama dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang mengeluarkan data rumah tangga dengan tingkat pendapatan rendah di Surabaya yang didapatkan melalui metode Proxy Means Testing (PMT). Namun, dari hasil tersebut tidak dijelaskan apa saja karakteristik setiap tingkat kesejahteraan. Karakteristik yang terdapat pada setiap desil dapat diketahui dengan melakukan pengklasifikasian. Salah satu metode statistika yang dapat digunakan yaitu pohon klasifikasi. Variabel respon yang digunakan yaitu tingkat kesejahteraan. Data yang digunakan yaitu 149.186 data rumah tangga dan 35 variabel indikator kesejahteraan. Selanjutnya dilakukan metode test sample dengan testing 5%-30% menggunakan Indeks Gini dan Indeks Twoing. Metode terbaik yang digunakan yaitu metode test sample dengan testing 30% menggunakan Indeks Gini. Hasil yang didapatkan yaitu pohon klasifikasi optimal dengan 391 simpul dan 191 simpul terminal. Karakteristik setiap desil didapatkan dari persentase tertinggi pada simpul terminal setiap tingkat kesejahteraan. Lima variabel terpenting dalam pemilahan pohon klasifikasi yaitu jumlah anggota rumah tangga, jenis lantai terluas dengan bahan marmer/granit, keramik, parket/vinil/permadani, kepemilikan kulkas, tipe toilet pribadi dengan jenis kloset leher angsa, dan kepemilikan sepeda motor. Pohon klasifikasi tersebut merupakan pohon klasifikasi dengan right estimated dengan tingkat keakuratan klasifikasi sebesar 64.1%

Page 4 of 12 | Total Record : 119