cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 100 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2020)" : 100 Documents clear
Pemodelan Faktor yang Memengaruhi Angka Partisipasi Kasar SMA/sederajat di Papua Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated Rizkiana Prima Rahmadina; Madu Ratna; I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.54873

Abstract

Angka Partisipasi Kasar (APK) adalah proporsi anak sekolah pada suatu jenjang terhadap penduduk pada kelompok usia tertentu. APK dapat digunakan sebagai tolok ukur keberhasilan program pembangunan pendidikan. Pada tahun 2018, APK SMA/sederajat di Papua sebesar 63,26%, angka tersebut adalah yang paling rendah di Indonesia. Angka tersebut juga mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Adanya program wajib belajar 12 tahun, quality education dalam SDGs, dan penurunan nilai APK jenjang SMA/sederajat di Provinsi Papua, maka perlu dilakukan upaya peningkatan dengan mengetahui faktor yang memengaruhi APK jenjang SMA/sederajat. Penelitian ini menggunakan metode regresi nonparametrik spline karena lima variabel prediktor dengan unit observasi sebanyak 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua tidak memiliki suatu pola tertentu. Didapatkan nilai GCV yang paling minimum sebesar 243,7483 dengan model menggunakan kombinasi titik knot (1,3,1,3,3). Pengujian asumsi residual menunjukkan semua asumsi terpenuhi dengan nilai koefisien determinasi atau R2 yang menunjukkan ukuran kebaikan model sebesar 95,86%. Variabel yang digunakan adalah pengeluaran per kapita, persentase penduduk miskin, transfer daerah bidang pendidikan, rasio murid-guru, dan rasio murid-sekolah.
Identifikasi Peluang dan Tantangan Pasar Energi Prosumer di Indonesia: Studi Residential Rooftop Solar PV Prosumers Thasya Alifia Ramadhanty Poespito; Janti Gunawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.55028

Abstract

Indonesia adalah negara yang terletak di garis khatulistiwa dan memiliki potensi energi surya yang cukup melimpah. Namun, Indonesia masih sangat bergantung pada energi non terbarukan. Pemerintah berkomitmen untuk mendorong investasi energi terbarukan, dan memperkenalkan beberapa program seperti “sejuta surya atap” dan memberikan insentif kepada pelanggan PLN, melalui skema prosumer, dimana konsumen rumah surya atap dapat mengkonsumsi energi sendiri yang dihasilkan oleh surya atap, dan menjual kelebihannya ke jaringan PLN. Energi terbarukan masih terbilang asing bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik serta peluang dan tantangan pengguna maupun non pengguna surya atap atau solar photovoltaic. Tujuan penelitian ini diselesaikan menggunakan analisis deskriptif dan ANOVA untuk mengetahui adanya perbedaan yang dirasakan oleh pengguna maupun non pengguna surya atap terhadap peran pemerintah dan penjual surya atap. Pada penelitian ini, didapatkan sebanyak 119 responden. Berdasarkan analisis peluang dan tantang menggunakan analisis deskriptif didapatkan hasil yaitu pengguna surya atap memiliki peluang melakukan penghematan uang dan dapat menurunkan biaya tagihan listrik bulanan serta memiliki tantangan dalam biaya pengembalian investasi yang dinilai cukup lama. Sedangkan untuk non pengguna surya atap tertarik dengan surya atap namun tidak melakukan investasi dikarenakan terhalang dengan biaya investasi surya atap yang dirasa cukup mahal. Sedangkan hasil dari uji ANOVA menyatakan tidak terdapat perbedaan yang dirasakan oleh pengguna dan non pengguna surya atap terhadap peran pemerintah dan penjual surya atap.
Identifikasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Switching Intention dalam Memprediksi Switching Behavior Nasabah Bank Konvensional yang Beralih ke Bank Syariah Maulidati Rahmah Setioputri; Janti Gunawan; Geodita Woro Bramanti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.55067

Abstract

Islam menjadi agama dengan penganut terbanyak di Indonesia. Dalam ekonomi islam, bunga dikatakan sebagai riba yang artinya haram. Hal ini diperkuat oleh fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia pada tahun 2004. Adanya bank syariah menambah alternatif bagi masyarakat untuk memilih jasa perbankan. Sehingga terdapat peluang adanya switching behavior dari nasabah bank konvensional beralih ke bank syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi switching behavior nasabah bank konvensional yang beralih ke bank syariah serta mengetahui sejauh mana nasabah bank konvensional beralih ke bank syariah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan eksploratori. Data didapatkan melalui kuesioner online yang disebarkan serta diisi secara mandiri oleh responden. Pengolahan data menggunakan analisis regresi linier berganda yang dibantu dengan software Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Data yang didapatkan dalam penelitian ini adalah 63 responden. Berdasarkan hasil analisis data kuantitatif didapatkan bahwa mayoritas nasabah bank syariah adalah wanita dengan rentang usia 18 hingga 27 tahun yang berstatus mahasiswa maupun pegawai swasta. Kemudian hasil analisis regresi menunjukkan attitude towards switching dan subjective norms tidak berpengaruh positif terhadap switching intention. Perceived behavioral control berpengaruh positif terhadap switching intention. Terdapat implikasi manajerial yang dapat diaplikasikan oleh bank syariah antara lain memberikan edukasi mengenai keuntungan penggunaan bank syariah kepada konsumennya, menjadikan hasil analisis kuantitatif sebagai referensi menentukan pasar yang dituju, membuat sebuah strategi pemasaran yang efektif agar nasabah bank syariah tidak kembali menggunakan bank konvensional.
Analisis Pasar untuk Grand Dharmahusada Lagoon Proyek Apartemen PT. PP Properti, Tbk. Devia Virena; Berto Mulia Wibawa; Bahalwan Apriyansyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.55101

Abstract

Grand Dharmahusada Lagoon merupakan salah satu proyek apartemen milik PT. PP Properti, Tbk. Sebagai salah satu pelaku bisnis properti di Indonesia, Grand Dharmahusada Lagoon sedang mengalami penurunan penjualan sejak tahun 2018 hingga 2020 yang disebabkan oleh ketidaktercapaian target penjualan Marketing In-House dalam setiap bulannya. Kondisi pandemi covid-19 pada tahun 2020 turut berdampak pada semakin menurunnya penjualan apartemen. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan analisis pasar Grand Dharmahusada Lagoon untuk mengetahui kondisi perusahaan sehingga strategi yang diterapkan sesuai dengan keadaan eksisting. Metode yang digunakan untuk perolehan data ialah secara daring maupun tatap muka dengan melakukan in-depth semi-structural interview dan  focus group discussion bersama dengan jajaran Top Management Divisi Pemasaran serta customer yang telah melakukan pembelian apartemen. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif eksploratif. Perumusan kondisi eksisting internal dan eksternal perusahaan menggunakan tools value chain dan 5 force porter sebagai dasar perancangan Matriks IFAS, Matriks EFAS, dan Matriks IE. Hasil yang diperoleh menyatakan bahwa Grand Dharmahusada Lagoon berada pada kondisi hold and maintain sehingga strategi yang tepat untuk diterapkan kedepannya yaitu strategi market penetration dan product development.
Pemodelan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ketahanan Pangan di Indonesia Menurut Kabupaten dan Kota Menggunakan Regresi Probit Ordinal Retno Dewi Yulianti; Vita Ratnasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.55484

Abstract

Ketahanan pangan merupakan salah satu topik kompleks yang selalu dibahas di Indonesia dari waktu ke waktu. Berdasarkan UU No.18 tahun 2012 disebutkan bahwa ketahanan pangan ialah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup guna keberlangsungan hidup manusia yang sehat, aktif dan produktif. Pada Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas - FSVA) Indonesia tahun 2018, diketahui bahwa 83% Kabupaten/Kota di Indonesia merupakan daerah tahan pangan, yaitu daerah yang berada pada prioritas 4, 5 dan 6. Pada penelitian ini dilakukan pemodelan menggunakan metode regresi probit ordinal untuk menjelaskan hubungan antara variabel respon berupa variabel kategorik berskala ordinal dengan variabel prediktor kontinu. Pemodelan prioritas ketahanan pangan pada wilayah tingkat kabupaten dan tingkat kota dilakukan secara terpisah karena karakteristik dari keduanya berbeda. Berdasarkan hasil pemodelan prioritas ketahanan pangan pada kabupaten di Indonesia, variabel prediktor yang berpengaruh signifikan terhadap variabel respon berupa prioritas ketahanan pangan adalah angka harapan hidup (X1), persentase penduduk miskin (X2), persentase rumah tangga tanpa akses air bersih (X3), persentase rumah tangga tanpa akses listrik (X4), rata-rata lama sekolah perempuan di atas 15 tahun (X5), persentase balita pendek/stunting (X6) dan rasio konsumsi normatif terhadap ketersediaan bersih serelia (X7) dengan ketepatan klasifikasi sebesar 88,94%. Sedangkan model terbaik untuk pemodelan prioritas ketahanan pangan pada kota di Indonesia, variabel prediktor yang berpengaruh signifikan ialah X1, X2, X3, X5 dan X6 dengan ketepatan klasifikasi sebesar 88,78%.
Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna Jalan Tol Di Wilayah Unit Jatim 02 Terhadap Layanan Satuan Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Jatim Kevin Rezananta Purnomo; Berto Mulia Wibawa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.55514

Abstract

Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) sebagai polisi lalu lintas yang bertanggung jawab pada wilayah jalan tol, menghadapi tantangan dalam peningkatan kualitas layanan dengan memperhatikan kepuasan pengguna jalan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atribut yang mempengaruhi kepuasan sekaligus mengukur tingkat kepuasan pengguna jalan tol terhadap pelayanan personel satuan PJR Ditlantas Polda Jatim dengan menggunakan Importance-Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Pengumpulan data dilakukan dengan survei kepada 285 responden pengguna jalan tol pada studi kasus wilayah unit Jatim 02 satuan PJR.  Hasil dari matriks IPA menunjukan terdapat 8 atribut pada kuadran I (prioritas utama) yang kinerjanya perlu ditingkatkan untuk mencapai kepuasan pengguna jalan. Sedangkan hasil penelitian nilai CSI menunjukan bahwa tingkat kepuasan pengguna jalan tol mencapai mencapai 61,2 persen dengan indeks kepuasan pengguna jalan tol masuk kriteria puas. Dari hasil penelitian tersebut maka diformulasikan implikasi manajerial utama yaitu peningkatan komunikasi interpersonal dan digitalisasi pada monitoring jalan tol.
Evaluasi Rancangan Sampling pada Tahap Incoming Quality Control di PT. Genta Semar Mandiri Amelia Kurnia Salwa; Muhammad Mashuri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.55542

Abstract

PT. Genta Semar Mandiri melakukan proses inspeksi kualitas bahan baku TV LED pada tahap awal produksi atau disebut Incoming Quality Control menggunakan metode acceptance sampling. Rancangan sampling yang digunakan oleh Perusahaan yaitu Military Standard 105E-level II dengan tipe pengambilan sampel tunggal. Pemeriksa sering kali (25% dari keseluruhan proses inspeksi bahan baku) mengambil jumlah sampel melebihi ketentuan tabel pemeriksaan sehingga tidak efisien. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi rancangan sampling yang selama ini digunakan Perusahaan. Dalam penelitian ini akan dilakukan perbandingan rancangan sampling yang digunakan oleh perusahaan saat ini dengan usulan metode rancangan sampling lainnya yaitu MIL STD 105E-Double Sampling dan Dodge-Romig. Pemilihan metode tersebut berdasarkan perlindungan terhadap risiko produsen maupun konsumen. Rancangan sampling yang tepat ditinjau dari bentuk Kurva OC, nilai risiko produsen (α) dan konsumen (β). Hasil evaluasi ini diharapkan dapat mengurangi kesalahan pengambilan keputusan pada pemeriksaan lot bahan baku di Perusahaan. Usulan yang disarankan adalah menggunakan rancangan sampling Dodge Romig-Double Sampling untuk kategori kerusakan critical (bahaya), major (besar) serta minor (kecil) dengan LTPD masing-masing sebesar 3%, 5%, dan 10%. Nilai risiko konsumen yang dihasilkan dibawah 20% sedangkan risiko produsen bernilai dibawah 11%.
Pemodelan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Total Fertility Rate di Indonesia Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated Errina Dwi Igustin; I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.56791

Abstract

Total Fertility Rate (TFR) adalah jumlah kelahiran hidup laki-laki dan perempuan tiap 1000 perempuan yang hidup hingga akhir masa reproduksi atau selama masa suburnya. TFR Indonesia pada tahun 2017 sebesar 2,4 yang mana angka tersebut belum mencapai TFR yang ditargetkan oleh BKKBN yakni sebesar 2,1. Dalam hal ini, TFR sebesar 2,1 merupakan angka standar capaian ideal bagi seluruh negara yang disebut juga dengan istilah penduduk tumbuh seimbang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang diduga mempengaruhi TFR di Indonesia menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated. Karena pola data faktor-faktor yang diduga berpengaruh terhadap TFR di Indonesia menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated. Karena pola data faktor-faktor yang diduga berpengaruh pada TFR tidak mengikuti pola data tertentu dan ada perubahan pola pada sub interval tertentu. Variabel yang digunakan yaitu persentase usia kawin pertama wanita < 20 tahun, persentase unmet need KB, persentase Contraceptive Prevalence Rate (CPR), persentase penduduk miskin, dan persentase wanita tamat SMA. Hasil penelitian menunjukkan model terbaik adalah menggunakan kombinasi titik knot (3,2,3,3,3) dan semua variabel yang digunakan dalam penelitian berpengaruh signifikan terhadap TFR di Indonesia. Koefisien determinasi dari model ini adalah sebesar 97,41%.
Penerapan Diagram Kendali Multivariate Exponentially Weighted Moving Covariance Matrix (MEWMC) pada Pengendalian Kualitas Proses Produksi Air di PDAM Surya Sembada Kota Surabaya Yani Trimardiani; Muhammad Sjahid Akbar; Wibawati Wibawati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.57058

Abstract

PDAM Surya Sembada Kota Surabaya adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengelola penyediaan air bersih bagi masyarakat Kota Surabaya. Terdapat 3 karakteristik utama kualitas air, yaitu kekeruhan, zat organik dan sisa chlor dimana ketiga karakteristik tersebut saling berhubungan. Oleh karena itu, pengendalian proses produksi air dilakukan secara multivariat dengan diagram kendali Multivariate Exponentially Weighted Moving Covariance Matrix (MEWMC) untuk pengendalian variabilitas proses. Pada penelitian ini, didapatkan pembobot λ optimum untuk diagram kendali MEWMC yaitu λ = 0,1. Variabilitas proses produksi air selama musim kemarau telah terkendali secara statistik setelah dilakukan pengendalian ke-13, sedangkan variabilitas proses proses produksi air selama musim hujan telah terkendali secara statistik pada pengendalian pertama. Penyebab variabilitas proses produksi air yang tidak terkendali secara statistik karena faktor bahan baku, pengukuran, metode, mesin, dan lingkungan.
Analisis Curah Hujan Ekstrem pada Kasus Elevasi Tinggi Air Muka Bendungan Bilibili Sulawesi Selatan dengan Pendekatan Peaks Over Threshold Indri Febriani Hartono; Sutikno Sutikno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.57807

Abstract

Sulawesi Selatan merupakan provinsi di Indonesia yang dipengaruhi oleh iklim tropis basah dengan rata-rata curah hujan 289 mm per tahun dan terletak di dekat laut serta dialiri banyak sungai. Salah satu sungai di Sulawesi Selatan adalah Sungai Jeneberang. Di aliran Sungai Jeneberang terdapat bendungan yaitu Bendungan Bilibili. Beberapa tahun terakhir, bendungan mengalami permasalahan kenaikan tinggi air muka yang diakibatkan oleh tingginya curah hujan yang terjadi di sekitar bendungan. Analisis curah hujan ekstrim menggunakan pendekatan peaks over threshold perlu dilakukan untuk mengetahui return level yaitu curah hujan tertinggi pada periode ulang tertentu. Data yang digunakan merupakan data curah hujan harian Stasiun Hujan Maritim Paotere dan Meteorologi Hasanuddin pada periode 2010 sampai 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Stasiun Hujan Maritim Paotere memiliki RMSE return level non-declustering lebih kecil daripada declustering. Sedangkan untuk Stasiun Hujan Meteorologi Hasanuddin, RMSE return level declustering lebih kecil daripada non-declustering. Hal ini menunjukkan bahwa kebaikan kinerja antara metode non-declustering dan declustering masih belum bisa bedakan secara jelas. Artinya metode declustering memiliki kinerja dengan baik, kalau data ektrem memiliki kasus dependensi yang kuat. Periode ulang untuk return level yaitu 2 tahun sampai 20 tahun dengan estimasi return level untuk kedua stasiun hujan melampaui 100 mm yaitu curah hujan tinggi.

Page 2 of 10 | Total Record : 100