cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Analisis Sentimen Masyarakat Indonesia Mengenai Vaksin COVID-19 pada Media Sosial Twitter Menggunakan Metode Naïve Bayes Classifi-er dan Support Vector Machine Rizka Widya Permatasari; Irhamah Irhamah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i2.73995

Abstract

World Health Organization (WHO) mendeklarasi-kan virus COVID-19 sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020. Kondisi tersebut memberikan dampak langsung kepada seluruh masyarakat di dunia, dengan mulai diberlakukannya protokol ke-sehatan yang harus diterapkan pada seluruh aspek kegiatan, mulai dari pembatasan sosial hingga lockdown total yang menghambat seluruh kegiatan masyarakat. Salah satu cara yang dilakukan untuk mencegah penyebaran virus ini adalah dengan pemberian vaksin. Kegiatan vaksinasi mulai diberikan kepada masyarakat Indonesia pada bulan Januari 2021. Pada media sosial twitter, pro kontra vaksin COVID-19 sempat menjadi trending topic sehingga dirasa perlu untuk dilakukan penelitian tentang sentimen publik terhadap adanya kegiatan vaksinasi dalam memu-tus rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia. Pada penelitian ini digunakan analisis klasifikasi teks yaitu Naïve Bayes Classifier (NBC) dan Support Vector Machine (SVM). NBC telah banyak digu-nakan dalam pe-nelitian mengenai Text Mining karena memiliki algoritma yang sederhana namun dapat menghasilkan akurasi yang tinggi, se-dangkan SVM memiliki kemampuan yang baik dalam mengolah data berdimensi besar dengan hasil yang efektif. Perbandingan kedua metode menggunakan 10 fold-stratified cross validation dengan kriteria kebaikan klasifikasi AUC dan akurasi menunjuk-kan bahwa SVM memiliki kinerja klasifikasi yang lebih baik di-banding NBC dan SVM kernel menghasilkan ketepatan klasifikasi lebih tinggi dibanding SVM kernel RBF.
Model Geographically Weighted Negative Binomial Regression pada Kasus Jumlah Rumah Tangga Miskin di Kabupaten Tuban Puji Hidayatus Sholikhah; Sutikno Sutikno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i2.74114

Abstract

Kabupaten Tuban merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur dengan tingkat kemiskinan masih cukup relatif tinggi. Hal ini dibuktikan dengan masuknya Kabupaten Tuban pada peringkat ke-5 di Provinsi Jawa Timur dan peringkat pertama di wilayah eks-Karesidenan Bojonegoro dengan tingkat kemiskinan yang tertinggi pada tahun 2020. Tercatat pada tahun 2020 tingkat kemiskinan di Kabupaten Tuban mencapai 15,91 persen, di atas tingkat kemiskinan Provinsi Jawa Timur yang sebesar 11,09 persen. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan jumlah rumah tangga miskin di Kabupaten Tuban serta mendapatkan variabel-variabel yang signifikan menggunakan Geographically Weighted Negative Binomial Regression (GWNBR). Data yang digunakan dalam penelitian berupa data sekunder yaitu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Kabupaten Tuban per Oktober 2020 yang diperoleh dari Basis Data Terpadu Kabupaten Tuban. Berdasarkan pemodelan menggunakan GWNBR diperoleh hasil yaitu terdapat 3 kelompok kecamatan berdasarkan variabel prediktor yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah rumah tangga miskin di Kabupaten Tuban. Variabel prediktor yang berpengaruh signifikan untuk semua kecamatan yaitu persentase rumah tangga dengan bahan bakar/energi utama untuk memasak adalah gas kota/biogas, persentase rumah tangga dengan dinding terluas adalah bambu, dan persentase penduduk usia 15-64 tahun yang menderita tuna wicara.
Analisis Survival Lama Waktu Sembuh Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II Surabaya Felya Mayora Putri; Iis Dewi Ratih
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i2.74983

Abstract

Covid-19 merupakan virus yang menyerang sistem pernafasan yang bergantung pada kekuatan imunitas tubuh.Setiap orang memiliki kekuatan imunitas tubuh yang berbeda-beda untuk melawan virus covid-19. Ketahanan pada pasien covid-19 diukur dari waktu lama pasien di rawat sampai pasien sembuh atau pasien positif terpapar hingga pasien dinyatakan negatif. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan analisis survival mengenai lama waktu sembuh pasien covid-19 menggunakan metode Regresi Cox Proportional Hazard. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pasien tertinggi ditunjukkan pada interval usia 21-30 tahun, pasien berjenis kelamin laki-laki lebih banyak dibandingan dengan pasien perempuan. Kondisi pasien gejala ringan, pasien tanpa gejala, dan pasien yang didiagnosa coronavirus infection unspecified site dengan interval usia 21-30 tahun dan interval 31-40 tahun memiliki jumlah terbanyak, dan pasien yang tidak memiliki riwayat penyakit memiliki jumlah paling besar dibandingkan dengan pasien yang memiliki riwayat penyakit. Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap lama waktu sembuh pasien covid-19 adalah variabel jenis kelamin.
Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Stunting Menggunakan Regresi Data Logistik Biner (Studi Kasus : Desa Jongbiru Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri) Dewinta Cahya Mardlatilla; Iis Dewi Ratih
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i2.75814

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan akibat asupan nutrisi yang buruk, infeksi yang berulang ulang dan stimulasi psikososial yang tidak memenuhi syarat terutama pada periode 1000 hari pertama kehidupan anak. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Provinsi Jawa Timur mengalami peningkatan dalam jumlah stunting sebesar 26,7 persen. Angka tersebut melebihi batas wajar yang ditetapkan oleh WorId Health Organization (WHO) yakni sebesar 20 persen. Kabupaten Kediri merupakan kabupaten urutan ke 12 yang menjadi kabupaten fokus stunting di Jawa Timur. Salah satu desa di Kabupaten Kediri yang mengalami peningkatan kasus stunting di tahun 2020 adalah Jongbiru. Permasalahan pada penelitian adalah analisis mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi stunting menggunakan metode Regresi Logistik Biner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi stunting adalah mengonsumsi susu formula atau tidak, dan ibu hamil mendapatkan PMT (Pemberian Makanan Tambahan). Balita yang mengonsumsi susu formula memiliki 0,101 kali lebih kecil terindikasi stunting dibandingkan balita yang tidak mengonsumsi susu formula dan ibu hamil yang tidak mendapatkan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) memiliki risiko 10,046 lebih besar terindikasi stunting dari pada ibu hamil yang mendapatkan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) dengan ketepatan klasifikasi sebesar 74%.
Analisis Perangkingan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) di Indonesia Berdasarkan Indikator Publikasi Penelitian pada Lembaga Internasional Era Ardhya Pramesti; Setiawan Setiawan; Dedy Dwi Prastyo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i3.77007

Abstract

Pemerintah menargetkan PTN-BH untuk masuk dalam rangking 500 perguruan tinggi terbaik dunia. Salah satu hal yang menjadi pertimbangan dalam perangkingan perguruan tinggi secara internasional adalah indikator publikasi penelitian pada Scopus maupun Google Scholar. Oleh karena itu pada penelitian ini, dilakukan evaluasi terhadap kondisi eksisting publikasi penelitian terindeks Scopus dan Google Scholar seluruh PTN-BH menggunakan pemodelan faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah sitasi dan indeks-h publikasi dengan regresi kuantil rekursif. Regresi kuantil digunakan sebagai alternatif metode untuk menangani distribusi data yang tidak seragam dan pemodelan rekursif digunakan karena adanya hubungan searah antara jumlah sitasi dan indeks-h publikasi. Dari hasil analisis regresi kuantil rekursif tersebut didapatkan kesimpulan bahwa jurnal Scopus Q1 memberikan dampak yang paling tinggi terhadap pertambahan jumlah sitasi Scopus di seluruh PTN-BH pada semua jenis kuantil dan jumlah publikasi jurnal Q1 (X2) yang sama memberikan pengaruh yang berbeda terhadap pertambahan indeks-h Scopus, yaitu 0,253 untuk kuantil 0,1, 0,382 untuk kuantil 0,5, serta 0,352 untuk kuantil 0,9.
Pengelompokan Kabupaten/Kota Berdasarkan Faktor Penyebab Perceraian di Provinsi Jawa Barat Syifa Annur Izzah; Ismaini Zain; Erma Oktania Permatasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i3.77018

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Jawa Barat, angka perceraian meningkat dari tahun ke tahun dan kasus perceraian di Provinsi Jawa Barat termasuk ke dalam 3 provinsi yang memiliki kasus perceraian tertinggi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat berdasarkan faktor-faktor penyebab perceraian menggunakan analisis K-Means Clustering yang diawali dengan mengidentifikasi karakteristik data faktor-faktor penyebab perceraian. Penelitian ini menggunakan 13 faktor penyebab perceraian yang digunakan sebagai dasar gugatan menurut Undang-Undang nomor 1 tahun 1974 pasal 39 ayat 2. Hasil identifikasi karakteristik faktor penyebab perceraian, faktor ekonomi menyumbang angka perceraian sebesar 50.84% dari total kasus yang terjadi pada tahun 2019. Untuk Kota Bandung, Kabupaten Bogor, Ciamis dan Kabupaten Cirebon merupakan daerah yang memiliki angka perceraian tertinggi, didukung oleh banyaknya faktor penyebab perceraian pada daerah tersebut yang juga tertinggi dibandingkan daerah lainnya. Analisis K-Means Clustering menghasilkan 2 cluster, yaitu cluster 2 (6 kabupaten/kota) memiliki karakteristik faktor mabuk, madat, judi, meninggalkan satu pihak, poligami, kekerasan dalam rumah tangga, kawin paksa dan murtad yang lebih tinggi dibandingkan dengan cluster 1 (20 kabupaten/kota).
Pemodelan Terhadap Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Nusa Tenggara Timur Menggunakan Pendekatan Regresi Nonparametrik Spline Putri Kusuma Wardani; Madu Ratna
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i3.77735

Abstract

Laju pertumbuhan ekonomi bertujuan untuk mengukur kemajuan ekonomi sebagai hasil pembangunan nasional. Pertumbuhan ekonomi merupakan masalah perekonomian dan menjadi salah satu fenomena penting yang dialami beberapa negara di dunia. Dalam pembangunan, pertumbuhan ekonomi yang tinggi merupakan sasaran yang diharapkan dapat tercapai, terutama bagi negara berkembang. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan merupakan indikator dalam menghitung laju pertumbuhan ekonomi. Nusa Tenggara Timur meru-pakan provinsi di Indonesia yang perekonomiannya berada dalam 10 terbawah ekonomi terendah di Indonesia dengan nilai perekonomian yang dicapai pada tahun 2019 masih berada dibawah nilai nasional Indonesia yaitu sebesar 5,3%. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Nusa Teng-gara Timur memiliki plot yang tidak mengikuti pola tertentu, sehingga pada penelitian ini digunakan metode Regresi Nonparametrik Spline. Hasil analisis menun-jukkan terdapat tiga variabel yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Timur yaitu tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dan Indeks Pembangunan Manusia IPM. Model terbaik meng-gunakan kombinasi knot 1-3-1 dan nilai R2 sebesar 96,78% yang menunjukkan bahwa model yang terbentuk layak digunakan serta sudah memenuhi asumsi IIDN.
Kapabilitas Proses Pembelajaran Daring di Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember Amirul Habbib Siswanda; Lucia Aridinanti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i3.80877

Abstract

Fakultas Vokasi adalah salah satu fakultas di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), yang metode pembelajarannya minimal 60% praktik. Kehadiran pandemi covid-19 menyebabkan proses pembelajaran dilakukan secara daring (dalam jaringan). Permasalahan yang muncul adalah apakah proses pembelajaran daring yang dilaksanakan kapabel? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapabilitas proses pembelajaran daring di Fakultas Vokasi. Hasil uji t data berpasangan diperoleh bahwa rata-rata IPS di Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi mengalami penurunan signifikan ke pembelajaran daring, di PTRPPBS dan PTRKI menurun namun tidak signifikan, serta di PTRM, PTRKE, PTRO, dan DSB meningkat namun tidak signifikan. Hasil analisis kapabilitas pada pembelajaran Luring (Luar jaringan) menunjukkan 42,85% dari 7 program studi di Fakultas Vokasi ITS kapabel, sedangkan pada masa pembelajaran Daring 57,14% dari 7 program studi kapabel. Proses pembelajaran tersebut kapabel karena dengan Peta Kendali ¯X-R terkendali secara statistik dan indeks kapabilitas proses Cp > 1, indeks Cpk > 1. Walaupun terjadi peningkatan jumlah prodi yang kapabel, tetapi terdapat beberapa kendala yang dialami mahasiswa, diantaranya adalah materi perkuliahan sulit dipahami, dan kegiatan praktik susah dijalankan karena keterbatasan alat, dan jaringan internet kurang memadai.
Pemodelan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persentase Stunting pada Balita di Indonesia dengan Pendekatan Regresi Data Panel Okka Kusumawati Asmoyo; Vita Ratnasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i3.80908

Abstract

Gizi yang berkualitas merupakan penentu keberlangsungan hidup, kesehatan, serta pertumbuhan anak. Kondisi stunting mempengaruhi anak usia balita. Stunting dapat menimbulkan dampak jangka panjang, antara lain hambatan pertumbuhan, penurunan kemampuan kognitif dan mental, kerentanan terhadap penyakit, produktivitas ekonomi rendah, dan kualitas hasil reproduksi rendah. Hasil Survei Status Gizi Balita Indonesia pada tahun 2019 menunjukkan prevalensi stunting mencapai 27,67 persen. Untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap persentase stunting pada balita di Indonesia dari tahun 2015 hingga tahun 2019 digunakan metode regresi panel, metode regresi data panel merupakan metode dengan menggabungkan data cross section dan time series. Variabel yang digunakan pada penelitian ini yaitu persentase stunting, persentase pemberian ASI Eksklusif, persentase rumah tangga dengan akses sanitasi layak, dan cakupan kunjungan ibu Hamil K-4 dengan unit observasi 34 provinsi. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak adanya multikolinearitas antar variabel independen. Model estimasi terbaik yang diperoleh untuk menganalisis persentase stunting pada balita di Indonesia adalah FEM antar individu dan waktu dengan variabel yang berpengaruh signifikan yaitu cakupan kunjungan ibu hamil K-4 dengan R2 sebesar 85,23 persen.
Aplikasi Forecasting Risiko Terkena Penyakit Stroke Menggunakan Program R-Shiny Agil Mumtaz Ramadhan; Jingga Saviratus Zahra; Krisna Al Rasyid; Dwi Oktavianto Wahyu Nugroho
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i3.62543

Abstract

Stroke merupakan kematian tertinggi kedua di seluruh dunia dengan penyebab utama adalah kecacatan. Data Gloval Burden of Disease 2010 dan Health Sector Review 2014 menyebutkan bahwa kematian yang diakibatkan PTM, yaitu stroke menduduki peringkat pertama. Masalah penyakit stroke di Indonesia memerlukan perhatian yang serius karena jumlah kasus yang terus meningkat dan mempunyai angka kasus kematian yang tinggi. Laporan Hasil Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa prevalensi stroke nasional yang masih cukup tinggi yaitu sebesar 10,9 per mil. Salah satu provinsi di Indonesia dengan prevalensi stroke yang tinggi adalah Sulawasi Selatan. Saat ini perkembangan Era Revolusi Industri 4.0 yang berkolaborasi di bidang teknologi dan ilmu kesehatan menjadi sesuatu yang bermanfaat dengan menggunakan Machine Learning. Untuk itu dibuat sebuah aplikasi atau software berbasis online dengan menggunakan algoritma tertentu akan digunakan untuk memprediksi risiko terkena stroke dengan mengidentifikasi faktor-faktor prediktor yang efektif. Tujuan dari pembuatan aplikasi ini adalah untuk pencegahan terjadinya penyakit stroke dan menurunkan tingkat prevalensi stroke di Indonesia.