cover
Contact Name
Novi Paramitasari MS
Contact Email
nparamitasarims@gmail.com
Phone
+6285732799688
Journal Mail Official
nparamitasarims@gmail.com
Editorial Address
Jl. Taman Praja No.25, Mojorejo, Kec. Taman, Kota Madiun, Jawa Timur 63139
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Mantra Bhakti
ISSN : -     EISSN : 30465966     DOI : https://doi.org/10.47575/mb
Core Subject : Health, Science,
Mantra Bhakti is published twice a year in December and June containing articles result of thought and research in PHARMACOLOGY. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including Pharmacology, Clinical Pharmacy, Toxicology, Pharmacy Management, Pharmaceutical Chemistry, Pharmaceutical Biology, Pharmacy, Technology Microbiology, and Parasitology.
Articles 20 Documents
Formulasi dan Uji Mutu Fisik Lulur Krim Ekstrak Etanol Umbi Wortel (Daucus carrota L.) Ratu, Zerry Galih; A’yuni, Tiara Alfia; Setiana, Wika Aji; Rosyidah, Syafa Auliya; Putrida, Selvi; Cahyani, Viona Ratu
Mantra Bhakti Vol. 1 No. 2: Juni 2024
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v1i2.630

Abstract

Wortel (Daucus carrota L.) mengandung banyak zat yang berguna bagi tubuh seperti. Zat Beta Karoten merupakan bentuk dari vitamin A dengan memberi warna jingga yang memiliki manfaat antara lain mencerahkan kulit wajah, menjaga kesehatan mata, dan berfungsi sebagai antioksidan. Senyawa antioksidan berguna untuk menetralisir radikal bebas dan menghambat oksidasi pada sel yang dapat membantu mengurangi penuaan dini sehingga diformulasikan menjadi lulur krim ekstrak umbi wortel. Lulur merupakan sebuah produk kecantikan bertujuan untuk menghilangkan lapisan kulit mati dan membersihkan pori-pori sehingga kulit dapat bernafas dengan bebas dan tampak lebih cerah dan bersih. Evaluasi yang dilakukan terhadap sediaan lulur krim ekstrak umbi wortel meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, pengukuran pH, uji daya sebar dan uji daya lekat. Hasil pengamatan selama 3 minggu menunjukkan bahwa pada uji organoleptis tidak mengalami perubahan warna, bau dan terkstur. Pada uji homogenitas menunjukkan bahwa sediaan lulur krim ekstrak umbi wortel homogen dengan pH 6 serta rata-rata daya sebar dan daya lekat di minggu pertama adalah 5,3 cm dan 2,67 detik.
Standarisasi Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) sebagai Sumber Bioaktif Berkualitas Mukharomah, Muhimmatul; Safitri, Alim; Ulfa, Salis Maria; Pangestika; Jovanza; Fatah, Ridwan
Mantra Bhakti Vol. 1 No. 2: Juni 2024
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v1i2.635

Abstract

Obat tradisional merupakan bagian penting dari warisan budaya Indonesia yang telah dipraktikkan sejak lama untuk merawat kesehatan, mencegah, dan mengobati penyakit. Kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) diketahui mengandung berbagai senyawa fitokimia dengan potensi terapi, termasuk senyawa antibakteri dan antioksidan. Untuk memastikan kualitas, keamanan, dan efektivitas produk herbal, standarisasi merupakan langkah kritis. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data standarisasi ekstrak etanol kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.). Penelitian ini merupakan studi eksperimental laboratorium. Metode ekstraksi yang digunakan yaitu maserasi terhadap kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Berbagai uji analitik dilakukan untuk mengevaluasi kualitas, keamanan, dan stabilitas ekstrak, termasuk identifikasi parameter spesifik dan non-spesifik. Hasil uji yang didapatkan dari penelitian yaitu rendemen ekstrak 14,56%, uji senyawa larut air 3,2%, uji senyawa larut etanol 2%, uji bobot jenis 0,82 gram/mL, penetapan susut pengeringan 0,11%, penetapan kadar air 15,79%, penetapan kadar abu total 5%, penetapan abu tidak larut asam sebesar 0,69%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponnin, polifenol dan tannin. Seluruh hasil uji telah memenuhi kriteria yang ditetapkan.
Profil Penggunaan Obat Anti Hipertensi pada Pasien Rawat Jalan di Rsud Dr. Murjani Kota Sampit Angelinaaaa, Angelinaaaa; Satrio Pratomo, Guntur
Mantra Bhakti Vol. 2 No. 1: Desember 2024
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v2i1.692

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup dan memiliki prevalensi yang terus meningkat, termasuk di Indonesia sementara itu pada Kalimantan Tengah sebesar 30,8% pada individu berusia ≥ 15 tahun. RSUD Dr. Murjani Kota Sampit, memiliki peran penting dalam pengelolaan hipertensi melalui penyediaan berbagai jenis obat antihipertensi, seperti diuretik, beta-blocker, antagonis kalsium, penghambat enzim konversi angiotensin, dan penghambat reseptor angiotensin II. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji profil penggunaan obat antihipertensi pada pasien rawat jalan di RSUD Dr. Murjani selama periode Juli hingga Desember 2023. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan retrospektif serta data diambil menggunakan lembar penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh jenis sediaan tablet yang paling banyak digunakan pada pasien rawat jalan terkhususnya pada golongan Angiotensin II Receptors Blockers pada obat candesartan 16 mg. Kesimpulan Penelitian ini adalah penggunaan obat yang paling banyak digunakan adalah golongan ARB dengan nama dan jenis sediaan obat yaitu tablet Candesartan.
Identifikasi Perencanaan dan Pengendalian Antibiotik Menggunakan Analisis ABC di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Kota Madiun Sri Wahyuni; Susilowati; R.F.X Premihadi Putra
Mantra Bhakti Vol. 2 No. 1: Desember 2024
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v2i1.763

Abstract

Pelayanan Farmasi suatu rumah sakit dapat dikatakan efisien bila pada pengelolaan obat termasuk salah satunya golongan antibiotik sudah dilakukan sesuai dengan persyaratan peraturan undang- undang yang berlangsung dan berada dibawah arahan seorang apoteker yang berkompeten secara profesional. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses perencanaan dan pengendalian antibiotik menggunakan metode analisis ABC. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental untuk menggambarkan suatu objek yang diteliti dari data atau sampel yang diberikan kepada peneliti, dengan wawancara kepada Kepala Instalasi Farmasi RSUD Kota Madiun dan analisis data dari pemakaian antibiotik bulan Juni - Oktober tahun 2024. Hasil yang diperoleh di analisis menggunakan metode analisis ABC yaitu Always Better Control. Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa jumlah pemakaian antibiotik yang dipakai di Instalasi Farmasi untuk Kelompok A dengan nilai investasi sebesar Rp. 208.469.188 dan menyerap dana sebesar 70%, Kelompok B dengan nilai investasi sebesar Rp. 73.305.296 dan menyerap dana sebanyak 20%, dan Kelompok C dengan nilai investasi sebesar Rp. 29.113.988 dan menyerap dana sebanyak 10%. Kesimpulan hasil penelitian mengenai perencanaan antibiotik di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Kota Madiun menggunakan metode konsumsi. Proses pengendalian obat yang digunakan menggunakan analisis ABC, yaitu mengelompokkan obat-obat yang tersedia kedalam kelompok A, kelompok B, dan kelompok C.
Studi Komparatif Molecular Docking Naringenin (Aglikon) dan Naringin (Glikosida) terhadap Enzim Enoyl-acyl carrier protein reductase (InhA) Mycobacterium tuberculosis Iqbal Wahid; Agatha Tyva Julian Atmajaningtyas; Putri Rovita Sari
Mantra Bhakti Vol. 2 No. 1: Desember 2024
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v2i1.869

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan global akibat meningkatnya kasus resistensi obat khususnya terhadap isoniazid. Enzim enoyl-acyl carrier protein reductase (InhA) menjadi target penting karena berperan dalam biosintesis dinding sel Mycobacterium tuberculosis. Senyawa flavonoid seperti naringenin (aglikon) dan naringin (glikosida) berpotensi sebagai inhibitor InhA, namun perbandingan kelayakannya sebagai kandidat obat masih terbatas. Penelitian ini bertujuan membandingkan afinitas ikatan Delta G Naringenin (aglikon) dan Naringin (glikosida) terhadap InhA PDB ID: 4TZK serta memprediksi profil kelayakan obat (LogP dan kepatuhan Lipinski’s Rule) untuk mengidentifikasi kandidat obat yang paling realistis. Perbandingan dilakukan berdasarkan skor Delta G dan binding energy (dibandingkan dengan kontrol positif) serta evaluasi LogP dan kepatuhan drug-likeness menggunakan aturan Lipinski. Hasil molecular docking menunjukkan bahwa Naringin (glikosida) menghasilkan skor afinitas ikatan terbaik. Namun naringenin (aglikon) menunjukkan skor afinitas ikatan yang lebih baik dibandingkan kontrol positif (Isoniazid). Kesimpulan penelitian ini naringin unggul dalam skor binding energy mentah namun naringenin menjadi kandidat inhibitor InhA yang lebih baik karena mematuhi kriteria drug-likeness dan Lipinski’s Rule sehingga naringenin menjadi lebih realistis untuk pengembangan obat anti-TBs.
Profil Penggunaan Obat pada Pasien Sirosis Hati di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda Norma Lisa; Rizki Nur Azmi
Mantra Bhakti Vol. 3 No. 2: Juni 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v3i2.901

Abstract

Sirosis hati merupakan kondisi patologis serius ditandai pembentukan jaringan fibrosa dan nodul abnormal pada hati. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik dan profil penggunaan obat pada pasien sirosis hati di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda. Metode penelitian adalah deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data retrospektif rekam medis periode 2023-2024 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik pasien sirosis hati berdasarkan jenis kelamin yaitu laki-laki sebanyak 38 pasien (73,08%), umur terbanyak 45-59 tahun sebanyak 22 pasien (42,31%), latar belakang pendidikan terakhir terbanyak SMA sebanyak 45 pasien (86,54%), pekerjaan terbanyak wiraswasta sebanyak 22 pasien (42,31%), diagnosa utama komplikasi terbanyak asites sebanyak 35 pasien (67,31%), dan diagnosa penyerta terbanyak diabetes melitus tipe 2 sebanyak 4 pasien (7,41%). Profil penggunaan obat menunjukkan terapi terbanyak kombinasi dua obat yaitu furosemide dan spironolactone sebanyak 13 (25,00%), penggunaan obat terbanyak yaitu furosemide sebanyak 18 (13,04%), dan obat penyerta terbanyak domperidone sebanyak 9 (12,68%).
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol dan Fraksi Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) terhadap Bakteri Salmonella typhi ATCC 13311 Tiara Nurul Hidayah; Tatiana Siska Wardani; Septian Maulid Wicahyo
Mantra Bhakti Vol. 3 No. 2: Juni 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v3i2.907

Abstract

Samonella typhi merupakan bakteri penyebab demam tifoid yang telah mengalami resistensi terhadap antibiotik. Kondisi ini mendorong pengembangan antibakteri alternatif dari senyawa bioaktif tanaman obat. Daun kelor diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol serta fraksi n-heksan, etil asetat, dan air daun kelor terhadap bakteri Samonella typhi, serta mengetahui nilai KHM dan KBM dari ekstrak atau fraksi teraktif terhadap Samonea typhi. Proses ekstraksi simpisia sebanyak 700 gram menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak hasil maserasi selanjutnya difraksinasi menghasilkan fraksi n-heksan, fraksi etil asetat, dan fraksi air. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi dan dilusi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan ekstrak etanol, fraksi etil asetat, dan fraksi air memiliki aktivitas antibakteri terhadap Samonella typhi. Ekstrak menjadi yang paling aktif dalam menghambat Samonella typhi dilihat dari nilai zona hambatnya pada konsentrasi 80%. Sebesar 13,5 mm dengan kategori kuat. Ekstrak etanol daun kelor memiliki nilai KHM pada konsentrasi 10% dan nilai KBM pada konsentrasi 20%.
Prediksi Docking in Silico dan Adme Senyawa 6-Gingersulfonic ACID sebagai Inhibitor Reseptor Tie2 pada Rheumatoid Arthritis Agatha Tyva Julian Atmajaningtyas; Sinta Yuliana; Putri Rovita Sari; Andrea Jemima Nobellita; Aqilla Farhanadila; Agatha Ivanna Larasati; Rizkha Redho Billa Apriani; Bayu Pratama Ady Saputra; Sabrina Melany Sagita; Angelina Eka Rahmadhani; Elsandi Damayanti; Malika Aldila Chasta; Andhika Iryanto; Adinda Qhusnul Khotimah; Riska Ima Silda; Angelina Putri Sumantri; Neyla Nour Fuaadah
Mantra Bhakti Vol. 3 No. 2: Juni 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v3i2.950

Abstract

Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun kronis yang ditandai peradangan sendi progresif, sementara penggunaan obat antiinflamasi sintetis jangka panjang berisiko menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif terapi yang lebih aman. Penelitian ini bertujuan memprediksi potensi senyawa 6-gingersulfonic acid dari jahe (Zingiber officinale) sebagai inhibitor reseptor Tie2 serta mengevaluasi karakteristik farmakokinetiknya. Metode yang digunakan adalah pendekatan in silico melalui molecular docking dan analisis ADME menggunakan SwissDock dengan AutoDock Vina. Hasil menunjukkan bahwa 6-gingersulfonic acid memiliki afinitas ikatan yang baik terhadap reseptor Tie2 serta karakteristik farmakokinetik yang mendukung. Dengan demikian, senyawa ini berpotensi dikembangkan sebagai kandidat Tie2 inhibitor untuk terapi alternatif rheumatoid arthritis.
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Profilaksis pada Pasien Bedah Sesar di RSUD Dr. Soedono Provinsi Jawa Timur Dwi Fitrianik; R.F.X. Premihadi Putra; Laela Febriana
Mantra Bhakti Vol. 3 No. 2: Juni 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v3i2.995

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah sesar di RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis pasien bedah sesar tahun 2024. Sampel penelitian sebanyak 235 pasien dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang dianalisis meliputi karakteristik pasien, diagnosis, jenis antibiotik profilaksis, serta evaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik berdasarkan indikator 4T yang mengacu pada Permenkes RI Tahun 2021 dan Pedoman POGI Tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berusia 20–35 tahun sebanyak 171 pasien (72,8%), dengan diagnosis terbanyak letak lintang sebanyak 40 pasien (17%). Antibiotik profilaksis yang paling banyak digunakan adalah cefazolin sebanyak 163 pasien (69,36%). Ketepatan pasien dan ketepatan indikasi mencapai 100%, sedangkan ketepatan obat dan ketepatan dosis masing-masing sebesar 69,36%. Secara keseluruhan, rasionalitas penggunaan antibiotik profilaksis mencapai 85%, sehingga penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah sesar di RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur secara umum telah rasional. Namun, kepatuhan terhadap pedoman, terutama dalam pemilihan antibiotik dan ketepatan dosis, masih perlu ditingkatkan.
Analisis Kadar Hidrokuinon pada Krim Pemutih yang Dijual di Toko Online Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-VIS Rina Nurmaulawati; Aninda Rahma Febriyastanti
Mantra Bhakti Vol. 3 No. 2: Juni 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v3i2.1007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi dan mengukur kadar hidrokuinon dalam krim pemutih yang beredar di toko online. Uji kualitatif dilakukan melalui reaksi warna menggunakan larutan besi (III) klorida (FeCl₃). Indikator adanya hidrokuinon adalah munculnya perubahan warna setelah ditambahkan pereaksi. Sedangkan pengujian kuantitatif dengan metode Spektrofotometri ultraviolet-visible (UV-Vis) untuk mengukur kadar hidrokuinon secara akurat berdasarkan data absorbansi. Pada uji kualitatif, sampel 1 positif mengandung hidrokuinon yang ditandai dengan munculnya warna hijau kehitaman setelah penambahan FeCl₃. Hasil uji kuantitatif dengan Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 295 nm menunjukkan sampel 1 mengandung hidrokuinon dengan kadar 17,77%. Sedangkan sampel 2 dan 3 tidak mengandung hidrokuinon. Kombinasi metode uji warna FeCl₃ dan Spektrofotometri UV-Vis dinilai efektif dalam mengidentifikasi dan menetapkan kadar hidrokuinon dalam krim pemutih.

Page 2 of 2 | Total Record : 20