cover
Contact Name
Melvi Muchlian
Contact Email
melvimuchlian@gmail.com
Phone
+6281266529940
Journal Mail Official
melvimuchlian@gmail.com
Editorial Address
Jln. Tamansiswa No. 9 Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
AKTUARIA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Aktuaria dikelola secara profesional dan diterbitkan oleh Program Studi Aktuaria Universitas Tamansiswa Padang dalam membantu para akademisi, peneliti, dan menyebarkan hasilpenelitiannya Jurnal Aktuaria adalah sebuah jurnal blind peer-review yang publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang ilmu Matematika Terapan, Statistika, Ekonomi dan Manajemen Risiko namun tidak terbatas secara implisit Jurnal Aktuaria menerbitkan makalah secara berkala 2 kali setahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus
Articles 36 Documents
Perhitungan Cadangan Premi Asuransi Jiwa dengan Metode Gross Premium Valuation (GPV) Z, Yulia Rahmawati; Martadona, Ilham
AKTUARIA Vol 3 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Aktuaria, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/aktr.v3i1.989

Abstract

Life and general insurance companies must meet the requirements for the level of financial health contained in the Financial Services Authority Regulation Number 71 of 2016, namely the level of ovability, technical reserves, investment adequacy, equity, guarantee funds, and other provisions related to financial health. The Gross Premium Valuation (GPV) method is one way of calculating premium reserves. The purpose of this study is to provide information on the mechanism for calculating life insurance premium reserves using the Gross Premium Valuation (GPV) method using the Indonesian Mortality Table IV Year 2019. From these results, it is obtained that the size of the premium reserve with the GPV method will be smaller with a larger interest rate for both female and male genders. These enlarged interest rates add to the investment income of insurance companies. This increase in investment income reduces the amount of reserves that must be prepared to pay claims that occur.
Perhitungan Iuran Normal dengan Metode Accrued Benefit Cost Pada Dana Pensiun Sari, Gusti Elva; Muchlian, Melvi; S, Siska Resti
AKTUARIA Vol 2 No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Aktuaria, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research will discuss the calculation of normal contributions using the Accrued Benefit Cost method for pension funds which are influenced by the amount of basic salary at work, the level of class owned, the length of service, the interest rate based on the BI reference of 3.50%, the rate of salary increase 5%, the percentage of retirement benefits k = 2.5%, and based on the commutation table from the 2019 Indonesian mortality table. This study aims to determine the amount of benefits and the calculation of normal contributions to pension funds using the Accrued Benefit method. Based on the calculation results, it can be concluded that the amount of pension benefits that will be received by an employee with 33 years of service is greater than that of an employee with 28 years of service, because the longer the service period of an employee, the greater the benefits that will be received. Likewise, the normal amount of contributions that will be paid to companies for 33 years of service is greater than for 28 years of service. The length of a person's service life greatly influences the amount of benefits that will be received and the amount of normal contributions that will be paid to the company. Keywords: Pension fund, long working period, normal contribution, Accrued Benefit Cost method Abstrak Pada penelitian ini akan dibahas perhitungan iuran normal dengan metode Accrued Benefit Cost pada dana pensiun yang dipengaruhi oleh besar gaji pokok saat masuk kerja, tingkat golongan yang dimiliki, lama masa kerja, tingkat suku bunga berdasarkan acuan BI sebesar 3,50%, tingkat kenaikan gaji 5%, persentase manfaat pensiun k = 2,5%, dan berdasarkan tabel komutasi dari tabel mortalita Indonesia tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar manfaat dan perhitungan iuran normal dana pensiun dengan menggunakan metode Accrued Benefit. Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa, besar manfaat pensiun yang akan diterima oleh seorang pegawai dengan masa kerja 33 tahun lebih besar dari pada seorang pegawai dengan masa kerja 28 tahun, karena semakin lama masa kerja seorang pegawai maka akan semakin besar manfaat yang akan diterima. Begitupun dengan besar iuran normal yang akan dibayarkan kepada perusahaan untuk masa kerja 33 tahun lebih besar dibandingkan dengan masa kerja 28 tahun. Lama masa kerja seorang sangat berpengaruh terhadap besar manfaat yang akan diterima dan besar iuran normal yang akan dibayar kepada perusahaan. Kata kunci: dana pensiun, lama masa kerja, iuran normal, metode Accrued Benefit Cost
Prediksi Financial Distress Perusahaan Asuransi Di Indonesia Dengan Metode Altman Dan Springate Tahun 2022 sababalat, Yohana; S, Siska Resti; Muchlian, Melvi
AKTUARIA Vol 4 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Aktuaria, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/aktr.v4i01.1119

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk penerapan model altman dan springate untuk prediksi financial distress perusahaan asuransi konvensional di Indonesia dan menentukan model terbaik dalam prediksi financial distress perusahaan asuransi konvensional di Indonesia. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perusahaan asuransi konvensional di Indonesia tahun 2022 yaitu sebanyak 151 perusahaan. Sedangkan sampel ditetapkan menggunakan teknik purposive sampling dan menggunakan rumus slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 60 perusahaan. Namun, dari 60 perusahaan hanya ada 33 perusahaan yang memenuhi kriteria dari variabel yang akan digunakan dalam penelitian ini. Sehingga sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 33 perusahaan asuransi konvensional tahun 2022. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada prediksi menggunakan model altman tidak ditemukan adanya financial distress, sementara pada prediksi model springate ditemukan adanya 1 perusahaan yang mengalami financial distress. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa prediksi financial distress dengan metode altman dan springate sama-sama memiliki tingkat akurasi yang sama yaitu 100%. Namun memiliki distribusi data dan keragaman yang berbeda. Sehingga model terbaik untuk prediksi financial distress pada perusahaan asuransi konvensional adalah model springate. Karena memiliki keragaman data yang rendah dan distribusi data yang normal. Kata kunci: Financial Distress, Altman, Springate
Model Premi dan Santunan pada Asuransi Usaha Tani Berbasis Gagal Panen Prabowo, Agung
AKTUARIA Vol 3 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Aktuaria, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/aktr.v3i1.924

Abstract

Besar premi pada AUTP ditentukan senilai 3% dari ganti rugi maksimal sebesar Rp6.000.000 untuk luas lahan 1 hektar per musim tanam. Sedangkan ganti rugi diberikan jika luas lahan yang mengalami gagal panen lebih dari 25%. Lebih lanjut, ganti rugi maksimal dibayarkan jika luas lahan gagal panen mencapi 75% atau lebih. Artikel ini bertujuan membangun model matematika sehingga diperoleh alternatif perhitungan premi berdasarkan pilihan persentase tertentu atas ganti rugi maksimal dan perhitungan ganti rugi berdasarkan pilihan persentase tertentu atas luas lahan yang mengalami gagal panen. Model matematika dikembangkan berdasarkan studi literatur dengan memperumum model-model sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model baru diperoleh dengan menambahkan variabel proporsi premi dan dan proprosi luas lahan yang dapat diberikan ganti rugi. Dengan model ini, perhitungan premi dan ganti rugi pada AUTP menjadi hal khusus dari model yang dibangun. Selanjutnya, model matematika yang diperoleh diimplementasikan pada asuransi usaha tani bawang merah.
Analisis Pengaruh Early Warning System Dan Risk Based Capital Terhadap Tingkat Solvabiltas Perusahaan hayati, nur; Denovis, Fanny Oktivia; Arsita, Sari
AKTUARIA Vol 2 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Aktuaria, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To assess the level of financial soundness of a company can be seen from the company's financial statements. Financial reports contain accurate information to find out in more detail about the overall financial condition of a company. All of the company's financial activities will be recorded in a financial report. Every company must have assets, and it is very important to always know their value regularly, both current assets and fixed assets. The financial statements will record any changes in assets that may occur so that the actual value of assets can be known and accounted for. In the financial reports an assessment of the company's financial health can be measured through the Early Warning System, hereinafter referred to as EWS and Risk Based Capital, hereinafter referred to as RBC. This study aims to calculate and analyze EWS and RBC on the level of solvency.Data processing in this study uses smartPLS SEM (Partial Least Square – Structural Equation Modeling) Software. PLS has the ability to explain the relationship between variables and has the ability to carry out analysis in one test. EWS variable (X1) 3,857 is smaller than t-table 1.96. By using a significant limit of 0.05 the EWS significance value (X1) is 0.000. So it can be concluded that partially EWS has a significant effect on the level of solvency. RBC variable (X2) 0.455 is smaller than t-table 1.96. By using a significant limit of 0.05 the significance value of RBC (X2) is 0.649. So it can be concluded that partially RBC has no significant effect on the level of solvency. Simultane ously, the EWS and RBC variables were simultane ously able to explain the solvency level variable of 66.3% and the remaining 33.7% was explained by other variables not hypothesized in the model Keyworrd : Early Warning System, Risk Based Capital ,solvency
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA PRODUK ASURANSI JIWA INDIVIDU DAN ASURANSI JIWA KUMPULAN (STUDI KASUS PADA PT. TASPEN) Denovis, Fanny Oktivia; Arsita, Sari
AKTUARIA Vol 1 No 1 (2022): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Aktuaria, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Risiko muncul karena ada ketidakpastian mengenai kejadian masa depan. Untuk itu diperlukan manajemen risiko untuk pengendalian risiko yang dihadapi tersebut. Manajemen risiko mencangkup pengidentifikasian dan penilaian risiko yang dihadapi. Manajemen resiko dalam asuransi perusahaan, berguna untuk mengatasi permasalahan resiko yang dihadapi perusahaan. Dengan demikian tujuan yang hendak dicapai PT. Taspen adalah agar resiko-resiko tersebut dapat diminimalkan sehingga tercipta efesiensi dan efektifitas yang akhirnya akan membantu dan memudahkan dalam tercapainya tujuan perusahaan. Dalam penelitian ini akan dibahas tentang analisis manajemen risiko pada produk asuransi jiwa individu dan asuransi jiwa kumpulan pada PT. Taspen. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data adalah wawancara. Hasil penelitian ini adalah perbedaan dari masing-masing produk yang menjadi fokus penelitian lebih banyak dipengaruhi oleh karakteristik dari masing-masing produk.

Page 4 of 4 | Total Record : 36