cover
Contact Name
Reza Muttaqin
Contact Email
jinsight42@gmail.com
Phone
+62852-9624-2141
Journal Mail Official
kopiko@ynam.or.id
Editorial Address
Jl. Medan - Banda Aceh KM. 1,5 Dusun Mns Lupee Desa Batee Iliek, Kecamatan Samalanga Kab. Bireuen, Aceh | Kode POS: 24264
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
Insight Journal
ISSN : -     EISSN : 30906482     DOI : -
Insight Journal adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dan kajian konseptual di bidang ilmu komunikasi, psikologi, dan konseling. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah akademik bagi para peneliti, praktisi, pendidik, dan mahasiswa dalam mengembangkan teori dan praktik yang berlandaskan pada pendekatan ilmiah, kontekstual, dan humanistik.
Articles 22 Documents
Peran Teungku Inoeng Dalam Meningkatkan Kesadaran Beragama Remaja Putri Di Gampong Lamteungoh Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Meutuah, Cut Putroe; Zain, Arifin; Azhari
Insight Journal Vol. 1 No. 4 (2025): Insight Journal
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66155/0s67b498

Abstract

Peranan teungku inoeng merupakan aspek penting dalam membentuk kepribadian remaja putri agar sesuai dengan ajaran Islam. Namun, realita menunjukkan bahwa masih banyak remaja putri yang kurang memiliki kesadaran beragama terhadap nilai keagamaan. Kehadiran teungku inoeng sebagai pengajar dan panutan memiliki kontribusi signifikan dalam membina pemahaman keagamaan. Atas dasar tersebut maka penelitian ini berfokus pada peran teungku inoeng dalam meningkatkan kesadaran beragama remaja putri, dan tantangan teungku inoeng dalam meningkatkan kesadaran beragama remaja putri di Gampong Lamteungoh. Metode penelitian ini tidak terlepas dari penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini berjumlah sembilan orang dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teungku inoeng memiliki peran penting sebagai pendidik, motivator, dan teladan dalam kehidupan beragama di Gampong Lamteungoh. Hal ini terlihat dari kesadaran beragama pada remaja putri yang semakin baik dengan memahami dasar-dasar dari implementasi ketauhidan, ibadah dan muamalah. Sebagai contoh dimulai dari thaharah, praktik ibadah shalat, puasa, sikap dan perilaku seorang muslim baik menyangkut sopan, santun serta bertutur kata. Berbagai metode pembelajaran diterapkan seperti hafalan, tanya jawab, dan cerita, serta pendekatan personal melalui nasihat langsung dan komunikasi digital. Namun, teungku inoeng juga menghadapi tantangan dari remaja yang menjalani pengajian seperti kurangnya kedisiplinan, rasa malas, pengaruh lingkungan, serta kesibukan sekolah dan pekerjaan. Beberapa remaja juga berhenti mengikuti pengajian karena merasa tidak cocok dengan sistem pengajian atau merasa terbebani oleh aturan yang ada.
Tantangan Moral dan Spiritualitas Remaja di Era Digital: Perspektif Pendidikan Islam dan Dakwah Digital Faisal, Faisal
Insight Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Insight Journal
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66155/01zmqh38

Abstract

Era digital membawa perubahan signifikan terhadap etika dan interaksi sosial, di mana kemudahan mengakses konten digital yang tidak layak dan keviralan video dapat mempengaruhi nilai-nilai spiritual dan moralitas, terutama pada anak-anak. Keterdampakan pada anak-anak mencakup perubahan dalam cara mereka berinteraksi, berpikir, dan memandang nilai-nilai spiritual dan moral. Paparan terhadap konten yang tidak sesuai dapat mengaburkan batasan antara benar dan salah, serta mengurangi sensitivitas mereka terhadap isu-isu etika. Transformasi komunikasi dakwah di era digital serta peluang dan tantangannya dalam konteks pendidikan Islam kontemporer. Kemajuan teknologi informasi telah mengubah cara dakwah. disampaikan, dari metode konvensional menuju pendekatan digital yang lebih interaktif, fleksibel, dan menjangkau audiens yang lebih luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan observasi partisipatif terhadap praktik dakwah digital di berbagai platform seperti YouTube, Instagram, dan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital memberikan peluang besar dalam memperluas jangkauan dakwah dan menjadikannya lebih kontekstual bagi generasi muda. Namun, tantangan seperti penyebaran hoaks, rendahnya literasi digital, dan polarisasi umat juga menjadi perhatian serius. Pendidikan Islam diharapkan mampu merespons perubahan ini dengan mengintegrasikan literasi digital dalam kurikulum dakwah. Kesimpulannya, dakwah digital berpotensi menjadi sarana strategis dalam penguatan nilai-nilai Islam jika dikelola secara bijak, profesional, dan kolaboratif dari semua pihak ini penting untuk membentuk karakter siswa yang berakhlakul karimah dan siap menghadapi tantangan era digital dengan sikap yang bertanggung jawab.

Page 3 of 3 | Total Record : 22