cover
Contact Name
Haryo Kunto
Contact Email
haryowibisono@unesa.ac.id
Phone
+6281211037758
Journal Mail Official
innovant@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan
ISSN : -     EISSN : 30261805     DOI : -
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan (Inovant) adalah jurnal peer-review yang diterbitkan tiga kali dalam setahun dengan akses terbuka. Inovant diterbitkan sejak tahun 2023 oleh Prodi Sarjana Terapan Administrasi Negara, Fakultas Vokasi, Universitas Negeri Surabaya. Jurnal ini mencakup pembahasan terkait Kebijakan Publik, Manajemen Pelayanan Publik, Pemerintahan, Manajemen Kepegawaian, dan Inovasi terapan di sektor publik.
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 4 (2025)" : 35 Documents clear
Penyusunan SOP Pelayanan Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Perekonomian di Kelurahan Karangpoh Kecamatan Tandes Kota Surabaya Fatimah, Hasana Nur
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik yang efektif, efisien, dan akuntabel adalah pilar good governance. Kelurahan Karangpoh, Surabaya, menghadapi kendala seperti prosedur rumit, ketidakpastian waktu, dan kurangnya transparansi akibat tidak adanya Standar Operasional Prosedur resmi untuk layanan administrasi non-kependudukan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pelayanan administrasi publik di Kelurahan Karangpoh. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, meliputi, Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Penyusunan SOP didasarkan pada Permenpan RB Nomor 35 Tahun 2012 tentang Penyusunan SOP Administrasi Pemerintahan. Penelitian dilakukan dengan observasi, wawancara, dan diskusi bersama aparatur kelurahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap analisis kebutuhan penyusunan SOP belum berjalan optimal karena ketiadaan tim penyusun SOP formal, tahap perancangan tidak ditemukan kendala karena berhasil mengidentifikasi lima layanan prioritas, tahap pengembangan ditemukan kendala dalam aspek keterukuran dan efisiensi yang belum sepenuhnya tercapai dalam praktik, tahap implementasi terdapat ketidaksesuaian antara standar waktu dalam SOP dengan kondisi nyata di lapangan, serta tahap evaluasi dan monitoring tidak ada kendala bahkan menunjukkan adanya dampak positif SOP terhadap peningkatan kinerja pelayanan. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam penyusunan Standar Operasional Prosedur di Kelurahan Karangpoh dan instansi lainnya.
Peran Perempuan dalam Pengelolaan Sampah Desa (Studi Kasus Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Di Desa Jatidukuh Kabupaten Mojokerto) Putri, Imelda Ika; Prastyawan, Agus
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi perempuan dalam pengelolaan sampah desa, khususnya yang tergabung dalam organisasi PKK di Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Permasalahan lingkungan akibat pengelolaan sampah yang kurang optimal menjadi latar belakang penelitian ini. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang terdiri dari kepala desa, ketua PKK, anggota PKK, pengurus bank sampah, dan nasabah bank sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi perempuan cukup aktif dalam tahap pengambilan keputusan dan sosialisasi, tetapi masih rendah pada tahap pelaksanaan teknis bank sampah, seperti pemilahan, penimbangan, dan pengelolaan hasil. Manfaat ekonomi dari kegiatan bank sampah bagi perempuan belum optimal, meskipun manfaat sosial berupa peningkatan kesadaran lingkungan sudah dirasakan. Hambatan utama partisipasi perempuan adalah keterbatasan waktu, kurangnya koordinasi, dan rendahnya rasa memiliki terhadap program. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan teknis, penguatan koordinasi antara PKK dan pengurus bank sampah, serta penciptaan forum evaluasi yang lebih inklusif.
Analisis Pengelolaan Arsip Dinamis Aktif Di Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah Kemalia, Noor; utami, dian arlupi
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan arsip dinamis aktif merupakan bagian penting dalam sistem kearsipan, khususnya dalam mengatur keluar masuk arsip untuk kegiatan administrasi sehari-hari di suatu instansi. Arsip yang tidak dikelola dengan baik bisa menghambat pelayanan dan proses pengambilan keputusan. Bappeda Gresik adalah salah satu instansi yang menghasilkan dan memanfaatkan banyak dokumen penting dalam menjalankan tugasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan arsip dinamis aktif di Bappeda Gresik dilakukan, yang mencakup proses penciptaan arsip, penggunaan arsip dalam kegiatan, pemeliharaan agar arsip tetap teratur, serta penyusutan arsip melalui pemindahan, pemusnahan, atau penyerahan. Penelitian ini diterapkan dengan metode deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Proses penciptaan arsip di Bappeda Gresik telah berjalan sesuai alur administrasi umum, namun masih dilakukan secara manual dan belum terintegrasi secara digital. 2) Pada Tahap Penggunaan arsip belum didukung oleh sistem peminjaman dan pengembalian arsip yang tertib, sehingga berpotensi menimbulkan risiko kehilangan dan kesulitan dalam pencarian dokumen arsip. 3) Tahap pemeliharaan arsip dilakukan oleh masing-masing bidang dengan cara manual dan menyimpannya dalam filling kabinet, namun belum disertai klasifikasi dan pengkodean yang baku. 4) Sementara itu, pada tahap penyusutan arsip belum dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku karena belum adanya kebijakan internal maupun prosedur terkait Jadwal Retensi Arsip (JRA). Dan dapat disimpulkan dari penelitian ini bahwa pengelolaan arsip dinamis aktif di Bappeda Kabupaten Gresik belum terlaksana secara optimal dan masih memerlukan perbaikan pada setiap tahapan. Dibutuhkan sistem pengelolaan arsip yang lebih terstruktur, fasilitas pendukung yang memadai, serta peningkatan kompetensi pegawai dalam bidang kearsipan untuk mewujudkan pengelolaan arsip yang efektif dan efisien
Evaluasi Kebijakan Stiker Keluarga Miskin Di Kota Surabaya (Studi Pada Kelurahan Gunung Sari) Fadiah, Nurhaya; Prastyawan, Agus
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Permasalahan kemiskinan masih menjadi isu penting yang dihadapi oleh berbagai daerah, termasuk Kota Surabaya. Salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi masalah ini adalah melalui program penempelan stiker keluarga miskin sebagai bentuk identifikasi penerima bantuan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis bagaimana Evaluasi Kebijakan Stiker Keluarga Miskin di Kota Surabaya (Studi Pada Kelurahan Gunung Sari). Metode penelitian yang digunakan adalah deksriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan dalam fokus penelitian ini adalah evaluasi kebijakan stiker keluarga miskin dengan menggunakan kriteria evaluasi oleh Dunn yang terdiri dari efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi efektivitas, kebijakan belum optimal karena kurangnya pemahaman masyarakat dan tidak adanya sistem pelaporan pelepasan stiker yang tertib. Dari aspek efisiensi, pelaksanaan dinilai hemat sumber daya karena menggunakan tenaga dan waktu dari struktur masyarakat yang sudah ada. Kecukupan kebijakan masih dipertanyakan karena belum seluruh penerima stiker memperoleh bantuan, serta menimbulkan ketidaknyamanan sosial. Dalam hal pemerataan, masih terdapat ketimpangan, khususnya bagi warga yang tinggal di kos atau kontrakan yang sulit dijangkau kebijakan. Dari segi responsivitas, muncul penolakan masyarakat terhadap stiker karena alasan stigma dan kurangnya partisipasi. Sementara pada kriteria ketepatan, pemasangan dinilai cukup tepat sasaran, tetapi pelepasan stiker tidak selalu mencerminkan kondisi ekonomi warga secara nyata. Secara keseluruhan, kebijakan ini masih memerlukan perbaikan agar lebih adil, tepat sasaran, dan diterima masyarakat. Kata Kunci: Evaluasi Kebijakan, Stiker Keluarga Miskin Abstract Poverty remains a significant issue faced by various regions, including Surabaya City. One of the government's efforts to address this issue is the implementation of the poor family sticker program as a form of identification for aid recipients. This study aims to analyze the evaluation of the Poor Family Sticker Policy in Surabaya City, with a case study conducted in Gunung Sari Subdistrict. The research uses a descriptive method with a qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The focus of this study is the policy evaluation using William N. Dunn’s criteria, which include effectiveness, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and appropriateness. The results show that in terms of effectiveness, the policy has not been optimal due to limited public understanding and the absence of a structured reporting system for sticker removal. In terms of efficiency, implementation is considered cost-effective by utilizing existing community resources. The adequacy of the policy is still in question, as not all sticker recipients receive aid, and the sticker can create social discomfort. Regarding equity, disparities remain, especially for residents living in rented or boarding houses who are harder to reach. In terms of responsiveness, public rejection of the sticker is evident due to stigma and lack of participation. For appropriateness, the placement of stickers is generally on target, but sticker removal does not always reflect actual economic conditions. Overall, this policy still requires improvements to be more equitable, targeted, and accepted by the community
Peran Perempuan Dalam Pengelolaan Sampah Untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa (Studi Desa Kediren Kabupaten Lamongan) Pamungkas, Ach Bayu Aji; Prastyawan, Agus
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran perempuan memiliki pengaruh penting dalam pengelolaan lingkungan, khususnya dalam kegiatan pengurangan dan pemanfaatan sampah rumah tangga. Bank Sampah Bumi Asri merupakan salah satu bentuk nyata partisipasi perempuan dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berada di Desa Kediren, Kabupaten Lamongan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif serta menganalisis secara kritis peran perempuan dan berbagai faktor yang memengaruhi tingkat keterlibatan mereka dalam aktivitas pengelolaan sampah di Bank Sampah Bumi Asri. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui rancangan studi kasus. Prosedur pengumpulan data mencakup observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan secara selektif menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah partisipan sebanyak sepuluh orang yang dianggap memiliki relevansi dan pengetahuan sesuai dengan fokus penelitian, terdiri dari lima orang pengurus pengelola Bank Sampah, empat orang nasabah aktif, dan satu orang Kepala Desa Kediren. Penelitian ini menggunakan teori peran dari Soekanto sebagai kerangka berfikir yang mengklasifikasikan peran ke dalam tiga kategori utama yaitu: peran aktif, peran partisipatif, dan peran pasif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan perempuan dalam pengelolaan sampah di Bank Sampah Bumi Asri mencakup: Peran Aktif yang dijalankan oleh pengurus inti dalam menggerakkan, mengelola, dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah; Peran Partisipatif yang terlihat dari keterlibatan perempuan dalam kegiatan rutin seperti pemilahan dan penyetoran sampah; sementara Peran Pasif hampir tidak ditemukan karena mayoritas perempuan menunjukkan keterlibatan langsung. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi peran perempuan antara lain adalah faktor kesadaran, kebiasaan, dan manfaat ekonomi yang dirasakan dari hasil pengelolaan sampah.
Efektivitas Pengelolaan Sampah Pada Bank Sampah Lestari di Dusun Seketi Mojokerto Aini, Khurrotul; Isbandono, Prasetyo
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji seberapa efektif pelaksanaan program Bank Sampah Lestari di Dusun Seketi, Mojokerto dalam menangani permasalahan sampah dan mendukung ekonomi warga. Program ini mengadopsi konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai strategi utama untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan memberikan manfaat finansial bagi masyarakat. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, serta dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program memiliki dampak positif dalam mengurangi volume sampah dan memberi insentif ekonomi, meskipun masih menghadapi hambatan berupa rendahnya partisipasi warga, keterbatasan akses lokasi, dan kurangnya penyuluhan. Meski menghadapi tantangan, Bank Sampah Lestari tetap memiliki potensi sebagai contoh praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan apabila mendapat dukungan sosialisasi yang intensif, peningkatan sarana prasarana, serta kerja sama aktif antara masyarakat dan pemerintah setempat. Hasil evaluasi ini menyoroti pentingnya kemampuan organisasi dalam menyesuaikan diri terhadap kondisi lokal dan perlunya penguatan sumber daya manusia untuk menunjang kelangsungan program. Rekomendasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan model serupa di wilayah lain.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENINGKATAN KUALITAS TERHADAP PERMUKIMAN KUMUH DI KOTA SURABAYA (STUDI PADA PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN PAKIS) Yunindah, Mayla Tri; Prastyawan, Agus
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan permukiman kumuh masih menjadi isu strategis dalam pembangunan perkotaan, termasuk di Kota Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya melalui berbagai kebijakan berupaya meningkatkan kualitas permukiman kumuh agar masyarakat dapat tinggal di hunian yang layak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kebijakan peningkatan kualitas permukiman kumuh di Kelurahan Pakis, Kota Surabaya, dengan menggunakan enam indikator implementasi kebijakan publik menurut Van Meter dan Van Horn, yaitu standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, komunikasi antar organisasi, karakteristik agen pelaksana, disposisi pelaksana, serta kondisi lingkungan ekonomi, sosial, dan politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan informan kunci dari instansi terkait serta masyarakat setempat, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan peningkatan kualitas permukiman kumuh telah diimplementasikan dengan cukup baik melalui perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan, drainase, dan sanitasi. Namun, keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran, serta kurang optimalnya koordinasi antar instansi menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, diperlukannya peningkatan sumber daya teknis serta penguatan kolaborasi antarorganisasi pelaksana agar kebijakan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Implementasi Aplikasi SP4N LAPOR! Di Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Tuban Eka Sugianti, Erliana; Isbandono, Prasetyo
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi kebijakan SP4N-LAPOR! (Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional) oleh Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis berdasarkan empat indikator implementasi kebijakan menurut George C. Edward III, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum implementasi SP4N-LAPOR! telah berjalan cukup baik dan menunjukkan kemajuan dalam pengelolaan pengaduan publik. Namun demikian, implementasi SP4N-LAPOR! masih menghadapi sejumlah kendala pada tiap indikator. Pada aspek komunikasi, keterbatasan anggaran menjadi hambatan utama dalam memperluas sosialisasi kepada masyarakat, sehingga penyebaran informasi belum merata. Pada indikator sumber daya, belum adanya kriteria formal dalam pemilihan admin/operator serta terbatasnya jumlah tenaga kerja dan anggaran menjadi tantangan dalam operasional harian. Dari segi disposisi, meskipun pelaksana menunjukkan komitmen positif, ketiadaan insentif formal yang memadai berpotensi memengaruhi motivasi dan keberlanjutan kinerja. Sementara itu, pada indikator struktur birokrasi, masih ditemukan keterlambatan dalam penanganan laporan karena prosedur kerja yang bersifat berjenjang dan belum cukup efisien. Dengan demikian, meskipun SP4N-LAPOR! menunjukkan kemajuan dalam pengelolaan pengaduan publik, perbaikan masih diperlukan pada aspek komunikasi yang merata, penyediaan sumber daya manusia dan anggaran yang memadai, sistem insentif bagi pelaksana, serta efektivitas alur birokrasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang optimal dan responsif.
Implementasi Program Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kelurahan Perak Barat Kota Surabaya Evita, Evita Dwiyanti Agustin; Isbandono, Prasetyo
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi, keamanan data, dan kemudahan akses administrasi kependudukan melalui transformasi digital. Inovasi ini program Identitas Kependudukan Digital (IKD) memungkinkan masyarakat mengakses dokumen kependudukan secara online. Kelurahan Perak Barat adalah salah satu daerah yang melaksanakan program ini sesuai dengan kebijakan nasional yang diatur dalam Permendagri Nomor 72 Tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Implementasi Program Identitas Kependudukan Digital di Kelurahan Perak Barat serta mengidentifikasi faktor penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari Lurah, Kasi Pemerintahan, staf SIAK, staf pelaksana, dan masyarakat penerima layanan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan instrumen penelitian berupa lembar observasi dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan model interaktif menurut Miles dan Huberman dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Program Identitas Kependudukan Digital di Kelurahan Perak Barat cukup berjalan baik ditinjau dari indikator komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi didasarkan pada teori George C. Edward III. Namun, ditemukan kendala seperti: kurangnya literasi digital (komunikasi); keterbatasan akses perangkat teknologi (sumber daya); tidak ada insentif khusus (disposisi); kekhawatiran terhadap keamanan data (struktur birokrasi). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan perlunya optimalisasi sumber daya serta penguatan koordinasi antar berbagai pihak agar Program Identitas Kependudukan Digital dapat berjalan dengan lebih efisien dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Peneliti merekomendasikan perlunya peningkatan literasi digital masyarakat melalui edukasi berkelanjutan, penguatan sistem keamanan data untuk membangun kepercayaan publik. Kata Kunci: Identitas Kependudukan Digital, Implementasi Kebijakan, Administrasi Kependudukan Digital
Efektivitas Pelaksanaan Perencanaan Analisis Beban Kerja Melalui E-ABK Pada Jabatan Pengolah Data dan Informasi RSUD Bhakti Dharma Husada Kota Surabaya Tahun 2024 Inggrit Noviani, Hesti; Rosdiana, Weni
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan Analisis Beban Kerja merupakan kewajiban dari setiap instansi atau pemerintah daaerah dalam melaksanakan manajemen kepegawaian untuk memperoleh informasi mengenai tingkat efektivitas dan efisiensi kerja dari organisasi yang berdasarkan dengan volume kerja. Kota Surabaya dalam melaksanakan Analisis Beban Kerja menggunakan media digital yaitu Electronic Beban Kerja atau E-ABK. Pada tahun 2024 pelaksanaan Analisis Beban Kerja di lingkup pemerintah Kota Surabaya berfokus pada mengoptimalkan tingkat validitas isian perencanaan ABK di Perangkat Daerah. RSUD Bhakti Dharma Husada sebagai salah satu Perangkat Daerah di Kota Surabaya juga melaksanakan sebuah Perencanaan ABK 2024. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan dan menganalisis mengenai efektivitas dari Perencanaan Analisis Beban Kerja pada Jabatan Pengolah Data dan Informasi di Bidang Umum dan Keuangan RSUD Bhakti Dharma Husada Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian diianalisis dengan melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini berfokus pada empat indicator pengukuran efektivitas menurut Subagyo yaitu ketepatan sasaran, Sosialisasi Program, Pencapaian Tujuan Program serta Pemantauan Program. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan perencanaan ABK melalui E-ABK 2024 pada Jabatan Pengolah Data dan Informasi secara keseluruhan cukup efektif. Pada indicator Ketepatan Sasaran telah dilaksanakan sesuai regulasi sudah tepat, namun implementasi teknisnya masih menghadapi tantangan pada kapasitas SDM. Pada indicator Sosialisasi Program sudah efektif karena proses penyampaian informasi cukup jelas dan mudah dipahami oleh RSUD Bhakti Dharma Husada dan Mahasiswa sebagai pendamping Perencanaan ABK 2024. Pada indicator Pencapaian Tujuan Program dilaksanakan dengan efektif ditunjukan dengan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Selanjutnya pada indicator Pemantauan Program dikatakan efektif, karena Bagian Organisasi melakukan pemantauan saat pelaksanaan Perencanaan ABK hingga setelah Perencanaan ABK. Terdapat juga evaluasi atau eksekusi yang dilakukukan setelah program selesai. Serta adanya tindak lanjut dari hasil Perencanaan ABK yang dilaksanakan oleh Bagian Organisasi. Kata Kunci: Efektivitas, Analisis Beban Kerja, E- ABK, Perencanaan ABK

Page 2 of 4 | Total Record : 35