Claim Missing Document
Check
Articles

KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN Indah Prabawati, ; Meirinawati, ; Dian Arlupi Utami,
Pelangi Ilmu Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Pelangi Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Peran pendidikan sangat penting untuk menciptakan kehidupan yang cerdas, damai, terbuka, dan demokratis. Oleh karena itu pembaruan pendidikan harus selalu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Keluhan yang dilontarkan masyarakat sebagai pemakai jasa pendidikan terhadap mutu pelayanan pendidikan dewasa ini perlu ditanggapi. Sebagai customer, mahasiswa D III Administrasi Negara dapat menilai kualitas pelayanan pendidikan yang diberikan oleh dosen dan tenaga administrasi di jurusan PMP-KN FIS Unesa melalui indikator keandalan, keresponsifan, keyakinan, keempatian dan keterwujudan. Kepuasan mahasiswa jika dianalisis dengan tingkat kepentingan (harapan mahasiswa dan kinerja/pengalaman) terhadap kualitas layanan pendidikan hasil bahwa pada indikator keandalan tingkat kesesuaian yang paling tinggi pada faktor ketepatan dosen ketika datang mengajar dan menyelesaikan perkuliahan. Faktor-faktor pada indikator keandalan masih dirasa kurang memenuhi harapan mahasiswa. Indikator keresponsifan, keyakinan, keempatian dan keterwujudan pada semua faktor masih dirasa kurang memenuhi harapan mahasiswa. Adapun kendala-kendala dalam pemberian pelayanan pendidikan kepada mahasiswa D III Administrasi Negara adalah : sarana dan prasarana ruang kuliah yang  kotor, jumlah ruang kuliah yang belum  memadai,  ruang administrasi   belum rapi, ruang perpustakaan kurang nyaman, kamar mandi juga terlihat kotor dan tidak ada airnya, taman di lingkungan Jurusan PMP-KN juga seringkali kotor, selain itu sistem pengajaran belum memadai perlu adanya perbaikan, peran Dosen Pembimbing Akademik perlu ditingkatkan, pengumuman nilai mahasiswa  lambat,   dan seyogyanya memegang mata kuliah sesuai dengan kompetensinya.
PENGGUNAAN METODE DISKUSI DAN MEDIA OHP DALAM PEMBELAJARAN ADMINISTRASI PERKANTORAN ANALISIS ADMINISTRASI PROGRAM STUDI D-III ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Prasetyo I, ; Dian Arlupi Utami, ; Meirinawati,
Pelangi Ilmu Vol 1, No 2 (2007)
Publisher : Pelangi Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam melaksanakan tugas pengajaran, seorang pengajar dituntut untuk profesional. Selain menguasai pola pengajaran (desain instruksional) juga harus mampu memilih strategi belajar mengajar, baik dalam arti instructional effect maupun effect yang ingin dicapai berdasarkan rumusan tujuan pendidikan yang utuh.Pendekatan strategi belajar mengajar menyangkut beberapa komponen, Yaitu (1) interaksi belajar mengajar, (2) pemilihan metode pengajaran, (3)  pemilihan media pengajaran.             Permasalahan yang dikaji meliputi : (1) aktivitas belajar mahasiswa, (2) hasil belajar mahasiswa, dan (3) tanggapan mahasiswa terhadap strategi belajar mengajar dengan metode diskusi dan media OHP, dengan tujuan memberikan gambaran tentang proses perkuliahan yang berlangsung. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan angket. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas mahasiswa dalam perkuliahan dengan metode diskusi dan media OHP berjalan baik, hal ini dapat dilihat dari indikator mahasiswa yang bertanya, menjawab, memberi bantahan, memberikan saran dan, memberi perhatian, (2) hasil belajar, mahasiswa menunjukkan hasil yang bagus, hal ini dapat dilihat dari   hasil belajar hasil nilai akhir (NA) yang terdiri atas nilai partisipasi, nilai tugas, nilai  ujian tengah semester, dan nilai ujian akhir semester, (3) tanggapan mahasiswa terhadap strategi belajar mengajar yang digunakan dosen ditanggapi dengan baik oleh mahasiswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil angket yang menunjukkan persentase rata-rata di atas 60%.
Pengembangan Kuliah V-Learning Sebagai Mata Kuliah Birokrasi Bagi Mahasiswa D-III Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Dan Hukum Universitas Negeri Surabaya Gamaputra, Gading; Prasetyawan, Agus; Isbandono, Prasetyo; Utami, Dian Arlupi; Rosdiana, Weni; Lestari, Yuni; Noviyanti, Noviyanti
Jurnal ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jmnegara.v4i1.2161

Abstract

Mata kuliah birokrasi adalah mata kuliah yang dirasa perlu untuk dikaji bagi administrator muda di Indonesia. Mengapa penelitian penyususnan v-learning ini penting untuk di lakukan karena mata kuliah birokrasi merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa administrasi Negara dan mata kuliah birokrasi dipelajari sebagai dasar pijakan mahasiswa melakukan telaah birokrasi bagi aparatur sipil. Permasalahan yang diangkat adalah bagimana penyusunan v-learning birokrasi yang sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).Model pengembangan yang akan digunakan adalah model pengembangan ADDIE. ADDIE merupakan akronim dari Analyze, Design, Develop, Implement dan Evaluate. ADDIE adalah konsep pengembangan produk. Konsep ini diterapkan untuk melakukan pembelajaran berbasis kinerja (performance-based learning). Hasil 1) Pengembangan mata kuliah birokrasi  tatap muka ditambahkan media v-learning yang praktis dan mudah dipahami oleh mahasiswa D-III Administrasi Negara melalui beberapa tahap mulai dari pemetaan RPS, telaah reviewer, materi v-learning, upload & partisipasi v-learning. 2) Partisipasi mahasiswa 2018 kelas A dan B dalam mengikuti perkulihan V-learning mencapai 100% dari total 85 mahasiswa aktif. 3) Partisipasi mahsiswa 2018 kelas A dan B dalam mengerjakan tugas perkulihan mencapai 84% atau sekitar 68 mahasiswa dari total 85 mahasiswa. 4) Partisipasi mahsiswa dalam mengerjakan UTS secara v-learning mencapai 100% dari total mahasiswa 85 orang. 
Analisis Pengelolaan Bandar Udara Dalam Melayani Masyarakat Dilihat Dari Perspektif “ Good Governance ” Prastyawan, Agus; Isbandono, Prasetyo; Noviyanti, Noviyanti; Lestari, Yuni; Utami, Dian Arlupi; Rosdiana, Weni; Gamaputra, Gading
Jurnal ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jmnegara.v4i1.2175

Abstract

Setiap Pemerintahan Daerah pada umumnya menghadapi tantangan tersendiri dalam upaya memenuhi kebutuhan pelayanan kepada masyarakatnya. Bagi pemerintah Kota Malang tantangan tersebut adalah sumber keuangan yang terbatas, sumber daya manusia yang masihmembutuhkan peningkatan serta kewenangan yang terbatas, di sisi lain tuntutan masyarakat atas pelayanan serta tata kolola yang lebih baik (Good Governance) sejalan dengan adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, aspek yang kemudian bisa dijadikan beberapa rumusan masalah dalam pengelolaan badar udara Abdul Racman Saleh antara melalui Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara telah mengeluarkan suatu kebijaksanaan Nomer.63/KEP/M.PAN/7/2003tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan PublikBerdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pelayanan UPT bandara Abdul Rachman Saleh Malang dalam melayani masyarakatmenunjukkan: 1. Kesederhanaan, Prosedur pelayanan informasi yang diberikan bersifat sederhana dengan menggunakan alur permohonan informasi yang jelas. Para penumpang dan calon penumpang yang ingin mendapatkan informasi tanpa perlu melakukan proses yang panjang dan berbelit-belit karena untuk mendapat informasi pemohon akan mendapatkan langsung informasi yang dibutuhkan. 2. Kejelasan, Kejelasan yang diberikan dalam pelaksanaan pelayanan informasi kepadapenumpang dan calon penumpang sudah cukup jelas ..3. Kepastian waktu, Disamping faktor cuaca, yang tidak kalah pentingnya adalah status bandara ini masih semi militer, sehingga apabila ada kepentingan mendadak berkaitan dengan kepentingan militer atau negara, fungsibendara secara komersiel berganti fungsi menjadi bandara militer. Dengan kedua kondisi tersebut, aspek kepastian waktu penerbangan komersiel dalam melayani masyarakat dapat terganggu.4. Akurasi, Kesesuaian informasi yang diberikan dengan cara merumuskan informasi yang dibutuhkan oleh para penumpang maupun calon penumpang tentanginformasi yang mereka perlukan. 5. Keamanan, Untuk menjamin keamanan penumpang atau calon penumpang, dilakukan sceening . Sceening dilakukan sebelum memasuki wilayah bandara, dimana setiap kendaraan baik mobil maupun sepeda motor akan diperiksa terlebihdahulu saat melewati jaalan yang menuju bandara. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas dari TNI Angkatan Udara.. Hal tersebut dilakukan agar para penumpang tidak membawa alat alat yang berbahaya selama penerbangan yang dapat mengganngu atau membahayakan selamaperjalanan menuju daerah tujuan.6. Tanggungjawab, Selanjutnya tanggungjawab dalam hal ini adalah tanggungjawab atas penyelenggaraan pelaksanaan pelayanan bandar udara Abdurachman Saleh dan penyelesaian keluhan/ persoalan dalam pelaksanaan pelayananyang diberikan kepada masyarakat. Jadi petugas juga harus bertanggungjawab apabila terjadi keluhan yang disampaikan oleh publik/penumpang. Keluhan yang sering muncul adalahjadwal penerbangan yang sering diundur/canceled oleh salah satu meskapai penerbangan swasta yang membuat penumpang merasa kecewa.7. Kelengkapan sarana dan prasarana,Tersedia juga beberapa gerai anjungan tunai mandiri (ATM) dan stand kuliner yang berjajar di serkitar tempat luar bandara. Untuk transpotasi dari dan ke bandaradisediakan Taxi bandara yang dikelola oleh Koperasi TNI Angkatan Udara sehingga penumpang lebih dimudahkan untuk menuju luar bandara ke alamat tujuan. Memasuki ruang tunggu terdapat dua orang petugas yang selalu siap memberikan ikformasi kepada calon penumpang atau keluarga yang menjemput penumpang tiba dari luar kota. Di ruang tunggutersedia displai papan pengumuman kedatangan dan keberangakatan pesawat, sehingga dengan mudah penumpang mengetahui jadwal kedatangan dan keberangkatan. Ruang tunggujuga disediakan AC (Air Condoitioner) yang membuat para penumpang merasa nyaman selama proses menunggu jadwal keberangkatan 8.Kemudahan akses,Informasi yang diperoleh dari beberapa calon penumpang atau penumpang yang masuk melalui bandaramengatakan bahwa aksesibilitas dari bandara Abdul Rachman Saleh ini sangat mudah dijangkaau.9. Kedisiplinan, kesopanan, dan keramahan, Budaya kedisiplinan dan kesopanan diwujudkan dengan etika pegawai yang selalu menekankan pada budaya 3S saat melaksanakan pelayanan informasi. Sedangkan keramahan diwujudkan dari budaya interaksiyang baik dengan pemohon, jadi pemohon merasa nyaman dengan keramahan yang ditunjukkan oleh petugas bandara. 10. Kenyamanan, Kenyamanan yang diberikan oleh adalah menjaga lingkungan ruang pelayanan agar selalu dalam keadaan bersih, ruang juga dalamkeadaan nyaman karena difasilitasi pendingin ruangan. Namun untuk fasilitas seperti toilet dan tempat ibadah berletak terpisah. Saran yang bisa disampakan disini adalah : 1. Perlu adanya inovasi yang dilakukan oleh UPT Bandara Abdul Rachman Saleh Malang terutama untuk meningkatkan animo masyarakat menggunakan bandara tersebut. 2. Meningkatkan kordinasi dengan bidang- bidang terkait untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik. 3, Meningkatkan kordinasiinternal UPT Bandara Abdul Rachman Saleh sebagai upaya peningkatan pelaksanaan pelayanan publik.
Pengidentifikasian pendapatan dan prioritas penggunaan dana desa Noviyanti Noviyanti; Gading Gamaputra; Yuni Lestari; Dian Arlupi Utami
Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol 3, No 2: Oktober 2018
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.818 KB) | DOI: 10.26905/pjiap.v3i2.2378

Abstract

The village fund and village fund allocation policies which have implemented since 2015, require the village apparatus to manage the village budget skillfully in order to optimize the using of it. Bulutengger village in East Java is also expected to be able to synergize the prior programs of village development and community empowerment, while keep following the regulations. This study aims to identify the revenue and the prior allocation which are included in the planning phase based on Minister of Home Affairs Regulation (Permendagri) no. 113 of 2014 on Village Financial Management. This study was conducted by using the qualitative method and descriptive approach. This study finds that the most sources of revenue in Bulutengger Village are village funds, village fund allocation, and village own-source revenue (PADes). The priority of village fund was based on Regent Regulation of Lamongan no. 10 of 2017 on Technical Guidelines for Implementation of Village Fund Financial Management Activities of 2017 Fiscal Year. The priorities are the village development (construction of concrete rebate roads), and community empowerment (integrated service post activities/Posyandu). The using of village fund was also considering the problem statement and the potentials of village in Medium-Term Development Plan of Bulutengger Village (RPJMDesa) 2015-2020. However, most village apparatus is still depended on the head of village to manage the village budget because of the lack of information and knowledge on it.
INOVASI MEMBAYAR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DENGAN PEMANFAATAN SAMPAH DI KOTA MOJOKERTO INDIRA ZARA UTAMI; DIAN ARLUPI UTAMI
Publika Vol 6 No 9 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n9.p%p

Abstract

Abstrak Program Inovasi Membayar Pajak Bumi dan Bangunan dengan Pemanfaatan Sampah merupakan yang pertama di Indonesia, sebab program inovasi ini menggabungkan nilai-nilai kebersihan lingkungan dengan ketaatan membayar PBB yang diharapkan meringankan masyarakat. Program inovasi ini dilaksanakan oleh Bank Sampah Induk yang terdiri dari kelompok-Kelompok bank sampah di seluruh Kota Mojokerto. Bank Sampah Induk dibentuk dan bernaung dalam Dinas Lingkungan Hidup yang juga penyelenggaraan program inovasi ini bekerjasama dengan Badan Pendapatan Pengelolaan dan Aset Kota Mojokerto (BPPKA), sebab sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam penerimaan pajak daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mendeskripsikan inovasi membayar Pajak bumi dan Bangunan dengan pemanfaatan sampah di Kota Mojokerto. Jenis penelitian yang digunakan dalam Penelitian Skripsi ini adalah deskriptif dengan metode kualitatif. Hasil penelitian Inovasi Membayar PBB dengan Pemanfaatan Sampah di Kota Mojokerto menggunakan teori 5 Faktor Keberhasilan Inovasi menurut Cook, Matthews dan Irwin (2009) dalam Grisna dan Wawan (2013) yaitu 1) Leadership, pemimpin BSI harus berjiwa sosial tinggi sebab organisasi BSI bergerak dibidang sosial masyarakat. 2) Management/Organization, inovasi ini ada beberapa tahap persiapan, tenaga, peralatan, sosialisasi, pelaksanaan. 3) Risk Management, adanya evaluasi setiap permasalahan yang timbul agar meminimalisir risiko yang dimungkinkan terjadi. 4) Human Capital, terdiri 17 anggota yang memiliki latar pendidikan berbeda-beda sebab tidak ada sistem seleksi untuk dapat menjadi kader BSI. 5) Technology, belum dilengkapinya teknologi sebab hingga saat ini program masih berjalan dengan sistem manual Kata Kunci : Inovasi, Pajak, Pemanfaatan Sampah Abstract Innovation program of paying Land And Building (L&B) Tax with Utilization Of Waste In Mojokerto Town is the first in Indonesia, because it combines innovations programme values environment clean by paying L&B Tax which is expected to alleviate the community. This innovation programs implemented by the Garbage Center Bank consists of waste bank groups around the town of Mojokerto. the Garbage Center Bank was formed and take shelter in the Department of the Environment who is also organizing this innovation program in collaboration with the Office for Management of Regional Revenual, Finance, and Asset (BPPKA), for as a party have the authority in receipt tax areas. The purpose of this research is to know and describe the innovation pays L&B Tax with utilization of waste in the town of Mojokerto. The type of research used in this Thesis is descriptive Research with qualitative methods. Results of Research Innovation program of paying L&B Tax with Utilization Of Waste In Mojokerto Town using theory 5 success factors of innovation according to Cook, Matthews and Irwin (2009) in Grisna and Wawan (2013) : 1) Leadership, the leader of the BSI must be high spirited social because the Organization BSI engaged in social communities. 2) Management/Organization, this innovation there are several stages of preparation, effort, equipment, socialization, implementation. 3) Risk Management, evaluation of the existence of any problems that arise in order to minimize the risk of possible happening. 4) Human Capital, consisting of 17 members who have different education background because no system of selection to be able to be cadres of the BSI. 5) Technology, technology yet because until now, the program is still running with manual systems. Key Words : Innovation, Tax, Utilisation of Waste
Penyusunan Buku Ajar Teknik Penulisan Karya Ilmiah Bagi Mahasiswa Prodi DIII Administrasi Negara, FISH UNESA Dian Arlupi Utami; Yuni Lestari
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 8, No 3 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v8i3.2833

Abstract

Ideal learning requires the availability of maximum learning resources, one of which is the Textbook. The availability of textbooks on Scientific Writing Techniques as part of one of the teaching materials in lectures at Unesa State Administration Study Program is absolute, in order to achieve learning achievement. The purpose of this study is describing the process of compiling textbooks on the Writing Technique of Scientific Papers for D III State Administration students of FISH UNESA, as well as obstacles in the process of compiling textbooks. Data collection techniques are through interviews, observation and review by linguists and material experts. The results showed that the textbook preparation process in this study went through several stages, namely analysis, design and development, the constraints in this research process were that when this research was carried out the book was still in the form of a draft where the effectiveness of using this textbook could not be measured, several errors were found related to governance. language in the form of misspellings, typos in the arrangement.
Pengembangan Bahan Ajar Mata Kuliah Pelayanan Publik melalui Metode Virtual Learning Yuni Lestari; Agus Prastyawan; Dian Arlupi Utami; Noviyanti Noviyanti; Gading Gamaputra
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 8, No 2 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.537 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v8i2.2510

Abstract

Perkembangan industri 4.0 yang tak dapat dibendung menjadikan metode pembelajaran berbasis digital menjadi tuntutan baru dalam dunia pendidikan. Melalui media pembelajaran digital yang bervariatif dan menarik diharapkan dapat meningkatkan minat dan pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah Pelayanan Publik. Metode v-learning sebagai salah satu solusi bagi pengajar atau dosen dalam melakukan perkuliahan secara virtual atau dengan kata lain perkuliahan tidak harus dilakukan secara konvensional di ruang kelas.Dalam penelitian pengembangan v-learning Matakuliah Pelayanan Publik menggunakan metode penelitian ADDIE. Metode penelitian tersebut dengan mengedepankan 5 (lima) tahapan, yang meliputi: Analyze (analisis), Design (desain), Develop (pengembangan), Implement (pelaksanaan), dan Evaluate (evaluasi). Dengan menggunakan metode tersebut, maka langkah-langkah penelitian yang akan diambil oleh peneliti adalah (1) Merancang Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang berisi rancangan kegiatan dan perkuliahan v-learning yang akan diberikan kepada mahasiswa; (2) Peneliti membuat v-learning untuk perkuliahan; dan (3) Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan akhirnya disusunlah laporan penelitian ini serta tersusunnya laporan penelitian. Data yang telah dihasilkan selanjutnya dianalisis secara deskriptif menggunakan tabel, grafik, dan pemaparan data yang dikolaborasikan dengan konsep maupun penelitian terdahulu.
Sociopreneurship sebagai Alternatif Pemberdayaan Masyarakat dan Pengentasan Kemiskinan Dian Arlupi Utami; Noviyanti Noviyanti; Gading Gama Putra; Agus Prasetyawan
Jurnal Ilmu Administrasi Negara ASIAN (Asosiasi Ilmuwan Administrasi Negara) Vol. 5 No. 2 (2017): Edisi September 2017
Publisher : Asosiasi Ilmuwan Administrasi Negara (ASIAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47828/jianaasian.v5i2.4

Abstract

Not the secret of Indonesia's social and economic problems are poverty and unemployment. Sociopreneuship as an economic driver, provides business opportunities, business views and practical aspects in solving social and economic problems. In addition to macroeconomic improvements, sociopreneurship is a solution to improve the national economy. This paper describes sociopreneurship, poverty, theoretical community empowerment and best practice sociopreneurship in Indonesia
Rancangan Inovasi Penyimpanan Arsip Berbasis Website di Kantor Konsultan Pajak Erwin Nur Kurotin Dian Arlupi Utami; Rohmi Nur Utami
Formosa Journal of Computer and Information Science Vol. 1 No. 1 (2022): March 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.148 KB) | DOI: 10.55927/fjcis.v1i1.468

Abstract

Arsip memiliki peranan yang sangat penting bagi suatu organisasi. Dengan adanya arsip menjadi alat bukti yang sah dalam suatu urusan, selain itu arsip juga menjadi alat untuk memberikan perlindungan hak. Dengan kebermanfaatan arsip ini maka dibutuhkan tempat penyimpanan arsip yang menunjang proses pengarsipan yang efektif dan efisien sehingga mempermudah penyimpanan arsip elektronik dan proses penemuan kembali arsip serta terjamin keamananannya dan efektif serta efisien. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan rancangan inovasi arsip berbasis website di Kantor Konsultan Pajak Erwin Nur Kurotin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif .Serta menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi,  dokumentasi, dan wawancara dengan fokus penelitian pada penciptaan rancangan penyimpanan arsip berbasis website dengan  menggunakan  metode prototype.  Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data dari Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan penelitian adalah dengan cara menganalisis  kebutuhan  pengguna dilakukan dengan cara mewawancara pihak instansi agar diketahui kebutuhaninstansi terkait rancangan penyimpanan arsip berbasis website. Pada tahap pembuatan mock-up dilakukan dengan membuat gambaran sistem website menggunakan use case diagram dan activity diagram, kemudian membuat database dan bahasa pemrograman, dan perancangan tampilan website. Untuk mengevaluasi rancangan website ini maka pihak instansi menguji  coba website secara langsung. Saran yang dapat diberikan pada penelitian ini yaitu agar rancangan inovasi penyimpanan arsip berbasis website dapat segera dioperasikan dan digunakan oleh instansi untuk kemudian dapat dilakukan evaluasi secara periodik sehingga dapat diketahui kekurangannya agar dapat segera dilakukan perbaikan pada rancangan inovasi ini dan dapat dikembangkan inovasi penyimpanan arsip yang lebih sempurna dengan memperhatikan kebutuhan instansi.