cover
Contact Name
Safri Ishmayana
Contact Email
ishmayana@unpad.ac.id
Phone
+817617136
Journal Mail Official
kimiapadjadjaran@gmail.com
Editorial Address
Departemen Kimia, FMIPA, Universitas Padjadjaran Jln. Raya Bandung-Sumedang km. 21, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat 45363
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Kimia Padjadjaran
ISSN : -     EISSN : 30261619     DOI : -
Kimia Padjadjaran merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Divisi Ilmiah Himpunan Mahasiswa Kimia (Himaka) dan Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Kimia (Himatologika) Universitas Padjadjaran yang bekerja sama dengan Departemen Kimia, FMIPA, Universitas Padjadjaran. Makalah yang diterbitkan berkaitan dengan sintesis senyawa kimia, kimia organik, kimia bahan alam, biokimia, kimia pangan, bioteknologi dan biomolekuler, kimia analisis dan pemisahan, kimia anorganik, kimia fisik, kimia lingkungan dan aplikasi kimia dalam berbagai bidang. Diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, diutamakan untuk menampung makalah yang dipresentasikan pada kegiatan rutin tahunan Seminar Nasional Chemistry Fun Days yang diselenggarakan oleh Himaka dan Seminar Nasional Vokasi yang diselenggarakan oleh Himatologika.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2024)" : 6 Documents clear
BIO-KOTAK: Biobaterai Komposit Ampas Kelapa (Cocos nucifera) dan Limbah Cair Tahu sebagai Alternatif Sumber Listrik Portabel Terbarukan Attoriq, Bondan; Fittuqo, Muhammad Syauqi; Ramadhan, Yusuf Rahmad
Kimia Padjadjaran Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah baterai yang tidak dikelola berpotensi mencemari lingkungan akibat kandungan logam-logam beratnya. Kondisi tersebut mendorong pemanfaatan biobaterai dari limbah pengolahan makanan populer di Indonesia, yakni tahu. Geliat industri tahu yang menjamur di kota peneliti, Semarang, menghasilkan limbah cair yang dominan terbuang. Kandungan asam asetat dalam limbah tersebut didayagunakan sebagai elektrolit biobaterai yang dioptimalkan melalui fermentasi, dipadatkan dengan tepung ampas kelapa, dan diperkuat larutan KCl 40%. Penelitian ini bertujuan menganalisis gaya gerak listrik (GGL), penurunan daya listrik dalam rangkaian LED, dan komposisi optimum biobaterai dalam variasi komposit tepung ampas kelapa dan fermentasi limbah cair tahu dengan rasio b/v 0, 25, 50, 75, dan 100%  (g/mL). Biobaterai dibuat dengan mensubstitusi pasta baterai ABC Dry Cell tipe AA bekas. Baterai ABC baru turut diuji sebagai kelompok kontrol. Hasil uji GGL optimal diperoleh BIO-KOTAK komposisi 25% dengan rata-rata perolehan 1,59 ± 0,03 V. Rerata GGL tersebut sama besarnya dengan kelompok baterai kontrol menurut analisis ANOVA. Rata-rata penurunan daya listrik terbesar juga diperoleh BIO-KOTAK komposisi 25% (13,77; 3,74; 3,64; 2,89; 2,08; 1,4; 1,38 mW). Menurut analisis Kruskal-Wallis, rerata penurunan daya pada masing-masing komposisi bernilai sama. Komposisi optimum BIO-KOTAK ditemukan pada rasio 25%.
Pemanfaatan Bahan Alami Ramah Lingkungan dalam Pembelajaran Sel Volta melalui Model C-R-E-A-T-E untuk Membangun Kreativitas Siswa Wahyu, Wawan; Kusrijadi, Ali
Kimia Padjadjaran Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hingga saat ini, kreativitas anak bangsa masih terus diupayakan dalam dunia pendidikan di Indonesia. Kreativitas ini termasuk salah satu Keterampilan Abad 21 merupakan aspek terpenting dalam mendukung kemandirian anak bangsa. Untuk itu, dalam kegiatan pembelajaran kreativitas diperlukan suatu model berbasis proyek yang memudahkan guru dalam menerapkannya meliputi 6 tahap, yaitu: Connecting, Restructuring, Elaborating, Applying, Tasking, dan Evaluating yang dikenal dengan istilah Model C-R-E-A-T-E. Penggunaan model ini secara blended learning bertujuan untuk membangun kreativitas siswa melalui pemanfaatan bahan alami ramah lingkungan dalam pembelajaran Sel Volta di sekolah. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) terhadap 20 siswa dari salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Bandung. Instrumen yang digunakan berupa Teaching for Creativity Observation Form (TCOF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas siswa terbangun secara signifikan selama mengikuti pembelajaran Sel Volta melalui Model C-R-E-A-T-E. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Model C-R-E-A-T-E sangat efektif untuk membangun kreativitas siswa dalam membuat Sel Volta yang ramah lingkungan.
Pembuatan dan Stabilitas Larutan Baku Sulfida dalam Analisis Kadar Sulfida Secara Spektrofotometri Anjani, Shelyna Dwi; Sjahriza, Ahmad; Farid, Muhammad
Kimia Padjadjaran Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Larutan sulfida dapat dibuat dengan mereaksikan hidrogen sulfida dan natrium hidroksida menggunakan generator sederhana. Natrium sulfida bentuk teknisnya tidak murni, sehingga perlu dibuat agar diperoleh natrium sulfida dengan kemurnian yang baik. Penelitian ini bertujuan memperoleh cara pembuatan larutan sulfida yang sederhana, degradasi pereaksi sulfida dan menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi kestabilannya dalam analisis secara spektofotometri. Uji stabilitas larutan sulfida menggunakan metode iodometri dan spektrofotometri. Parameter yang digunakan, yaitu wadah penyimpanan, suhu penyimpanan, dan tempat penyimpanan. Larutan sulfida yang memiliki stabilitas tertinggi adalah larutan yang disimpan pada tempat gelap, suhu rendah, dan botol kaca gelap. Pengunaan berbagai jenis botol penyimpanan yang berbeda, yaitu botol plastik putih (HDPE), botol kaca transparan, dan botol kaca gelap memberikan pengaruh tidak berbeda nyata terhadap kualitas larutan sulfida. Berdasarkan ketiga hasil uji menunjukkan larutan sulfida mudah mengalami oksidasi yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti cahaya matahari, tempat penyimpanan, dan suhu penyimpanan.
Kajian Konsumsi Energi Spesifik Pada Reaksi Steam Reforming untuk Produksi Gas Hidrogen Menggunakan Simulasi Software Aspen HYSYS Ekawati, Karina Diah Rosa; Setiadi, Setiadi
Kimia Padjadjaran Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidrogen memiliki potensi yang tinggi sebagai energi bahan bakar ramah lingkungan yang penting untuk dikembangkan demi keberlanjutan energi di masa depan. Gas ini dapat diproduksi secara industri melalui reaksi steam reforming. Di industri, reaksi ini membutuhkan banyak energi karena memerlukan kebutuhan energi input yang tinggi karena reaksi endotermik yang tinggi. Kajian ini dikhususkan untuk mengevaluasi konsumsi energi spesifik untuk reaksi steam reforming dalam menghasilkan gas hidrogen murni dalam skala produksi komersial. Konsumsi energi ditentukan dengan perhitungan model keseimbangan material dan energi berdasarkan proses produksi hidrogen. Perhitungan model proses dilakukan dengan bantuan program perhitungan perangkat lunak Aspen HYSYS. Konsumsi energi akan disimulasikan untuk rentang laju produksi gas hidrogen yaitu 3000, 6000, 9000, 12000 lb/jam, komposisi metana di umpan 85,78; 90; 95; dan 100% mol, dan laju alir mol umpan steam 3× dari laju alir umpan gas (S/C =3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi energi spesifik pada proses produksi gas hidrogen sebesar 0,30 - 0,35 (105 Btu/lb). Komposisi metana 100% memiliki rentang konsumsi energi spesifik paling rendah yaitu 0,30 - 0,317 (105 Btu/lb) karena adanya pengaruh komposisi CO2 pada umpan. Konsumsi energi spesifik terbesar terjadi pada unit proses primary reformer.
Pembuatan dan Uji Mutu Sabun Cair Ekstrak Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) Serta Uji Antibakterinya terhadap Streptococcus pyogenes Febrianto, Ichwan Bagus; Junitasari, Assyifa; Rosahdi, Tina Dewi
Kimia Padjadjaran Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit kulit yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pyogenes biasanya dikenal sebagai infeksi streptokokus yang merupakan masalah kesehatan kulit yang serius. Selama ini pengobatan penyakit infeksi hanya menggunakan antibiotik yang menimbulkan efek samping. Alternatif pengobatan penyakit kulit ini adalah dengan menggunakan buah mahkota dewa yang mengandung berbagai jenis senyawa aktif seperti senyawa flavonoid, alkaloid, saponin sesuai dengan penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya. Senyawa aktif ini dapat dimanfaatkan sebagai campuran dalam formulasi sediaan sabun cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metabolit sekunder yang terdapat pada ekstrak buah mahkota dewa dengan metode skrining fitokimia, menguji mutu sabun cair esktrak buah mahkota dewa serta menguji aktivitas antibakteri sabun cair ekstrak mahkota dewa. Penelitian ini menggunakan metode skrining fitokimia untuk mengidentifikasi kandungan metabolit sekunder dalam ekstrak buah mahkota dewa, kualitas mutu sabun cair berdasarkan SNI 4085:2017 yang meliputi uji pH, total bahan aktif, alkali bebas atau asam lemak bebas, serta uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi cakram dengan amoxicillin sebagai kontrol positif. Berdasarkan pengujian yang sudah dilakukan, ekstrak buah mahkota dewa mengandung senyawa alkaloid, tanin, saponin serta flavonoid. Uji kualitas mutu sabun cair menghasilkan sabun cair ekstrak buah mahkota dewa dengan konsentrasi 30% yang sesuai dengan syarat mutu SNI 4085:2017. Aktivitas antibkateri sabun cair ekstrak buah mahkota dewa menghasilkan diameter zona hambat sebesar 8,275 mm, sedangkan untuk sabun cair tanpa ekstrak buah mahkota dewa menghasilkan diameter zona hambat sebesar 8 mm. Hasil ini menunjukkan zona hambat sabun cair ekstrak mahkota dewa berkategori sedang.
Uji Kualitas Mutu, Uji Organoleptik, dan Uji Aktivitas Antioksidan pada Yoghurt Tempe Sorgum (Sorgum bicolor L. Moench) dengan Variasi Konsentrasi Starter Sari, Intan Purnama; Junitasari, Assyifa; Satiyarti, Rina Budi
Kimia Padjadjaran Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yoghurt merupakan salah satu minuman dengan kandungan probiotik yang dikenal dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Yoghurt tidak hanya dapat diperoleh dari susu segar, tetapi juga dapat berasal dari diversifikasi produk nabati seperti susu tempe yang dapat menjadi alternatif bagi vegetarian. Bahan baku pembuatan tempe dapat digantikan oleh sorgum yang memiliki kandungan zat gizi yang tidak jauh berbeda dengan kedelai sehingga dapat meningkatkan kualitas tempe yang dihasilkan. Selain itu Pemberian variasi konsentrasi starter dapat mempengaruhi karakteristik yoghurt. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas mutu, tingkat kesukaan serta aktivitas antioksidan pada yoghurt tempe sorghum berdasarkan variasi konsentrasi starter. Tempe dibuat dengan diinokulasi dengan ragi dan diinkubasi selama 48 jam, kemudian tempe dibuat menjadi susu tempe dan dipasteurisasi. Susu tempe hasil pasteurisasi diinokulasi dengan starter Lactobacillus bulgaricus: Streptococcus thermophilus (1:1) dengan variasi 6%, 8% dan 10%.  Uji kualitas mutu meliputi uji kadar protein, uji kadar abu, uji cemaran logam Cu serta uji keasaman. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH serta uji tingkat kesukaan dilakukan dengan uji organoleptik meliputi bau, penampakan dan rasa. Hasil terbaik pada uji kualitas mutu ditunjukkan oleh perlakukan dengan penambahan starter 10% dengan nilai keasaman 0,8815%, kadar abu 0,770%, kadar protein 40,259 mg/mL dan cemaran logam Cu 1,05 mg/kg. Serta hasil terbaik pada uji organoleptik dengan tingkat kesukaan terbaik yaitu pada penambahan starter 10%, dengan nilai 4.37 pada parameter penampakan, 4,34 pada parameter rasa, dan 4,14 pada parameter bau. Sedangkan aktivitas antioksidan pada penambahan starter 6%,8%,10% berturut – turut sebesar 56,144%; 53,252%; 52,769%.

Page 1 of 1 | Total Record : 6