cover
Contact Name
Saskiyanto Manggabarani
Contact Email
lppm@stikes-pertamedika.ac.id
Phone
+6285298638639
Journal Mail Official
jnhs@stikes-pertamedika.ac.id
Editorial Address
Jl. Bintaro Raya No.10, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12240
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal of Nursing and Health Science
ISSN : -     EISSN : 28082370     DOI : https://doi.org/10.58730/jnhs
Core Subject : Health, Science,
Journal of Nursing and Health Science is a national peer reviewed journal dedicated to the exchange of high quality research results in all aspects of nursing and health science. JNHS follows an open access policy which allows published articles to be available for free online without the need for a subscription JNHS published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika Published three times in one year in Oktober, February and Juny.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Februari" : 6 Documents clear
Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar Inpres Waturaja Tentang Penyakit Demam Berdarah Dengue Tokan, Pius Kopong; Artama, Syaputra
Journal of Nursing and Health Science Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v1i2.25

Abstract

Kelompok usia 5-14 tahun merupakan anak-anak sekolah yang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk aktivitas di sekolah, baik pada pagi maupun sore hari sehingga berisiko terjadi penularan DBD di sekolah cukup tinggi. Sebagai bentuk upaya pencegahan penularan, perlu menggali tingkat pengetahaun siswa sehingga lebih tepat dalam mengambil sikap antisipatif. Sehubungan dengan itu perlu dilakukan penelitian. Penelitian bertujuan mengetahui pemahaman siswa SDI Watujara berhubungan dengan DBD. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif non eksperimental dengan menggunakan studi deskriptif, unsur-unsur yang akan diteliti adalah segala apa yang diketahui siswa SDI Watujara yang berhubungan  penyakit DBD.Populasi penelitian adalah semua siswa SDI Watujara sebanyak 105 orang dan semuanya diikutkan dalam penelitian, kegiatan dilaksanakan bulan 01 Agustus sampai 01 Oktober 2020. Hasil penelitian tingkat pengetahuan siswa SDI Watujara kategori baik 11,43%, cukup 36,19% dan kurang 52,38%. Tingkat pengetahuan tentang penyebab DBD kategori baik 17,14%, cukup 37,14%,kurang 45,71%, tanda dan gejala DBD kategori baik 10,48%, cukup 38,10%, kurang 51,43%, pencegahan DBD kategori baik 7,62%, cukup 36,19%,kurang 56,19% dan penatalaksanaan DBD kategori baik 10,48%, cukup 34,29%,kurang 55,24%. Kesimpulan: Sebagian besar siswa SDI Watujara memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang penyakit DBD.  Kontribusi tersebesar adalah pengetahuan tentang pencegahan DBD, diikuti penatalaksanaan DBD, tanda dan gejala DBD, dan penyebab DBD.
Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Covid-19 dengan Perilaku Menerapkan Protokol Kesehatan pada Siswa Yulistiani, Indah; Dinaryanti, Ratna Sari
Journal of Nursing and Health Science Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v1i2.26

Abstract

Covid-19 kepanjangan dari Corona Virus Disease–19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Severe Acutte Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernafasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS). Salah satu upaya untuk mencegah penyebaran penyakit Covid-19 adalah dengan menerapkan protokol kesehatan (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilisasi). Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi dengan desain studi cross sectional. Sampel merupakan seluruh siswa di SMP Yayasan Raudhatul Hikmah Anisa Kresek dengan menggunakan metode total sampling sebanyak 100 orang. Pengambilan data dengan menggunakan Quesioner. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang covid-19 dengan perilaku menerapkan protokol kesehatan (p=0,144). Maka penelitian ini menunjukan bahwa terbanyak responden yang memiliki tingkat pengetahuan cukup baik yaitu (57,0%) dan bahwa mayoritas responden memiliki perilaku menerapkan protokol kesehatan yang baik.
Pengaruh Penambahan Sari Wortel (Daucus carota L) Terhadap Daya Terima Donat Angkat, Abdul Hairuddin; Simatupang, Nesti Fransiska
Journal of Nursing and Health Science Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v1i2.27

Abstract

Pendahuluan; Wortel merupakan sayur dan buah, makanan nabati buah-buahan dan sayuran telah menjadi sumber nutrisi penting bagi manusia. Donat merupakan panganan yang digoreng yang biasanya dibuat dari adonan tepung terigu, gula dan mentega. Sehubung dengan hal tersebut maka dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan sari wortel terhadap daya terima donat. Tujuan; untuk mengetahui pengaruh penambahan sari wortel terhadap daya terima donat.  Bahan dan Metode; Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimental dengan Penambahan sari wortel yang berbeda pada 3 (tiga) perlakuan dengan 2 (dua) kali pengulangan. Analisis data untuk uji organoleptik dilakukan oleh 25 (dua puluh lima) orang panelis tidak terlatih pada taraf signifikan 5% yang diteruskan dengan uji Duncan pada taraf signifikan 5%. Hasil; Hasil penelitian bahwa warna yang paling disukai panelis terdapat pada penambahan sari wortel sebanyak 30 ml dengan nilai rata-rata 4,00. Nilai rata-rata aroma 3,72 dengan penambahan sebanyak 30ml. Tekstur yang paling disukai panelis adalah dengan penambahan sari wortel sebanyak 30 ml pada dengan nilai rata-rata 3,88. Dan rasa yang paling disukai panelis adalah pada penambahan sari wortel 30 ml dengan nilai rata-rata 3,88. Kesimpulan; Donat yang paling disukai adalah donat formulasi C yaitu donat yang ditambahkan sari wortel sebanyak 30 ml.
Perbandingan Minyak Kelapa dan Minyak Zaitun Terhadap Derajat Ruam Popok Bayi 0-24 Bulan Sadiah, Sarah; Trianingsih, Devi
Journal of Nursing and Health Science Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v1i2.28

Abstract

Pemakaian popok disposibel saat ini merupakan pilihan perawatan bayi yang banyak digunakan oleh ibu yang mempuyai bayi dan balita, karena praktis, efektif, namun jika cara pemakaian popok disposibel tidak sesuai dengan aturan dan perawatannya salah maka kulit bayi tidak siap untuk beradaptasi dengan keadaan yang dapat timbul akibat  kontak lama dengan urine dan feses yang menyebabkan ruam popok. Ruam Popok adalah peradangan kulit bayi yang terjadi pada area kulit yang bersentuhan dengan diaper. Salah satu bahan alami untuk menurunkan derajat ram popok adalah minyak kelapa dan minyak zaitun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas minyak kelapa dan minyak zaitun terhadap penurunan derajat ruam popok bayi usia 0-24 bulan di rw 08 serua indah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dengan metode Quasi Eksperimen dengan rancangan Post Test Equipvalent Without Control Group. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 24 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen penelitian ini yaitu lembar identifikasi ruam popok, minyak kelapa, minyak zaitun dan lembar observasi pemberian minyak kelapa dan minyak zaitun. Uji statistik yang digunakan yaitu paired T-test dengan hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara minyak kelapa dan minyak zaitun terhadap penurunan derajat ruam popok dengan hasil p value = 0.496. diharapkan kedepannya hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pengobatan tradisional pada bayi yang menderita ruam popok.
Hubungan Tingkat Kecerdasan Spiritual Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia di Desa Kebonratu Tahun 2021 Febriyanti, Mila; Sari, Rina Puspita; Wibisono, Ahmad Yunus Gunawan
Journal of Nursing and Health Science Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v1i2.30

Abstract

Kecerdasan spiritual (SQ) adalah memahami Tuhan dan bagaimana Tuhan berperilaku, percaya bahwa Tuhan itu ada. Kualitas hidup adalah tingkat kepuasan dengan penerimaan kesejahteraan seseorang, berdasarkan keseluruhan pengalaman hidupnya saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecerdasan spiritual dengan kualitas hidup lansia di Desa Kebonratu Tahun 2021. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 100 responden dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar angket yang berisi beberapa pertanyaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariate dengan hasil penelitian menunjukan bahwa nilai P - Velue = (0,279 > 0,05) tidak ada hubungan antara tingkat kecerdasan spiritual dengan kualitas hidup lansia di Desa Kebonratu Tahun 2021.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Diabetes Melitus, Self Management Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Nurhayati, Ceria
Journal of Nursing and Health Science Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v1i2.40

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah sebagai akibat dari kekurangan sekresi insulin, gangguan aktivitas insulin atau keduanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan self management dengan kualitas hidup pada pasien DM tipe 2. Desain dalam penelitian ini adalah analitik cross sectional dengan jumlah sampel 75 orang yang dilakukan di Rumkital DR. Ramelan Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan (r = 0.619; p < 0.01), self management (r = 0.685; p < 0.01) dengan kualitas hidup pada pasien DM tipe 2. Hasil multivariat menunjukkan bahwa nilai HbA1c merupakan faktor yang paling mempengaruhi hubungan antara tingkat pengetahuan dan self management dengan kualitas hidup pada pasien DM tipe 2. Perawat dapat meningkatkan pengetahuan pasien dengan memberikan edukasi yang berfokus pada peningkatan self management  dan memfasilitasi pemberian dukungan keluarga serta supervisi dan monitoring terkait self management yang dilakukan pasien DM tipe 2.

Page 1 of 1 | Total Record : 6