cover
Contact Name
Farhan Saputra
Contact Email
farhansaputra121@gmail.com
Phone
+6282124355730
Journal Mail Official
farhansaputra121@gmail.com
Editorial Address
JL. Raya Babelan Kota, No. 100, Kab. Bekasi, Jawa Barat, 17611
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Efisiensi: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Ilmu Manajemen
Published by Inovan Publisher
ISSN : -     EISSN : 30890756     DOI : https://doi.org/10.63217/efisiensi
Core Subject : Science, Education,
Efisiensi: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Ilmu Manajemen adalah publikasi akademik yang berfokus pada penelaahan dan pengembangan teori serta praktik dalam bidang manajemen. Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan platform bagi para peneliti, akademisi, dan praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitian yang inovatif dan berdampak dalam berbagai aspek manajemen, termasuk strategi, operasi, dan perilaku organisasi. Dengan pendekatan berbasis bukti dan metodologi yang ketat, jurnal ini berkomitmen untuk memperluas pengetahuan di bidang manajemen serta menawarkan solusi praktis yang dapat diterapkan dalam konteks organisasi dan bisn
Articles 51 Documents
Mapping Uncertainty Avoidance in Stakeholder Co-creation for Circular Economy Adoption in SMEs: A Conceptual Model from Manufacturing SMEs Andi Normaladewi
Efisiensi: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Ilmu Manajemen Vol. 2 No. 4 (2026): Efisiensi: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Ilmu Manajemen
Publisher : Yayasan Inovasi Akademi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/efisiensi.v2i4.402

Abstract

Transisi menuju Ekonomi Sirkular (CE) telah menjadi prioritas strategis bagi usaha kecil dan menengah (UKM) manufaktur yang berupaya meningkatkan efisiensi sumber daya, keberlanjutan lingkungan, dan daya saing jangka panjang. Meskipun perhatian akademis terhadap adopsi CE terus meningkat, studi yang ada umumnya lebih menekankan pada kapabilitas teknologi, tekanan institusional, dan ketersediaan sumber daya, namun cenderung kurang memperhatikan pengaruh budaya organisasi terhadap transisi keberlanjutan yang bersifat kolaboratif. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka kerja konseptual yang menjelaskan bagaimana penghindaran ketidakpastian (*uncertainty avoidance*), sebagai salah satu dimensi budaya organisasi, memengaruhi kreasi bersama (*co-creation*) dengan pemangku kepentingan dalam memfasilitasi adopsi Ekonomi Sirkular di kalangan UKM manufaktur. Desain penelitian kualitatif digunakan melalui metode *Systematic Literature Review* (SLR) yang mengikuti pedoman PRISMA 2020. Literatur relevan yang diterbitkan antara tahun 2021 dan 2026 diidentifikasi, disaring, dan disintesis secara sistematis melalui analisis tematik untuk mengeksplorasi konsep-konsep yang muncul berulang serta hubungan teoretisnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penghindaran ketidakpastian membentuk respons manajerial terhadap ketidakpastian terkait keberlanjutan dengan mendorong tata kelola formal, pengambilan keputusan yang terstruktur, dan manajemen risiko kolaboratif. Alih-alih menghambat inovasi, penghindaran ketidakpastian justru memotivasi organisasi untuk memperkuat kreasi bersama dengan pemangku kepentingan melalui pertukaran pengetahuan, integrasi sumber daya, pembangunan kepercayaan, dan pembelajaran kolaboratif. Proses kolaboratif ini mendorong pembelajaran organisasi, meningkatkan kapabilitas inovasi, serta memfasilitasi adopsi praktik Ekonomi Sirkular, termasuk desain ramah lingkungan (*eco-design*), produksi bersih, pemulihan sumber daya, valorisasi limbah, dan model bisnis sirkular. Kerangka kerja yang diusulkan memberikan kontribusi pada literatur dengan mengintegrasikan Teori Dimensi Budaya Hofstede, Teori Pemangku Kepentingan, Teori Pembelajaran Organisasi, dan Teori Ekonomi Sirkular ke dalam satu model konseptual yang terpadu. Studi ini memperluas penelitian sebelumnya dengan menempatkan penghindaran ketidakpastian sebagai anteseden bagi kreasi bersama dengan pemangku kepentingan dan pembelajaran organisasi, sehingga menawarkan perspektif perilaku terhadap adopsi Ekonomi Sirkular. Kerangka kerja ini juga memberikan implikasi praktis bagi para manajer dan pembuat kebijakan dengan menekankan pentingnya tata kelola kolaboratif, dukungan institusional, dan pembelajaran organisasi dalam mempercepat implementasi Ekonomi Sirkular di kalangan UKM manufaktur.