cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
REKA KARSA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 4" : 26 Documents clear
Desain Fasade Bangunan Tinggi Apartemen Dengan Aplikasi Panel Beton Pracetak Rizky, Maulana Noor; Isriana, Riyanti; Azhari, Annisa; Brunner, Thomas
REKA KARSA Vol 4, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.012 KB) | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i4.1374

Abstract

Desain Fasade Bangunan Tinggi Apartemen Dengan Aplikasi Panel Beton Pracetak   MAULANA NOOR RIZKY, RIYANTI ISRIANA, ANNISA AZHARI, THOMAS BRUNNER Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional Email : kotaksurat.mnrizky@gmail.com Abstrak Pengetahuan akan jenis material merupakan hal penting dalam perancangan, jenis material yang akan di terapkan pada desain pun memiliki banyak alternatif karena masing-masing material memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri. Pemilihan material terutama untuk fasade bangunan dianggap penting dalam sebuah proses perancangan untuk menghasilkan sebuah karya dengan nilai estetika yang baik dan tidak mengesampingkan fungsi dari bangunan. Panel beton pracetak merupakan salah satu alternatif material yang dapat di aplikasikan dalam perancangan sebuah bangunan tinggi, terutama bangunan yang berfungsi sebagai hunian, namun dalam pengaplikasiannya pemakaian material panel beton pracetak harus memperhatikan detail-detail/joint antara konstruksi dan panel beton pracetak, karena pada sambungan tersebut akan rawan terjadinya kebocoran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi sambungan/joint-joint panel beton pada struktur terhadap kebocoran. Objek penelitian pada penulisan ini adalah apartemen Easton Park, karena bangunan ini mengaplikasikan material panel beton pracetak pada sebagian besar fasadenya. Metode yang dilakukan pada penelitian ini dengan cara menganalisa detail-detail/sambungan dan bentuk panel beton pracetak berdasarkan perletakan Panel Beton Pracetak yang di aplikasikan pada bangunan Easton Park. Hasil penelitian menunjukan bahwa sambungan/joint-joint panel beton pada struktur dapat berpengaruh kepada kebocoran, serta bentuk panel beton pracetak dapat dipengaruhi oleh perletakan panel beton itu sendiri. Kata kunci: Material; Panel Precast; Apartemen Abstract Knowledge the types of materials are always important in terms of design, the type of material to be applied to the design also has many alternative because each material has its own advantages and disadvantages. Selection of materials to be applied to building facade is a consideration and especially important in a design process to produce a master piece with a good aesthetic value without disobeying the function of the building itself. Precast concrete panel as an alternative material that can be applied in the design of a high rise building, especially building that serves as residential, but usage in the application of precast concrete panel material should pay attention the detail/joint between the construction and precast concrete panel, because in the connection on line is prone to leakage. This study aimed to specify the correlation connection/joint concrete panel on the structure against leakage. The object of this study is Easton Park apartment, because this building is using precast concrete material at the whole facade. One of these building in Bandung which apply the entire facade. Thiscstudy is using method by analyzing the detail/connection and precast concrete panel form by the position of precast concrete panels are applied in Easton Park building. The result showed that the connection/joint-joint concrete panel on the structure can affect on the leakage, and precast concrete panel forms may be affected by the placement of concrete panel itself. Keywords: Material; Precast Panel; Apartement
Penerapan Sistem Koordinasi Modular Pada Desain Hunian Vertikal Apartemen TJ Subekti, Bambang; Mella Roza, Alencia; Rahim Ristanti, Rafika; Gunawan, Desrizal
REKA KARSA Vol 4, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1236.457 KB) | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i4.1406

Abstract

Penerapan Sistem Koordinasi Modular Bangunan Pada Desain Hunian Vertikal Apartemen TJ       BAMBANG SUBEKTI, ALENCIA M. R., RAFIKA R. R.,   PETRA A. R., DESRIZAL GUNAWAN   Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional     Email : ambang@itenas.ac.id     ABSTRAK   Kebutuhan masyarakat Bandung akan hunian semakin hari semakin meningkat. Alternatif pemenuhan kebutuhan tersebut adalah dengan membuat hunian vertikal. Untuk mempercepat pengadaan hunian vertikal tersebut salah satunya melalui metoda membangun dengan menggunakan metoda fabrikasi. Pendekatan pembangunan dengan komponen fabrikasi menuntut perancangan dengan sistem koordinasi modular yang bersifat berulang, baik pada modul dasar yang direncanakan juga pada komponen yang telah tersedia di pasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati dan meneliti penggunaan sistem koordinasi modular pada perancangan Apartemen TJ sebagai kasus studi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menjelaskan kesesuaian antara perancangan modul dengan berbagai komponen yang digunakan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Apartemen TJ menggunakan sistem modular pada komponen kolom, dinding horizontal, sebagian dinding vertikal, bukaan, jendela, langit-langit, dan parkir.   Kata kunci : hunian vertikal, koordinasi modular   ABSTRACT   The needs of people in Bandung about residence is constantly increasing. Alternative meeting those needs is to create a vertical housing. To expedite the procurement of vertical housing of one of them by the method of building using the method of fabrication. Development approach to fabricating components require design with modular coordination system that is repeated , either on the basis of the planned modules and also on the components that have been available on the market . This study aims to observe and examine the use of modular coordination system on designing Apartment TJ as a case study . The method used is descriptive analysis to explain the compatibility between design modules with different components used . Results of this study was to know that the Apartment TJ uses a modular system of components columns, horizontal walls, partially vertical walls, openings, windows, ceilings, and parking.     Key word : vertical residential, modular system  
Kelengkapan Fasilitas Di Rumah Susun Sederhana Sewa Cingised Ditinjau dari SNI 03-7013-2004 Utami, Mamiek Nur; Setiadi, Adi Karna; Sanjaya, Bayu; Nurzakiah, Delia; Pamungkas, Gelar Aditya
REKA KARSA Vol 4, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1037.884 KB) | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i4.1379

Abstract

Kelengkapan Fasilitas Di Rumah Susun Sederhana Sewa Cingised Ditinjau Dari SNI 03-7013-2004 Mamiek Nur Utami, Adi Karna Setiadi, Bayu Sanjaya, Dellia Nurzakiah, Gelar Aditya Pamungkas Jurusan Arsitektur – Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional Email: Mamiekn@yahoo.com 1. ABSTRAK Kota Bandung merupakan pusat ekonomi bagi daerah Jawa Barat. Hal ini menjadi pemicu bagi warga dari beragam daerah untuk berpindah ke Bandung dalam rangka meningkatkan taraf kehidupan. Sebagai konsekuensinya Kota Bandung semakin padat penduduknya. Keterbatasan lahan dan hunian yang semakin mahal menjadikan sebagaian warga yang kehidupannya masih dibwah rata – rata kesulitan untuk memiliki hunian yang layak. Sebagai solusi untuk menciptakan hunian yang terjangkau dan berkualitas sedangkan lahan yang ada terbatas dan mahal maka di buat pembangunan hunian vertikal, berupa Rusunawa yang di dalamnya terdapat fasilitas yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan penghuni. Rusunawa Cingised dikawasan Bandung Timur yang dijadikan sebagai objek penelitian ini memiliki beberapa fasilitas untuk memenuhi kebutuhan penghuninya. Fasilitas tersebut harus memenuhi persyaratan teknis agar dapat memenuhi kebutuhan dan kenyaman penghuni. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kelengkapan fasilitas di Rusunawa Cingised yang ditinjau dari SNI 03-7013-2004 mengenai tata cara perencanaan fasilitas lingkungan rumah susun sederhana. Penggunaan pendekatan normative, analisis mix method dengan penilaian skala Guttman. Disimpulkan presentase kesesuaian untuk kualitatif dan kuantitatif. Kata kunci : Rusunawa Cingised, Fasilitas, Standar Nasional Indonesia (SNI) 03-7013-2004. 2. ABSTRACT Bandung city is the center of the economy in the west java. It has been becoming a trigger for residents from diverse area to immigrate in Bandung in order to improve life. The consequences of it Bandung the densely populated over. Limited land and dwelling that are getting expensive, it’s become some people with low income can’t got a good residential. This solution for creating affordable housing and a quality residential development made in the vertical, home of flats rent in which there were facilities and can be used by the occupant.Object of this research is Cingised flats in east bandung. It has some facilities for use by occupants. The facility must meet the technical requirements in order to meet the needs and comfort of occupants. This research aims to analyze the completeness of facilities in the Cingised flats in terms of SNI 03-7013-2004 regarding the procedures for planning facility's environment simple flats. The use of normative approach, analysis mix method with the assessment scale Guttman. Inferred percentage conformance for qualitative and quantitative. Keywords : Cingised Flat, Facilities, Indonesia National Standard (SNI) 03-7013-2004)
Cara Pemeliharaan dan Perawatan Material Fasad Vertikal Non Struktural Pada Bangunan Rumah Susun Tecky Hendarto; Muhammad Kahfi; Aditya Danudja; Nadhifa Khairana; Arini Pramudiani
REKA KARSA Vol 4, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i4.1349

Abstract

CARA PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN MATERIAL FASAD VERTIKAL NON STRUKTURAL PADA BANGUNAN RUMAH SUSUN   muhammad kahfi, aditya danudja, nadhifa khairana, arini pramudiani, tecky hendrarto Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional Email : muhammadkahfi2552@gmail.com   Abstrak Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) semakin berkembang di Bandung tetapi ada beberapa hal yang terabaikan, salah satunya adalah dari segi pemeliharaan dan perawatan bangunan, khususnya pemeliharaan dan perawatan fasad vertikal pada bangunan, yang dapat mempengaruhi faktor kenyamanan, kelayakan, dan kesehatan bagi penghuninya. Guna mengetahui aspek kelayakan dari pemeliharaan dan perawatan fasad vertikal pada bangunan rumah susun sederhana sewa yang berada di Cingised, Arcamanik, Bandung, dilakukan kajian tentang cara pemeliharaan dan perawatan fasad vertikal dengan menggunakan metode analisis deskriptif, yaitu membandingkan kasus desain, terhadap teori dan peraturan yang berlaku. Kajian ini bertujuan untuk rumah susun yang layak huni oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah, baik secara visual, kesehatan, dan kenyamanan yang salah satunya dapat dipengaruhi oleh cara pemeliharaan dan perawatan fasad vertikal pada bangunan hunian vertikal. Kata Kunci : Rusunawa, pemeliharaan dan perawatan, material. Abstract The vertical residences such as mansions seem to be expanding in Bandung City, but there are some aspects overlooked; one of them is building maintenance, particularly the facade maintenance of inside and outside of the buildings that could affect on the convenience, feasibility, and the health factors of its residents. In order to know the feasibility aspect of the material maintenance of inside and outside of the buildings, we conduct a study by using descriptive analysis method which compares the design case to the theories and regulations about how to conduct a facade maintenance for inside and outside of the mansion. A study about the mansion which located in Cingised, Bandung aims to build a feasible residence for the lower middle society based on visual, health, and convenience aspects in which one of them could be affected by the method of facade maintenance for inside and outside vertical residence. Keywords : vertical residence, maintenance, material
Tipologi Morfologi Tangga Pada Rumah Susun dan Asrama di Kota Bandung Meta Riany; Vetrin Hanny Handoyo; Ginanjar Rifqi; Gemi Ridwan
REKA KARSA Vol 4, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i4.1403

Abstract

Tipologi Morfologi Tangga pada Rumah Susun dan Asrama di Kota Bandung Meta Riany , Vetrin Hanny Handoyo, Gemi Ridwan, Ginanjar Rifqi Jurusan Teknik Arsitektur FTSP – Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung Email :ginanjarifqi@gmail.com ABSTRAK Sirkulasi dalam arsitektur adalah hubungan antara ruang satu dengan ruang lainnya yang bisa dihubungkan baik secara vertikal maupun horizontal, selain itu dapat juga disebut sebagai pergerakan atau perputaran keluar masuk suatu hal. Tangga memiliki fungsi dan manfaat dari berbagai aspek yang menarik untuk diteliti, dilihat berdasarkan dari aspek Tipologi-Morfologi Tangga, syarat keamanan, kenyamanan, penempatan, dan bentuk tangga. Permasalahan dari berbagai aspek tersebut, membuat kami akhirnya meneliti tangga pada rumah susun dan asrama yang berada dikota Bandung apakah telah sesuai atau tidak. Metoda studi di lakukan dengan metoda deskriptif analitif secara kuantitatif dan kualitatif. Tujuan dilakukan penulisan karya ilmiah ini agar dapat mengetahui bahwa tangga pada rumah susun dan asrama dikota Bandung apakah telah sesuai syarat atau tidak. Hasil analisa menjelaskan bahwa 90% rumah susun dan asrama dikota Bandung telah memenuhi syarat. Kata kunci :Tangga, Penempatan Tangga, Tipologi-MorfologiTangga. ABSTRACT Circulation in the architecture is the relationship between one space with other spaces that can be linked either vertically or horizontally, moreover, it can also be referred to as incoming or outgoing rotation movement of a thing. Stair has the functions and benefits of the various aspects of interest to examined, based on the views of the Typology-the morphology of the stairs, the terms of the security, comfort, placement, and other appliances. The various aspects of the issue, made us finally examine the stairs bunk House and dormitory located in Bandung has been appropriate or not. Study on the method of doing with descriptive method quantitative and qualitative analitatif.The purpose of this writing of scientific works carried out in order to know that the stairs bunk House and dormitory in the city of Bandung has been appropriate terms or not. The results of the analysis explained that 90% of the flats and dormitories in Bandung are qualified Keywords: Stairs, The Placement of Stairs, Typology-Morphology of Stairs
Pola Tatanan Unit Terhadap Perletakan Sirkulasi Vertikal Penghuni Pada Apartemen Casa Grande Residence Utami Utami; Asterina Nurhermaya; Ikhsan Adriansyah; Riri Ayuni Trisia
REKA KARSA Vol 4, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i4.1395

Abstract

Pola Tatanan Unit Terhadap Perletakan Sirkulasi Vertikal Penghuni Pada Apartemen Casa Grande Residence UTAMI, ASTERINA NURHERMAYA, IKHSAN ADRIANSYAH, RIRI AYUNI T. Jurusan Teknik Arsitektur – Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional   Email : sterinoo@gmail.com ABSTRAK Di kota – kota besar seperti di Jakarta, masyarakat cenderung memiliki aktivitas kerja yang padat dan apartemen menjadi salah satu solusi untuk kebutuhan papan. Pengolahan unit apartemen dapat disesuaikan dengan kebutuhan golongan menengah ke atas. Akibatnya ada pengaruh terhadap perletakan sirkulasi vertikal pada bangunan apartemen untuk menunjang aksesibilitas privasi penghuni. Tujuan penulisan karya ilmiah ini yaitu untuk mengidentifikasi pengaruh pola tatanan unit terhadap perletakan sirkulasi vertikal berupa lift privat pada perancangan apartemen yang memiliki tingkat privasi tinggi. Studi kasus yang diangkat dalam pembahasan ini yaitu Tower Avalon Apartemen Casa Grande Residence. Metode yang digunakan untuk menganalisa yaitu dengan pendekatan analisis deskriptif secara kualitatif. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa aktivitas penghuni yang memiliki tingkat privasi tinggi ditentukan oleh pola tatanan unit apartemen yang terpusat dengan perletakan sirkulasi vertikal berupa lift privat untuk masing - masing unitnya. Sehingga privasi penghuni dapat terjaga tanpa bertemu langsung dengan penghunit apartemen lainnya. Kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi mahasiswa arsitektur dan arsitek dalam mendesain pola tatanan unit apartemen dan perletakan sirkulasi vertikal berupa lift privat akibat dari pola tatanan unit yang terbentuk. Kata kunci: pola tatanan, sirkulasi vertikal, privasi ABSTRACT In a big city like Jakarta, people tend to have high work activites and apartment is the solution for the primary needs. Apartment unit is created by the middle to upward group needs. As a result is the effect on placing vertical circulation in a apartment building which supports private accessibility of the building occupants.The purpose of this writing is to identify the infulences of a unit pattern ordering to placing vertical circulation of the private elevator on designing apartment which has high privacy with case study in Tower Avalon Apartment Casa Grande Residences. Methods of the study is conducted by descriptive analysis qualitatively. This research produces the occupants activites which has high privacy is supported by centralized apartment unit pattern with placing vertical circulation of the private lift for each unit and the result is the occupants of the apartment are still having their privacy activites wtihout directly meet with the other apartment occupants. This study encouraged architecture student and architect for designing unit pattern of apartment and placing vertical circulation such as private lift which is effected by unit pattern. Keywords: unit pattern, vertical circulation, privacy
Evaluasi Kualitas Pencahayaan Alami Pada Rumah Susun Sebelum dan Setelah Mengalami Perubahan Denah Ruang Dalam Erwin Yuniar Rahadian; Bella Stephanie; Annisa Puspa Rindy; Mentari Febriyandini
REKA KARSA Vol 4, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i4.1386

Abstract

Evaluasi Kualitas Pencahayan Alami Pada Rumah Susun Sebelum dan Setelah Mengalami Perubahan Denah Ruang Dalam   ERWIN YUNIAR RAHADIAN, BELLA STEPHANIE, ANNISA PUSPA RINDY, MENTARI FEBRIYANDINI Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional   Email: erwinyuniar@gmail.com   Abstrak Peningkatan jumlah penduduk yang semakin melonjak membuat hunian vertikal menjadi solusi dari pemerintah untuk mengurangi adanya hunian-hunian ilegal. Salah satunya adalah Rumah Susun Sarijadi yang merupakan hunian vertikal yang telah berdiri di Bandung sejak tahun 1975. Setelah sekian lama beroperasi dan mengalami pergantian penghuni, maka kuat dugaan bahwa denah ruang dalam rumah susun ini telah mengalami berbagai perubahan dan penambahan sekat. Salah satu akibat dari perubahan denah ruang dalam tersebut adalah tidak optimalnya cahaya alami yang masuk ke dalam ruangan. Pendekatan terhadap pencahayaan alami dapat menggunakan peraturan standar SNI dari Departemen Pekerjaan Umum tentang Tata Cara Perancangan Penerangan Alami Siang Hari untuk Rumah dan Gedung. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan evaluasi kualitas pencahayaan alami pada rumah susun sebelum dan setelah mengalami perubahan denah ruang dalam. Adapun metode penelitian pengukuran di lapangan yang dilakukan menggunakan metoda simulasi dengan alat bantu software ecotect dan luxmeter. Maka dapat disimpulkan bahwa dari semua denah ruang dalam rusun Sarijadi Flat H telah mengalami perubahan mengalami penurunan kualitas pencahayaan alami dengan rata-rata 31%. Kata kunci: pencahayaan alami, perubahan denah ruang dalam Abstract The increasing amount of inhabitant establish vertical housing to be a solution from the goverment to substract the illegal housing.One of them is Sarijadi Flat which is a vertical housing that has been established in Bandung since 1975. After a long time of operation and having different occupant, the assumption is the flat plan is having various changes and addition into the inside plan. One of the result of the changes of the inside plan is not having an optimum quality of natural illumination iside the flat. Approachment  towards natural illumination obtained by the standard regulation of SNI Tata Cara Perancangan Penerangan Alami Siang Hari untuk Rumah dan Gedung. This research’s purpose is to produce an evaluation of natural illumination quality before and after the changes in the inside plan. The method of this research is by using ecotect simulation and luxmeter. The result of this research is that from all of the changed inside plan unit of the housing, the natural illumination has reduced to 31%. Keywords: natural illumination, inside plan changes
Kenyamanan Visual Ditinjau Dari Orientasi Massa Bangunan dan Pengolahan Fasad Dwi Kustianingrum; Yudha Ariep Muhamad; M. Rizqika Rahma; Ardi Nasrul Wijaya; Arifin Dwi Pramana
REKA KARSA Vol 4, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i4.1347

Abstract

Kenyamanan Visual ditinjau dari Orientasi Massa Bangunan dan Pengolahan Fasad Apartemen Gateway, Bandung   DWI KUSTIANINGRUM, YUDHA ARIEP MUHAMAD, MUHAMMAD RIZQIKA RAHMA, ARDI NASRUL WIJAYA, ARIFIN DWI PRAMANA Jurusan Teknik Arsitektur – Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional   E-mail : kustianingrumdwie@yahoo.co.id ABSTRAK Bangunan adalah tempat berlindung bagi manusia, selain itu bangunan juga sebagai tempat beraktifitas manusianya. Untuk itu bangunan harus memiliki faktor yang menimbulkan kenyamanan terhadap manusia. Kenyamanan suatu bangunan dapat dikategorikan dalam kenyamanan termal (suhu, penghawaan), visual (penglihatan) dan akustik (kenyamanan suara). Namun kenyamanan itu sendiri lebih bersifat subjektif karena tingkat kenyamanan setiap individu berbeda, tergantung dengan kondisi fisik dan kondisi tempat tinggal atau lingkungan. Adapun untuk faktor kenyamanan visualnya, dapat dilihat dari orientasi bangunan yang terbentuk akibat gubahan massa dan penerapan desain fasad bangunan. Pada kajian ini akan dibahas mengenai kenyamanan visual di Apartemen Gateway Cicadas dengan meneliti orientasi massa bangunan dan pengolahan fasadnya dengan menggunakan metode deskriptif-analitis. Hasildari kajian terkait orientasi massa Apartemen Gatewayadalah cukup baik karena bangunan memanfaatkan orientasi matahari dan sirkulasi angin,tetapipengolahan fasadnya belum memenuhi kebutuhan standar pencahayaan alami. Kata Kunci : Kenyamanan visual, orientasi bangunan, desain fasad.  ABSTRACTA Building is a shelter place for human, except that a building is place for human activity. Therefore a building has a factor who create for human comfort. A comfortable of building can be categorized in the thermal comfort (temperature, air), visualization and acoustic (sound comfort). But a words of comfortable is subjective because an individual comfort levels is different, depending on the physical conditions and dwelling a conditions or an environment. Therefore, factor of visualization comfort in terms from building orientation  which that establish a mass composition and an application of the building façade design. In this study will be discussing about visual comfort in Cicadas Gateway Apartment by an examine the building mass orientation and its facade processing using a descriptive-analytic method. The result of Gateway Apartement is good enough because the building abuse a sun orientation and wind circulation, but the façade processing is not satisfy standard needed of natural lightning. Keywords : a visualization comfort, building orientation, facade design.
Cara Pemeliharaan dan Perawatan Material Fasad Vertikal Non Struktural Pada Bangunan Rumah Susun Tecky Hendarto; Muhammad Kahfi; Aditya Danudja; Nadhifa Khairana; Arini Pramudiani
REKA KARSA Vol 4, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i4.1400

Abstract

CARA PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN MATERIAL FASAD VERTIKAL NON STRUKTURAL PADA BANGUNAN RUMAH SUSUN   muhammad kahfi, aditya danudja, nadhifa khairana, arini pramudiani, tecky hendrarto Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional Email : muhammadkahfi2552@gmail.com   Abstrak Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) semakin berkembang di Bandung tetapi ada beberapa hal yang terabaikan, salah satunya adalah dari segi pemeliharaan dan perawatan bangunan, khususnya pemeliharaan dan perawatan fasad vertikal pada bangunan, yang dapat mempengaruhi faktor kenyamanan, kelayakan, dan kesehatan bagi penghuninya. Guna mengetahui aspek kelayakan dari pemeliharaan dan perawatan fasad vertikal pada bangunan rumah susun sederhana sewa yang berada di Cingised, Arcamanik, Bandung, dilakukan kajian tentang cara pemeliharaan dan perawatan fasad vertikal dengan menggunakan metode analisis deskriptif, yaitu membandingkan kasus desain, terhadap teori dan peraturan yang berlaku. Kajian ini bertujuan untuk rumah susun yang layak huni oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah, baik secara visual, kesehatan, dan kenyamanan yang salah satunya dapat dipengaruhi oleh cara pemeliharaan dan perawatan fasad vertikal pada bangunan hunian vertikal. Kata Kunci : Rusunawa, pemeliharaan dan perawatan, material. Abstract The vertical residences such as mansions seem to be expanding in Bandung City, but there are some aspects overlooked; one of them is building maintenance, particularly the facade maintenance of inside and outside of the buildings that could affect on the convenience, feasibility, and the health factors of its residents. In order to know the feasibility aspect of the material maintenance of inside and outside of the buildings, we conduct a study by using descriptive analysis method which compares the design case to the theories and regulations about how to conduct a facade maintenance for inside and outside of the mansion. A study about the mansion which located in Cingised, Bandung aims to build a feasible residence for the lower middle society based on visual, health, and convenience aspects in which one of them could be affected by the method of facade maintenance for inside and outside vertical residence. Keywords : vertical residence, maintenance, material
Desain Ruang Perawatan Tuberkulosis Paru Ditinjau dari Sirkulasi dan Kenyamanan Pengguna Bangunan BBKPM Bandung Theresia Pynkyawati; Mas Akbar Suhardianto; Harry Rachmad Reza; Regita Nur Syifa
REKA KARSA Vol 4, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i4.1387

Abstract

Desain Ruang Perawatan Tuberkulosis Paru Ditinjau dari Sirkulasi  dan  Kenyamanan Pengguna Bangunan BBKPM Bandung   THERESIA PYNKYAWATI, MAS AKBAR SUHARDIANTO, HARRY RACHMAD REZA, REGITHA NUR SYIFA   Email : thres@itenas.ac.id   ABSTRAK   Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Bandung atau BBKPM Bandung merupakan salah satu fasilitas kesehatan masyarakat yang mendalami permasalahan kesehatan paru khususnya penyakit Tuberkulosis (Tbc atau TB) menular yang terletak di kawasan Jl Cibadak, kota Bandung, Jawa Barat. Akibat lingkungan yang kurang terawat serta polusi udara kotor, pemerintah merencanakan fasilitas kesehatan paru yang baik pada kawasan tersebut. Perencanaan bangunan ini ditinjau dari pola sirkulasi pengguna yang menggunakan koridor double loaded, penempatan zona ruang penyakit menular dan tidak menular baik vertikal maupun horizontal tetap memperhatikan kenyamanan pengguna dengan memanfaatkan sinar matahari berdasarkan orientasi massa bangunan. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui desain ruang perawatan TB yang didasari oleh teori pengertian rumah sakit, zona vertikal horizontal ruang, dan orientasi massa bangunan yang dikemukakan oleh G.D Kunders, dan teori zona rumah sakit menurut Isadore Rosenfield, serta persyaratan ruang dan standar kebutuhan ruang fasilitas kesehatan paru. Hasil analisis dapat diketahui bahwa BBKPM Bandung memiliki perencanaan desain ruang Tbc yang baik karena memisahkan zona menular dan tidak menular, namun tetap memperhatikan kenyamanan pengguna yang sesuai dengan standar fasilitas kesehatan paru.   Kata Kunci : Desain ruang, Kenyamanan, Sirkulasi, Zona, Orientasi massa bangunan, Tuberkulosis   ABSTRACT The Center of Lung Health Society also knowing as  BBKPM Bandung is one of public healthcare facilities located on Jl Cibadak, Bandung, West Java which has concern on health problems, especially  a Lung disease such as Contagious Tuberculosis (Tbc or TB). The surroundings were poorly maintained and dirty air pollution, the government wants to plan the best lung health facilities in the region. Building planning studies has some focuses, which are; user’s  circulation pattern through a double loaded corridors and an infectious and noninfectious disease’s zone placement both vertically and horizontally due regard to the user’s comfort by utilizing the sunlight based on the building mass orientation. This study aims to determine a proper design of TB treatment space based on the theoretical understanding of the hospital, the vertical zone of horizontal space, the building mass orientation proposed by G.D Kunders and hospital zone theory by Isadore Rosenfeld. As well as the requirements of the standard room and space for lung healthcare facilities. The Results of the analysis showed that BBKPM Bandung has accomplished a proper Tbc’s design plan by separating both an infectious and noninfectous disease, but still considered user’s camfort according the lung healthcare’s standard facilities. Keywords: Design space, Comfort, Circulation, Zone, Building Orientation, Tuberculosis

Page 2 of 3 | Total Record : 26