cover
Contact Name
-
Contact Email
ashshuudur@iainlhokseumawe.ac.id
Phone
+6285258601010
Journal Mail Official
mindaseptiani@uinsuna.ac.id
Editorial Address
Jl. Medan-Banda Aceh Km. 275 No. 1 Alue Awe, Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh, dengan Kode Pos 24352
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
ISSN : 28093038     EISSN : -     DOI : -
Ash-Shuduur: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam merupakan jurnal akademik yang menekankan pada isu-isu aktual yang berkaitan dengan bimbingan dan konseling Islam. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun - setiap enam bulan sekali, diterbitkan pada bulan Juni dan Desember - oleh Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Lhokseumawe. Artikel yang akan diterbitkan dalam Jurnal Ash-Shuduur Fokus pada kajian Bimbingan Islam, Konseling Islami, Psikoterapi Islami, Terapi Sufistik, Konseling Individu, Konseling keluarga, Konseling Remaja, Konseling Kelompok, Konseling Komunitas, Konseling Orang Tua, Masalah Remaja dan Dewasa dalam Bimbingan dan Konseling, Isu Kontemporer dalam Bimbingan dan Konseling Islam, Konseling Adat dan Konseling Multikultural.
Articles 25 Documents
DISSOCIATIVE IDENTITY DISORDER TOKOH ALEX PADA FILM EMPAT MANTAN Florita, Zahra Aulia Rezha; Salsabila, Isyana Alieffya; Jannah, Alifa Zahkrotul; Safitri, Ananda Dyah; Saputra, Muhammad Aditya
Ash-Shudur : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Ash-Shudur : Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/ash-shudur.v5i1.5105

Abstract

The Indonesian film industry has shown rapid development in recent years, with a variety of genres becoming increasingly diverse. One genre that has received special attention is the psychological thriller, which utilizes emotional tension and character complexity to bring the narrative to life. The film Empat Mantan by Hanny Saputra is one of the latest examples that raises the theme of Dissociative Identity Disorder (DID) or multiple personality. The film explores the impact of past trauma on the psychology of the main character, Alex, and how this condition affects his relationships with other characters, especially in the context of bullying and traumatic experiences. This study aims to describe the forms of multiple personality displayed by the character Alex in the film Empat Mantan and analyze how psychological elements are used to strengthen the storyline. With a qualitative descriptive approach, data were obtained through listening and note-taking techniques from dialogues and scenes in the film. The analysis was carried out using the theory of multiple personality and an interactive data analysis model involving data reduction, data presentation, and verification. The results of the study show that the film Empat Mantan successfully raises complex psychological issues through the depiction of various forms of multiple personality experienced by Alex. Several personalities that emerge show how this character tries to protect himself from past trauma, by creating an alternative identity that functions as a self-defense mechanism. However, the overly explicit delivery approach is considered to reduce the emotional impact and tension that should be the hallmark of the psychological thriller genre. This study contributes to understanding how psychological themes, such as DID, can be processed in film narratives to create a deeper story. In addition, this study also compares the approach of the Empat Mantan film with similar studies that examine multiple personalities, both in the context of film and literary media, to show the potential and challenges in the representation of psychological disorders in popular media. These findings are expected to provide new insights for the film industry, especially in depicting psychological disorders more subtly and effectively to enhance the emotional experience of the audience. Abstrak Industri perfilman Indonesia telah menunjukkan perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir, dengan beragam genre yang semakin variatif. Salah satu genre yang mendapatkan perhatian khusus adalah thriller psikologis, yang memanfaatkan ketegangan emosional dan kompleksitas karakter untuk menghidupkan narasi. Film Empat Mantan karya Hanny Saputra menjadi salah satu contoh terkini yang mengangkat tema Dissociative Identity Disorder (DID) atau kepribadian ganda. Film ini mengeksplorasi dampak trauma masa lalu terhadap psikologi tokoh utama, Alex, dan bagaimana kondisi tersebut memengaruhi relasinya dengan karakter lain, khususnya dalam konteks perundungan dan pengalaman traumatik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kepribadian ganda yang ditampilkan oleh tokoh Alex dalam film Empat Mantan serta menganalisis bagaimana elemen psikologis digunakan untuk memperkuat alur cerita. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui teknik simak dan catat dari dialog serta adegan dalam film. Analisis dilakukan menggunakan teori kepribadian ganda dan model analisis data interaktif yang melibatkan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Empat Mantan berhasil mengangkat isu psikologis yang kompleks melalui penggambaran berbagai bentuk kepribadian ganda yang dialami oleh Alex. Beberapa kepribadian yang muncul menunjukkan bagaimana tokoh ini berusaha melindungi dirinya dari trauma masa lalu, dengan menciptakan identitas alternatif yang berfungsi sebagai mekanisme pertahanan diri. Namun, pendekatan penyampaian yang terlalu eksplisit dinilai mengurangi dampak emosional dan ketegangan yang seharusnya menjadi ciri khas genre thriller psikologis. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami bagaimana tema psikologis, seperti Dissociative Identity Disorder (DID), dapat diolah dalam narasi film untuk menciptakan cerita yang lebih mendalam. Selain itu, kajian ini juga membandingkan pendekatan film Empat Mantan dengan penelitian-penelitian serupa yang mengkaji kepribadian ganda, baik dalam konteks film maupun media sastra, untuk menunjukkan potensi dan tantangan dalam representasi gangguan psikologis di media populer. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi industri perfilman, khususnya dalam penggambaran gangguan psikologis secara lebih subtil dan efektif untuk meningkatkan pengalaman emosional penonton.
ANALISIS PSIKOLOGI PENCARIAN JATI DIRI DALAM LAGU MASA MUDAKU TELAH HABIS Azzahra, Hida Rokhima; Aini Soefi, Salwa Qurota; Mufidah Az-Zahra, Faiha; Zawaidurraudhah, Azkia; Jati Rama, Oktavia Putri; Kusuma Astuti, Melati
Ash-Shudur : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Ash-Shudur : Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/ash-shudur.v5i1.5131

Abstract

ABSTRAKLagu Masa Mudaku Habis yang dinyanyikan Ghea Indrawari menjadi viral di media sosial khususnnya Tiktok. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi refleksi psikologis yang terkandung dalam lirik lagu tersebut, dengan fokus pada bagaimana lagu ini memberikan efek psikologis dari nostalgia, yang dapat memberikan dukungan atau penghiburan bagi pendengar yang berada pada fase transisi perkembangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk memahami pesan simbolik dalam lagu dan bagaimana liriknya dapat menciptakan hubungan emosional antara pendengar dan pengalaman kolektif mereka. Sumber data diambil dari lagu Masa Mudaku Telah Habis, dengan data berupa kata dan kalimat yang terdapat dalam lirik lagu. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan simak dan catat lirik lagu Masa Mudaku Telah Habis. Teknik simak digunakan untuk mendengarkan lagu secara berulang-ulang dan cermat, serta menganalisis baris lirik lagu yang mengandung makna. Hasil penelitian menunjukan bahwa lagu ini menggambarkan efek psikologis dari nostalgia, yang dapat memberikan dukungan atau penghiburan bagi pendengar yang berada pada fase transisi perkembangan.melalui metode analisis isi, peneliti memahami pesan simbolik dalam lagu dan bagaimana liriknya dapat menciptakan hubungan emosional antara pendengar dan pengalaman kolektif mereka.penelitian ini di harapkan dapat memberikan kontribusi bagi studi musik dan lirik di Indonesia, serta membuka ruang diskusi lebih lanjut mengenai hubungan antara musik dan pengalaman hidup generasi muda.
REPRESENTASI EVALUASI DIRI DALAM LIRIK LAGU EVALUASI KARYA HINDIA Rufaidah Annajdiyah, Najwa Nasziha; Mu’alifah, Nurul; Nova Savira, Ella; Lintang Andini, Arimbi; Elya Mardya, Rameyza; Wijaya, Randi
Ash-Shudur : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Ash-Shudur : Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/ash-shudur.v5i1.5132

Abstract

Penelitian ini mengambil lagu Evaluasi milik Hindia, yang dirilis pertama kali pada 22 Maret 2019, Hindia merilis Official Music Video dan Official Lyric & Commentary Video pada akun YouTube-nya. Lagu evaluasi ini merupakan salah satu single keluaran Hindia, yang populer serta mendapat banyak perhatian dan pujian karena menawarkan refleksi mendalam tentang proses introspeksi dan evaluasi diri yang dialami individu ketika menghadapi tantangan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan evaluasi diri yang direpresentasikan dalam lirik lagu evaluasi karya Hindia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini termasuk jenis deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah dokumen yakni lirik lagu Evaluasi. Data dalam penelitian ini berupa kata dan kalimat yang terdapat dalam lirik lagu Evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan mencatat lirik  lagu Evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu Evaluasi karya Hindia memberikan pesan reflektif dan motivasional, serta mengajak pendengar untuk mengenali potensi  mereka dan terus bangkit dalam menghadapi rintangan.
STRATEGI PEMBINAAN MORAL MELALUI LAYANAN KONSELING TERHADAP SANTRI PUTRI PONDOK PESANTREN AL FALAH SUMBER GAYAM Ezzah, Nailatul; Sofiyatus Zahriyah; Haisyisyiatus Shalehah, Azmi; Jamilah, Raudhatul
Ash-Shudur : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Ash-Shudur : Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/ash-shudur.v5i1.6598

Abstract

This study aims to examine the strategy of moral development through counseling services for female students at the Al Falah Islamic Boarding School in Sumber Gayam. The scope of the study includes the strategic approach taken by the Islamic boarding school in shaping the moral character of female students through individual and group counseling services. The subjects of this study were female students residing and participating in activities at the Al Falah Islamic Boarding School, as well as the counselors or mentors directly involved in these moral development services.This study used a qualitative approach with a case study method. Data collection was conducted through observation and in-depth interviews. Data were analyzed descriptively and qualitatively, with the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the strategy of moral development through counseling services at the Al Falah Islamic Boarding School encompasses three main approaches: (1) a preventive approach through Islamic values education, (2) a curative approach with individual counseling for students facing moral or behavioral problems, and (3) a rehabilitative approach in the form of continued guidance involving mentoring and moral habituation programs. Counseling services have proven effective in developing moral awareness and a sense of responsibility among students toward themselves, their environment, and religious values. This study recommends strengthening the capacity of counselors and integrating counseling programs into the student character development curriculum to achieve more optimal and sustainable results.
GAMBARAN MOTORIK KASAR PADA ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT TALI DI KABUPATEN ACEH UTARA Munir An-nabawi, Muhammad
Ash-Shudur : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Ash-Shudur : Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/ash-shudur.v5i1.6647

Abstract

Penelitian ini berjudul “Gambaran Motorik Kasar Pada Anak Melalui Permainan Lompat Tali di Kabupaten Aceh Utara”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme permainan tradisional lompat tali di Desa Meunasah Blang? dan Bagaimanakah gambaran perkembangan motorik kasar pada anak melalui permainan tradisional lompat tali di Kabupaten Aceh Utara?. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah anak dan orang tua. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi serta dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari kegiatan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian pertama mekanisme permainan tradisional lompat tali di Kabupaten Aceh Utara antara lain adalah pertama aturan permainan dimana untuk menentukan kawan dan lawan dalam permainan dimulai dengan hompimpa dalam bahasa Aceh Wang, kedua permainan lompat tali putar dan lompat tali Boh merdeka. Ketiga akhir permainan menutup permainan lompat tali biasanya setelah semua pemain bergiliran melompat dan menyelesaikan tantangan. Kedua gambaran perkembangan motorik kasar pada anak melalui permainan tradisional lompat tali di Kabupaten Aceh Utara dapat dilihat pertama dari melompat dengan kedua kaki secara bersamaan, kedua melompat lebih tinggi, menjaga keseimbangan tubuh anak.

Page 3 of 3 | Total Record : 25