cover
Contact Name
Admin Jurnal Competitor
Contact Email
competitor.journal@unm.ac.id
Phone
+6281342792949
Journal Mail Official
competitor.journal@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Wijaya KUsuma Raya No. 14 Kampus Banta-Bantaeng Telp. (0411)872602 Kode Pos 90222 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Competitor : Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga
ISSN : 20855389     EISSN : 26570734     DOI : 10.26858
Core Subject : Education,
Jurnal COMPETITOR diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Negeri Makassar. Jurnal terbit tiga kali setahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober berisi artikel-artikel ilmiah tentang pengajaran pendidikan jasmani dan olahraga, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun Asing. Artikel yang dimuat berupa analisis, kajian dan aplikasi teori, hasil penelitian dan pembahasan kepustakaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 534 Documents
PENGARUH LATIHAN HALF SQUAT DAN GOOD MOVING EXERCISE TERHADAP KEMAMPUAN HEADING DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA SISWA SMA NEGERI 1 SOPPENG Bakkareng, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 3, No 3 (2011)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v3i3.675

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan half squat jump dan latihan good moving exercise terhadap kemampuan heading pada permainan sepakbola. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Soppeng dengan jumlah sampel penelitian 20 orang yang dipilih secara random sampling, kemudian dilanjutkan pembagian kelompok dengan menggunakan machid ordinat. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis uji-t dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) ada pengaruh yang signifikan latihan half squat jump terhadap kemampuan heading pada permainan sepakbola, terbukti nilai t0 = 39,027 > tt = 2,262 atau (P < α0,05); (2) ada pengaruh yang signifikan latihan good moving exercise terhadap kemampuan heading pada permainan sepakbola, terbukti nilai t0 = 24,240 > tt = 2,262 atau (P < α0,05); dan (3) ada perbedaan pengaruh yang signifikan latihan half squat jump dan latihan good moving exercise terhadap kemampuan heading pada permainan sepakbola, terbukti nilai t0 = 3,328 > tt = 2,101  atau (P < α0,05). Dan kelompok yang mendapatkan latihan half squat jump yang lebih efektif dan efesien dalam meningkatkan kemampuan heading pada permainan sepakbola dibandingkan dengan kelompok latihan good moving exercise. Kedua bentuk latihan yang dijadikan bahan penelitian yaitu latihan half squat dan latihan good moving exercise memiliki tujuan yang sama yaitu untuk membentuk gerakan pada heading. Namun dalam proses pelaksanaan latihan yang berbeda. Latihan half squat lebih berfungsi untuk memaksimalkan heading tersebut. Dibandingkan dengan latihan good moving exercise, sebab dalam melakukan heading baik di saat mengumpan bola maupun memasukkan bola ke gawang diupayakan untuk dapat berhadapan langsung dengan datangnya bola. Sedangkan latihan good moving exercise berfokus posisi badan di samping untuk melakukan heading dalam permainan sepakbola. Kata Kunci : Latihan Half Squat Jump, Latihan Good Moving Exercise, Heading Bola ABSTRACT This study aims to determine the effect of the half squat jump exercise and good training exercise on the ability of moving the game of football heading. This study includes the type of research experiments. The study population was all students Soppeng SMA 1 with a sample of the study 20 people chosen at random sampling, then continued division of the group by using machid ordinate. Data analysis technique used is the t-test analysis techniques using SPSS  of a0.05. System version 15:00 on 95% or a significant level  Starting from the results of data analysis, the study concluded that: (1) there is significant effect of exercise on the ability of the half squat jump heading to the football game, proved the value of t0 = 39.027 > tt = 2.262 or (P < a0.05), (2 ) there is significant effect of exercise training on moving good heading ability at football games, proved the value of t0 = 24.240 > tt = 2.262 or (P < a0.05), and (3) there are significant differences in the influence of the half squat jump training and good practice exercise of moving the game of football heading ability, proved the value of t0 = 3.328 > t= = 2.101 or (P < a0.05). And groups that get half squat jump exercises are more effective and efficient in improving the ability of heading to the game of football compared to good practice moving exercise. Both forms of exercise are used as research material that is half squat exercise and good practice moving exercise has the same goal which is to form a movement in the heading. But in the process of implementation of different exercises. Over half squat exercise serves to maximize the heading. Compared to good practice moving exercise, because in doing well at the time heading the ball and put the ball into the goal sought to be dealing directly with the arrival of the ball. Good training exercise while moving focus position of the body in addition to heading the football game. Keywords : Half Squat Jump Exercise, Exercise Good Moving Exercise, Ball Heading
UPAYA PENINGKATAN TEKNIK GERAK ROLL DALAM SENAM LANTAI MELALUI PEMBELAJARAN PENDEKATAN MOTOR ABILITY PADA SISWA KELAS XI.AK.2 DI SMK NEGERI 7 MAKASSAR Husniati, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 2 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i2.708

Abstract

ABSTRAK   Dalam senam kependidikan, anak belajar pada tingkatannya masing-masing, untuk mengembangkan pengertian dan kemampuan dalam menerapkan konsep-konsep gerak. Berbeda dengan senam kompetetif, senam kependidikan tidak terlalu terpaku pada penguasaan kemampuan formal yang ada dalam salah satu disiplin senam. Semua kemampuan itu hanya dipakai untuk meningkatkan penguasaan anak pada tubuhnya sendiri. Dengan demikian, senam yang dilaksanakan di luar dari proses kependidikan secara formal, berarti arahnya lebih pada pencapaian kurikulum dan pembinaan olahraga prestasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan teknik gerak roll dalam senam lantai melalui metode pembelajaran pendekatan motor ability. Penelitian ini adalah penelitian tindakan olahraga. Subjek penelitian adalah siswa XI.AK.2 di SMK Negeri 7 Makassar, yang berjumlah 30 orang terdiri dari 21 putri dan 9 putra. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: ada peningkatan teknik gerak roll dalam senam lantai melalui pembelajaran pendekatan motor ability. Selanjutnya penelitian ini menyimpulkan bahwa melalui metode pembelajaran pendekatan motor ability dapat meningkatkan teknik gerak roll dalam senam lantai pada siswa kelas XI.AK.2 di SMK Negeri 7 Makassar.     Kata Kunci : Teknik Gerak Roll, Pembelajaran Pendekatan Motor Ability       ABSTRACT In gymnastics education, children learn at their level, to develop an understanding and ability to apply the concepts of motion. Unlike kompetetif gymnastics, gymnastics education is not too hung up on the formal mastery of skills in one discipline of gymnastics. All abilities are only applicable to improve the control children on her own. Thus, gymnastics performed outside of the formal education process, meaning more on achieving her sports coaching curriculum and achievement. This study aims to improve the technique of roll motion in the gymnastics floor through learning methods approach the motor ability. This research is a sports action. Subjects were students at SMK XI.AK.2 7 Makassar, numbering 30 people consisting of 21 women and 9 men students. The analysis technique used is descriptive qualitative analysis. The research concludes that: there is an increase in roll motion technique in gymnastics floor through the motor ability of learning approaches. Furthermore, this study concludes that through learning methods approach can improve the motor abilities roll motion technique in gymnastics floor XI.AK.2 grade students at SMK Negeri 7 Makassar.   Keyword : Mechanical Motion Roll, Motor Ability Learning Approach
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN LENGAN, KELINCAHAN, DAN KECEPATAN REAKSI TANGAN DENGAN KEMAMPUAN BERMAIN TENISMEJA PADA SISWA SMA NEGERI SUNGGUMINASA Nurliati Syamsuddin, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 3 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i3.733

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan lengan, kelincahan dan kecepatan reaksi tangan dengan kemampuan bermain tenismeja. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri Sungguminasa Kabupaten Gowa, dengan jumlah sampel penelitian 40 orang yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) ada hubungan yang signifikan kekuatan lengan dengan kemampuan bermain tenismeja terbukti nilai ro = 0,952 (P < a 0,05), (2) ada hubungan yang signifikan kelincahan dengan kemampuan bermain tenismeja terbukti nilai ro = 0,890 (P < a 0,05), (3) ada hubungan yang signifikan kecepatan reaksi tangan dengan kemampuan bermain tenismeja terbukti nilai ro = -0,876 (P < a 0,05), dan (4) ada hubungan yang signifikan antara kekuatan lengan, kelincahan dan kecepatan reaksi tangan dengan kemampuan bermain tenismeja terbukti nilai Ro = 0,962 (P < a 0,05). Ini membuktikan bahwa kekuatan lengan, kelincahan dan kelentukan pergelangan tangan sangat berperan dalam permainan tenismeja. Seorang pemain tenismeja dalam melakukan servis dan berbagai jenis pukulan beserta variasinya, dengan dukungan kekuatan otot lengan akan dapat membantu dalam permainan tenismeja, sehingga pukulan-pukulan yang dilakukan lebih akurat dan keras. Pemain yang memiliki tingkat kelincahan yang tinggi akan dengan mudah merubah arah pada posisi yang berbeda dalam kecepatan yang tinggi dan dengan kemampuan tangan untuk bergerak lebih cepat untuk mengantisipasi bola. Kecepatan reaksi tangan diperlukan pula untuk mengantisipasi putaran bola atau lentingan bola yang kadang-kadang tidak terduga akibat spin bola dari lawan yang bervariasi akan mendapatkan atlet yang berpotensi.   Kata Kunci : Kekuatan Lengan, Kelincahan, Kecepatan Reaksi Tangan, Bermain Tenismeja     ABSTRACT This study aimed to determine the relationship between the arm strength, agility and reaction speed hand with the ability to play table tennis. This research includes descriptive research. The study population was all students Sungguminasa SMA Gowa, with sample number 40 people chosen at random sampling. The data analysis technique used is the technique of correlation analysis using SPSS system version 15:00 on 95% significance level or a 0.05. Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: (1) there was a significant arm strength with the ability to play table tennis proved the value of ro = 0.952 (P <a 0.05), (2) there is a significant relationship agility with the ability tenismeja play proved the value of ro = 0.890 (P <a 0.05), (3) there was a significant reaction rate in hand with the ability to play table tennis proved the value of ro = -0.876 (P <a 0.05), and (4) there significant relationship between the arm strength, agility and reaction speed hand with the ability to play table tennis proved the value of ro = 0.962 (P <a 0.05). This proves that the arm strength, agility and flexibility wrist was instrumental in the game of table tennis. A table tennis player in the servicing and various types of punch and its variations, with the support arm muscle strength will help the game of table tennis, so that blows that made ​​more accurate and harder. Players who have a high level of agility that will easily change direction at different positions in the high speed and the ability to move faster hands in anticipation of the ball. Hand reaction speed is also necessary to anticipate a round ball or balls lentingan sometimes unexpected consequence spin the ball from your opponent will get a varying potential athletes. Keyword : Arm Strength, Agility, Reaction Speed ​​Hand, Playing Table Tennis
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN TUNGKAI, KECEPATAN DAN KESEIMBANGAN DENGAN KELINCAHAN TENDANGAN SABIT DALAM OLAHRAGA PENCAKSILAT ATLET PPLP SAMARINDA Muhammad Ramli Buhari, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v2i1.637

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan tungkai, kecepatan dan keseimbangan dengan kelincahan tendangan sabit dalam olahraga pencaksilat . Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh atlet PPLP Samarinda dengan jumlah sampel penelitian 20 orang atlet yang dipilih secara proporsive random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan kekuatan tungkai dengan kelincahan tendangan sabit dalam olahraga pencaksilat, terbukti nilai ro = -0,845 (P < a = 0,05); (2) Ada hubungan yang signifikan kecepatan dengan kelincahan tendangan sabit dalam olahraga pencaksilat, terbukti nilai ro = 0,771 (P < a = 0,05); (3) Ada hubungan yang signifikan keseimbangan dengan kelincahan tendangan sabit dalam olahraga pencaksilat, terbukti nilai ro = 0,400 (P < a = 0,05); (4) Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan tungkai, kecepatan dan keseimbangan dengan kelincahan tendangan sabit dalam olahraga pencaksilat, terbukti nilai Ro = 0,847 (P < a = 0,05).     Kata Kunci : Kekuatan Tungkai, Kecepatan, Keseimbangan, Kelincahan Tendangan Sabit
HUBUNGAN KELINCAHAN, KELENTUKAN, KECEPATAN DAN KOORDINASI DENGAN KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA Bismar, Ahmad Rum; Fadillah, Arman
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 11, No 3 (2019): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.099 KB) | DOI: 10.26858/com.v11i3.13397

Abstract

This study aims to determine the relationship of the relationship between agility, flexibility, speed and coordination with dribbling skills in football games. This research is a descriptive correlational type of research. The study population was all male students of class XI of SMA Negeri 2 Makassar with a total sample of 150 male students who were selected by random sampling. The data analysis technique used is a single correlation analysis technique and the correlation of four predators. Based on the results of data analysis, this study concluded that: There was a significant relationship between agility and dribbling skills in football, (ro = 0.508> rt = 0.220); There is a significant relationship between flexibility and dribbling skills in football, (ro = 0.693> rt = 0.195); There is a significant relationship between speed and dribbling skills in football (ro = 0.693> rt = 0.195); There is a significant relationship between coordination with dribbling skills in the game of football (ro = 0.693> rt = 0.195); There is a significant relationship between agility, flexibility, speed and coordination with dribbling skills in football (ro = 0.693> rt = 0.195).
PERBANDINGAN PENGARUH LATIHAN ANTARA PERMAINAN KASTI DENGAN PERMAINAN BENTENG TERHADAP PENINGKATAN KESEGARAN JASMANI DAN VITAL KAPASITAS PARU-PARU MURID SD KECAMATAN BACUKIKI KOTA PARE-PARE H. Ad’dien, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 3, No 2 (2011)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v3i2.666

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Ada tidaknya pengaruh latihan permainan kasti terhadap peningkatan kesegaran jasmani murid SD Kecamatan Bacukiki Kota Pare-Pare, (2) Ada tidaknya pengaruh latihan permainan kasti terhadap peningkatan kapasitas vital paru murid SD Kecamatan Bacukiki Kota Pare-Pare, (3) Ada tidaknya pengaruh latihan permainan benteng terhadap peningkatan kesegaran jasmani murid SD Kecamatan Bacukiki Kota Pare-Pare, (4) Ada tidaknya pengaruh latihan permainan benteng terhadap peningkatan kapasitas vital paru murid SD Kecamatan Bacukiki Kota Pare-Pare, (5) Ada tidaknya perbedaan antara pengaruh latihan permainan kasti dengan permainan benteng terhadap peningkatan kesegaran jasmani murid SD Kecamatan Bacukiki Kota Pare-Pare, (5) Ada tidaknya perbedaan antara pengaruh latihan permainan kasti dengan permainan benteng terhadap peningkatan kpasitas paru murid SD Kecamatan Bacukiki Kota Pare-Pare. Sampel sebanyak 60 orang dari murid SD Negeri 79 dan SD Negeri 35 di Kecamatan Bacukiki Kota Pare-Pare. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Ada pengaruh latihan permainan bola kasti terhadap tingkat kesegaran jasmani murid SD Negeri Se-Kecamatan Bacukiki Kota Parepare, terbukti di peroleh nilai t hitung = 10.717 (P < 0,05), Ada pengaruh permainan benteng terhadap tingkat kesegaran jasmani murid SD Negeri Se-Kecamatan Bacukiki Kota Parepare, terbukti di peroleh nilai t hitung = 6.785 (P < 0,05), Ada pengaruh latihan permainan kasti terhadap kapasitas vital paru murid SD Negeri Se-Kecamatan Bacukiki Kota Parepare, terbukti di peroleh nilai t hitung = 4.600 (P < 0,05), Ada pengaruh latihan permainan benteng terhadap kapasitas vital paru murid SD Negeri Se-Kecamatan Bacukiki Kota Parepare, terbukti di peroleh nilai t hitung = 6.594 (P < 0,05), Ada perbedaan pengaruh antara latihan permainan bola kasti dan latihan permainan benteng terhadap tingkat kesegaran jasmani murid SD Negeri Se-Kecamatan Bacukiki Kota Parepare, terbukti di peroleh nilai F hitung = 5.008 (P < 0,05), Ada perbedaan pengaruh antara latihan permainan bola kasti dan benteng terhadap kapasitas vital paru murid SD Negeri Se-Kecamatan Bacukiki Kota Parepare, terbukti di peroleh nilai t hitung = 3.315 (P < 0,05). Kata kunci : Kesegaran jasmani, kapasitas vital paru, permainan kasti, permainan benteng ABSTRACT Comparison Between the Effect of Exercise rounders By Game Fortress Game Against Increasing Physical Freshness And Vital Lung Capacity District elementary students Bacukiki Pare-Pare. This study aims to determine: (1) There is a correlation exercise rounders game against the increase in physical fitness of primary school students sub-district Bacukiki Pare-Pare, (2) There is a correlation exercise rounders game against the increase in lung vital capacity of primary school students sub-district Bacukiki Pare-Pare, (3) There is a correlation exercise fortress game against increasing physical fitness of primary school students sub-district Bacukiki Pare-Pare, (4) There is a correlation exercise game stronghold of vital lung capacity building of primary school students sub-district Bacukiki Pare-Pare, (5) There whether the difference between the effect exercise rounders game by game stronghold on improving physical fitness of primary school students sub-district Bacukiki Pare-Pare, (5) There is at least the difference between the effect exercise rounders game by game stronghold of primary school pupils increased lung kpasitas District Bacukiki Pare-Pare. Sample as many as 60 people from elementary school students 79 and Elementary School 35 in District Bacukiki Pare-Pare. Results of hypothesis testing showed that there baseball game exercise influence on the level of physical fitness of students Elementary School District A Bacukiki Parepare, proven obtained t value = 10 717 (P <0.05), There is the influence of the fortress game against the physical fitness level of students Elementary School District A Bacukiki Parepare, proven obtained t value = 6785 (P <0.05), There is the influence of exercise rounders game against lung vital capacity Elementary School students Se-Sub Bacukiki Parepare, proven obtained t value = 4600 (P <0.05), There is the influence of exercise game stronghold of vital lung capacity of primary school pupils A Sub Bacukiki Parepare, proven obtained t value = 6594 (P <0.05), There is a difference between the effect of exercise baseball game and practice games stronghold of the level of physical fitness of students Elementary School District A Bacukiki Parepare, proven in obtaining the value of F count = 5008 (P <0.05), There is a difference in effect between exercise and citadel baseball game against the vital capacity lung Elementary School students Se-Sub Bacukiki Parepare, proven obtained t value = 3315 (P <0.05). Keywords: Physical fitness, lung vital capacity, baseball game, castle games
PENGARUH LATIHAN TENDANGAN DENGAN MENGGUNAKAN KAKI BAGIAN DALAM DAN LATIHAN TENDANGAN DENGAN MENGGUNAKAN KAKI BAGIAN LUAR TERHADAP KEMAMPUAN SHOOTING FINALTI PADA PERMAINAN SEPAKBOLA PADA MAHASISWA FIK UNM Nadwi Syam, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i1.699

Abstract

ABSTRAK Untuk mencapai hasil tendangan yang maksimal selain kondisi fisik, teknik juga harus diperhatikan khususnya teknik tendangan menendang bola jauh atau bola melambung. Penguasaan teknik dasar sepakbola terutama teknik menendang bola sangat berarti bagi seorang pemain agar hasil tendangan bola yang dilakukan lebih keras, terarah dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh latihan tendangan dengan menggunakan kaki bagian dalam terhadap kemampuan shooting finalti pada permainan sepakbola, (2) pengaruh latihan tendangan dengan menggunakan kaki bagian luar terhadap kemampuan shooting finalti pada permainan sepakbola, dan (3) perbedaan pengaruh antara latihan tendangan dengan menggunakan kaki bagian dalam dan latihan tendangan dengan menggunakan kaki bagian luar terhadap kemampuan shooting finalti pada permainan sepakbola. Untuk menyatukan persepsi tentang keberadaan variabel maka diberikan defenisi secara operasional sebagai berikut: (1) Latihan tendangan dengan menggunakan kaki bagian dalam merupakan salah satu bentuk latihan yang bertujuan untuk membentuk otomatisasi gerakan di dalam melakukan tendangan ke gawang dengan menggunakan kaki pada bagian dalam, (2) Latihan tendangan dengan menggunakan kaki bagian luar merupakan salah satu bentuk latihan yang bertujuan untuk membentuk otomatisasi gerakan di dalam melakukan tendangan ke gawang dengan menggunakan kaki bagian luar, dan (3) Kemampuan menembak bola ke gawang adalah kecakapan untuk menembak bola kedaerah gawang yang telah diberikan angka-angka pada setiap kolom pada gawang. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswi FIK UNM dengan jumlah sampel penelitian 30 orang yang dipilih secara random sampling, kemudian dilanjutkan pembagian kelompok dengan menggunakan machid ordinat. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis uji-t dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) ada pengaruh yang signifikan latihan tendangan dengan menggunakan kaki bagian dalam terhadap kemampuan shooting finalti pada permainan sepakbola, terbukti nilai t0 = 12,605 > tt = 2,145 atau (P < α0,05); (2) ada pengaruh yang signifikan latihan tendangan dengan menggunakan kaki bagian luar terhadap kemampuan shooting finalti pada permainan sepakbola, terbukti nilai t0 = 10,227 > tt = 2,145 atau (P < α0,05); dan (3) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan tendangan dengan menggunakan kaki bagian dalam dan latihan tendangan dengan menggunakan kaki bagian luar terhadap kemampuan shooting finalti pada permainan sepakbola, terbukti nilai t0 = 5,881 > tt = 2,048 atau (P < α0,05). Kata Kunci: Latihan Tendangan dengan Menggunakan Kaki Bagian Dalam,  Latihan Tendangan dengan Menggunakan Kaki Bagian Luar, Shooting Finalti Pada Permainan Sepakbola ABSTRACT To achieve the maximum kick than a physical condition, the technique should also be noted in particular the technique kicking the ball away or kick the ball bounced. Mastery of basic techniques of soccer ball kicking technique is especially meaningful for a player to kick the ball harder performed, directed and accurate. This study aims to determine (1) the effects of exercise using leg kicks to the inside of the shooting ability finalti the game of football, (2) the effects of exercise using leg kicks to the outside shooting ability finalti the game of football, and (3) the influence of the difference between exercises using leg kicks in and exercises using leg kicks to the outside shooting ability finalti the game of football. To unify the perception of the existence of variable definitions are given operationally as follows: (1) The exercise by using the leg kick in is one form of exercise that aims to establish the automation movement within a shot on goal by using a foot on the inside, (2 ) exercises using leg kicks to the outside is one form of exercise that aims to establish the automation movement within a shot on goal with the outside leg, and (3) The ability to shoot the ball into the goal is the ability to shoot the ball stricken goal keeper who has been granted the numbers in each column on the net. The study population was all UNM students with the FIK study sample of 30 people chosen at random sampling, then continued division of the group by using machid ordinate.  of a0.05. Data analysis technique used is the t-test analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% or a significant level  Starting from the results of data analysis, the study concluded that: (1) no significant effect of exercise using leg kicks to the inside of the shooting ability finalti the game of football, proved the value of t0 = 12.605 > tt = 2.145 or (P < a0.05), (2) no significant effect of exercise using leg kicks to the outside shooting ability finalti the game of football, proved the value of t0 = 10.227 > tt = 2.145 or (P < a0.05), and (3) no difference in effect significantly between the exercise using the leg kick in and exercises using leg kicks to the outside shooting ability finalti the game of football, proved the value of t0 = 5.881 > tt = 2.048 or (P < a0.05).   Key words: Exercise Legs Using The Kick In, Kick Exercise Legs Using Outside, Shooting Finalti At Football Game
HUBUNGAN KESEIMBANGAN, DAN KELENTUKAN DENGAN KEMAMPUAN SEPAK SILA PADA PERMAINAN SEPAKTAKRAW Fahrizal, Fahrizal
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 11, No 2 (2019): Juni
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.771 KB) | DOI: 10.26858/com.v11i2.13386

Abstract

This study aims to obtain answers to the problems of the relationship of balance, and flexibility with the ability of sila in SMP Negeri 1 Sungguminasa, Gowa Regency. This research is descriptive of two independent variables and one dependent variable. The population and sample were students of SMP Negeri 1 Sungguminasa, Gowa Regency, selected by random sampling, a sample of 30 people was obtained. The data analysis technique used is single correlation analysis and multiple correlation using computer facilities through the SPSS program. Based on the results of data analysis, it can be concluded as follows: (1) There is a balance relationship with the ability of football in the State Junior High School 1 Sungguminasa, Gowa Regency, with a r count (ro) = 0.649 (P <0.05). (2) There is a relationship between flexibility and the ability to play soccer in SMP Negeri 1 Sungguminasa, Gowa Regency, with a r count (ro) = 0.578 (P <0.05). (3) There is a relationship of equilibrium, and flexibility with the ability to play football at the State Junior High School 1 in Sungguminasa, Gowa Regency, with a calculated R value (Ro) = 0.672 (P <0.05).
HUBUNGAN DAYA LEDAK LENGAN DAN KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN PUKULAN SMASH PADA PERMAINAN BULUTANGKIS SISWA SMA NEGERI 16 MAKASSAR Muhammad Ishak, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v3i1.657

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lain(1) Untuk mengetahui hubungan daya ledak lengan dengan kemampuan pukulan smash pada permainan bulutangkis, (2) Untuk mengetahui hubungan kelentukan pergelangan tangan dengan kemampuan pukulan smash pada permainan bulutangkis, dan (3) Untuk mengetahui hubungan antara daya ledak lengan dan kelentukan pergelangan tangan dengan kemampuan pukulan smash pada permainan bulutangkis. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 16 Makassar dengan jumlah sampel penelitian 40 orang siswa yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a 0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan daya ledak lengan dengan kemampuan pukulan smash pada permainan bulutangkis, terbukti nilai r0 = 0.839 (P < 0.05), (2) Ada hubungan yang signifikan kelentukan pergelangan tangan dengan kemampuan pukulan smash pada permainan bulutangkis, terbukti nilai r0 = 0.811 (P < 0.05), dan (3) Ada hubungan yang signifikan antara daya ledak lengan dan kelentukan pergelangan tangan dengan kemampuan pukulan smash pada permainan bulutangkis, terbukti nilai R0 = 0.851 (P < 0.05). Dalam melakukan smash kemampuan otot lengan untuk berkontraksi dengan kuat dan cepat akan dapat membantu dalam penempatan bola disaat melakukan smash. Oleh karena itu, otot lengan perlu didukung dengan kondisi fisik daya ledak. Daya ledak lengan adalah kemampuan untuk melakukan suatu kontraksi pada tahanan dalam waktu yang singkat. Daya ledak yang dimaksudkan untuk mendukung teknik smash adalah daya ledak otot lengan. Dengan dukungan kekuatan otot lengan akan dapat membantu kerasnya pukulan shuttle cock (bola), sehingga pukulan yang dilakukan atau disaat melakukan smash lebih akurat dan keras serta cepat. Kelentukan pergelangan tangan berperan untuk memperluas gerak persendian dan gerakan elastis dari otot-otot pergelangan tangan, sehingga gerakan pukulan smash pada permainan bulutangkis nampak lebih luwes dan tidak kaku. kelentukan pergelangan tangan juga dimanfaatkan untuk me-nambah kekuatan atau daya pada lengan pada saat akan melakukan gerakan pukulan smash. Dimana kelentukan pergelangan tangan dapat mem-berikan gerakan tambahan secara cepat dan kuat. Kata Kunci : Daya Ledak Lengan, Kelentukan Pergelangan Tangan, Pukulan Smash Bulutangkis ABSTRACT This study aims to determine the relationship between the other (1) To determine the relationship explosive power arm with the ability to play badminton smash hit, (2) To determine the relationship wrist flexibility with the ability to play badminton smash hit, and (3) To determine the relationship between explosive power arm and wrist flexibility with the ability to play badminton smash hit. This study includes a descriptive type of research. This study population is around 16 Makassar State high school students with a sample of the study 40 students chosen at random sampling. Data analysis techniques used were correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% or a significant level  of a0.05. Starting from the results of data analysis, the study concluded that: (1) There is a significant relationship with the ability to arm explosive power punches in the sport of badminton smash, proved the value of r0 = 0839 (P < a0.05), (2) There is a significant relationship ankle flexibility hand with the smash hit ability on the game of badminton, proved the value of r0 = 0811 (P < a0.05), and (3) There is a significant relationship between explosive power arm and wrist flexibility with the ability to play badminton smash hit, proved the value of R0 = 0851 ( P < a0.05). The ability to smash the arm muscles to contract powerfully and quickly be able to assist in the placement of the ball when doing smash. Therefore, the muscles in your arms should be supported by the physical condition of explosive power. Explosive power arm is the ability to perform a contraction in custody in a short time. Explosive power is intended to support the smash technique is explosive power arm muscles. With the support arm muscle strength will be able to help hard hit shuttle cock (ball), so that blows that do or when to smash more accurate and harder and faster. Flexibility serves to extend the wrist joint motion and elastic motion of the wrist muscles, so that the movement in the game of badminton smash hit appears to be more flexible and not rigid. wrist flexibility is also used to add to the strength or power in the arm at the time of going to smash hit motion. The wrist where the flexibility can give additional movement quickly and strongly. Keywords: Arm Explosive Power, Flexibility Wrists, Badminton Smash Hit
PENGARUH LATIHAN PULL UP DAN LATIHAN PUSH UP TERHADAP KEMAMPUAN PANJAT TEBING KATEGORI SPEED PADA MAHASISWA UNM Abraham Razak, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i1.690

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan pull up dan latihan push up terhadap kemampuan panjat tebing kategori speed pada mahasiswa UNM. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen lapangan. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa UNM dengan jumlah sampel penelitian 20 orang dari mahasiswa UNM dengan memiliki karakteristik hampir sama yaitu terdaftar sebagai anggota mahasiswa pemanjat tebing yang dipilih secara proposive random sampling, kemudian dilanjutkan pembagian kelompok dengan menggunakan machid ordinat. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis uji-t dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) ada pengaruh yang signifikan latihan pull up terhadap kemampuan panjat tebing kategori speed pada mahasiswa UNM, terbukti nilai t0 = 39,845 > tt = 2,262 atau (P < α0,05); (2) ada pengaruh yang signifikan latihan push up terhadap kemampuan panjat tebing kategori speed pada mahasiswa UNM, terbukti nilai t0 = 22,945 > tt = 2,262 atau (P < α0,05); dan (3) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan pull up dan latihan push up terhadap kemampuan panjat tebing kategori speed pada mahasiswa UNM, terbukti nilai t0 = 3,037 > tt = 2,101 atau (P < α0,05). Kata Kunci: Pull Up, Push Up, Panjat Tebing Kategori Speed   ABSTRACT This study aims to determine the effects of exercise training pull ups and push ups on the ability of rock climbing speed category at UNM students. These studies include the type of field experimental studies. The study population was all UNM students study a sample of 20 people from UNM students with similar characteristics that is registered as a student member of the rock climber who is selected by random sampling proposive, then continued division of the group by using machid ordinate. Data analysis technique used is the t-test analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% or a significant level a of 0.05. Starting from the results of data analysis, the study concluded that: (1) no significant effect on the ability of exercise pull up a rock climbing speed category at UNM student, proved the value of t0 = 39.845 > tt = 2.262 or (P < α0,05); (2) no significant effect on the ability of exercise push up rock climbing speed category at UNM student, proved the value of t0 = 22.945 > tt = 2.262 or (P < α0,05), and (3) no significant difference in effect between the pull exercises ups and push-up exercises for rock climbing skills on the speed category UNM student, proved the value of t0 = 3.037 > tt = 2.101 or (P < α0,05). Key words: Pull Up, Push Up, Rock Climbing Speed ​​Category

Page 6 of 54 | Total Record : 534