cover
Contact Name
Ari Zulsafar
Contact Email
zulsapar@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6285280983983
Journal Mail Official
jnst@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Gedung Bangkit Lt. 2 Telkom University Jl. Telekomunikasi Terusan Buah Batu 40257, Bandung, Indonesia.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Nasional Sains dan Teknik
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 30473292     DOI : https://doi.org/10.25124/jnst.v3i1.9447
Core Subject : Engineering,
This Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK covers several engineering disciplines. Telecommunications engineering presents innovations in communication systems, networks, and related technologies to improve the efficiency and reliability of communication. Electrical engineering develops and implements electronic solutions, controls, and power systems to support a variety of applications developed by electrical engineering. While in computer engineering, it presents research related to computer architecture, software, information security, and the latest developments in computer technology.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2024): June 2024" : 5 Documents clear
Design and Implementation of Sound Synthesizer for Arduino Richie A.W., ayan; Karna, Nyoman Bogi Aditya; Irawan, Arif Indra
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 2 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jnst.v2i1.7452

Abstract

Signal instruments are musical instruments used notonly for music but also to provide signals as a form of auditivecommunication. Along with the development of civilization, signalinstruments are now digitized, and many instruments are poppingup, for example, megaphones, one of which is in the future.Arduino is a micro-controller device often asked to be able tocommunicate with speakers and become a signal instrument thatcan output sound signals. However, because the signal generatedby Arduino is digital, it must be converted into an analog signalfirst by converting the digital signal generated by Arduino intoan analog signal using a DAC circuit. After converting the signalinto a digital signal, it will be forwarded to the amplifier, whichuses a transistor BC337 as a switch to make Arduino a signalinstrument.The system design is based on Arduino nano as a dataprocessing tool, where the data stored in Arduino nano will beforwarded to the DAC circuit and then will be returned to theamplifier before finally being channeled to the speakers toproduce a sound output that matches the data stored on theArduino nano
Anaslisis Penggunan Super Image Resolution Dengan Menggunakan EDSR dan WDSR Pada Sel Manusia Rifqi, Farhan Sulthan; Safitri, Irma; Ibrahim, Nur
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 2 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jnst.v2i1.7474

Abstract

Teknologi digital berkembang secara cepat dan masif. Salah satunya pada proses pengamatan sel pada manusia. Teknologi tingkat tinggi yang digunakan untuk proses tersebut adalah menggunakan PET Scan. Namun teknologi tersebut masih memiliki kekurangan, yaitu buruknya citra yang dihasilkan. Penelitian ini berfungsi untuk memperbaiki permasalahan tersebut. Dengan menjadikan output dari PET Scan sebagai data masukan (dataset) ke dalam sebuah model jaringan super-resolution, yaitu model Enhanced Deep Residual Networks for Single Image Super-Resolution (EDSR) dan Wide Activation for Efficient and Accurate Image Super-Resolution (WDSR). Tipe dataset yang digunakan adalah PET Y-90. Model kemudian ditraining untuk melihat seberapa baik model bekerja pada dataset. Proses training dilakukan dengan steps sebanyak 300.000 kali dan batch size 16, serta Scalling dari kedua model adalah 4. Hasil dari proses training akan dianalisis untuk melihat efektifitas perbaikan citra yang dihasilkan model. Dengan membandingkan PSNR dan SSIM yang dihasilkan dapat melihat kualitas citra yang dihasilkan oleh kedua model . Hasil PSNR dari EDSR dan WDSR masing-masing sebesar … dB dan … dB, serta SSIM sebesar … dan … . Setelah dataset di training, citra dengan kualitas rendah dari dataset dapat diubah menjadi citra dengan kualitas Super Resolution.
Sistem Penghitung Manusia Menggunakan Drone Prasetya, Harry; Setianingsih, Casi; Prasasti, Anggunmeka Luhur
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 2 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jnst.v2i1.7548

Abstract

Perkembangan teknologi pengawasan dan keamanan dalam beberapa tahun terakhir telah menghasilkan kemajuan yang signifikan, terutama dalam hal pengenalan objek atau object detection. Namun, masih terdapat tantangan dalam menghitung jumlah manusia dengan akurat dalam berbagai kondisi pengawasan. Studi ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses pengawasan dengan menghitung jumlah manusia di area tertentu menggunakan teknologi drone yang dilengkapi dengan kemampuan pengenalan objek. Pendekatan yang digunakan mencakup penggunaan metode YOLOv7 (You Only Look Once) untuk pendeteksian objek dan algoritma Centroid Tracker untuk pelacakan manusia secara dinamis. Pengujian dilakukan dengan mengambil data dari drone dalam berbagai kondisi, seperti ketinggian dan kecepatan berbeda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa akurasi deteksi manusia dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kesalahan pendeteksian, double counting, dan kesulitan dalam mengenali objek asing. Pada skenario drone diam, sistem memiliki performa yang lebih baik dalam mengenali dan menghitung manusia dengan rata-rata akurasi 69,70%. Namun, performa akurasi sangat tergantung pada berbagai faktor, termasuk kondisi deteksi dan kemampuan sistem dalam mengenali objek secara tepat. Kesimpulan utama adalah bahwa program human counting ini memiliki potensi dalam meningkatkan efisiensi pengawasan dan keamanan dengan menghitung jumlah manusia, tetapi perlu peningkatan dan pengembangan lebih lanjut untuk mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pengenalan objek dan pelacakan manusia dalam berbagai skenario pengawasan.
Sistem Cerdas Kontrol NPK: Automatic Pump Control with Fuzzy Logic Putri, Loviona Fortuna; Perdana, Doan; Aditya, Bagus
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 2 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jnst.v2i1.7986

Abstract

Kebutuhan unsur hara sangatlah penting dalam bercocok tanam, khususnya bagi tanaman kedelai. Beberapa daerah masih menjadikan tanaman kedelai sebagai salah satu bahan pangan pokok dikarenakan memiliki nilai gizi protein yang cukup tinggi. Namun, maraknya gagal panen pada tanaman kedelai di Indonesia membuat masyarakat lebih memilih untuk mengkonsumsi kedelai impor dibanding kedelai lokal yang tentu saja merugikan petani kedelai di Indonesia. Dikarenakan produktivitas kedelai lokal yang rendah, maka berpengaruh juga pada impor kedelai yang hanya mencapai 1,27 juta ton/tahun. Kegagalan panen terjadi karena kurangnya pemahaman petani mengenai kandungan unsur hara yang ideal bagi tanaman kedelai dan proses pemupukan yang masih dilakukan secara konvensional dengan kadar pupuk yang diberikan hanya berdasarkan perkiraan para petani saja. Oleh karena itu pada penelitian ini dirancang sebuah perangkat Automatic Pump Control with Fuzzy Logic yang dapat membantu para petani dalam proses pemupukan yang tepat sesuai dengan kondisi tanah pada satu siklus tanam secara real time.
Analisis Perbandingan Quality of Services (QoS) Protokol HTTP dan MQTT pada Sistem Monitoring Berat Ayam Broiler Berbasis IoT Kusuma, Fani Candra; Karna, Nyoman Bogi Aditya; Irawan, Arif Indra
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 2 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jnst.v2i1.7987

Abstract

Pada era globalisasi yang sedang berlangsung, perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) sedang mengalami kemajuan pesat. Hal ini membawa banyak manfaat dan kemajuan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, salah satunya dalam bidang peternakan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan Quality of Services (QoS) antara protokol HTTP dan MQTT pada sistem pemantauan berat ayam pedaging berbasis IoT. Sistem ini terdiri dari komponen input berupa sensor berat yang diletakkan pada tatakan untuk membaca tekanan berat pada ayam. Data berat yang terbaca oleh modul HX711 dikirim oleh mikrokontroler Node MCU ESP8266 ke broker/server melalui protokol HTTP dan MQTT. Data tersebut kemudian diterima oleh Node-RED dan diparse ke database MySQL kemudian dipanggil dan ditampilkan pada dashboard grafana. Hasil analisis QoS didapatkan rata-rata nilai untuk parameter delay sebesar 15,3002 ms untuk protokol HTTP dan 57,9771 ms untuk protokol MQTT. Untuk rata-rata nilai pada parameter throughput sebesar 1248,719 bps pada protokol HTTP dan 919,900 bps pada protokol MQTT. Untuk rata-rata nilai pada parameter packet loss sebesar 0% untuk protokol HTTP dan 0% untuk protokol MQTT.

Page 1 of 1 | Total Record : 5