Jurnal Nasional Sains dan Teknik
This Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK covers several engineering disciplines. Telecommunications engineering presents innovations in communication systems, networks, and related technologies to improve the efficiency and reliability of communication. Electrical engineering develops and implements electronic solutions, controls, and power systems to support a variety of applications developed by electrical engineering. While in computer engineering, it presents research related to computer architecture, software, information security, and the latest developments in computer technology.
Articles
35 Documents
Perancangan Program Pencarian Kost pada Website Mamikost Berbasis Robotic Process Automation (RPA)
Ihsan, Ahmad Izharul;
Sujatmoko, Kris;
Tritoasmoro, Iwan Iwut
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 1 No. 1 (1): December 2023
Publisher : Universitas Telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/jnst.v1i1.6507
Setiap tahunnya, Telkom University menerima ribuan mahasiswa baru serta meluluskan ribuan lainnya. Mahasiswa baru akan datang dan mencari tempat tinggal di area kampus, begitu pula dengan mahasiswa yang telah lulus akan mencari tempat tinggal disekitaran kantor tempat mereka bekerja. Namun, kegiatan ini sangat sulit dilakukan dikarenakan para mahasiswa masih asing dengan daerah yang akan mereka datangi yang mengakibatkan pencarian mahasiswa akan sangat terbatas. Dikarenakan sulitnya dalam mencari kost, banyak website yang meyediakan daftar kost yang dapat disewa. Namun, website tersebut hanya menyediakan informasi terkait kost tersebut dan tidak menyediakan rekomendasi kost yang cocok untuk mahasiswa. Hal ini akan memakan waktu yang sangat lama dikarenakan ada puluhan bahkan ratusan kost yang ada disekitaran kampus maupun tempat kerja mahasiswa tersebut. Kegiatan yang berulang tersebut dapat diotomasi sehingga waktu yang diperlukan untuk mencari kost dapat dipercepat. Dengan otomasi juga setiap kost yang telah disortir bisa diberi scoring dengan parameter-parameter tertentu. Hal ini akan membuat mahasiswa bisa fokus ke kegiatan lain yang seperti mengumpulkan syarat-syarat masuk kuliah dan kerja.
Peningkatan Kualitas Pemetaan Kontur Tanah Melalui Penambahan Jumlah Titik Pengukuran Menggunakan Metoda Ultrasonik
Yusuf, Cintya Yusminar;
Darmawan, Dudi;
Salam, Rahmat Awaludin
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 1 No. 1 (1): December 2023
Publisher : Universitas Telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/jnst.v1i1.6565
Kebutuhan akan sebuah metode pengujian untuk memperoleh informasi mengenai kualitas suatu produk tanpa menganggu performanya terjawab dengan adanya metode pengujian tak merusak (Non-Destructive Testing). Salah satu jenis dari metode ini adalah ultrasonic testing. Penelitian dengan memanfaatkan ultrasonic testing telah dilakukan sebelumnya pada sampel tanah di wadah bersegmen dengan 24 titik ukur untuk menentukan kedalaman lapisan subur tanah. Namun, data yang diperoleh masih terlalu terbatas sehingga perlu dilakukan beberapa interpolasi. Penelitian ini akan menentukan ketebalan lapisan tanah pada sampel uji berupa miniatur kontur tanah dengan 225 titik pengukuran. Gelombang ultrasonik akan dibangkitkan oleh T1 Development Kit dengan daya sebesar 15 VDC dan dipancarkan oleh transduser ultrasonik AT200 dengan frekuensi sebesar 200 KHz. Karakterisasi sampel uji akan dilakukan terlebih dahulu guna menentukan kecepatan rambat gelombang rata-rata pada tanah. Selanjutnya pengukuran dan pengambilan data akan dilakukan guna menentukan waktu tempuh gelombang merambat, data tersebut akan diolah dengan data kecepatan rambat gelombang rata-rata untuk menentukan ketebalan tanah dari sampel uji untuk selanjutnya digambarkan dalam kontur grafik 3D. Penelitian ini menghasilkan nilai kesalahan rata-rata sebesar 4,259% untuk sampel uji variasi 1 dan 2,097% untuk sampel uji variasi 2.
Rancang Bangun Front-End Dashboard Pengukuran Kinerja menggunakan Metode Balanced Scorecard: Studi Kasus: Unit P3I Universitas Telkom
Wijaya, Taufik Mulya;
Latuconsina, Roswan;
Dinimaharawati, Ashri
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 1 No. 1 (1): December 2023
Publisher : Universitas Telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/jnst.v1i1.6591
Universitas Telkom memiliki aktivitas rutin yaitu pengukuran kinerja. Unit P3I (Perencanaan, Pengembangan, dan Pengendalian Institusi) selaku yang bertugas mengelola pengukuran kinerja pada Univeristas Telkom. Pengukuran kinerja yang dilakukan masih menggunakan perangkat lunak Microsoft Office Excel dan atau Spreadsheet. Penggunaan perangkat lunak tersebut masih kurang efektif dan efisien ketika sedang proses kelola dan pengukuran. Sebagai solusi, penelitian ini akan membangun sistem front-end aplikasi Dashboard Pengukuran Kinerja. Metode yang digunakan yaitu Balanced Scorecard sebagai alat ukur kinerja dan User Centered Design (UCD) sebagai perancangan desain antarmuka. Pengujian aplikasi akan menggunakan metode Black Box Testing, White Box Testing dan User Acceptance Testing (UAT). Berdasarkan hasil pengujian Black Box dan White Box terhadap pembangunan aplikasi telah berhasil dibangun karena seluruh skenario yang diujikan sudah terpenuhi. Berdasarkan hasil pengujian UAT terhadap alur program yang dilakukan oleh unit P3I menyatakan aplikasi sudah baik sebanyak 33,33% dan aplikasi dinyatakan belum mudah untuk digunakan. Pengujian UAT terhadap output perhitungan pengukuran yang dilakukan oleh unit P3I menyatakan aplikasi sudah baik sebanyak 66,67% dan aplikasi dinyatakan sudah sesuai dengan kebutuhan.
Perancangan Awal Water Ionizer dengan dilengkapi Sistem Pendeteksi Klorin untuk Produksi Antiseptik
Madani, Muhammad Rifki;
Kurniawan, Ekki;
Barri, Muhammad Hablul
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 1 No. 1 (1): December 2023
Publisher : Universitas Telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/jnst.v1i1.6600
Asam hipoklorit dapat menjadi alternatif antiseptik menggantikan alkohol dan NaOCL karena tidak beracun dan efektif dalam membunuh mikroorganisme. Asam hipoklorit dapat dibuat dengan campuran klorin(Cl) murni dan air(H2O), tetapi klorin murni zat beracun sehingga pembuatannya diperlukan seorang profesional. Karenanya, diperlukan alat yang bisa memproduksi asam hipoklorit dengan lebih aman sehingga masyarakat umum dapat membuatnya sendiri. Upaya perancangan alat untuk memproduksi asam hipoklorit sudah dilakukan, tetapi pendeteksian klorin masih menggunakan uji laboratorium yang menyebabkan pembuatan antiseptik tidak praktis. Beberapa penelitian bahkan tidak melakukan uji klorin padahal kandungan klorin yang direkomendasikan 50 ppm. Karenanya, penelitian ini bertujuan untuk merancang alat yang disebut water ionizer beserta sistem pendeteksi klorin untuk produksi antiseptik berupa asam hipoklorit dengan kandungan klorin 50 ppm, dimana perancangan penelitian ini masih tahap preliminary design. Elektrolisis dilakukan dengan arus 4 A dan massa garam 15 g pada air 500 ml. Kondisi pertama pengujian, waktu elektrolisis alat dikalibrasi menjadi 132 detik. Dari hasil pengujian, alat dapat memproduksi antispetik 50 ppm dengan akurasi 94,73% dan presisi 99,62%. Kondisi kedua, alat hanya mengandalkan feedback dengan waktu elektrolisis diatur secara acak. alat dapat memproduksi antispetik 50 ppm dengan akurasi 80,23% dan presisi 99,556%.
Desain Mobile Robot Dengan Reflektor dan Level Kecepatan Berbasis Doppler
Kusumawardhana, Ridho Wahyu;
Suratman, Fiky Yosef;
Romdlony, Muhammad Zakiyullah
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 1 No. 1 (1): December 2023
Publisher : Universitas Telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/jnst.v1i1.6628
Robot mobile merupakan salah satu kebutuhan di perkembangan teknologi saat ini. Namun, kelemahan dari desain robot mobile ketika operator robot mobile tidak dapat mengetahui tingkat keramaian sekitar, maka akan terjadi human error yang bisa menyebabkan kecelakaan kerja saat robot dioperasikan. Oleh sebab itu desain robot mobile harus bisa bergerak secara cepat atau lambat dengan mengetahui kecepatan robot. Agar operator mengetahui kecepatan robot, maka menggunakan radar yang ditembakkan kearah robot, untuk menunjang kerja radar untuk memantulkan sinyal maka robot membutuhkan reflektor Cara kerja reflektor yaitu bergerak bersama robot dan radar diam di satu titik, ini sama dengan cara kerja efek Doppler. Efek doppler adalah perubahan frekuensi adanya perubahan jarak antara sumber dan penerima. Reflektor berfungsi untuk memantulkan sinyal yang ditembakkan dari radar ke arah robot. Jadi radar menembakkan sinyal ke arah robot, karena radar membutuhkan sinyal yang kembali untuk mendeteksi robot maka robot membutuhkan reflektor yang bisa memantulkan sinyal radar tersebut. setelah radar mendeteksi sinyal yang dipantulkan oleh reflektor maka nantinya radar akan memproses sinyal tersebut dan akan diketahui kecepatan robot saat berjalan. Robot yang diterapkan pada tugas akhir ini, operator dapat memilih level kecepatan yang di inginkan untuk dijalankan, dan robot ini bisa mendeteksi nilai rpm yang dikeluarkan oleh Motor DC dan dapat dideteksi oleh rotary encoder. Percobaan robot ini menggunakan jarak 10 m yang mendapatkan nilai tercepat 0.3 meter per detik dan presentasi baterai yang berpengaruh pada kecepatan robot mobile. Dapat disimpulkan bahwa robot bisa berjalan lebih cepat ketika tidak membawa beban
Klasifikasi Kesuburan Tanah Menggunakan Metode Gate Recurrent Unit
Ghazali, Arman;
Wibawa, Ig. Prasetya Dwi;
Rizal, Achmad
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 1 No. 1 (1): December 2023
Publisher : Universitas Telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/jnst.v1i1.6661
Tanah merupakan salah satu faktor penting dalam pertumbuhan dan produksi tanaman sayuran. Kualitas tanah yang buruk dapat menghambat pertumbuhan tanaman dan mengurangi hasil panen. Penentuan tingkat kecocokan tanah pada tanaman sayurran biasanya dilakukan dengan cara menganalisis sifat-sifat tanah secara fisika,kimia dan biologi untuk mengetahui kadar unsur hara dalam tanah. Hal ini penting dilakukan karena unsur hara merupakan faktor penting dalam pertumbuhan dan produksi tanaman sayuran. Dengan mengetahui unsur hara dalam tanah, petani dapat melakukan pemupukan dan perawatan tanah yang tepat, sehingga dapat meningkatkan produksi tanaman sayuran Penelitian ini mengenalkan alat untuk mendeteksi kesuburan tanah menggunakan sensor yang telah di koneksikan menggunakan metode GRU (Gate Recurrent Unit). Pada penelitian ini menggunakan 5 kelas tanaman sayuran. Klasifikasi menggunakan arsitektur GRU dengan mengujikan parameter terbaik dengan mengubah parameter seperti epoch, learning rate, batch size dan optimizer. Hasil dari pengujian pada penelitian ini mendapatkan parameter terbaik dan berhasil memprediksikan tanaman sayurran dengan nilai akurasi sebesar 98,80% dan loss sebesar 0,0477.
Peningkatan Ketahanan Watermarking Audio Berbasiskan DCT-SVD dan Teknik Penyisipan SMM pada Segmen dan Subband Audio Stasioner
Paradila I., Dela;
Budiman, Gelar;
Novamizanti, Ledya
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 1 No. 1 (1): December 2023
Publisher : Universitas Telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/jnst.v1i1.6682
Salah satu upaya untuk mencegah pelanggaran-pelanggaran pada konten digital yang tersedia di internet, audio watermarking menjadi solusi yang dihadirkan untuk membantu mengidentifikasi kepemilikan atau distributor data digital sebagai tujuan perlindungan hak cipta. Pada penelitian Tugas Akhir ini, akan dirancang suatu sistem untuk meningkatkan ketahanan audio watermarking dengan berbasiskan Discrete Cosine Transform (DCT). Penyisipan dilakukan pada matriks orthogonal Singular Value Decomposition (SVD), dengan teknik penyisipan Statistical Mean Manipulation (SMM) pada segmen dan subband audio stationer. Hasil yang didapat dari perancangan ini adalah ketahanan sistem audio watermarking terhadap serangan. Dengan menghasilkan nilai keluaran rata-rata: BER terkecil = 0, ODG = -0,71, SNR = 17,2355 dB, rata-rata nilai MOS tertinggi = 4,3 dan payload sebesar 86,1328 bps.
Sistem Pemantauan Tinggi Tanaman Cabai Berbasis Jaringan Menggunakan Modul ESP32-CAM pada Sistem Akuaponik
Juliyan, Muhammad Rafly;
PANGARIBUAN, PORMAN;
Darlis, Denny
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 1 No. 1 (1): December 2023
Publisher : Universitas Telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/jnst.v1i1.6724
Aquaponics requires special attention in order to get maximum results. Therefore, this research will create a hardware device to monitor the growth of chili plants. Through the camera the height of the chili plants can be measured using image processing. this study the IoT-based chili plant height growth monitoring system uses the ESP-32 CAM in the aquaponic planting model connected via a website can make it easier to monitor the growth of chili plants. In this final project research using ESP-32 CAM as the main component. After testing the monitoring system on chili plants with a height of 12 cm, 23 cm, and 25 cm at a distance of 30. it was found that the ESP-32 CAM can detect the growth of chili plants at a height of 12 cm with an accuracy rate of 97,50% and at 23 cm high with an accuracy rate of 94,58%. And at a distance of 30 cm between the chili plants and the ESP-32 CAM with an accuracy rate of 97,32%. caused the condition of the distance between the camera and the chili plants will affect the process of detecting the size of the chili plants.
Watermarking Citra Medis Menggunakan Teknik Spread Spectrum Bit Jamak
Amini, Siti Aisyah;
Budiman, Gelar;
Novamizanti, Ledya
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 1 No. 1 (1): December 2023
Publisher : Universitas Telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/jnst.v1i1.6726
Di era perkembangan teknologi yang semakin maju, banyak keuntungan dan kerugian yang bisa didapatkan. Pengunggahan dan distribusi informasi yang mudah mendukung aktivitas sehari-hari. Di sisi lain, muncul berbagai masalah karena banyak pengguna teknologi yang tidak mempertimbangkan hal seperti pemalsuan informasi atau dokumen. Data atau dokumen tersebut harus diberi tanda khusus yang dapat menunjukkan keasliannya. Digital watermarking merupakan salah satu solusi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan tersebut terjadi. Dengan digital watermarking, pemilik informasi atau dokumen dapat menyisipkan pesan khusus sebagai tanda keaslian informasi atau dokumen miliknya. Pada penelitian ini, proses digital watermarking diimplementasikan. Watermark ditambahkan ke sebuah citra medis. Sistem watermarking diterapkan dengan menggunakan teknik Multibit Spread Spectrum, dimana bit watermark disebar pada citra medis. Penyebaran bit watermark dapat dilakukan dengan menggunakan distribusi. Pada penelitian ini, distribusi Uniform, distribusi Gaussian, serta matriks Hadamard dibandingkan untuk menentukan distribusi mana yang dapat menghasilkan citra medis ter-watermark yang tahan terhadap serangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem watermarking yang menggunakan distribusi Uniform dan distribusi Gaussian secara umum mampu menghasilkan citra ter-watermark yang tahan terhadap serangan dan kualitasnya teruji melalui parameter Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) ? 30 dB, Structural Similarity Index Measure (SSIM) ? 1, Bit Error Ratio (BER) = 0 dan Mean Opinion Square (MOS) = 5.
Analysis Performance Integration System Named Data Networking and Software Defined Network for Data Communication
Shafira, Alya;
Naning Hertiana, Sofia;
Yovita, Leanna Vidya
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 1 No. 1 (1): December 2023
Publisher : Universitas Telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/jnst.v1i1.6727
Teknologi jaringan internet saat ini sudah menjadi kebutuhan utama oleh para pengguna yang memakainya. Pertukaran data informasi pada beberapa jaringan internet diusulkan sebagai alternatif Internet Protocol (IP). Dalam beberapa tahun terakhir, para peneliti telah menemukan jaringan arsitektur masa depan yaitu Named Data Networking (NDN). Arsitektur NDN diusulkan untuk memecahkan masalah komunikasi Internet Protocol (IP) saat ini. Tetapi, implementasi pada NDN membutuhkan perubahan dalam infrastruktur jaringan yang ada. Maka dari itu digunakan pendekatan yang layak menggunakan jaringan Software Defined Network (SDN), yang dimana control plane dapat mengoptimalkan keputusan routing. Hasil akhir dari penelitian ini dengan melakukan pengukuran performansi pada integrasi NDN-SDN, NDN, serta SDN dengan melihat pengiriman paket yang diminta oleh sebuah client dengan ukuran paket sebesar 25, 50, dan 75 paket dengan nama prefix yang berbeda. Kemudian membandingkan keluaran yang dihasilkan dengan parameter seperti Throughput, Round Trip Time (RTT), dan CPU Usage pada skenario 1 dan Skenario 2. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, bahwa semakin banyak pengiriman paket yang dilakukan akan mempengaruhi kualitas pada parameter seperti throughput dan RTT. Sedangkan pada CPU usage menunjukkan saat keadaan aktif traffic akan menjalankan semua program yang dilakukan, namun saat dia dalam kondisi tidak aktif maka traffic tidak akan menjalankan program yang dilakukan.