cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
fsd@unm.ac.id
Editorial Address
Gedung DE Lantai 2 Kampus FSD UNM Parangtambung Jl. Daeng Tata Makassar 90224
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Imajinasi
ISSN : 16933990     EISSN : 2550102X     DOI : 10.26858
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Imajinasi FSD UNM diterbitkan oleh Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar. Artikel dikelola dengan proses Double Blind Peer Review dengan akses terbuka atau dapat didowload secara fullpaper. Jurnal Imajinasi menerbitkan artikel pada bidang Seni, Pendidikan Seni dan Desain, diterbitkan dua kali dalam setahun. Kami menerima naskah melalui online system. Penulis dapat mengunggah file naskah (teks, gambar, dan informasi tambahan, termasuk video) dan memeriksa proses peninjauan naskah yang telah dikirimkan.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 4 (2004)" : 8 Documents clear
FENOMENA KEBUDAYAAN POP DI INDONESIA (Sebuah catatan) Yabu M, Yabu; Husain, Saleh
JURNAL IMAJINASI Vol 1, No 4 (2004)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v1i4.216

Abstract

Abstrak Masyarakat Indonesia yang dikenal sebagai masyarakat yang hetrogen, yang juga seleranya bermacam-macam, berpeluang tumbuhkembangnya kebudayaan pop secara luas. Bahkan budaya pop sebagai simbol-simbol modernitas, dipandang sebagai salah satu sarana efektif untuk menyebarluaskan cita-cita dan gaya hidup kota ke tempat-tempat lainnya, mempromosikan gaya hidup industrial, serta mengubah pola-pola komsumsi masyarakat. Kata kunci: fenomena kebudayaan, kebudayaan pop, kebudayaan pop di Indonesia.
PARADIGMA ESTETIKA DALAM DESAIN (Tinjauan Arsitektur) Akil, Arifuddin
JURNAL IMAJINASI Vol 1, No 4 (2004)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v1i4.204

Abstract

Abstrak Studi ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan paradigma estetika desain khususnya dalam bidang arsitektur dan proses perkembangannya. Hal ini dimaksudkan untuk menambah wawasan dalam rangka pengembangan ilmu dan desain arsitektur. Paradigma estetika arsitektur terdorong oleh tiga prinsip dari Vitruvius di era Yunani pada sisi venustas dan prinsip Henry Wotton pada sisi delight. Di era Yunani dan Romawi, venustas dijabarkan secara luas dalam teori-teori estetika terutama teori proporsi, kemudian di era Renaisans ditemukan teori perspektif yang berkembang di Barat, dan dikembangkan pula suatu teknik geometri di Timur yang dikenal “Arabesque Geometri”. Di era modern, searah dengan ditemukannya metode teknologi dan bahan baja dan kaca, sehingga estetika pada era ini relatif berorientasi pada fungsi. Selanjutnya pada era post-modern pendekatan desain arsitektur mulai bosan dengan desain yang seragam dan monoton, sehingga penerapan estetika dalam desain arsitektur kembali diutamakan terutama melalui ekspresi teknologi dan struktur, dengan konsep penyatuan bentuk dan fungsi dalam suatu komposisi dan unity. Kata kunci: Estetika, desain, Arsitektur
SENI KERAJINAN TRADISIONAL (Peranan dan Perkembangannya) Arsyad, M Zakaria
JURNAL IMAJINASI Vol 1, No 4 (2004)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v1i4.220

Abstract

Abstrak Seni kerajinan tradisional sebagai hasil kerja tangan manusia dan bersifat turun-temurun, dikerjakan dengan teknik sederhana dan modern, menggunakan alat dan bahan alam, berfungsi sebagai kebutuhan rumah tangga, kebutuhan keagamaan dan pelestarian nilai-nilai budaya, serta berfungsi sebagai barang ekonomi. Contohnya anyaman, ukiran, batik, keramik, tenunan, lukisan, patung, arsitektur dan lain-lain. Peranan dan perkembangannya sangat diperlukan, itu dapat dilihat pada pembangunan rumah tempat tinggal, rumah tempat ibadah, dan tempat-tempat kegiatan sosial. Masalahnya mampukah para perajin mengikuti perkembangan  zaman ? Jika hal ini dapat terjawab otomatis peran dan perkembangan seni kerajinan tradisional dalam pembangunan sangat besar andilnya. Salah satu cara yang harus dilakukan perajin adalah dengan peningkatan berketerampilan serta dapat membaca selera pasar. Kata kunci: seni, kerajinan, tradisional.
JURUSAN DESAIN DI UNM MAKASSAR: Tantangan dan Peluang Aziz said, Abdul
JURNAL IMAJINASI Vol 1, No 4 (2004)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v1i4.208

Abstract

Abstrak Masa transisi dari perobahan status IKIP Makassar menjadi Universitas Negeri Makassar (UNM) merupakan tantangan sekaligus peluang bagi jurusan-jurusan di lingkungan UNM untuk membuka program studi/jurusan baru, disamping perbaikan-perbaikan internal pada jurusan yang ada. Secara khusus, Jurusan Seni Rupa FBS UNM merupakan ‘pioneer’ dalam bidang seni rupa di wilayah Timur dari Indonesia ini, yang telah berperan ‘mencetak’ kader-kader, baik sebagai guru maupun sebagai praktisi seni. Melalui pertimbangan tersebut, Jurusan Seni Rupa FBS UNM mempunyai peluang untuk memekarkan diri untuk membuka program studi baru atau sekaligus membentuk jurusan baru sesuai kebutuhan dan tuntutan perkembangan Ipteks yang semakin sepat. Kata kunci: Jurusan Desain, UNM Makassar, tantangan dan peluang.
ANYAMAN TRADISIONAL SERAT LONTAR (Tantangan, Potensi dan Pengembangannya) Alimuddin, Alimuddin
JURNAL IMAJINASI Vol 1, No 4 (2004)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v1i4.221

Abstract

Abstrak Menggali potensi untuk menguat nilai terhadap kerajinan anyaman tradisional serat lontar di Sulawesi Selatan, yang kini masih sederet kelemahan dan tantangan yang melekat padanya di tengah era kompetitif suvenir. Karena itu, diperlukan pengembangan pada subjek dan objek. Pengembangan subjek melalui pembinaan sumber daya manusia (SDM) dan pengembangan objek melalui karya anyaman dengan kreasi dan inovasi berbagai aspek yang berpihak pada tuntutan selera pasar. Bahasan terhadap kelemahan, potensi dan pengembangan untuk mengiringi menjadi produk suvenir andalan. Penting dilakukan sorotan terhadap tantangan, potensi dan pengembangannya agar ke depan ada solusi pada kerajinan anyam tradisional ini untuk diharapkan mampu berkompetitif di era kesejagatan. Kata Kunci: anyaman, serat lontar, suvenir, subjek dan  objek.
KESENIAN WAYANG KULIT DI BUMIAYU, WONOMULYO, POLEWALI, SULAWESI BARAT (Sebuah Tinjauan) Marhaen Sakti, Sri
JURNAL IMAJINASI Vol 1, No 4 (2004)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v1i4.211

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang kondisi kehidupan kesenian wayang kulit masyarakat transmigran Jawa di Desa Bumiayu, Wonomulyo, Polewali, Sulawesi Barat. Metode dan pendekatan yang digunakan adalah pengamatan lapangan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan teknik analisis deskriptif-kulaitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pertunjukan kesenian wayang kulit masyarakat transmigran Jawa di Bumiayu memiliki persamaan yang signifikan dengan tradisi pertunjukan kesenian wayang kulit di Jawa pada umumnya; (2) alasan masyarakat transmigran Jawa untuk tetap melestarikan kesenian wayang kulit, antara lain karena mereka masih tetap mencintai kesenian tradisional mereka, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya; (3) faktor yang mendukung kesenian wayang kulit di daerah transmigran, antara lain karena mereka memiliki sarana dan fasilitas yang memadai, memiliki etos kerja dan kebersamaan yang tinggi, serta didukung oleh masyarakat pribumi Mandar, sedangkan faktor yang menghambat dalam berkesenian wayang kulit antara lain karena mereka tidak memiliki dalang dan sinden sendiri.. Kata kunci: Kesenian, wayang kulit, masyarakat transmigran.
KESENIAN DAN MASYARAKAT (Tinjauan Sosiologi) Mappalahere, Thamrin
JURNAL IMAJINASI Vol 1, No 4 (2004)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v1i4.224

Abstract

Abstrak Seni adalah kiprah manusia dalam memadukan apa yang ditemukan oleh ilmu dan teknologi agar menjadi karya yang adiguna dan bermanfaat bagi umat manusia. Pembuatan karya seni adiguna dimasa kini dan masa akan datang merupakan kerjasama tim terpadu dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Seni (kesenian) sejak lama telah menjadi pedoman bagi pemenuhan kebutuhan integratif, yang berfungsi mengintegrasikan berbagai kebutuhan hidup manusia. Kesenian juga telah menjadi satuan-satuan integrasi menyeluruh secara organik di mana gaya, kaidah-kaidah estetik, organisasi sosial, dan agama, secara struktural saling berkaitan. Kesenian menjadi pedoman bagi terwujudnya suatu komunikasi estetik antara pencipta dengan penikmat melalui karya seni yang diciptakan dalam ruang lingkup kebudayaan yang bersangkutan. Kata kunci: Kesenian, masyarakat, fungsi seni. 
PERANAN KRITIK DALAM PENINGKATAN KUALITAS KARYA TARI Wahira, Wahira
JURNAL IMAJINASI Vol 1, No 4 (2004)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v1i4.213

Abstract

Abstrak Seni dalam kaitannya dengan dunia pendidikan secara luas berperan untuk meningkatkan kebudayaan manusia.Dengan kritik, orang akan belajar dan tahu tentang kelebihan dan kekurangannya, termasuk dalam bidang kesenian. Dari pengetahuannya tentang kritik berarti akan menambah pengetahuannya tentang peningkatan kualitas sebuah karya seni. Kesenian (estetika) merupakan perwujudan nilai rasa dalam arti luas. Seseorang dalam memberikan kritik, tidak bisa terlepas dari akal murni saja. Ungkapan kritik yang keluar dari intuisi yang bukan kritikus akan menghasilkan kritikan yang bersifat tidak rasional, namum demikian bukan berarti seni bersifat irasional, sebab di dalam seni direalisasikan nilai-nilai yang tak mungkin tidak diliputi oleh akal. Kata kunci: kritik, kritikus, kualitas karya, seni tari.

Page 1 of 1 | Total Record : 8