cover
Contact Name
O.P. Bismark
Contact Email
opbismark402@gmail.com
Phone
+6285364993937
Journal Mail Official
lp2mstie.wi@gmail.com
Editorial Address
https://journal.widyaswara.ac.id/index.php/jpwi/about/editorialTeam
Location
Kota solok,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia (JPWI)
ISSN : -     EISSN : 31097618     DOI : https://doi.org/10.63879/jpwi.v1i3.119
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia (JPWI) merupakan jurnal ilmiah yang memfokuskan pada publikasi hasil-hasil penelitian dan kajian ilmiah dalam bidang pendidikan dan pembelajaran. Terbit setiap Februari, Mei, Agustus, & November (4 kali dalam setahun) yang diterbitkan oleh LPPM Widyaswara Indonesia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2025): JPWI-AGUSTUS" : 20 Documents clear
PERAN GURU KELAS DALAM MEMBERIKAN LAYANAN BK UNTUK MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT SISWA SD Sela Depita, Dea Juwita; Leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran strategis guru kelas dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling (BK) sebagai upaya pengembangan minat dan bakat siswa di sekolah dasar.metode penelitian yang digunakan dalam peelitian ini adalah studi Pustaka, dengan megkaji berbagai sumber literatur yang rilevan dan terkini terkait pelaksanaan layanan BK oleh guru kelas hasil kajian menunjukkan bahwa guru kelas memiliki pran yang sangat penting dalam mendeteksi, membimbing, dan, mengembangkan potensi siswa melalui berbagai pendekatan pembelajaran. Kegiatan ekstrakulikuler,serta kerja sama dengan orang tua. Meskipun terdapat tantangan dalam implementasi layanan BK, seperti beban kerja dan kurangnya pelatihan, guru tetap menjadi garda terdepan dalam pembinaaan potensi siswa. Oleh karna itu, kolaborasi antara guru,orag tua, dan pihak sekolah sangat diperlukan untuk menciptakan layanan bk yang efektif dan berkelanjutan dalam mendukung pendidika holistic bagi peserta didik.
PENTINGNYA LAYANAN INFORMASI KARIR DALAM MEMBENTUK PEMAHAMAN PROFESI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Sovia, Julita; Leni Murni
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan informasi karir pada jenjang sekolah dasar memiliki peranan yang sangat penting dalam membentuk dasar perkembangan karir siswa sejak dini. Pada tahap pendidikan ini, siswa mulai mengenal berbagai profesi yang ada di masyarakat dan membentuk gambaran awal tentang cita-cita mereka di masa depan. Pengenalan profesi secara sistematis membantu siswa memahami keragaman pekerjaan, menumbuhkan ketertarikan terhadap berbagai bidang, serta mendorong mereka untuk menemukan minat dan bakat pribadi yang dimiliki. Berdasarkan kajian literatur yang dianalisis, penerapan layanan informasi karir melalui metode pembelajaran klasikal, penggunaan media visual seperti papan bimbingan karir, serta kegiatan interaktif terbukti mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap peran dan tugas profesi tanpa perlu melakukan penelitian lapangan secara langsung. Layanan ini memberikan pengalaman belajar yang terstruktur dan menyenangkan bagi siswa dalam mengenali dunia kerja, memperluas wawasan mereka tentang profesi, serta membantu membentuk cita-cita yang lebih terarah dan realistis. Pentingnya layanan informasi karir di sekolah dasar menegaskan perlunya perencanaan dan pelaksanaan layanan bimbingan karir yang sistematis sebagai bagian dari pengembangan siswa secara utuh sejak usia dini.
PERAN GURU BK DALAM MENANGANI PERMASALAHAN SOSIAL DAN EMOSIONAL SISWA SEKOLAH DASAR Cania, Putri; Leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sosial dan emosional siswa di tingkat sekolah dasar merupakan aspek yang sangat penting dalam bidang pendidikan. Permasalahan yang timbul dalam aspek tersebut sering kali memengaruhi hasil belajar dan kesehatan mental siswa. Guru Bimbingan dan Konseling (BK) memiliki peran penting sebagai pendukung, penghubung, dan penolong dalam membantu siswa mengatasi masalah sosial dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fungsi guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi masalah sosial dan emosional di sekolah dasar. Dengan menggunakan pendekatan menyeluruh, guru bimbingan dan konseling tidak hanya menangani masalah yang telah terjadi, tetapi juga melakukan upaya pencegahan melalui program-program pengembangan diri dan dukungan psikososial. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pedoman dalam meningkatkan pelayanan Bimbingan dan Konseling di sekolah dasar, yang merupakan bagian dari usaha untuk menciptakan suasana belajar yang sehat dan mendukung perkembangan menyeluruh siswa.
PERAN STRATEGIS BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENGELOLAAN EMOSI ANAK DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR ., Suci Rahayu; leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan cara layanan bimbingan dan konseling serta strategi pengelolaan emosi anak dilakukan di tingkat pendidikan dasar. Kepercayaan diri, keterampilan sosial, dan kemampuan anak dalam mengekspresikan serta mengendalikan emosi merupakan bagian penting dari pertumbuhan dan perkembangan anak secara keseluruhan. Layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membantu anak menghadapi berbagai tantangan sosial dan emosional. Penulisan jurnal ini menggunakan metode kajian pustaka, berdasarkan hasil dari berbagai jurnal ilmiah, buku psikologi perkembangan, serta sumber kebijakan pendidikan, diketahui bahwa layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar umumnya dilakukan oleh guru kelas atau guru BK. Layanan ini mencakup konseling individu, kelompok, serta konseling klasikal dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan anak, baik dalam aspek pribadi, sosial maupun belajar. Dalam hal pengelolaan emosi, guru berperan sebagai pendidik dan model perilaku yang membantu siswa memahami, menyampaikan, serta mengendalikan emosi secara tepat. Strategi yang digunakan meliputi pembiasaan perilaku positif, pemberian motivasi, serta menciptakan suasana kelas yang nyaman. Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa penerapan layanan bimbingan dan konseling serta strategi pengelolaan emosi di tingkat SD telah menunjukkan dampak positif terhadap perkembangan sosial dan emosional siswa. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kelanjutan dan memperkuat layanan ini sebagai bagian integral dari sistem pendidikan dasar yang holistik.
STRATEGI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH DASAR UNTUK MENGATASI PERILAKU BULLYING juspa sari, Elka Juspa Sari; Leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan adalah masalah yang rumit dan serius yang mempengaruhi perkembangan sosial serta emosional anak-anak di sekolah dasar. Fenomena ini tidak hanya dipicu oleh faktor pribadi, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan keluarga, pendidikan, media, dan rekan-rekan. Artikel ini menguraikan pendekatan yang digunakan oleh guru bimbingan dan konseling (BK) untuk mengatasi perilaku bullying di kalangan siswa sekolah dasar. Melalui metode konseling yang terencana—melalui langkah identifikasi, perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian—guru bimbingan dan konseling memiliki dalam mencegah dan menangani perilaku bullying. Tujuan dari layanan ini adalah untuk mendukung siswa dalam mengenali diri mereka, beradaptasi dengan lingkungan, serta mengembangkan potensi mereka secara maksimal. Studi ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung bagi para siswa.
PERAN KONSELOR DALAM MENANGANI MASALAH EMOSIONAL ANAK SEKOLAH DASAR Lestari, Olda Lestari; leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran penting konselor dalam menangani masalah emosional yang dialami oleh siswa sekolah sekolah dasar. Permasalahan emosional pada anak-anak di usia awal dapat memberikan dampak yang besar terhadap perkemabangan akademik, sosial, dan pribadi mereka. Untuk mengataisi isu ini, penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan melihat berbagai sumber yang berkaitan dengan fungsi konselor dan cara bimbingan konseling yang efektif. Temuan menunjukkan bahwa konselor menjabat berbagai peran, termasuk sebagai pendamping, fasilitator, agen perubahan, dan penghubung dalam meningkatkan kesejahteraan emosional siswa. Metode konseling yang diterapkan meliputi konseling individu, kelompok, bermain, keluarga, serta konseling yang dilakukan di sekolah. di penelitian ini menengaskan bahwa keaktifan dan kolaborasi konselor dengan guru dan orang tua dapat menciptakan suasana pendidikan yang mendukung perkembangan emosional anak secara maksimal.
PERAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENCEGAH DAN MENANGANI PERILAKU BULLYING DI SEKOLAH DASAR Arya Yones Pratama; Hayati, leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran layanan bimbingan dan konseling dalam mencegah serta menangani perilaku bullying di lingkungan sekolah dasar. Bullying merupakan salah satu bentuk permasalahan sosial yang berdampak serius terhadap kesejahteraan psikologis dan proses belajar siswa. Studi ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan menelaah berbagai literatur ilmiah yang relevan mengenai strategi bimbingan dan konseling dalam penanganan bullying. Hasil kajian menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling memiliki tiga peran utama, yaitu pencegahan melalui edukasi dan pelatihan keterampilan sosial, intervensi melalui konseling individu dan kelompok, serta rehabilitasi baik bagi korban maupun pelaku. Keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh kolaborasi antara konselor, guru, orang tua, dan pihak sekolah, serta adanya kebijakan anti-bullying yang sistematis. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas layanan bimbingan dan konseling untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari perundungan.
PERAN GURU BK DALAM MENGIDENTIFIKASI KESULITAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Rizki Kurniawan; leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru bimbingan dan konseling (BK) dalam mengidentifikasi serta menangani kesulitan belajar yang dialami siswa sekolah dasar. Kesulitan belajar dapat disebabkan oleh berbagai faktor internal maupun eksternal yang berdampak pada pencapaian akademik siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka sebagai metode utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru BK memiliki tanggung jawab penting dalam mendeteksi tanda-tanda awal kesulitan belajar melalui kerja sama dengan guru kelas, orang tua, dan lingkungan sekolah. Selain itu, guru BK juga berperan dalam memberikan layanan konseling, informasi, serta rujukan untuk mendukung perkembangan akademik, sosial, dan pribadi siswa. Dengan identifikasi dan penanganan yang tepat, diharapkan siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih optimal dan terhindar dari risiko putus sekolah.
PENTINGNYA BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENUNJANG KESEHATAN MENTAL SISWA Mutia Septia Putri; l
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental siswa merupakan aspek penting yang mendukung keberhasilan akademik dan perkembangan sosial emosional mereka. Namun, berbagai tekanan seperti tuntutan akademik, permasalahan keluarga, hingga pengaruh lingkungan sosial sering kali menjadi faktor risiko yang mengganggu kesejahteraan mental peserta didik. Bimbingan dan Konseling (BK) hadir sebagai layanan penting di sekolah untuk membantu siswa dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan mentalnya. Artikel ini membahas peran strategis BK dalam upaya preventif, kuratif, dan pengembangan diri siswa. Melalui layanan konseling individual, kelompok, maupun program edukasi, guru BK berperan sebagai pendamping yang membantu siswa mengenali dan mengelola emosi, mencegah masalah psikologis sejak dini, serta menciptakan lingkungan sekolah yang suportif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguatan peran BK di sekolah sangat diperlukan untuk menciptakan generasi muda yang sehat secara mental, tangguh, dan siap menghadapi tantangan kehidupan.
"LAYANAN BIMBINGAN & KONSELING UNTUK MEMBANTU SISWA SEKOLAH DASAR MENGELOLA RASA CEMAS SAAT UJIAN” Ifdil, Zonil Ahmad; Leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan saat ujian merupakan hal yang umum dialami oleh siswa sekolah dasar. Kondisi ini dapat mengganggu proses belajar, memengaruhi konsentrasi, dan berdampak pada hasil akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas bagaimana layanan Bimbingan dan Konseling (BK) dapat membantu siswa SD dalam mengelola rasa cemas menghadapi ujian. Metode yang digunakan dalam penulisan ini yaitu studi pustaka dengan menelaah buku, jurnal, dan artikel ilmiah terkait layanan BK dan kecemasan belajar. Hasil kajian menunjukkan bahwa layanan BK, baik melalui konseling individu, kelompok, maupun teknik sederhana seperti relaksasi dan positive self-talk, terbukti efektif membantu siswa lebih percaya diri dan mampu mengendalikan kecemasannya. Peran guru kelas juga sangat penting dalam memberikan layanan konseling sederhana karena sebagian besar sekolah dasar belum memiliki guru BK khusus. Dengan layanan yang tepat, siswa diharapkan mampu menghadapi ujian dengan lebih tenang, percaya diri, dan optimal.

Page 1 of 2 | Total Record : 20