cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
dpu-drpps@ums.ac.id
Phone
+6285175105774
Journal Mail Official
dpu-drpps@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah Jalan Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Early Childhood Research Journal (ECRJ)
ISSN : 26556448     EISSN : 26559315     DOI : https://doi.org/10.23917/
Early Childhood Research Journal (ECRJ) is a scientific journal of the early childhood education program of the Teaching and Education Faculty of Universitas Muhammadiyah Surakarta focusing on the publication of scientific research results conducted by UMS internal and external academicians, especially in early childhood education. Early childhood research journal (ECRJ) publishes scientific articles in the field of pure and science about early childhood education including innovative and creative learning and teaching on early childhood education, detection of growth and development for early childhood, early childhood studies about nutritionists and health. The article is based on a research article, a critical, and comprehensive scientific study of the important and current by the journal Early childhood research journal (ECRJ).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2024)" : 5 Documents clear
Analisis Pengenalan Teknik Media Ecoprint Berbahan Alam Untuk Menstimulasi Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Hani Mutiah, Nofida; Kristiana, Dian; 'Azam Muttaqin, Muhammad
Early Childhood Research Journal (ECRJ) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ecrj.v7i1.4264

Abstract

PAUD berfungsi sebagai wadah optimalisasi tumbuh kembang anak, salah satunya mendorong perkembangan motorik halus yang menunjang perkembangan kecakapan hidup anak. Tujuan dari kegiatan belajar melalui stimulasi ecoprint ini adalah untuk menganalisis fungsi perkembangan motorik halus menggunakan analisis kasus kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, penelitian dokumenter dan wawancara terhadap tiga informan yang dipilih melalui metode purposive sampling dan analisis data pada saat penjumlahan data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan yang mengembangkan motorik halus anak mulai berkembang sejak satu bulan, pembelajaran dirangsang dengan memukul menggunakan alat tutuk kayu, menempelkan benda pada lembaran kain, menggabungkan beberapa bunga dan daun, mengajarkan cara memegang alat dan melakukan tutuk yang benar dan mempelajari kegiatan serta menggunakan alat-alat unik. Evaluasi kinerja dilakukan dengan penilaian kinerja, observasi dan penugasan sesuai metrik yang telah ditentukan
Implementasi Prosedur Token Ekonomi Untuk Penanganan Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di Tk Yabunaya Purwodadi To Zahra Asegaf, Fatimah; Widyasari, Choiriyah
Early Childhood Research Journal (ECRJ) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ecrj.v7i1.5280

Abstract

Penelitian oinimerupakan penelitian deskriptif. Data dalam penelitian adalah Dalam penelitian yang akan di laksanakan ini, data primer adalah berupa informasi hasil pengamatan tentang perilaku anak IA, EAS, ATG saat pembelajaran di TK Ya Bunaya Purwodadi Kabupaten Grobogan mulai dari awal sampai proses penelitian dilaksanakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, wawancara dan diskusi terfokus/ focus group discoussion. Berdasarkan hasil dan pembahasan mengenai implementasi prosedur token ekonomi dapat memodifikasi perilaku anak hiperaktif di TK Ya Bunaya Purwodadi Kabupaten Grobogan pada Tahun pelajaran 2022/2023 dapat disimpulkan bahwa dalam implementasi prosedur token ekonomi terdapat tiga tahapan penting yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan dilakukan denganmengobservasi tingkah laku anak yang hiperaktif sehingga dapat menentukan prosedur penanganan yang akan dilakukan saat proses pembelajaran. Pelaksanaan dilakukan setelah perencanaan hal ini mengacu pada prosedur berupa SOP yang dibuat oleh kepala sekolah dan guru sehinggah dalam proses pembelajaran SOP ini akan lebih ditekankan dalam mengembangkan perilaku anak hiperakif kearah yang lebih positif. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan prosedur token ekonomi sehingga dapat memberikan umpan balik berupa perkembangan tingkah laku anak hiperaktif, hal ini dapat terlihat adanya perubahan tingkah laku akan menjadi lebih bisa mengontrol emosi dan anggota fisiknya, lebih bisa anteng, dan melakukan pembelajaran secara nyaman.
The Effects of Cultural Practices on Cognitive and Memory Development in Malawian Children: An Examination of Play, Screen Time, and Storytelling Traditions. Kayira, Mike
Early Childhood Research Journal (ECRJ) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ecrj.v7i1.5798

Abstract

Using secondary techniques, this study looks into the impact of cultural practices regarding play and screen time on cognitive development, as well as the relationship between cultural storytelling practices and memory development in Malawian children. The methodology consists of an in-depth literature review, secondary data analysis, meta-analysis, and content analysis. The data show that traditional play is highly valued in Malawi, positively impacting cognitive and social development, whereas increased screen usage, particularly in urban areas, has mixed cognitive outcomes. Data from national assessments and international surveys demonstrate that traditional play correlates with higher academic success, whereas excessive screen usage is associated with shorter attention spans and lower academic performance. Educational resources and policy documents emphasize the benefits of traditional play, but they lack detailed guidance for controlling screen use.Furthermore, the study investigates the link between storytelling traditions and memory formation. According to research, storytelling is extremely important in Malawian culture, and frequent storytelling activities dramatically improve memory recall and comprehension. Traditional folktales with intricate narratives and character arcs encourage cognitive engagement and memory formation. Comparative studies show that storytelling generally promotes cognitive development, but the exact effects differ by culture, with Malawian customs providing distinct cognitive demands.The study emphasises the need to incorporate storytelling into educational courses and blend traditional play with modern screen usage to promote cognitive development. Future studies should concentrate on focused interventions that maximise the benefits of cultural traditions within modern educational systems. This approach gives a strong foundation for understanding the specific objectives without the requirement for
Efektifitas Game Edukasi Belajar Hijaiyah Berbasis Android Dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Bagi Anak Usia 3-5 Tahun Wiratmoko, Galih; Mawsally, Dita Aluf; Faza, Firdaus Aulia; Kawuri, Gabriella Vindy
Early Childhood Research Journal (ECRJ) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ecrj.v7i1.8126

Abstract

Al’Quran merupakan pedoman hidup bagi umat Islam, Agar dapat memahami isi Al’quran perlu dilatih mulai dari mengenal huruf terlebih dahulu yaitu huruf hijaiyah. Tujuan penelitian ini untuk mengasilkan produk berupa game edukasi belajar huruf hijaiyah dalam rangka meningkatkan kemandirian belajar bagi anak usia 3-5 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan tujuan menghasilkanproduk yang telah diuji kelayakannya. Produk yang dihasilkan dari penelitian ini berupa aplikasi game edukasi dengan langkah penelitian yang mengacu pada desain pengembangan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengembangan aplikasi game edukasi untuk pengenalan huruf hijaiyah pada anak dikategorikan “Sangat Layak” dengan nilai rata-rata kelayakan sebesar 3,4 yang dihasilkan dari kuisioner. Aplikasi game edukasi "Belajar Hijaiyah" berbasis Android merupakan media yang efektif untuk meningkatkan kemandirian belajar bagi anak usia 3-5 tahun. Aplikasi ini dapat membantu anak belajar mengenal huruf hijaiyah, cara membaca huruf hijaiyah, dan cara menulis huruf hijaiyah secara mandiri. Aplikasi ini juga dapat membantu anak termotivasi belajar secara menyenangkan dan tidak membosankan.
Kreativitas Digital dalam Media Pembelajaran Sosial-Emosional Anak Dini Alivia, Revina; Kasandra, Revalina; Widyasari, Choiriyah Widyasari
Early Childhood Research Journal (ECRJ) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ecrj.v7i1.8768

Abstract

Social-emotional development is an important aspect in shaping young children's personality and interaction skills. In the digital era, technology-based media such as educational apps, animated videos and interactive games offer new opportunities to support children's social-emotional development. This research aims to analyze the role of digital creativity in early childhood social-emotional learning media and explore the challenges and solutions that can be applied to maximize the benefits of digital media. Using a qualitative descriptive method through a review of current literature, this study found that well-designed digital media can help children improve empathy, emotion management and communication skills. However, challenges such as the risk of exposure to inappropriate content and screen addiction require a collaborative approach between parents, educators and app developers. A blended learning approach is an effective solution by integrating digital learning experiences and in-person interactions. With wise supervision and appropriate content design, digital creativity can be an innovative tool in creating holistic learning that supports early childhood social-emotional development.

Page 1 of 1 | Total Record : 5