cover
Contact Name
Icol Dianto
Contact Email
icoldianto@uinsyahada.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldakwah1@gmail.com
Editorial Address
Jl. H. T. Rizal Nurdin KM.4,5 SIHITANG, Kota Padangsidimpuan, Provinsi Sumatera Utara, 22733
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Dakwah dan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 31108717     DOI : -
Fokus (Focus) dan Cakupan (Scope) Jurnal Dakwah dan Masyarakat meliputi: Ilmu Dakwah, Manajemen Dakwah, Metode Dakwah, Psikologi Dakwah, Media Dakwah, Sejarah Dakwah, Sosiologi Dakwah, Rijalud Dakwah, Efek Dakwah, Materi Dakwah, Dakwah Multikultural, Dakwah Lintas Iman, Dakwah Humanis, Dakwah Kontemporer, Gerakan Dakwah, dan Pemikiran Dakwah serta lingkup kajian dakwah yang belum terverifikasi dalam deskripsi ini.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Strategi Dakwah Dalam Membangun Kesadaran Masyarakat Akan Urgensi Pembayaran Zakat Nasution, Siti Arbiah
Jurnal Dakwah dan Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Dakwah dan Masyarakat
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Public awareness plays a crucial role in helping zakat managers effectively distribute zakat to those in need. To maximize the goals of da'wah, it is essential to have a well-planned strategy that outlines specific actions and efforts tailored to the unique context or environment. This study employs a descriptive and qualitative approach, using methods such as observation, interviews, and documentation to gather data. The da'wah strategy implemented by Baznas Kota Sungai Penuh focuses on engaging the community through family-oriented approaches, face-to-face interactions, and the use of social media. Consistent and comprehensive zakat outreach is vital to enhance understanding among the public, facilitating the smooth collection of zakat funds and fostering stronger relationships. The effective collection of zakat is key to improving the economic well-being of mustahik. Additionally, the process of zakat collection helps purify the minds of the muzakki, encouraging a deeper appreciation for sincerity in giving. Overall, raising awareness about zakat is essential in strengthening ukhuwah among individuals Abstrak Kesadaran masyarakat terhadap pengumpulan zakat memiliki peran penting dalam mempermudah pengelola zakat untuk menyalurkannya kepada mustahik. Untuk dakwah akan tercapai secara maksimal, diperlukan strategi dakwah yang terstruktur, mencakup cara dan langkah-langkah yang disesuaikan dengan kondisi dan lingkungan tertentu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Baznas Kota Sungai Penuh menerapkan strategi dakwah berupa pendekatan keluarga, interaksi langsung, serta pemanfaatan media sosial untuk meningkatkan sosialisasi zakat. Penyuluhan yang berkelanjutan mengenai zakat sangat diperlukan agar masyarakat dapat lebih memahami zakat, sehingga proses pengumpulan dana zakat berjalan dengan baik dan hubungan sosial semakin erat. Pengumpulan zakat juga berperan penting dalam mendukung ekonomi para mustahik. Selain itu, zakat yang terkumpul dapat membantu menyucikan hati dan pikiran, serta mengajarkan pentingnya keikhlasan kepada para muzakki. Pemahaman tentang zakat yang mendalam turut mempererat ukhuwah antar sesama.
Pengaruh Paham Ekstrim Wahhabi Terhadap Keharmonisan Bermasyarakat Harahap, Mulki Al-Farizi
Jurnal Dakwah dan Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Dakwah dan Masyarakat
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wahhabi ideology is a school of thought in Islam that prioritizes the purification of Islamic teachings by returning to a pure understanding in accordance with the Qor’an and Hadith, as believed by the founder of this school, Muhammad bin Abd al-Wahhab. However, Wahhabi ideology is often associated with extremism, especially in relation to intolerance towards different Islamic ideologies. This article aims to analyze the influence of extreme Wahhabi ideology on social harmony, by identifying the impacts in social, cultural and religious contexts. By using a qualitative approach and content analysis, this article concludes that a Wahhabi understanding that is too rigid can potentially trigger polarization in society, especially in heterogeneous communities. A narrow understanding of religion can worsen social tolerance, thereby threatening harmony between religious communities and between fellow Muslims. Abstrak Ideologi Wahhabi merupakan aliran pemikiran dalam Islam yang mengedepankan pemurnian ajaran Islam dengan kembali pada pemahaman yang murni sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadits, sebagaimana diyakini oleh pendiri aliran ini, Muhammad bin Abd al-Wahhab. Namun ideologi Wahhabi kerap dikaitkan dengan ekstremisme, terutama terkait intoleransi terhadap ideologi Islam yang berbeda. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ideologi Wahhabi ekstrem terhadap keharmonisan sosial, dengan mengidentifikasi dampaknya dalam konteks sosial, budaya, dan agama. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis konten, artikel ini menyimpulkan bahwa pemahaman Wahabi yang terlalu kaku berpotensi memicu polarisasi di masyarakat, terutama pada komunitas heterogen.
Peluang Memanfaatkan Media Sosial Facebook Pro Untuk Menghasilkan Keuntungan Bisnis Hasibuan, Muhammad Yusup
Jurnal Dakwah dan Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Dakwah dan Masyarakat
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Facebook Pro, as one of the largest social media platforms in the world, not only serves as a communication and entertainment but has also developed into a significant source of income for individuals and businesses. This study aims to explore the opportunities offered by Facebook Pro (formerly Facebook Business) as a profit-generating platform for small and medium-sized businesses (SMBs). By integrating advanced features offered by Facebook Pro, such as analytics, paid advertising, and e-commerce features, businesses can leverage the platform to expand market reach, increase customer engagement, and drive sales. The study used a qualitative approach with in-depth interviews with business owners who have used Facebook Pro, as well as secondary data analysis from case study reports. The research findings show that while Facebook Pro has great potential in optimizing digital marketing, the main challenges faced are lack of technical knowledge and reliance on frequently changing algorithms. This article discusses various ways to use Facebook Pro to make money, including digital marketing, product sales, affiliates, and content monetization. Through an analysis of the various features provided by this platform, this article aims to provide practical insights for users who want to utilize Facebook as a source of income today. Abstrak Facebook Pro, sebagai salah satu platform media sosial terbesar di dunia, tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi dan hiburan, namun juga telah berkembang menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi individu dan bisnis. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi peluang yang ditawarkan oleh Facebook Pro (sebelumnya Facebook Business) sebagai platform untuk menghasilkan laba bagi usaha kecil dan menengah (UKM). Dengan mengintegrasikan fitur-fitur canggih yang ditawarkan oleh Facebook Pro, seperti analitik, iklan berbayar, dan fitur e-commerce, bisnis dapat memanfaatkan platform tersebut untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan keterlibatan pelanggan, dan mendorong penjualan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dengan pemilik bisnis yang telah menggunakan Facebook Pro, serta analisis data sekunder dari laporan studi kasus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun Facebook Pro memiliki potensi besar dalam mengoptimalkan pemasaran digital, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan teknis dan ketergantungan pada algoritma yang sering berubah. Artikel ini membahas berbagai cara menggunakan Facebook Pro untuk menghasilkan uang, termasuk pemasaran digital, penjualan produk, afiliasi, dan monetisasi konten. Melalui analisis terhadap berbagai fitur yang disediakan platform ini, artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan praktis bagi pengguna yang ingin memanfaatkan Facebook sebagai sumber penghasilan saat ini.
Perilaku Komunikasi Interpersonal Pegawai Pengguna Judi Online Pulungan, Rika Amelia
Jurnal Dakwah dan Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Dakwah dan Masyarakat
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the interpersonal communication behavior of employees who use online gambling. Online gambling has become an increasingly common phenomenon in all circles, be it employees, students, and even society in general and its impact on interpersonal communication behavior is not yet fully understood. Qualitative research methods were used to collect data through interviews and observations of a number of employees who are actively involved in online gambling. The results of this study revealed that the interpersonal communication behavior of employees who use online gambling tends to be through gambling platforms, however, it was also found that online gambling can interfere with interpersonal communication in the real world, such as relationships with family, co-workers, and peers. Most respondents reported that they prefer communicating with fellow online gambling players rather than interacting with people around them. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara perilaku perjudian online dan komunikasi interpersonal dikalangan pegawai, dengan mempertimbangkan implikasi sosial dan psikologisnya. Penelitian ini berfokus pada analisis perilaku komunikasi interpersonal pegawai yang menggunakan judi online, mengingat fenomena ini semakin meluas di berbagai kalangan dan memerlukan pemahaman lebih mendalam tentang dampaknya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengumpulkan data mellaui wawancara dan observasi pada pegawai yang terlibat judi online. Tekhnik wawancara dan observasi digunakan dalam penelitian kualitatif ini untuk mengumpulkan data tentang pegawai yang berjudi online.analisis data menunjukkan bahwa aktifitas judi online memiliki efek signifikan terhadap perilaku komunikasi interpersonal pegawai, penelitian ini mengidentifikasi korelasi positif antara aktivitas judi online dan perubahan perilaku komnikasi interpersonal dikalangan pegawai. Penelitian menunjukkan peningkatan komunikasi online melalui platform judi namun juga menemukan dampak negatif terhadap komunikasi interpersonal diluar dunia maya. Hasil analisis mengindikasi bahwa judi online meningkatkan interkasi online tetapi mengurangi kualitas hubungan interpersonal. Hasil survei menunjukkan preferensi responden untuk berkomunikasi dengan sesama pemain judi online dibandingkan dengan interaksi sosial langsung. sebagian besar responden lebih memilih interaksi virtual dengan pemain judi online daripada berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Analisis Media Sosial Terhadap Pola Komunikasi Remaja Di Era Digital Rambe, Rosmayani
Jurnal Dakwah dan Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Dakwah dan Masyarakat
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research The use of social networks or what is now familiarly known as social media can no longer be separated from the lives of teenagers, in a modern era filled with advances in information technology, social media has become one of the phenomena that dominate the lives of teenagers around the world. Teenagers spend significant time in online interactions through social media platforms such as Instagram, Twitter, Facebook, WhatsApp Tiktok, and so on. The digital age has brought various good changes as a positive impact that can be used as well as possible. But, besides that, there are also negative impacts that can harm many of its users. This study aims to analyze how social media affects the way teenagers communicate in this day and age, and the positive or negative impacts both in terms of education, teenagers' skills in using social media and their mental health, using a qualitative-descriptive method. The data sources are primary and secondary, data obtained from secondary data, including, books, scientific articles and theses related to this research. Techniques in data collection are carried out by observation, interviews, and documentation to adolescents as active users on social media. Hopefully this research can provide a better understanding of the use of social media and is more utilized to the many positive impacts than negative. Abstrak Penelitian Penggunaan jaringan sosial atau yang kini telah akrab dikenal sebagai media sosial yang tidak dapat lagi dipisahkan dari kehidupan remaja, dalam era modern yang dipenuhi dengan kemajuan teknologi informasi, media sosial telah menjadi salah satu fenomena yang mendominasi kehidupan remaja di seluruh dunia. Remaja menghabiskan waktu yang signifikan dalam interaksi online melalui platform media sosial seperti Instagram, Twitter, Facebook, whatsapp Tiktok, dan lain sebagainya. Zaman digital sudah membawa berbagai perubahan yang baik sebagai dampak positif yang bisa pergunakan sebaik-baiknya. Tetapi,  disamping itu, terdapat juga dampak negatif yang bisa  merugikan banyak  penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media sosial mempengaruhi cara berkomunikasi remaja di zaman sekarang ini, dan dampak  positif atau  negatif baik dari segi pendidikan, keterampilan remaja mengunakan media sosial dan kesehatan mentalnya, dengan memnggunakan metode kualitatif-deskriptif. Sumber datanya dari primer dan sekunder, data yang diperoleh dari data sekunder, termasuk, buku,  artikel ilmiah dan  skripsi  terkait dengan penelitian ini. Tekhnik dalam pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada remaja  sebagai pengguna aktif di media sosial. Semoga dengan Penelitian ini bisa memberikan pemahaman yang lebih baik terkait  penggunaan media sosial dan lebih  dimanfaatkan kepada  banyak dampak positif  dari pada negatif.
Komunikasi Islami sebagai Kunci Mengatasi Krisis Relasi Orang Tua dan Anak Lubis, Eva Riyanty
Jurnal Dakwah dan Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Dakwah dan Masyarakat
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The moral crisis affecting modern society has significantly influenced the relationship between parents and children. This is often marked by increasing conflicts and a lack of effective communication. Islamic communication offers a strategic solution to improve family relationships. This study aims to analyze the role of Islamic values in fostering harmonious communication between parents and children as an effort to address the crisis in family relationships. Using a qualitative approach and literature review, the study highlights the concept of Islamic communication based on values of faith, justice, compassion, and responsibility. The findings show that the application of Islamic communication principles, such as consultation, respect for rights and obligations, can create a conducive family environment, reduce potential conflicts, and strengthen emotional bonds. The study recommends enhancing Islamic communication literacy within families as a step toward building a more harmonious and moral generation.   Abstrak Krisis moralitas yang melanda masyarakat modern telah memengaruhi hubungan antara orang tua dan anak. Hal ini sering kali ditandai dengan meningkatnya konflik dan kurangnya komunikasi yang efektif. Komunikasi Islami menawarkan solusi strategis untuk memperbaiki relasi dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran nilai-nilai Islam dalam membangun komunikasi yang harmonis antara orang tua dan anak sebagai upaya mengatasi krisis hubungan keluarga. Menggunakan pendekatan kualitatif dan studi literatur, penelitian ini menyoroti konsep komunikasi Islami yang berlandaskan nilai keimanan, keadilan, kasih sayang, dan tanggung jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan komunikasi Islami, seperti prinsip musyawarah, penghargaan terhadap hak dan kewajiban dapat menciptakan lingkungan keluarga yang kondusif, mengurangi potensi konflik dan memperkuat ikatan emosional. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi komunikasi Islami dalam keluarga sebagai langkah untuk membangun generasi yang lebih harmonis dan bermoral.
Sistem Komunikasi Interpersonal Masyarakat Perkotaan di Era Digital Siregar, Nurul Mursida
Jurnal Dakwah dan Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Dakwah dan Masyarakat
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The digital era takes us to another dimension of life, where technology today is no longer an additional aspect, but has become everyone's primary need. The development of times and technology is very fast as time goes by, if in the past the communication process for each person had to occur only through face-to-face meetings, it even took a long time to carry out the communication process, but since the advent of digital technology, interpersonal communication also continues but with digital communication terms. This research aims to examine the phenomena that occur due to changes in face-to-face communication behavior or interpersonal communication, especially in urban communities in the current digital era. In urban communities, the development of digital technology is felt very rapidly when compared to other communities outside urban areas. So the interpersonal communication process slowly begins to decrease. Interpersonal communication or it could also be said to be interpersonal communication is a communication process that occurs between people face to face, which allows each participant in the communication to immediately capture other people's reactions directly, both verbally and non-verbally. In the current digital era, it will provide a different atmosphere, where the process of interpersonal communication can be replaced by digital communication which causes the intensity of each person to meet to be reduced, especially in urban communities. Era digital membawa kita berada di dimensi lain kehidupan, dimana tekonologi di masa sekarang tidak lagi sebagai aspek tambahan, namun sudah menjadi kebutuhn primer setiap orang. Perkembangan zaman dan teknologi sangat cepat seiring berjalannya waktu, jika pada zaman dahulu proses komunikasi setiap orang harus terjadi hanya dengan pertemuan secara langsung bahkan membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk melakukan proses komunikasi tersebut, namun sejak adanya tekonologi digital, komunikasi interpersonal juga tetap berjalan, namun dengan istilah komunikasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengupas fenomena yang terjadi atas perubahan perilaku komunikasi tatap muka atau komunikasi interpersonal khususnya di masyarakat perkotaan di era digital saat ini. Pada masyarakat perkotaan perkembangan tekonologi digital sangat pesat dirasakan jika dibandingan dengan masyarakat lainnya diluar wilayah perkotaan. Sehingga proses komunikasi interpersonal perlahan mulai berkurang. Komunikasi interpersonal atau bisa juga dikatakan komunikasi antarpribadi ialah proses komunikasi yang terjadi antar orang secara tatap muka, yang memungkinkan setiap peserta komunikasi tersebut langsung menangkap reaksi orang lain dengan langsung baik secara verbal maupun non verbal. Di era digital saat ini akan memberikan suasana yang berbeda, dimana proses komunikasi interpersonal tersebut dapat digantikan dengan komunikasi digital yang menyebabkan intensitas tiap orang untuk bertemu semakin berkurang khususnya masyarakat perkotaan.
Tren Pemasaran Produk Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Melalui Media Sosial Tiktok Rinaldi, Iwan
Jurnal Dakwah dan Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Dakwah dan Masyarakat
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital, media sosial telah menjadi salah satu alat pemasaran yang sangat efektif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar mereka. Penelitian ini berfokus pada tren pemasaran produk UMKM melalui media sosial, dengan studi kasus khusus pada platform TikTok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas TikTok sebagai sarana pemasaran bagi UMKM, mengidentifikasi strategi konten yang paling menarik bagi konsumen, dan mengeksplorasi dampaknya terhadap penjualan dan brand awareness. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap pelaku UMKM dan analisis konten dari akun-akun UMKM yang aktif di TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok efektif dalam meningkatkan keterlibatan konsumen melalui konten video pendek yang kreatif, terutama dengan memanfaatkan tren dan hashtag populer yang dapat memperluas jangkauan audiens. Fitur TikTok seperti "For You Page" (FYP) memungkinkan UMKM menjangkau konsumen potensial secara lebih luas, bahkan di luar wilayah lokal. Kolaborasi dengan influencer TikTok terbukti dapat meningkatkan visibilitas dan daya tarik produk. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok memiliki potensi besar sebagai platform pemasaran yang efektif bagi UMKM dalam membangun brand awareness dan meningkatkan penjualan, terutama bagi mereka yang mampu beradaptasi dengan karakteristik unik konten TikTok yang kreatif dan berbasis tren.
Mengelola Konflik Dalam Komunikasi Online: Etika dan Keamanan di Dunia Digital Matondang, Ahmad Sultoni
Jurnal Dakwah dan Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Dakwah dan Masyarakat
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the forms of conflict that arise in online communication and examine the role of digital ethics and security as strategies for creating a healthy and safe digital communication space. The method used is qualitative through content analysis and in-depth interviews with five informants selected using purposive sampling, including active social media users, digital community moderators and communications experts. Data was collected from various digital platforms indicating conflicts, ethical violations and security threats, then analyzed using thematic analysis techniques. The research results show that conflict in online communication is triggered by the loss of non-verbal cues, anonymity, differences in values, gaps in response time, and low digital literacy. Digital ethics, such as honesty, respect, responsibility and preservation of privacy, have proven to play an important role in mitigating conflict, while digital security contributes to protecting users from cyber risks. This research implies the need to strengthen digital literacy, community guidelines, and moderation policies to build a more ethical, safe, inclusive, and constructive communication environment in the digital era. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk konflik yang muncul dalam komunikasi online serta mengkaji peran etika digital dan keamanan sebagai strategi untuk menciptakan ruang komunikasi digital yang sehat dan aman. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui analisis konten dan wawancara mendalam terhadap lima informan yang dipilih secara purposive sampling, meliputi pengguna aktif media sosial, moderator komunitas digital, dan ahli komunikasi. Data dikumpulkan dari berbagai platform digital yang menunjukkan adanya konflik, pelanggaran etika, dan ancaman keamanan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dalam komunikasi online dipicu oleh hilangnya isyarat non-verbal, anonimitas, perbedaan nilai, kesenjangan waktu respons, serta rendahnya literasi digital. Etika digital, seperti kejujuran, rasa hormat, tanggung jawab, dan pemeliharaan privasi, terbukti berperan penting dalam meredam konflik, sedangkan keamanan digital berkontribusi pada perlindungan pengguna dari risiko siber. Penelitian ini mengimplikasikan perlunya penguatan literasi digital, pedoman komunitas, dan kebijakan moderasi untuk membangun lingkungan komunikasi yang lebih etis, aman, inklusif, dan konstruktif di era digital.
Dampak Resiko Berkomunikasi di Media Sosial di Kalangan Remaja Pasaribu, Deby Indah Armayanti
Jurnal Dakwah dan Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Dakwah dan Masyarakat
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the communication risks faced by adolescents in social media by highlighting the roles of self-disclosure, digital literacy, and parental mediation in influencing the emergence of such risks. The analysis was conducted through a systematic literature review of seven empirical studies published between 2006 and 2024, focusing on patterns of adolescent communication risks across various social media platforms. The findings reveal that the main types of risks include sexual exploitation, cyberbullying, and misuse of personal data. Contributing factors that increase these risks are adolescents’ excessive self-disclosure, limited digital literacy, and a lack of parental supervision and mediation. Preventive efforts can be implemented by enhancing awareness of privacy and online risks, strengthening digital literacy, and promoting active and educational parental mediation. This study contributes to the development of digital communication ethics among adolescents and provides a foundation for future research on safe and responsible communication strategies in social media. Penelitian ini menelaah risiko komunikasi remaja di media sosial dengan menyoroti peran keterbukaan diri, literasi digital, dan mediasi orang tua dalam memengaruhi munculnya risiko tersebut. Kajian dilakukan melalui telaah literatur sistematis terhadap tujuh penelitian empiris yang diterbitkan antara tahun 2006 hingga 2024, yang berfokus pada pola risiko komunikasi remaja di berbagai platform media sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis risiko utama yang muncul meliputi eksploitasi seksual, perundungan siber (cyberbullying), dan penyalahgunaan data pribadi. Faktor-faktor yang memperbesar risiko antara lain sifat naif remaja dalam membuka diri secara berlebihan, rendahnya kemampuan literasi digital, serta kurangnya pengawasan dan mediasi orang tua. Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan meningkatkan kesadaran terhadap privasi dan risiko berinternet, memperkuat literasi digital, serta mendorong mediasi orang tua yang bersifat aktif dan edukatif. Kajian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan etika komunikasi digital di kalangan remaja serta menjadi dasar bagi penelitian lanjutan mengenai strategi komunikasi yang aman dan bertanggung jawab di media sosial.

Page 1 of 2 | Total Record : 13