cover
Contact Name
Indria Nurfadanti
Contact Email
jiksi.iitss@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiksi.iitss@gmail.com
Editorial Address
Jl.Tegal Binangun Perumahan PJP 99 No.F5 Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKSI)
ISSN : -     EISSN : 27211193     DOI : https://doi.org/10.61346/jiksi.v1i1.26
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKSI) is a peer-reviewed journal devoted to publishing multidisciplinary issues in computer science, information systems, and technology innovation both in Indonesia and around the world. JIKSI is a triannual, open access, peer-reviewed, and international e-journal, published in Indonesia. We accept unpublished, high quality, and original research manuscripts in English, resulting primarily from quantitative, qualitative, and mixed research methodologies related to or associated with computer science, information systems, and technology applications. JIKSI is published three times per year by the Institute of Information Technology and Social Science (IITSS). All research articles appearing in JIKSI have undergone a thoroughly blind peer-review.
Articles 92 Documents
Pemantauan Email dan Akses Internet: Studi Litratur Permasalahan Etika Pada Teknologi Informasi Diaz Abdul Khoir
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi |JIKSI| Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKSI)
Publisher : Institute of Information Technology and Social Science (IITSS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61346/jiksi.v3i2.131

Abstract

Pentingnya melacak aktivitas online pengguna, termasuk email dan kebiasaan menjelajah web mereka, semakin meningkat di industri TI. Berbagai aspek penggunaan TI dalam berbagai lingkungan dibahas dalam literatur tentang etika TI. Publik, bisnis, dan institusi pendidikan hanyalah beberapa dari sekian banyak bidang yang sangat terpengaruh oleh praktik pelacakan email dan penggunaan internet, menurut studi terkait. Masalah etika dan faktor-faktor lain seputar penggunaan teknologi informasi telah menjadi subjek dari beberapa penelitian yang berfokus pada pemantauan email dan akses internet. Penelitian-penelitian ini menunjukkan bahwa ada banyak faktor teknologi, etika, dan sosiologis yang perlu dipertimbangkan ketika memantau penggunaan email dan internet. Penelitian-penelitian ini menjelaskan dinamika pemantauan email dan akses internet dalam situasi yang berbeda, yang sangat penting untuk memahami semakin pentingnya etika TI dalam situasi ini.
Penggunaan Media Sosial untuk Meningkatkan Layanan Pelanggan Pada Prodi Baru di Universitas Prabumulih Resky Klarasasati
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi |JIKSI| Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKSI)
Publisher : Institute of Information Technology and Social Science (IITSS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61346/jiksi.v3i2.133

Abstract

Perkembangan teknologi yang cukup pesat telah membawa pada peradaban baru, lembaga atau perusahaan berlomba-lomba meningkatkan pelayanan dengan memanfaatkan teknologi informasi. Pemanfaatan teknologi informasi cenderung diidentikkan kepada perumusan pekerjaan yang lebih cepat, akurat, efektif dan efisien baik dari segi waktu maupun biaya [1]. Menurut Chaffey dan Ellis dalam Manzoor et al. (2020) internet merupakan bagian terpenting dari teknologi yang telah memengaruhi perubahan perilaku individu di dalam melakukan aktivitas. Indonesia merupakan salah satu negara dengan pengguna internet terbesar di dunia yang mana pada bulan Januari tahun 2022 mencapai 204,7 juta pengguna. Selain itu, terdapat pengguna aktif media sosial di Indonesia sebanyak 191,4 juta pengguna yang telah meningkat 12,6% antara tahun 2021 dan 2022 serta dapat diasumsikan jumlah tersebut terus meningkat setiap tahunnya (Kemp, 2022).Maka dengan banyaknya pengguna media sosial hal ini sebagai acuan sebagai sarana promosi kampus Universitas Prabumulih untuk meningkatkan mahasiswa di prodi baru, karena kampus Universitas Prabumulih memiliki 3 fakultas diantaranya fakultas ilmu ekonomi dan bisnis memiliki prodi manajemen, akuntansi dan prodi baru digital bisnis, fakultas teknik memiliki prodi teknik tambang dan prodi baru teknik lingkungan serta fakultas ilmu komputer memiliki prodi sistem informasi, komputerisasi dan prodi baru informatika. Universitas Prabumulih merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang ada di kota prabumulih, selain itu lokasi kampus strategis, biaya perkuliahan terjangkau kondisi seperti ini merupakan peluang besar yang dapat dimanfaatkan oleh Universitas Prabumulih dalam hal mendapatkan banyak calon mahasiswa. Berdasarkan hal tersebut, pemasaran media sosial yang digunakan sebagai sarana promosi melalui media sosial yaitu Instagram (IG), dan Facebook maka hal ini di perlukan pengukuran kualitas layanan, tingkat kegunaan sistem, kualitas informasi, kualitas interaksi, serta kepuasan pengguna sehingga mendapatkan hasil persentase media sosial yang memiliki nilai tinggi digunakan sebagai sarana promosi.Dari pernyataan diatas tentunya memerlukan pengukuran kualitas Penggunaan Media Sosial untuk Meningkatkan Layanan Pelanggan pada prodi baru dilingkungan Universitas Prabumulih hal ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kegunaan sistem, kualitas informasi, kualitas interaksi, serta kepuasan pengguna, maka untuk mencapai hal itu metode yang diambil oleh peneliti adalah metode Webqual 4.0.
Peranan Data Warehouse, Software, dan Brainware Terhadap Pengambilan Keputusan (Literature Review Executive Support Sistem For Business) Yosef Estrada Yosef
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi |JIKSI| Vol. 1 No. 3 (2020): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKSI)
Publisher : Institute of Information Technology and Social Science (IITSS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61346/jiksi.v1i3.135

Abstract

In decision-making activities, a manager needs information, because with information, effective and efficient problem solving will be achieved in meeting existing needs. Information systems can streamline and speed up reaction times to environmental changes, and help companies achieve competitiveness. This software (DSS application) functions in giving commands to the computer, so that the computer functions optimally - in sync with the user's wishes. Meanwhile, a data warehouse is a centralized and integrated place for storing company or institutional data, and is arranged in such a way that it really supports the decision-making process, by providing input to application software. An application software requires a data warehouse in order to carry out the process accurately. Reliable and professional brainware will streamline all business interests, with support for every decision. Every business actor always competes with other business actors. The use of information technology, in this case a decision support system, is strategic because it is used not only for company operations but also to win the competition. The role of information systems in a company is important because of its ability to assist management in the process of making economic decisions. Keyword: Data Warehouse, Software, Brainware dan pengambilan keputusan.
The The Influence of Pornographic Content on User Comfort on Twitter at Startup Qualitiva.id: Pengaruh Konten Pornografi Pada Kenyamanan Pengguna Twitter Di Startup Qualitiva.id Ridho Amanatullah; Edi Surya Negara
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi |JIKSI| Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKSI)
Publisher : Institute of Information Technology and Social Science (IITSS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61346/jiksi.v3i3.141

Abstract

Social media, especially Twitter, has evolved into a focal point for the exchange of information and social interaction in the era of globalization and digital connectivity. While providing a platform for communication and knowledge sharing, the presence of pornographic content on Twitter poses significant challenges. This phenomenon gives rise to ethical dilemmas and fundamental questions regarding its impact on productivity, morality, and organizational culture. This study aims to investigate the influence of pornographic content on the comfort of Twitter users in Startup Qualitiva.id, utilizing the Webqual 4.0 method and Probability Sampling data collection technique, resulting in 43 respondents. Based on the conducted testing, it can be concluded that Twitter's filtration of pornographic content remains notably weak, and stricter policies are necessary to ensure user comfort, particularly in the work environment of Qualitiva.id, which, while relatively clean, is still contaminated by the frequent appearance of pornographic content on Twitter.
the Perlindungan Privasi dan Data Pribadi Konsumen Pada Online Marketplace Qualitva.id: Protection of Consumer Privacy and Personal Data on the Qualitva.id Online Marketplace M Guntur Guntur
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi |JIKSI| Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKSI)
Publisher : Institute of Information Technology and Social Science (IITSS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61346/jiksi.v3i3.142

Abstract

The online market system is one form of development in e-commerce activities. The online market system provides facilities for shopping online with various services aimed at making it easier for online consumers or e-consumers. However, on the other hand, services that make this easier also carry potential threats to personal data and online consumer privacy. This research focuses on discussing personal data protection and privacy for e-consumers in online market systems, using normative or legal research methods. The research approaches used include the Statute Approach, Conceptual Approach, Case Approach, and Comparative Approach. The research results show that the development of e-commerce in Indonesia has experienced rapid progress, supported by state initiatives such as the "1000 technopreneur" program and other programs that support the birth of new start-ups. However, to operate effectively, adequate legal protection, especially regarding consumer privacy rights, is a necessity. Within the national regulatory framework, there are laws such as Law Number 11 of 2008 concerning ITE and PP Number 28 of 2012 concerning the Implementation of Electronic Systems and Transactions. With this regulation, the Ministry of Communication and Information (Kemenkominfo) can register and collect data on e-commerce business actors. This process involves profiling and database reports to prevent consumers from potential fraud that may be carried out by irresponsible parties.
KOMPUTASI PENERAPAN KOMPUTASI HIJAU DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH DAN PERUSAHAAN BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI: PENERAPAN KOMPUTASI HIJAU DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH DAN PERUSAHAAN BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI Heri Warni
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi |JIKSI| Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKSI)
Publisher : Institute of Information Technology and Social Science (IITSS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61346/jiksi.v3i3.144

Abstract

Komputasi hijau merupakan studi dan pelaksanaan dari suatu desain, pembuatan, penggunaan, pengolahan dari perangkat-perangkat teknologi informasi dan komunikasi dengan cara yang efektif dan efisien yang berdampak kecil terhadap lingkungan. Jika konsep tersebut dilaksanakan akan membantu instansi atau perusahaan dalam menekan biaya pengeluaran sumber daya untuk infrastruktur ITnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dari upaya penerapan komputasi hijau di lingkungan pemerintahan dan sektor bisnis terutama di bidang TIK. Pengumpulan datanya dilakukan dengan diskusi kelompok terarah/focus group discussion, dengan perwakilan pada kedua elemen instansi tersebut (pemerintahan dan bisnis). Selanjutnya dilakukan observasi di setiap instansi yang menjadi sampel penelitian untuk melihat penerapan konsep komputasi hijau yang ada. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan dari kedua elemen tersebut terlihat berbeda pada setiap faktornya. Perbedaan pola kerja, tingkat pengetahuan, kebijakan sampai dengan infrastruktur dari kedua elemen tersebut membuat penerapan konsep komputasi hijau pada kedua lingkungan kerja terlihat berbeda
Internet Sehat Khusus Anak-Anak: Studi Literatur Permasalahan Etika Pada Teknologi Informasi Niza Tadzkiratun Nafisah
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi |JIKSI| Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKSI)
Publisher : Institute of Information Technology and Social Science (IITSS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61346/jiksi.v3i3.145

Abstract

Anak-anak memiliki akses luas ke media di abad milenium ini. Dapat dikatakan bahwa sebagian besar anak terhubung dengan media, terutama internet. Televisi bukan lagi medium utama yang digunakan oleh anak-anak untuk mendapatkan hiburan, melainkan telah digantikan oleh internet. Beban informasi yang diterima oleh anak-anak seharusnya disertai dengan informasi yang baik yang dapat mereka saring. Internet yang sehat untuk anak-anak adalah panduan yang seharusnya digunakan sebagai referensi bagi orang tua dalam memfasilitasi anak-anak mereka untuk berselancar di internet. Hal ini dimaksudkan agar anak-anak dapat menyaring informasi yang benar-benar dibutuhkan untuk mereka.
Perlindungan Privasi dan Hukum Terhadap Penggunaan Fintech Ovo Novita Anggraini
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi |JIKSI| Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKSI)
Publisher : Institute of Information Technology and Social Science (IITSS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61346/jiksi.v3i1.147

Abstract

Penelitian ini akan mengkaji tentang upaya perlindungan privasi dan hukum berdasarkan studi literatur permasalahan etika pada teknologi informasi. Topik ini sangat menarik untuk menjadi bahan kajian, karena sangat marak terjadi permasalahan beretika dalam teknologi informasi, maka dari itu perlu adanya upaya perlindungan lebih serius lagi, agar tidak terjadi penyalahgunaan yang berakhir dengan tindak pidana. Metode penelitian hukum normatif diterapkan dalam penelitian ini, yang akan memfokuskan untuk mengkaji sumber kepustakaan seperti buku, literatur, jurnal-jurnal, dan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa, penegakkan hukum atas perlindungan privasi terhadap data pribadi belum sepenuhnya optimal, dilihat dari masih banyaknya kasus-kasus yang marak terjadi belakangan ini. Pilar hukum sudah ada dan yang menjadi harapan kita bersama, yaitu penegakkan hukum tersebut dapat dilakukan secara maksimal, agar tidak terjadi lagi permasalahan etika pada teknologi informasi yang dapat mengakibatkan kerugian.
Strategi Dan Penanggulangan Tindakan Perundungan Siber Di Sosial Media Sri Tari Utami
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi |JIKSI| Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKSI)
Publisher : Institute of Information Technology and Social Science (IITSS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61346/jiksi.v3i1.150

Abstract

The development of information technology and internet penetration has brought about significant changes in social interaction patterns, with social media becoming the main platform for bold interactions. However, the phenomenon of cyberbullying on social media is becoming an increasingly deep and disturbing issue that continues to have a negative impact on the individuals involved. The Indonesian government has responded seriously to this problem by launching various initiatives, including social media awareness campaigns, to prevent and reduce cyberbullying. This research aims to investigate in depth strategies and countermeasures for cyberbullying on social media. The phenomenon of cyber bullying is not only influenced by internal individual factors, but also by external factors such as the environment, technology and social organizations. In this context, this research will analyze the impact of these factors and formulate effective prevention strategies using a literature review method to analyze a number of aspects that are closely related to bullying on social media to build a deep understanding of good behavior in the digital world. . . With this understanding, Indonesia is expected to be able to reflect the values and norms that apply in maintaining a safe and inclusive digital environment. The research results show that internal factors such as personal initiative and external factors such as the environment and technology play a role in triggering bullying on social media. Prevention can be done through improving ethical behavior on the internet, activating the role of parents, socialization and anti-bullying education activities by the police, and anti-bullying campaigns by social organizations.
Sistem Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika Berbasis Website Intan Ramadhona
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi |JIKSI| Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKSI)
Publisher : Institute of Information Technology and Social Science (IITSS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61346/jiksi.v3i1.152

Abstract

In the rapidly evolving landscape of information technology, local governments, such as Palembang City Communication and Information Office (Diskominfo), must continually adapt to enhance efficiency and public service quality. Recognizing this, Diskominfo aims to implement a web-based information system, acting as a solid foundation for managing departmental activities and improving government-citizen interaction. However, challenges arise in reactivating and redesigning the Palembang website. Acknowledging the last active site in 2020, accurate updates reflecting policy changes are crucial. Navigating dynamic government and technology landscapes poses challenges in aligning information. Addressing website technology and security updates demands substantial resources, including budget and technical expertise. Effective public engagement requires a mature communication strategy. Collaborating with internal and external stakeholders poses management and coordination challenges. Thorough preparation is essential for success. The proposed solution involves a comprehensive audit for accurate updates, technology and security planning, and collaboration for a modern, user-friendly design. In conclusion, addressing content updates, technological enhancements, and communication strategies ensures the success of reactivating and redesigning the Diskominfo Palembang website, promising improved public engagement and information access.

Page 4 of 10 | Total Record : 92