Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary
The aims of this journal is to provide a venue for academicians, researchers, and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deals with a broad interdisciplinary range of topics in the fields of Technology, Engineering, Strategy, Finance, Accounting, Marketing, Human Resources, Communications, Law, Psychology, Health, Environment, Security, Public Policy, and another section related contemporary issues in achieving United Nations Sustainable Development Goals.
Articles
67 Documents
Analisis Penerapan Konsep Green Building pada Bangunan Perkantoran untuk Efisiensi Energi dan Kenyamanan Kerja
Mulyadi Hendra
Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary Vol. 1 No. 1 (2025): KONSULI: Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary
Publisher : PT Konsuli Corpora Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sektor bangunan gedung merupakan salah satu konsumen energi terbesar di wilayah perkotaan, yang berkontribusi signifikan terhadap emisi karbon global melalui penggunaan sistem tata udara dan pencahayaan buatan. Penerapan konsep bangunan hijau ( green building ) muncul sebagai solusi strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang sehat bagi penghuninya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan kriteria bangunan hijau pada gedung perkantoran di Surabaya dalam mereduksi intensitas konsumsi energi (IKE) dan pengaruhnya terhadap tingkat kenyamanan termal karyawan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif evaluatif dengan melakukan audit energi dan survei persepsi kenyamanan termal pada 80 responden di sebuah gedung perkantoran bersertifikasi hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gedung tersebut berhasil mencapai penghematan energi sebesar 32% dibandingkan standar bangunan konvensional, dengan tingkat kepuasan kenyamanan termal berada pada kategori 'Nyaman' (p<0.05). Disimpulkan bahwa integrasi desain pasif dan sistem otomasi bangunan tidak hanya menurunkan biaya utilitas tetapi juga berpotensi meningkatkan produktivitas kerja melalui kualitas lingkungan dalam ruang yang lebih baik.
Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Banjir Rob di Kawasan Pesisir Semarang
Krisna Rahayu Hartono;
Endang Setiawan
Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary Vol. 1 No. 1 (2025): KONSULI: Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary
Publisher : PT Konsuli Corpora Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Banjir rob merupakan ancaman laten bagi keberlangsungan pemukiman di kawasan pesisir Semarang akibat kombinasi kenaikan muka air laut dan penurunan muka tanah (land subsidence). Masyarakat yang tinggal di zona merah bencana dituntut memiliki kapasitas kesiapsiagaan yang tinggi untuk meminimalisir risiko kerugian materiil maupun psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat di Kelurahan Bandarharjo dalam menghadapi banjir rob ditinjau dari dimensi pengetahuan, rencana tanggap darurat, dan mobilisasi sumber daya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain survei silang ( cross- sectional) pada 100 kepala keluarga yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks kesiapsiagaan masyarakat secara umum berada pada kategori 'Hampir Siap' (62,5), dengan skor terendah pada aspek rencana tanggap darurat formal (p<0.05). Disimpulkan bahwa meskipun masyarakat memiliki pengetahuan yang baik mengenai risiko bencana, internalisasi prosedur penyelamatan secara kolektif masih lemah, sehingga diperlukan penguatan kelembagaan tingkat rukun tetangga untuk meningkatkan resiliensi komunitas pesisir. Faktor eksternal turut mempengaruhi dinamika fenomena yang diteliti.
Analisis Pengelolaan Limbah Medis B3 pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama di Kabupaten Sidoarjo
Suparno
Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary Vol. 1 No. 1 (2025): KONSULI: Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary
Publisher : PT Konsuli Corpora Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peningkatan volume limbah medis Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) menuntut sistem pengelolaan yang rigid guna mencegah risiko pencemaran lingkungan dan penularan penyakit infeksius. Di Kabupaten Sidoarjo, pertumbuhan jumlah Puskesmas dan klinik swasta tidak selalu dibarengi dengan kesiapan infrastruktur pengelolaan limbah yang sesuai standar regulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepatuhan pengelolaan limbah medis B3 di FKTP berdasarkan parameter reduksi, pemilahan, penyimpanan, dan pengangkutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik observasi lapangan menggunakan lembar checklist standar Permen LHK No. 56 Tahun 2015 pada 15 FKTP sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan agregat berada pada angka 65,4%, dengan kendala utama pada aspek penyimpanan sementara yang melebihi batas waktu (p<0.05). Disimpulkan bahwa sistem pengelolaan limbah medis di tingkat primer masih memerlukan perbaikan pada koordinasi dengan pihak ketiga dan penyediaan sarana penyimpanan dingin (cold storage) untuk limbah infeksius. Rekomendasi praktis disusun berdasarkan temuan empiris yang telah divalidasi.
Analisis Dampak Sosial-Ekonomi Pembangunan Infrastruktur Jalan Lingkar terhadap Kesejahteraan Masyarakat Lokal
Endang Siregar;
Abdul Cahya Handayani
Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary Vol. 1 No. 1 (2025): KONSULI: Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary
Publisher : PT Konsuli Corpora Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembangunan infrastruktur transportasi berskala besar seperti jalan lingkar (ring road) sering kali dipandang sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi wilayah, namun dampak distribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat lokal di sepanjang koridor pembangunan masih menyisakan perdebatan. Transformasi penggunaan lahan dari agraris menjadi komersial memicu pergeseran mata pencaharian yang tidak selalu diikuti dengan kesiapan modal manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial- ekonomi pembangunan jalan lingkar terhadap tingkat pendapatan dan kohesi sosial masyarakat terdampak. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada kawasan pembangunan jalan lingkar di wilayah pinggiran Jember, melibatkan 15 informan kunci melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan jalan lingkar memberikan dampak positif pada peningkatan nilai aset tanah dan peluang usaha baru, namun di sisi lain menyebabkan degradasi interaksi sosial akibat fragmentasi fisik pemukiman. Disimpulkan bahwa keberlanjutan manfaat infrastruktur memerlukan kebijakan afirmatif pemerintah daerah untuk melindungi akses ekonomi warga lokal agar tidak terpinggirkan oleh penetrasi modal besar di koridor jalan baru.
Analisis Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dalam Mewujudkan Transformasi Birokrasi yang Berkelanjutan
Fadli Wijaya;
Toto Lestari;
Indah Rusadi
Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary Vol. 1 No. 1 (2025): KONSULI: Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary
Publisher : PT Konsuli Corpora Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Akselerasi teknologi informasi di sektor publik menuntut perubahan paradigma dari birokrasi konvensional menuju tata kelola digital yang efisien dan transparan melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Namun, implementasi SPBE di tingkat pemerintah daerah sering kali menghadapi hambatan struktural berupa rendahnya literasi digital aparatur dan ketidaksiapan infrastruktur teknologi yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi SPBE dalam mendorong transformasi birokrasi yang berkelanjutan serta mengidentifikasi faktor determinan keberhasilannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada instansi pemerintah daerah di Jawa Timur, melibatkan 12 informan kunci melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SPBE telah meningkatkan efisiensi prosedur administratif sebesar 30%, namun masih terkendala oleh ego sektoral antarlembaga (p<0.05). Disimpulkan bahwa keberlanjutan transformasi birokrasi digital memerlukan komitmen kepemimpinan yang kuat dan standarisasi sistem data terpadu guna menciptakan pelayanan publik yang responsif di era disrupsi. Keterbatasan penelitian ini terletak pada cakupan wilayah yang masih terbatas.
Strategi Pemasaran Digital bagi Pelaku UMKM Makanan Ringan di Wilayah Kabupaten Malang
Agus Rusadi
Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary Vol. 1 No. 2 (2025): KONSULI: Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary
Publisher : PT Konsuli Corpora Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan teknologi informasi telah mengubah lanskap persaingan industri makanan ringan secara signifikan, terutama bagi pelaku usaha kecil di wilayah penyangga perkotaan. Masalah ini menyebabkan terjadinya penurunan daya saing warung tradisional yang tidak mampu mengadopsi kanal distribusi digital guna menjangkau konsumen milenial yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran digital bagi pelaku UMKM makanan ringan di wilayah Kabupaten Malang dalam meningkatkan volume penjualan. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan melalui teknik observasi pasar digital dan wawancara mendalam terhadap 15 pemilik UMKM olahan keripik buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan konten visual kreatif pada platform TikTok dan optimalisasi fitur "Shop" pada media sosial terbukti mampu meningkatkan interaksi pelanggan hingga sebesar 45%. Tren menunjukkan bahwa testimoni pelanggan (e-WOM) menjadi faktor kunci dalam membangun kepercayaan konsumen baru terhadap produk lokal. Disimpulkan bahwa penguatan literasi pemasaran konten dan integrasi dengan sistem pembayaran digital menjadi faktor penentu utama dalam menjamin keberlanjutan bisnis UMKM secara berkelanjutan.
Evaluasi Program Pelatihan Kerja bagi Pengangguran di Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya
Soleh Panca Suherman
Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary Vol. 1 No. 2 (2025): KONSULI: Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary
Publisher : PT Konsuli Corpora Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tingginya angka pengangguran terdidik di wilayah perkotaan seringkali dipicu oleh adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan pendidikan formal dengan kebutuhan rill industri (mismatch). Masalah ini menyebabkan terjadinya pemborosan sumber daya manusia serta beban sosial ekonomi yang berat bagi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas kesejahteraan warga. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program pelatihan kerja bagi pengangguran yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan melalui teknik observasi lapangan dan wawancara mendalam terhadap 10 instruktur pelatihan serta 15 alumni program yang telah memasuki dunia kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan berbasis kompetensi teknis (hard skills) yang dipadukan dengan pendampingan kewirausahaan terbukti mampu meningkatkan keterserapan tenaga kerja sebesar 18% dalam satu tahun fiskal. Tren keberhasilan menunjukkan bahwa sinkronisasi kurikulum pelatihan dengan standar sertifikasi nasional menjadi faktor penentu utama kepercayaan industri. Disimpulkan bahwa penguatan jejaring kemitraan dengan sektor swasta dan digitalisasi sistem informasi lowongan kerja menjadi strategi krusial dalam mengoptimalkan output program pelatihan secara berkelanjutan.
Peran Koperasi Wanita dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga di Desa Pesisir Kalianget
Taufik Hadi Ramadhani
Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary Vol. 1 No. 2 (2025): KONSULI: Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary
Publisher : PT Konsuli Corpora Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemberdayaan ekonomi perempuan di wilayah pesisir seringkali terkendala oleh akses permodalan yang terbatas serta ketergantungan yang tinggi pada pendapatan musiman sektor perikanan. Masalah ini menyebabkan rendahnya stabilitas keuangan rumah tangga nelayan dan terbatasnya kemandirian ekonomi istri nelayan dalam mengelola usaha produktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Koperasi Wanita (Kopwan) dalam meningkatkan ekonomi keluarga di Desa Pesisir Kalianget, Kabupaten Sumenep. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan melalui teknik observasi lapangan dan wawancara mendalam terhadap 12 pengurus serta 15 anggota aktif koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyediaan layanan simpan pinjam dengan skema bunga rendah dan pendampingan manajemen keuangan terbukti mampu meningkatkan pendapatan keluarga sebesar 25%. Tren partisipasi menunjukkan bahwa koperasi bertindak sebagai jaring pengaman sosial saat musim paceklik tiba. Disimpulkan bahwa penguatan literasi perkoperasian dan diversifikasi unit usaha ritel desa menjadi faktor penentu utama dalam menjamin ketahanan ekonomi keluarga pesisir secara berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini dapat direplikasi pada konteks serupa.
Analisis Efektivitas Penagihan Pajak Bumi dan Bangunan di Wilayah Kecamatan Sukolilo
Joko Catur Raharjo
Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary Vol. 1 No. 2 (2025): KONSULI: Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary
Publisher : PT Konsuli Corpora Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Optimalisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan pilar utama dalam pembiayaan pembangunan daerah, namun efektivitas penagihannya seringkali terkendala oleh rendahnya kepatuhan wajib pajak dan kelemahan sistem administrasi di tingkat kecamatan. Masalah ini menyebabkan terjadinya tunggakan pajak yang cukup signifikan serta menghambat target Pendapatan Asli Daerah di wilayah urban yang berkembang pesat. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penagihan PBB di wilayah Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya guna merumuskan strategi optimalisasi yang tepat. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan melalui teknik observasi lapangan dan wawancara mendalam terhadap 10 petugas pemungut pajak dan 15 wajib pajak kategori perumahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem peringatan dini (early warning system) melalui surat teguran digital terbukti mampu meningkatkan respon pembayaran sebesar 22%. Tren kepatuhan menunjukkan bahwa kemudahan akses kanal pembayaran elektronik menjadi faktor pendorong utama bagi wajib pajak usia muda di kawasan Sukolilo. Disimpulkan bahwa penguatan validasi data subjek pajak dan intensifikasi sosialisasi sanksi administratif menjadi faktor penentu utama dalam menjamin keberlanjutan penerimaan pajak secara berkelanjutan.
Dampak Transformasi Digital Terhadap Struktur Pekerjaan dan Penyerapan Tenaga Kerja
Totok Adi Santoso
Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary Vol. 1 No. 2 (2025): KONSULI: Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary
Publisher : PT Konsuli Corpora Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Akselerasi transformasi digital di sektor industri telah memicu pergeseran fundamental dalam struktur permintaan tenaga kerja yang menekankan pada penguasaan kompetensi teknologi informasi. Masalah ini menyebabkan terjadinya risiko disrupsi lapangan kerja pada sektor- sektor konvensional serta kesenjangan keterampilan (skill gap) yang semakin lebar di kalangan angkatan kerja produktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak transformasi digital terhadap struktur pekerjaan dan penyerapan tenaga kerja di wilayah metropolitan. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan melalui teknik wawancara mendalam terhadap 10 pimpinan departemen sumber daya manusia dan analisis data tren ketenagakerjaan sektor jasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi telah mengurangi penyerapan tenaga kerja administratif sebesar 20%, namun menciptakan permintaan baru sebesar 35% pada bidang analisis data dan keamanan siber. Tren menunjukkan bahwa fleksibilitas pola kerja ( remote working ) menjadi faktor pendukung utama bagi efisiensi operasional perusahaan modern. Disimpulkan bahwa penguatan kurikulum pendidikan berbasis vokasi digital dan kebijakan perlindungan sosial adaptif menjadi faktor penentu utama dalam menjaga stabilitas pasar kerja secara berkelanjutan.