cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
https://jolens.org/index.php/jolens/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Law, Economics, and Engineering
ISSN : -     EISSN : 31235107     DOI : https://doi.org/10.31004
Scope The journal welcomes original research articles, case studies, reviews, and conceptual papers within, but not limited to, the following areas: 1. Law Regulation of technology and industrial innovation. Economic, business, and investment law. Legal aspects of energy, environment, and infrastructure. Law in digital transformation and technological advancement. 2. Economics Development, industrial, and technological economics. Public policy analysis and economic impact studies. Energy, environmental, and sustainability economics. Innovation, entrepreneurship, and the digital economy. 3. Engineering Industrial engineering and technology management. Technological innovation for sustainable development. Information systems, big data, and intelligent technologies in economics and law. Infrastructure, renewable energy, and environmental engineering. 4. Interdisciplinary Law and economics in technological development. Technology-based policy analysis. Ethics, security, and data protection in engineering contexts. Business models and regulation in the era of Industry 4.0 and Society 5.0.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2025)" : 5 Documents clear
Evaluasi Strategi 4P dalam Membentuk Persepsi Nilai (Studi Kasus: Pasien Apotek Nasruhan Ponorogo) Cinthya Yuniar; Adib Roshintama
Journal of Law, Economics, and Engineering Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Persepsi nilai merupakan proses individu (konsumen) memilih, mengorganisasi, dan menginterprestasi (memaknai) masukan - masukan informasi yang dapat menciptakan gambaran yang memiliki kebenaran personal dan memiliki arti-arti tertentu, sehingga dapat digunakan untuk mengevaluasi penerapan strategi 4P terhadap persepsi pasien. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan sampel menggunakan pasien yang datang berbelanja obat di apotek Nasruhan Ponorogo yang memenuhi kriteria inklus. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner persepsi pasien yang mencakup 4P yaitu produk, harga, lokasi, promosi. Berdasarkan hasil penelitian tentang Evaluasi Penerapan Strategi 4P Terhadap Pesepsi Pasien menunjukan bahwa kriteria yang paling sesuai dengan persepsi pasien yaitu kriteria produk (78,85%) kemudian kriteria harga (77%), ktiteria lokasi (76,55%), namun terdapat presentase terendah yaitu kriteria promosi (63,43%). Terdapat 37,7% pasien yang berpendapat bahwa promosi yang dilakukan di apotek Nasruhan masih tergolong kurang. Dari hasil data rata-rata persentase secara keseluruhan didapatkan hasil 73,95% maka strategi 4p yang digunakan dinyatakan memberikan persepsi nilai pasien tergolong baik.
Manajemen Humas di Era Abad 21: Strategi, Tantangan, dan Pemanfaatan Teknologi Digital Andrian Khoirul Ummah; Dea Putri Wahdatul Adla
Journal of Law, Economics, and Engineering Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi, tantangan, dan pemanfaatan teknologi digital dalam manajemen humas pada era abad ke-21. Fokus utama kajian ini adalah bagaimana humas membangun hubungan dengan pemangku kepentingan, menjaga reputasi organisasi, serta menghadapi dinamika media sosial, transparansi, dan krisis komunikasi. Penelitian menggunakan pendekatan kepustakaan dengan teknik analisis Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas dituntut untuk memanfaatkan media digital, seperti media sosial, situs web, dan aplikasi mobile, guna menjangkau audiens yang lebih luas dan menyampaikan pesan secara cepat. Selain itu, keberhasilan humas ditentukan oleh kemampuan menjaga komunikasi yang konsisten, transparan, serta integritas organisasi. Penelitian ini menegaskan bahwa adaptasi terhadap teknologi digital dan pengelolaan reputasi yang baik merupakan kunci keberhasilan humas di era global dan interaktif ini.
Standarisasi dan Regulasi Sarana-Prasarana Pendidikan dalam Perspektif Manajemen Andrian Khoirul Ummah; Ahmad Hutami; Patmawati Patmawati; Tamara Tamara
Journal of Law, Economics, and Engineering Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan standar dan regulasi sarana prasarana pendidikan serta relevansinya dengan tuntutan pekerjaan dalam konteks manajemen pendidikan. Sarana dan prasarana merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran, sehingga diperlukan standar yang jelas dan regulasi yang sesuai agar pengelolaannya efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, melalui analisis berbagai peraturan pemerintah, artikel ilmiah, serta literatur terkait manajemen sarana prasarana pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi pemerintah, seperti PP No. 19 Tahun 2005, Permendiknas No. 24 Tahun 2007, dan Permendikbud No. 127 Tahun 2014, telah menetapkan standar minimal sarana prasarana pendidikan, namun masih menghadapi kendala dalam implementasi di lapangan. Selain itu, terdapat regulasi lain dari kementerian terkait yang memperkuat aspek pengelolaan sarana prasarana, baik di lembaga pendidikan maupun instansi pemerintahan. Kesimpulannya, standarisasi dan regulasi sarana prasarana perlu terus dikembangkan agar selaras dengan kebutuhan pendidikan di era modern. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya evaluasi berkala terhadap regulasi serta penguatan manajemen sarana prasarana di setiap satuan pendidikan. Kata kunci: standar sarana prasarana, regulasi pendidikan, manajemen pendidikan
Forensik Digital dalam Tata Kelola Keamanan Informasi Pendidikan Tinggi Indonesia: Tinjauan Sistematis Rosyid Al-Hakim; Esa Putri
Journal of Law, Economics, and Engineering Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era transformasi digital yang cepat telah menjadikan sektor pendidikan tinggi (PT) sebagai sasaran utama kejahatan siber, yang mencakup insiden data breach dan kecurangan akademik. Kemampuan untuk melakukan investigasi insiden dan mengumpulkan bukti digital yang sah merupakan kebutuhan manajerial yang vital dalam tata kelola keamanan informasi. Penelitian ini bertujuan menjembatani kesenjangan antara penerapan teknis forensik digital (FD) dan implikasi strategis manajerial, hukum, serta kepatuhan di lingkungan PT Indonesia. Metode yang digunakan adalah Tinjauan Literatur Sistematis (Systematic Literature Review atau SLR) berdasarkan kerangka PRISMA untuk menjamin rigor metodologis. Hasilnya menunjukkan bahwa FD berperan penting dalam menjaga integritas akademik, misalnya melalui analisis artefak digital untuk kasus contract cheating. Secara hukum, meskipun UU ITE mengakui bukti elektronik, PT menghadapi tantangan dalam standardisasi prosedur FD dan pemeliharaan Chain of Custody (CoC) untuk memastikan keabsahan bukti. Kesimpulannya, efektivitas FD di PT menuntut komitmen manajerial strategis dan integrasi Digital Forensic Readiness (DFR) ke dalam kebijakan tata kelola untuk memperkuat akuntabilitas publik.
Fenomena Brain Rot di Kalangan Anak Muda: Refleksi Penggunaan Teknologi dan Revitalisasi Peran Kepemudaan Rosyid Al-Hakim; Rian Ardianto; Riska Suryani; Hadi Jayusman
Journal of Law, Economics, and Engineering Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena brain rot semakin sering muncul di kalangan anak muda sebagai bentuk penurunan fokus, motivasi, dan daya pikir akibat konsumsi berlebihan terhadap konten digital yang dangkal dan cepat. Era media sosial yang serba instan menciptakan kebiasaan doom scrolling, short attention span, dan kecenderungan menghindari aktivitas produktif yang membutuhkan konsentrasi mendalam. Tulisan ini bertujuan mengulas penyebab utama brain rot dari perspektif penggunaan teknologi serta menawarkan pendekatan keseimbangan melalui partisipasi dalam kegiatan kepemudaan. Kajian ini menggunakan metode literatur naratif yang mengombinasikan temuan ilmiah mengenai digital fatigue dan cognitive overload dengan observasi fenomenologis pada pola perilaku generasi muda. Hasil telaah menunjukkan bahwa brain rot bukan sekadar akibat teknologi, tetapi juga refleksi kurangnya kontrol diri dan orientasi terhadap makna kegiatan digital. Revitalisasi peran kepemudaan melalui aktivitas sosial, edukatif, dan kreatif dapat menjadi bentuk terapi sosial yang efektif untuk memulihkan fokus dan kualitas diri anak muda di era digital.

Page 1 of 1 | Total Record : 5