cover
Contact Name
Saddam Askara
Contact Email
athapublishingglobalindo@gmail.com
Phone
+6281775422923
Journal Mail Official
journalorganizationalanalysisp@gmail.com
Editorial Address
Jl. Alamanda Estate Jl. Cluster Jasmine No.215, Kembangan, Sumberrejo, Kec. Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah 56172, Indonesia
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Organizational Analysis and Performance
ISSN : -     EISSN : 31098878     DOI : 10.64845/optimanus.v2i1
Core Subject : Economy, Science,
Journal of Organizational Analysis and Performance is an academic journal that accommodates scientific works containing thoughts, empirical studies, and research results on the theme of Management and Accounting. Journal of Organizational Analysis and Performanceis published by the independent institution Athallah Publishing with the aim of becoming a forum for discussion and publication of research results by academics, researchers, and practitioners in the fields of accounting and management that provide significant contributions to the development of accounting practices, the accounting profession, and the managerial profession in Indonesia and the world. In accordance with its objectives, Journal of Organizational Analysis and Performance provides insights in the fields of accounting, finance, and management for academics, practitioners, researchers, regulators, students, and other parties interested in the development of accounting practices, the accounting profession, and the managerial profession.
Articles 56 Documents
Keterlibatan Pemilik Usaha dalam Aktivitas Lapangan Terhadap Kinerja Staff Pada Toko Amanda Fashion Nur Handa; Zahwa Nabilla Ridwanda; Siti Noveliatus Amanda Vary; Khairuddin Mufid
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Organizational Analysis and Performance
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v1i2.113

Abstract

Era persaingan bisnis yang semakin ketat, keterlibatan pemilik usaha menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan perusahaan. Pemilik usaha mempunyai tanggung jawab penting untuk keberhasilan suatu perusahaan dalam pengambilan seluruh keputusan yang berlangsung di perusahaan dan dengan adanya keterlibatan pemilik usaha maka akan dapat dipahami lebih baik dan semakin paham untuk tantangan yang dihadapi oleh staff dan bisa memberi budaya kerja yang baik. Dengan adanya penelitian ini yang menggunakan pendekatan kualitatif yang dimana berbentuk wawancara dan FDG sehingga pengamat bisa mendalam atas analisis data. Penelitian ini melibatkan beberapa partisipan seperti owner dan beberapa staff dengan melakukan wawancara secara langsung turun ke lokasi usaha. Penelitian ini diharapkan memberi informasi untuk kepentingan menjaga keseimbangan antara pemilik usaha dan staff agar terciptanya kinerja yang lebih optimal dalam perusahaan.
Dampak Hubungan Atasan dan Karyawan Terhadap Kinerja dan Turnover di Dunia Retail: Studi Kasus Store Senior Leader Rafika Hidayatus Sofiyah; Nabila Dewi Adha; Candra Dewa Sampoerna
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Organizational Analysis and Performance
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i1.121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak hubungan antara atasan dan karyawan terhadap kinerja serta turnover karyawan di dunia retail, dengan studi kasus pada Subjek In-02 (Store Senior Leader). Hubungan yang baik antara atasan dan bawahan diyakini dapat meningkatkan motivasi kerja, kepuasan kerja, dan loyalitas karyawan, sehingga berdampak positif pada kinerja dan menurunkan tingkat turnover. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi aktivitas kerja, dan analisis dokumen internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan interpersonal yang positif dan komunikasi efektif antara atasan dan karyawan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja tim, penurunan kesalahan operasional, serta mengurangi keinginan karyawan untuk berpindah kerja. Sebaliknya, hubungan yang kurang harmonis dapat menurunkan kinerja individu maupun tim dan meningkatkan risiko turnover. Penelitian ini memberikan implikasi bagi manajemen retail untuk meningkatkan program pengembangan kepemimpinan, komunikasi, dan hubungan kerja yang sehat guna mencapai kinerja optimal dan retensi karyawan yang lebih baik.
Hubungan antara Miskomunikasi Organisasi dan Lingkungan Kerja Toksik terhadap Kinerja Karyawan di PT SBW Faserin Sahnia; Silvi; Sundari Putri Langit Kemul Mega
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Organizational Analysis and Performance
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i1.141

Abstract

Miskomunikasi organisasi dan lingkungan kerja toksik merupakan dua faktor yang berpotensi menurunkan kinerja karyawan dalam suatu organisasi. Kondisi komunikasi yang tidak efektif, ditandai dengan informasi yang tidak jelas, pesan yang ambigu, serta kurangnya keterbukaan antarindividu, dapat memicu konflik dan menciptakan lingkungan kerja yang tidak sehat. Lingkungan kerja toksik yang ditandai dengan tekanan psikologis, hubungan kerja yang tidak harmonis, serta minimnya dukungan organisasi berimplikasi langsung pada menurunnya motivasi dan produktivitas karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara miskomunikasi organisasi dan lingkungan kerja toksik terhadap kinerja karyawan di PT SBW. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan PT SBW yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian disusun berdasarkan indikator miskomunikasi organisasi, lingkungan kerja toksik, dan kinerja karyawan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel serta pengaruh simultan terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskomunikasi organisasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, lingkungan kerja toksik juga memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, miskomunikasi organisasi dan lingkungan kerja toksik terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap penurunan kinerja karyawan di PT SBW. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan komunikasi organisasi yang efektif serta penciptaan lingkungan kerja yang sehat dan suportif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam kajian manajemen sumber daya manusia dan perilaku organisasi, serta kontribusi praktis bagi manajemen PT SBW dalam merumuskan strategi peningkatan kinerja karyawan melalui perbaikan komunikasi dan lingkungan kerja.
Misskomunikasi dalam Lingkungan Kerja Even Organizer: Studi Kualitatif Pada Staff Eo Achmad Maulana Setia Putra; Tarangga Ali Ramadhan; Aldrich Azka Rama Athaariq; Hasyim rachman Izzul H
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Organizational Analysis and Performance
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i1.156

Abstract

Miskomunikasi sering terjadi dalam lingkungan kerja Event Organizer (EO) yang memiliki ritme kerja cepat dan dinamis. Tuntutan untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal yang ketat menjadikan proses komunikasi antarstaf sebagai faktor yang sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk-bentuk miskomunikasi yang terjadi di lingkungan kerja EO, faktor-faktor penyebabnya, serta dampaknya terhadap kinerja dan kondisi emosional staf. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan staf EO yang terlibat langsung dalam pelaksanaan acara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskomunikasi umumnya terjadi akibat keterbatasan media komunikasi, ketidakjelasan penyampaian instruksi, serta perubahan informasi yang terjadi secara mendadak. Kondisi tersebut berdampak pada keterlambatan pekerjaan, kesalahan teknis, dan meningkatnya tekanan emosional pada staf. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan Event Organizer dalam memperbaiki sistem komunikasi internal agar pelaksanaan acara dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Strategi Mitigasi Risiko Transisi Coretax System dalam Menjamin Kontinuitas Kepatuhan Perpajakan Studi Kasus pada PT BK Abdi, Muhammad Nur; Arfandi; Syamsuddin; Eva Trisnawati
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Organizational Analysis and Performance
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i1.159

Abstract

Implementasi Coretax System merupakan tonggak transformasi digital perpajakan di Indonesia yang bertujuan mengintegrasikan seluruh administrasi ke dalam platform tunggal (single system). Namun, masa transisi ini menghadirkan tantangan operasional dan risiko kepatuhan bagi dunia usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi mitigasi risiko yang diterapkan oleh PT BK dalam menjaga kontinuitas kepatuhan perpajakan selama fase peralihan sistem. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan manajer divisi keuangan dan perpajakan serta dokumentasi internal Perusahaan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun Coretax dirancang untuk efisiensi jangka panjang, fase awal implementasi justru memicu risiko operasional berupa gangguan sistem (system down) dan keterlambatan dokumen krusial seperti faktur pajak, yang berimplikasi pada risiko finansial dan kontraktual. PT BK memitigasi risiko tersebut melalui persiapan data yang komprehensif, validasi data vendor dan karyawan, serta peningkatan sinergi lintas divisi antara tim pajak, keuangan, dan IT. Temuan penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan biaya kepatuhan (compliance cost) akibat penambahan jam kerja staf dan biaya logistik layanan manual selama sistem belum stabil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan adaptasi Coretax sangat bergantung pada kualitas persiapan data internal dan efektivitas dukungan teknis dari otoritas pajak. Studi ini merekomendasikan perlunya protokol mitigasi yang lebih responsif bagi perusahaan dalam menghadapi disrupsi kebijakan digital di masa depan.
Analisis Penerimaan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Pada UMKM di Kota Gorontalo Berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM) Zumran Ibrahim; Nur Cahyani Dehi; Mega Nurannisa Hippy; Fitria Putri Wolingalo
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Organizational Analysis and Performance
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i1.163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) di kalangan UMKM di Kota Gorontalo menggunakan Model Penerimaan Teknologi (TAM). Pendekatan kuantitatif dengan SEM-PLS diterapkan, melibatkan 35 responden UMKM yang menggunakan aplikasi SIA. Hasil menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan yang dirasakan secara signifikan mempengaruhi kegunaan yang dirasakan dan sikap terhadap penggunaan teknologi, sedangkan kegunaan yang dirasakan mempengaruhi sikap pengguna tetapi tidak secara langsung mempengaruhi niat perilaku. Sikap ditemukan sebagai penentu terkuat dari niat perilaku, sedangkan kemudahan penggunaan yang dirasakan dan kegunaan yang dirasakan tidak menunjukkan pengaruh langsung terhadap niat penggunaan. Temuan ini menyoroti bahwa penerimaan SIA di kalangan UMKM lebih didorong oleh kesederhanaan operasional dan sikap pengguna daripada manfaat yang dirasakan.
Pengaruh Capital Intensity, Managerial Ownership dan Sales Growth Terhadap Tax Avoidance Yudi Attahrim; Erick Agustinus
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Organizational Analysis and Performance
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i1.180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh capital intensity, managerial ownership, dan sales growth terhadap tax avoidance. Tax avoidance merupakan strategi perusahaan dalam meminimalkan beban pajak dengan tetap mematuhi ketentuan perpajakan yang berlaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode pengamatan tertentu. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah tax avoidance, sedangkan variabel independen meliputi capital intensity, managerial ownership, dan sales growth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capital intensity berpengaruh positif terhadap tax avoidance, yang mengindikasikan bahwa semakin besar proporsi aset tetap perusahaan, semakin tinggi peluang perusahaan melakukan penghindaran pajak melalui beban penyusutan. Managerial ownership berpengaruh negatif terhadap tax avoidance, yang menunjukkan bahwa kepemilikan saham oleh manajemen dapat menekan praktik penghindaran pajak karena adanya penyelarasan kepentingan antara manajemen dan pemegang saham. Sementara itu, sales growth berpengaruh positif terhadap tax avoidance, karena peningkatan penjualan berpotensi meningkatkan laba dan beban pajak perusahaan. Secara simultan, capital intensity, managerial ownership, dan sales growth berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. 
Manajemen Strategik dan Kinerja Organisasi: Pendekatan Konseptual Heri Nuryanto; Ade Kartika Putri; Desiana Anggraini
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Organizational Analysis and Performance
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i1.186

Abstract

Manajemen strategik merupakan elemen fundamental dalam memastikan keberlangsungan dan peningkatan kinerja organisasi di tengah dinamika lingkungan yang semakin kompleks dan kompetitif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara manajemen strategik dan kinerja organisasi melalui pendekatan konseptual. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur ilmiah, buku teks, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik manajemen strategik dan kinerja organisasi. Pembahasan difokuskan pada tahapan utama manajemen strategik, meliputi perumusan strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi, serta implikasinya terhadap kinerja organisasi baik dari aspek keuangan maupun nonkeuangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan manajemen strategik yang sistematis dan berkelanjutan berperan signifikan dalam meningkatkan efektivitas organisasi, efisiensi operasional, serta pencapaian tujuan jangka panjang. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan kajian manajemen strategik serta menjadi referensi bagi akademisi dan praktisi dalam memahami pentingnya manajemen strategik sebagai determinan utama kinerja organisasi.
Hubungan Budaya Organisasi dan Kinerja Organisasi: Perspektif Manajemen Strategik Devista Husna Zulfa; Bintan Aulia Izzati; Igrit Anggraeni
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Organizational Analysis and Performance
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i1.187

Abstract

Budaya organisasi dipandang sebagai salah satu sumber daya strategis yang berperan penting dalam membentuk keunggulan bersaing dan meningkatkan kinerja organisasi. Dalam perspektif manajemen strategik, budaya organisasi tidak hanya berfungsi sebagai pedoman perilaku anggota organisasi, tetapi juga menjadi mekanisme penguat dalam perumusan dan implementasi strategi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara budaya organisasi dan kinerja organisasi melalui pendekatan konseptual berbasis manajemen strategik. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur ilmiah terkini yang relevan dengan tema budaya organisasi, strategi, dan kinerja organisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya organisasi yang kuat, adaptif, dan selaras dengan strategi perusahaan berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja organisasi, baik dari aspek finansial maupun nonfinansial. Selain itu, budaya organisasi berperan sebagai faktor internal yang memediasi efektivitas kepemimpinan dan pengambilan keputusan strategis. Implikasi dari kajian ini menegaskan pentingnya pengelolaan budaya organisasi secara strategis sebagai bagian integral dari manajemen perusahaan untuk mencapai kinerja yang berkelanjutan. Artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi konseptual bagi akademisi dan praktisi dalam memahami peran budaya organisasi dalam konteks manajemen strategik.
Kepemimpinan Manajer dan Kinerja Karyawan: Analisis Hubungan dalam Konteks Organisasi Nisrina Hanin; Rissa Aprilia; Septian Christianto
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Organizational Analysis and Performance
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i1.188

Abstract

Kepemimpinan manajer merupakan salah satu faktor kunci yang memengaruhi kinerja karyawan dalam suatu organisasi. Manajer tidak hanya berperan dalam mengarahkan dan mengoordinasikan pekerjaan, tetapi juga dalam membentuk perilaku, motivasi, dan komitmen karyawan terhadap pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepemimpinan manajer dan kinerja karyawan dalam konteks organisasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan sebagai responden penelitian, kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan manajer berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin efektif kepemimpinan yang diterapkan oleh manajer, semakin tinggi tingkat kinerja karyawan yang dihasilkan. Dalam konteks organisasi, kepemimpinan manajer berfungsi sebagai mekanisme pengarah dan penggerak yang mampu meningkatkan produktivitas, kualitas kerja, serta pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa organisasi perlu memperkuat kompetensi kepemimpinan manajer sebagai strategi penting dalam meningkatkan kinerja karyawan secara berkelanjutan.