cover
Contact Name
-
Contact Email
asej_pto@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
asej_pto@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Automotive Science and Education Journal
ISSN : -     EISSN : 28295080     DOI : https://doi.org/10.15294/asej
Core Subject : Engineering,
This journal involves articles of research and conceptual study results in the line of work of automotive engineering.
Articles 20 Documents
PERBANDINGAN KINERJA SISTEM LAMPU KEPALA MODEL KONTROL ARUS DAN KONTROL MASSA DENGAN VARIASI LAMPU HALOGEN DAN LED Muhammad Ikhwan Rifqi; Dwi Widjanarko
Automotive Science and Education Journal Vol. 13 No. 2 (2024): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem penerangan lampu kepala merupakan bagian dari sistem kelistrikan pada kendaraan. Lampu yang banyak digunakan dalam kendaraan yaitu jenis Halogen dan LED, sistem pengendali yang digunakan ada dua jenis yaitu sistem pengendali negatif dan positif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan kinerja dari sistem kendali positif dan negatif pada lampu Halogen dan LED berupa arus, tegangan, daya, dan intensitas cahaya lampu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan penghitungan daya untuk menentukan daya  pada lampu. Pengujian dilakukan dengan rangkaian pengendali negatif dan positif, masing – masing menggunakan lampu Halogen dan LED dan dilakukan sebanyak 3 kali percobaan pada masing – masing rangkaian.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa arus listrik pada lampu Halogen 460% lebih besar dibanding pada lampu LED. Tegangan pada Lampu LED 23% lebih besar dibanding lampu Halogen Intensitas cahaya pada lampu LED jarak jauh 141,14% lebih besar dibanding pada lampu Halogen, pada mode jarak dekat intensitas cahaya lampu LED 363% lebih dibanding pada lampu Halogen. Daya listrik pada lampu Halogen lebih besar 353 % dibanding daya listrik pada lampu LED.   Abstract The headlamp lighting system is part of the vehicle's electrical system. The lights that are widely used in vehicles are Halogen and LED types. There are two types of control systems used, namely negative and positive control systems. The aim of this research is to compare the performance of positive and negative control systems for halogen and LED lamps in the form of current, voltage, power and light intensity. This research uses an experimental method with power calculations to determine the power of the lamp. The test was carried out with negative and positive control circuits, respectively using Halogen and LED lamps and carried out 3 trials in each circuit. The results of this research show that the electric current in Halogen lamps is 460% greater than in LED lamps. The voltage on LED lamps is 23% greater than that of Halogen lamps. The light intensity of long distance LED lamps is 141.14% greater than that of Halogen lamps, in short distance mode the light intensity of LED lamps is 363% greater than that of Halogen lamps. The electrical power of Halogen lamps is 353% greater than the electrical power of LED lamps.
PEMANFAATAN PENINGKATAN HASIL BELAJAR PADA SISTEM ELEKTRONIK POWER STEERING Muhammad Setiawan Dwi Saputro; Ahmad Rozikin
Automotive Science and Education Journal Vol. 13 No. 2 (2024): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to develop virtual demonstration media for a car power steering electronic overhaul simulation based on an Android mobile application, find out how appropriate the demonstration media is for learning effectiveness, and find out how well the user's understanding of the media used in the learning process increases.This research used development research methods with the ADDIE development model and product trials using a one-group pretest-posttest design which was tested on students at Semarang State University, majoring in engineering education, namely in the chassis system course with 30 respondents. The instruments used are questionnaires and tests. Material expert validity questionnaire and media expert validity questionnaire. For the test, 27 questions were used which had previously been tested for validity and reliability.The media validation results obtained a score of 174 out of 200 by material experts and a score of 170 out of 200 by media experts. The material expert's assessment reached 85.5% with the criteria "very feasible," while the media experts assessed 87.5% with the "very feasible" category. The learning media that has been created has been proven to have a positive impact on improving student learning outcomes. This can be seen from the difference in the average pre-test score of 33 and post- test of 80, increasing learning outcomes of 47. The t-count value is 31.85, while the t-table at the 5% significance level is 2.045. These data show that t-count > t-table so it can be concluded that there is a significant increase in learning outcomes between the pre-test and post-test results. The n-gain test results show an average value of 0.7026 with a high improvement category.Based on the research carried out, suggestions for continuous development are needed. The hope is that it can be conceptualized as a 3D simulation. It is hoped that the media will be expanded in compatibility and integrated with non-Android devices. It still requires further guidance and supervision from lecturers. For further research, it is recommended to use current development software compared to the currently used version of Unity 3D. The goal is that the learning media produced for Android applications can be better and more flexible than existing products.
PENGARUH PENGGUNAAN KNALPOT RACING 3 MODE TERHADAP DAYA TORSI PADA HONDA VARIO 150 Muchammad Ma'ruf Arsyam; Ahmad Roziqin
Automotive Science and Education Journal Vol. 13 No. 2 (2024): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring perkembangan zaman muncul berbagai model knalpot yang dapat meningkatkan performa. Salah satunya trend penggunaan knalpot racing untuk meningkatkan kinerja. Cara modifikasi yang mudah dan tidak perlu membongkar mesin orisinil adalah mengganti knalpot. Penelitian ini melakukan modifikasi pada bagian knalpot yang diubah menjadi 3 mode yaitu silent, street, dan racing guna mengetahui daya, torsi dan ambang batas kebisingan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Alat yang digunakan untuk menguji daya dan torsi yaitu dynotest. Sedangkan pengujian ambang batas kebisingan menggunakan sound level meter. Bahan yang digunakan yaitu Honda Vario 150 tahun 2019, knalpot standar dan knalpot racing 3 mode. Pengujian daya dan torsi dilakukan pada putaran mesin 1500 rpm, 2000 rpm, 2500 rpm, 3000 rpm, 3500 rpm, 4000 rpm, 4500 rpm, 5000 rpm, 5500 rpm, 6000 rpm, 6500 rpm dan 7000 rpm, 7500 rpm, 8000 rpm, 8500 rpm, 9000 rpm, 9500 rpm dan 10000 rpm. Uji ambang batas kebisingan dilakukan pada kondisi statis 4250-1800 rpm dan bergerak pada kecepatan 40 km/jam, 50 km/jam. Hasil uji daya tertinggi pada penggunaan knalpot standar yaitu 11.03 Hp dan daya tertinggi pada knalpot racing 3 mode yaitu 12.17 Hp pada mode racing. Torsi tertinggi knalpot racing 3 mode sebesar 14.91 Nm mode street, sedangkan knalpot standar sebesar 12.42 Nm. Mode racing memperoleh nilai kebisingan maksimal pada kondisi statis sebesar 90.77 dB dan kondisi bergerak yaitu 92 dB dan 90.53 dB. Hasil tersebut dapat disimpulkan terdapat pengaruh besar pada nilai daya torsi knalpot racing 3 mode daripada knalpot standar. Namun mode racing menimbulkan tingkat kebisingan sangat tinggi.
PENGARUH PEMASANGAN VARIASI LILITAN ELEKTROMAGNET PADA SALURAN BAHAN BAKAR TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN PERFORMA HONDA PCX 150 Faisal Akbar Aziz
Automotive Science and Education Journal Vol. 13 No. 2 (2024): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepeda motor merupakan kendaraan yang paling banyak dipakai dan diminati di Indonesia. Meningkatnya jumlah sepeda motor mengakibatkan BBM yang berlebihan, sedangkan persediaannya semakin menipis. Penggunaan lilitan elektromagnet pada saluran bahan bakar dapat menjadi solusi untuk menurunkan konsumsi BBM dan menjaga performa tetap baik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemasangan variasi lilitan elektromagnet pada saluran bahan bakar terhadap konsumsi bahan bakar, torsi dan daya Honda PCX 150 tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pendekatan one-shot case study yaitu pemberian perlakuan dan selanjutnya diobservasi hasilnya. Hasil penelitian ini menunjukkan pengujian konsumsi bahan bakar mengalami penurunan 2,69% pada 3000 lilitan, 4,2% pada 4000 lilitan, dan 0,58% pada 5000 lilitan. Laju konsumsi bahan bakar terendah adalah variasi 4000 lilitan. Sedangkan pada pengujian torsi mengalami penurunan 1,14% pada 3000 lilitan dan 2,76% pada 4000 lilitan, sedangkan pada 5000 lilitan mengalami kenaikan 2,1%. Pada pengujian daya mengalami penurunan 0,49% pada 3000 lilitan dan 1,32% pada 4000 lilitan, sedangkan pada 5000 lilitan mengalami kenaikan 1,65%. Performa mesin terbaik didapatkan pada variasi 5000 lilitan dimana nilai torsi dan daya lebih besar dibanding lainnya.
PENGARUH PENAMBAHAN OCTANE BOOSTER DENGAN VARIASI WAKTU PENGAPIAN TERHADAP PERFORMA MESIN HONDA SCOOPY ESP 2017 Agung Tri susanto
Automotive Science and Education Journal Vol. 13 No. 2 (2024): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin dapat menurunkan performa mesin. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas bahan bakar sehingga performa tidak menurun yaitu dengan menambahkan zat aditif octane booster serta diiringi dengan penyesuaian waktu pengapian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan zat aditif octane booster pada bahan bakar pertalite dengan variasi waktu pengapian pada mesin Honda Scoopy ESP 2017 terhadap torsi dan daya. Zat aditif octane booster yang digunakan merupakan produk dari STP yang kemudian dicampur dengan pertalite dengan komposisi campuran 1 liter pertalite dan 0 ml, 3 ml, 5ml. Desain penelitian yang digunakan yaitu pre-experimental design, variable bebas dalam penelitian ini yaitu variasi campuran bahan bakar pertalite dengan zat aditif octane booster dan variasi waktu pengapian. Data penelitian diambil pada putaran mesin 3000 rpm, 4000 rpm, 5000 rpm, 7000 rpm, dan 8000 rpm dilakukan dua kali setiap variasi campuran bahan bakar pertalite dengan zat aditif octane booster dan variasi waktu pengapian, pengujian torsi dan daya dilakukan pada alat dynamometer. Hasil penelitian menunjukkan seiring bertambahnya komposisi zat aditif octane booster membuat nilai torsi dan daya yang dihasilkan semakin meningkat. Torsi tertinggi didapat pada variasi campuran bahan bakar pertalite dengan 3 ml zat aditif octane booster pada waktu pengapian standar pada putaran mesin 6000 rpm dengan nilai torsi yang dihasilkan sebesar 10.83 N.m. Daya tertinggi didapat pada variasi campuran bahan bakar pertalite dengan 5 ml zat aditif octane booster pada waktu pengapian 9° pada putaran mesin 7000 rpm dengan nilai torsi yang dihasilkan sebesar 9.4 HP.
PENGARUH ABSORBING MATERIAL DAN DESAIN PERFORATED TUBEUNTUK MENURUNKAN EMISI GAS BUANG DAN NOISE (KEBISINGAN) Irfan Nur Rochman Irfan Nur Rochman
Automotive Science and Education Journal Vol. 13 No. 2 (2024): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKendaraan bermotor termasuk sepeda motor merupakan penyumbang terbesar polusi udara di Indonesia. Tingkatkebisingan kendaraan bermotor dapat diturunkan dengan bahan yang dapat menyerap suara ledakan dalamsilinder sebelum dilepaskan ke udara bebas yaitu glass wool, stainless wool, dan fiber glass. Kenyataan di lapanganbanyak penggunaan knalpot free flow dan belum adanya absorbing material yang dapat meredam suara sekaligusmenurunkan emisi gas buang. Sehingga hal tersebut mengakibatkan meningkatnya emisi gas buang dan noise ataukebisingan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif deskriptifuntuk mengetahui pengaruh dari penggunaan absorbing material dan desain perforated tube untuk menurunkanemisi gas buang dan noise. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) knalpot high performance low noise padakendaraan Yamaha Vixion 150 menggunakan stainlesswool dapat lebih baik menurunkan emisi yang dihasilkansebesar 1,6 % jika dibandingkan dengan knalpot standar pada saat putaran mesin berada pada 3000 Rpm.Sedangkan pada penelitian ini, knalpot high performance low noise pada kendaraan Yamaha Vixion 150menggunakan glasswool dapat lebih baik menurunkan emisi HC yang dihasilkan sebesar 1097 ppm jikadibandingkan dengan knalpot standar pada saat putaran mesin berada pada 5000 Rpm. (2) Pada knalpot conicalhigh performance low noise yang dipasang absorber fiberglass pada kendaraan Yamaha vixion 150 lebih baik meredamsuara knalpot yang dihasilkan oleh kendaraan pada saat exhaust jika dibandingkan dengan absorber jenis lain. AbstractMotorized vehicles including motorcycles are the largest contributor to air pollution in Indonesia. The noise level of motorvehicles can be reduced with materials that can absorb the sound of explosions in the cylinder before being released into free air,namely glass wool, stainless wool, and glass fiber. The reality in the field is that there are many uses of free flow exhaust andthere is no absorbing material that can reduce sound while reducing exhaust emissions. So that this results in increased exhaustemissions and noise or noise. This study uses an experimental research method with a descriptive quantitative approach todetermine the effect of the use of absorbing material and perforated tube design to reduce exhaust emissions and noise. Theresults showed that (1) high performance low noise exhaust on Yamaha Vixion 150 vehicles using stainlesswool can betterreduce the emissions produced by 1.6% when compared to the standard exhaust when the engine speed is at 3000 Rpm. Whilein this study, the high performance low noise exhaust on Yamaha Vixion 150 vehicles using glasswool can better reduce HCemissions produced by 1097 ppm when compared to the standard exhaust when the engine speed is at 5000 Rpm. (2) In thehigh performance low noise conical exhaust installed fiberglass absorber on Yamaha vixion 150 vehicle better muffles theexhaust sound that is generated.
Pengaruh Variasi Konstanta Pegas Kopling Ganda Racing Dan Kampas Ganda Terhadap Torsi Dan Daya Sepeda Motor Matic 110 CC Layinul Janib
Automotive Science and Education Journal Vol. 13 No. 2 (2024): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepeda motor matic adalah salah satu kendaraan yang banyak diminati masyarakat sehingga timbul tuntutan untuk menaikkan performanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konstanta pegas kopling ganda racing dan kampas ganda terhadap torsi dan daya sepeda motor matic 110 cc, dengan bahan bakar pertamax oktan 92. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneltitian eksperimental dengan menggunakan analisis deskriptif. Pengujian torsi dan daya pada setiap variasi konstanta pegas kopling ganda dan kampas ganda dilakukan sebanyak 3 kali pada setiap variasi putaran mesin (RPM). Variasi yang digunakan pegas kopling ganda standar (24,6 N/mm), 1000 rpm (71,4 N/mm), 1500 rpm (93,2 N/mm), dan 2000 rpm (146,2 N/mm), kampas ganda standar dan kampas ganda ulir memperoleh torsi tertinggi 12,03 Nm pada variasi konstanta pegas kopling ganda 146,2 N/mm dan kampas ganda ulir. Nilai daya yang diperoleh tertinggi 9.05 HP pada variasi konstanta pegas kopling ganda 93,2 N/mm dan kampas ganda ulir. Untuk komposisi terbaik kendaraan dalam sehari-hari menggunakan variasi konstanta pegas kopling ganda 93,2 N/mm dan kampas ganda ulir. Automatic motorbikes are one of the vehicles in great demand by the public, so there is a demand to increase their performance. This research aims to determine the effect of variations in the spring constant of a racing double clutch and double lining on the torque and power of a 110 cc automatic motorbike, with 92-octane Pertamax fuel. The method used in this research is experimental research using descriptive analysis. Torque and power testing for each variation of the double clutch spring constant and double lining was carried out 3 times for each variation of engine speed (RPM). The variations used are standard double clutch springs (24.6 N/mm), 1000 rpm (71.4 N/mm), 1500 rpm (93.2 N/mm), and 2000 rpm (146.2 N/mm), standard double lining and double threaded lining obtain the highest torque of 12.03 Nm at a variation of the double clutch spring constant of 146.2 N/mm and double lining thread. The highest power value obtained was 9.05 HP with variations in the double clutch spring constant of 93.2 N/mm and double threaded lining. For the best composition in everyday vehicles, it uses a variation of the double clutch spring constant of 93.2 N/mm and double threaded lining.
DEVELOPMENT OF ANDROID-BASED LEARNING MEDIA AND STUDENT LEARNING STYLE VAR MODEL Khoiril Nurman Haqim; Ayub Budhi Amggoro
Automotive Science and Education Journal Vol. 13 No. 2 (2024): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This development research aims to produce android-based learning media products and VAR model student learning styles on the competency of diagnosing fuel injection system damage for XII TKRO class students of SMK Muhammadiyah 2 Semarang. This research uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE research model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research design used Two Group Pretest-Posttest Design. The results of the media product validation assessment by three media experts and three material experts received the criteria "Very feasible". The results of the student satisfaction level questionnaire on the learning media products developed received a satisfaction percentage value of 85.71% with the criteria "Very Satisfied". The learning outcomes of experimental class students with learning media products developed were effective enough to improve student learning outcomes with an N-Gain value of 67%.
PENGARUH MODIFIKASI KNALPOT MENGGUNAKAN GLASSWOOL DAN ROCKWOOL TERHADAP KEBISINGAN SUARA MESIN DIESEL SATU SILINDER Rachmad Hidayat; Angga Septiyanto
Automotive Science and Education Journal Vol. 13 No. 2 (2024): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan adanya penelitian ini tujuan peneliti yaitu untuk mengetahui pengaruh modifikasi knalpot terhadap kebisingan pada mesin diesel satu silinder dan juga pengaruh glasswool dan rockwool terhadap kebisingan suara mesin diesel satu silinder. Metode penelitian eksperimen ini dapat diartikan untuk mencari pengaruh variabel terhadap variabel yang lain dalam kondisi yang terkendalikan (Sugiyono 2017). Hal tersebut sejalan dengan apa yang dilakukan peneliti, yaitu mencari apakah ada pengaruh dari glasswool dan rockwool pada kebisingan pada mesin diesel satu silinder. Hasil pengujian terhadap kebisingan mesin diesel satu silinder menggunakan knalpot modifikasi pada pengunaan rockwool 100% dapat menghasilkan tingkat kebisingan rata-rata sebesar 84,2 dB, mampu menurunkan nilai kebisingan sebesar 5,2 %. Terhadap kebisingan mesin diesel satu silinder menggunakan knalpot modifikasi pada pengunaan glasswool 100% dapat menghasilkan tingkat kebisingan rata-rata sebesar 83,2 dB, mampu menurunkan nilai kebisingan sebesar 6,4 %. Sedangkan pada campuran bahan peredam yang terbaik yaitu pada campuran rockwool 20% dan glasswool 80% memperoleh hasil 82,9 dB mampu menurungkan tingkat kebisingan sebesar 3,9% dari nilai pengujian knalpot modifikasi tanpa bahan peredam.
PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN BAKAR PERTAMAX DAN AVGAS DENGAN VARIASI KURVA PENGAPIAN TERHADAP PERFORMA MESIN KPH (SUPRA 125) Muhammad Sadewa Mikadilana
Automotive Science and Education Journal Vol. 13 No. 2 (2024): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi yang semakin pesat perkembangannya Sebagian besar pengguna kendaraan bermotor di rentang usia remaja menganggap bahwa nilai oktan dan perubahan kurva pengapian dapat membuat kenaikan pada performa kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui pengaruh penggunaan bahan bakar Pertamax dan Avgas, serta variasi kurva pengapian pada mesin KPH (Supra 125). Penelitian ini merupakan penelitian true eksperimen dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian nilai torsi rata-rata maksimal menggunakan bahan bakar Pertamax masing-masing sebesar 14,05 Nm/7500 rpm pada kurva 31 derajat, 14,59 Nm/7500 rpm pada kurva 33 derajat, 14,77 Nm/7500 rpm pada kurva 35 derajat, sedangkan untuk penggunaan bahan bakar Avgas sebesar 13,87 Nm/ 7000 rpm pada kurva 31 derajat, 14,27 Nm/7000 untuk kurva 33 derajat, 14,76 Nm/7000 rpm pada kurva 35 derajat. Hasil penelitian nilai daya maksimal menggunakan bahan bakar Pertamax masing-masing sebesar 15,52 HP/8000 rpm pada kurva 31 derajat, 16,17 HP/8166,67 rpm pada kurva 33 derajat, 16,79 HP/8500 pada kurva 35 derajat, sedangkan untuk penggunakan bahan bakar Avgas masing-masing sebesar 14,91 HP/8000 rpm pada kurva pengapian 31 derajat, 15,61 HP/8000 rpm pada kurva 33 derajat, 16,29 HP/8000 rpm pada kurva 35 derajat. Hasil kenaikan rata-rata torsi pada penggunaan bahan bakar Pertamax masing-masing sebesar 4% dan 5% pada kurva 33 derajat dan 35 derajat, sedangkan kenaikan daya sebesar 4% dan 8% pada kurva 33 derajat dan 35 derajat. Hasil kenaikan rata-rata torsi pada penggunaan bahan bakar Avgas masing-masing sebesar 4% dan 6% pada kurva 33 derajat dan 35 derajat, sedangkan untuk kenaikan nilai daya masing masing sebesar 5% dan 9% pada kurva pengapian 33 derajat dan 35 derajat dari pembanding kurva 31 derajat.

Page 1 of 2 | Total Record : 20