cover
Contact Name
-
Contact Email
asej_pto@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
asej_pto@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Automotive Science and Education Journal
ISSN : -     EISSN : 28295080     DOI : https://doi.org/10.15294/asej
Core Subject : Engineering,
This journal involves articles of research and conceptual study results in the line of work of automotive engineering.
Articles 37 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM ANDROID SMART KEY SEPEDA MOTOR BERBASIS APLIKASI ANDROID Ardacandra, Pradipta; Adhetya Kurniawan
Automotive Science and Education Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakanproduk, mendeskripsikan peningkatan hasil belajar pesertadidik pada materi sistem pengaman dan mendeskripsikantanggapan peserta didik setelah menggunakan produk. Modelpengembangan yang digunakan yaitu ADDIE (Analysis,Design, Development, implementation, evaluate)  dengandesain uji coba menggunakan Pre-Experimental Designs jenisOne-Group Pretest-Posttest Design. Hasil uji kelayakan produkdiperoleh presentase 91% untuk ahli media dengan kategorisangat layak dan 87% untuk ahli materi dengan kategori sangatlayak. Nilai rata-rata pretest-posttest semula 49,14 naik menjadi82,06. Uji-t menunjukkan nilai thitung 21,03>ttabel 2,03.peningkatan kemampuan hasik belajar peserta didik diperolehrata-rata uji N-gain 0,64 dengan kriteria peningkatan tinggi.Analisis tanggapan peserta didik memperoleh hasil 91% dengankategori sangat tinggi.
PENGARUH PENGGUNAAN HYDROCARBON CRACK SYSTEM (HCS) DAN JENIS BUSI TERHADAP KANDUNGAN EMISI GAS BUANG MESIN K3 VE Rizyan, Nandhika; Wahyudi
Automotive Science and Education Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technology is developing more rapidly as time goes by. This development has an impact on high community mobility activities, so that the need for motorized vehicles also increases. The more motorized vehicles there are, the more exhaust gas emissions will pollute the environment. This research aims to determine the effect of using a Hydrocarbon Crack System (HCS) catalyst and the type of spark plug in motor vehicle engines on exhaust emissions. The research method used was an experimental approach regarding the use of the HCS catalyst and the type of spark plug used in the K3 VE engine. This research uses a maximum of 2 HCS catalyst number testing variations with standard and platinum spark plug types. Emission testing using the Qrotech QRO-401 Gas Analyzer to measure the results of exhaust emissions from motorized vehicles. The test results obtained data on CO and HC gas levels from exhaust emissions. The research results show that the use of HCS and this type of spark plug can reduce motor vehicle exhaust emissions. The best reduction in exhaust emissions is when using 2 HCS catalysts. The use of 2 HCS catalysts and standard spark plugs at 750 rpm CO gas decreased by 33.3% and HC gas decreased by 18% from before using HCS.  The reduction in exhaust emissions also occurred when using this type of spark plug, using platinum spark plugs at 750 rpm CO gas decreased by 26.7% and HC gas decreased by 8.7% compared to using standard spark plugs. The best reduction in exhaust emissions occurred when using 2 HCS catalysts and platinum spark plugs, at 750 rpm CO gas fell to 0.07% from the previous 0.15% under standard conditions. HC gas also fell to 123 ppm from the previous 160 ppm under standard conditions. Combining the use of an HCS catalyst and this type of spark plug can reduce exhaust emissions maximally. The use of an HCS catalyst and this type of spark plug has been proven to be able to reduce motor vehicle exhaust emissions and produce more environmentally friendly exhaust emissions in accordance with the Decree of the Minister of the Environment Number 8 of 2023, concerning thresholds for motor vehicle exhaust emissions.
Pengembangan Media Pembelajaran Balancing Roda Berbasis Android Untuk Siswa Kelas Xi SMKN 1 Jambu Maria Prih Hargiwati; Adhetya Kurniawan
Automotive Science and Education Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui kelayakan media pembelajaran interaktif balancing roda berbasis android; (2) Mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas XI TKR SMK Negeri 1 Jambu; (3)Mengetahui tanggapan peserta didik terhadap media. Model penelitian yang digunakan adalah model penelitian dan pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TKRO SMK Negeri 1 Jambu dengan sempel yang terdiri dari 20 siswa kelas XI TKRO 2 (kelas kontrol) dan 20 siswa terdiri dari kelas XI TKRO 1 (kelas eksperimen). Hasil uji noramlitas data pretest dan posttest keals kontrol dengan uji normalitas Shapiro – Wilk berdistribusi normal sebab nilai singnifikasi > 0.05 yaitu pretest 0.533 sedangkan posttest 0.061. Pada uji homogenitas dinyatakan bahwa data bernilai homogeny karena nilai signifikasi Based On Mean yang didapat adalah 0.314 > 0.05. Hasil analisis yang digunakan berdasarkan teknik uji analisis data. Hasil pada uji – t nilai rerata posttest kelas eksperimen lebih besar dari nilai rerata kelas kontrol (84.30 > 78.10). Hal itu menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen dalam menyelesaikan soal pilihan ganda. Sedangkan untuk hasil uji N – Gain nilai pada kelompok eksperimen dan kelompok kelas kontrol dengan jumlah peserta didik sebanyak 20 orang. Pada kelas eksperimen didapatkan hasil N – Gain 0.68 atau 68% dengan memiliki kategori tafsiran N – Gain “Sedang”. Sedangkan pada kelas kontrol didapatkan hasil N- Gain 0.54 atau 54% dengan memiliki kategori tafsiran N – Gain “Sedang”. Tanggapan peserta didik terkait penggunaan produk media pembelajaran berbasis android mendapatkan hasil persentase 81.75 % dimana hasil ini dukategorikan “Sangat setuju”.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Moodle Pada CapaianPembelajaran Suspensi Dan FWA Kelas XI TKR SMK Islam Al- FadhilaDemak Febi, Febiandika Laksana Ajie
Automotive Science and Education Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajrang menggunakan moodle pda proses belajar mengajar bertujuanuntuk penguatan kopetensi pada capaian pembelajaran peserta didik Suspensi DanFWA dengan kopetensi khusus FWA dan Sporing dengan pembahasan secara rinciberkaitan dengan pembelajaran otomotif.. Tujuan Penelitian ini yaitu :1)Mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis Moodle pada capaianpembelajaran Suspensi dan FWA kelas XI TKR SMK AL-Fadhila Demak, 2)Mengetahui pencapaian hasil belajar peserta didik menggunakan mediapembelajaran berbasis Moodle pada capaian pembelajaran Suspensi dan FWA.Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan(Research and Development/R&D) dengan model pengembangan ADDIE(Analyze, Dezign, Development, Implementation and Evaluation) . Pada penelitianini terdapat 2 tahapan uji coba, 1) uji coba ahli yang terdiri dari 2 ahli media danahli materi. Dalam tahapan ini bertujuan untuk menguji kelayakan mediapembelajaran yang sudah dikembangkan dengan diujikan terhadap ahli yangkemudian memberikan nilaidan juga masukan dan saran terkait media pembelajarantersebut. Tahap selanjutnya adalah uji coba pada lapangan. 2) Uji coba yang akandilakuan kepada peserta didik yang berjumlah 41 peserta didik. Tujuan uji coba iniguna mengetahui tingkat keefektifan meia pembelajaran berdasarkan hasl belajarpeserta didik. Melakukan pengujian menggunakan metode : Pre- ExperimentalDesign (nondesigns) dengan model eksperimen one group pretest-posttest design.
Perbandingan Kinerja Alat Penghemat Bahan Bakar dengan Variasi Ignition Timing terhadap Emisi Gas Buang Kendaraan Dwi Fikri Ardiansyah; Wahyudi
Automotive Science and Education Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurang memadainya kendaraan umum menyebabkan masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi karena dinilai lebih efisien dalam mobilitasnya. Hal ini menimbulkan angka penggunaan kendaraan pribadi meningkat khususnya pengguna kendaraan roda dua. Semakin banyak jumlah kendaraan maka semakin banyak juga emisi gas buang yang dikeluarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja alat penghemat Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan variasi ignition timing terhadap emisi gas buang kendaraan. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan eksperimen. Penelitian ini menggunakan variasi pengujian penggunaan alat penghemat BBM Femax Combo dan X-Power dengan variasi ignition timing 8º, 10º, 12º (standar), dan 14º pada motor Vario 125 cc Tahun 2012. Pengujian emisi gas buang menggunakan alat Gas Analyzer Heshbon HG-520 . Hasil pengujian diperoleh data kadar emisi gas buang berupa CO dan HC. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan alat penghemat BBM Femax Combo di setiap variasi timing pengapian menunjukkan hasil emisi gas buang yang lebih baik daripada menggunakan alat penghemat BBM X-Power. Namun dengan memvariasikan ignition timing yang dimajukan maupun dimundurkan menghasilkan peningkatan emisi gas buang kendaraan. Penurunan emisi gas buang terbaik adalah menggunakan alat penghemat BBM Femax Combo dengan ignition timing 12°. Persentase penurunan gas CO turun sebesar 72% dan gas HC turun sebesar 53% dibandingkan tanpa menggunakan alat penghemat BBM. Penggunaan alat penghemat BBM dengan ignition timing yang tepat menghasilkan emisi gas buang yang ramah lingkungan sesuai dengan ambang batas baku mutu emisi kendaraan roda dua di Indonesia.
UJI KOMPARASI KINERJA KATALIS KARBON AKTIF DENGAN KATALIS TEMBAGA UNTUK MENURUNKAN EMISI DAN KEBISINGAN PADA KNALPOT SEPEDA MOTOR 125 CC Lucky Ardiansyah; Wahyudi
Automotive Science and Education Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lucky Ardiansyah (2024) “Uji Komparasi Kinerja Katalis Karbon Aktif dengan Katalis Tembaga untuk Menurunkan Emisi dan Kebisingan pada Knalpot Sepeda Motor 125 CC” Perkembangan teknologi di Indonesia, terutama dalam industri otomotif, telah mempermudah aktivitas sehari-hari masyarakat. Sepeda motor menjadi alat transportasi utama. Namun, pembangunan kota, industri, dan transportasi modern menyebabkan perubahan kualitas udara dan polusi suara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komparasi kinerja katalis karbon aktif dengan katalis tembaga untuk menurunkan emisi dan kebisingan. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan eksperimen tentang penggunaan katalis karbon aktif dan katalis tembaga yang digunakan pada knalpot sepeda motor 125 cc. Penelitian ini menggunakan jenis variasi katalis karbon aktif dan katalis tembaga. Pengujian emisi dengan alat Gas Analyzer Hesbon HG-520 untuk mengukur emisi gas buang dan alat Sound Level Meter RoHS untuk mengukur kebisingan. Hasil penelitian menujukkan penggunaan katalis karbon aktif dan katalis tembaga mampu menurunkan emisi gas buang serta kebisingan. Penurunan emisi gas buang dan kebisingan menggunakan katalis tembaga pada putaran mesin idle 1500 rpm gas CO turun 18,7%, gas HC turun 10,2% dan kebisingan turun 0,07%. Penurunan emisi gas buang dan kebisingan juga terjadi pada penggunaan katalis karbon aktif pada putaran mesin idle 1500 rpm gas CO turun 52,5%, gas HC turun 6,6% dan kebisingan turun 0,09%. Penurunan emisi gas CO dan kebisingan terbaik menggunakan katalis karbon aktif pada putaran mesin idle 1500 rpm dengan selisih gas CO 33,8% dan kebisingan 0,02%. Penurunan emisi gas HC terbaik menggunakan katalis tembaga pada putaran mesin 1500 rpm dengan selisih gas HC 3,6%. Penggunaan katalis karbon aktif dan katalis tembaga terbukti mampu menurunkan emisi gas buang yang ramah lingkungan sesuai keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 8 Tahun 2023 dan baku mutu kebisingan yang telah ditetapkan Menteri Lingkungan Hidup Nomor P.56 tahun 2019.
PENERAPAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN MATERI CONTINUOUSLY VARIABLE TRANSMISSION (CVT) SEPEDA MOTOR TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMK Eldiana, Ii; Widjanarko, Dwi
Automotive Science and Education Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The The purpose of this study was to determine the feasibility of interactive multimedia learning media, to test the improvement of student learning outcomes in the continuously variable transmission (CVT) material after using interactive multimedia learning media compared to ppt teaching media that displays text and images and printed books. This study was conducted using an experimental method with a pretest - posttest control group design with a population of 58 students consisting of 28 students in the experimental class and 28 students in the control class. Data analysis will use descriptive analysis, T Test and Improvement Test. The results of this study indicate that learning media in the form of learning multimedia is feasible to use with a very feasible category. The results of the posttest test showed that t count was greater than t table or 6,314> 1,673 and the sig value (2 tailed) 0.00 was smaller than 0.05 or 0.0 <0.05, so the use of interactive multimedia learning media can improve student learning outcomes. The increase in learning outcomes in the experimental class was categorized as high with a percentage of 54.46%, while in the control class it was 36.36% with a sufficient category. So it can be concluded that learning media in the form of interactive multimedia is able to improve student learning outcomes on the continuously variable transmission (CVT) material for motorbikes compared to PPT teaching media that displays text and images and printed books.
Pengaruh Penggunaan Catalytic Converter Berbahan Alumunium Dengan Variasi Penggunaan Bahan Bakar Terhadap Emisi Gas Buang Mesin Bensin Sepeda Motor 125cc Dimas Kaisar Abu Bakar; M. Burhan Rubai Wijaya
Automotive Science and Education Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komparasi kinerja katalis karbon aktif dengan katalis tembaga untuk menurunkan emisi gas buang sepeda motor 125 cc. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan eksperimen tentang penggunaan katalis berbahan alumunium dengan variasi bahan bakar yang digunakan pada knalpot sepeda motor 125 cc. Penelitian ini menggunakan jenis alumunium alloy dengan kode AA 6061 dan tipe T6-6061 dengan variasi bahan bakar. Pengujian emisi dengan alat Gas Analyzer QRO-402 untuk mengukur emisi gas buang. Hasil penelitian menujukkan penggunaan katalis alumunium yang berlubang mampu menurunkan emisi CO dan HC. Penurunan emisi gas buang menggunakan katalis standar berbahan bakar pertamax pada putaran mesin idle 2000 rpm gas CO turun 17,9% dan gas HC turun 12,5%. Penurunan emisi gas buang juga terjadi pada penggunaan katalis alumunium berbahan pertamax pada putaran mesin idle 2000 rpm gas CO turun 25%, gas HC turun 11%. Penurunan emisi gas CO dan HC terbaik menggunakan katalis alumunium berbahan bakar pertamax pada putaran mesin idle 2000 rpm dengan selisih gas CO 39,2%. Penurunan emisi gas HC terbaik menggunakan katalis alumunium berbahan bakar pertamax pada putaran mesin 2000 rpm dengan selisih gas HC 30%. Penggunaan katalis alumunium terbukti mampu menurunkan emisi gas buang CO dan HC. Sesuai keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 8 Tahun 2023 dan baku mutu kebisingan yang telah ditetapkan Menteri Lingkungan Hidup Nomor P.56 tahun 2019.
PENGARUH RASIO THINNER DENGAN VARNISH MEDIUM SOLID TERHADAP KUALITAS DAYA KILAP DAN KEKERASAN CAT Mohamad fadil; Angga Septiyanto
Automotive Science and Education Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belum adanya standar rasio ideal antara thinner dan varnish untuk menghasilkan lapisan cat yang optimal dari segi estetika dan ketahanan mekanik menyebabkan ketidakpastian antara teori dengan dilapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio pencampuran thinner dengan varnish medium solid terhadap kualitas daya kilap dan kekerasan cat pada permukaan logam galvanis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen kuantitatif dengan tiga variasi rasio campuran thinner dan varnish, yaitu 1:1, 1:2, dan 1:3. Spesimen yang digunakan adalah plat galvanis berukuran 17 cm × 8 cm yang telah melalui proses pengecatan dengan cat dasar Alfaglose dan pelapisan varnish Danagloss medium solid menggunakan spray gun. Pengujian daya kilap dilakukan menggunakan Gloss Meter, sementara kekerasan cat diuji menggunakan metode pencil hardness test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi rasio thinner dan varnish memberikan pengaruh signifikan terhadap kualitas cat. Rasio 1:1 menghasilkan nilai daya kilap tertinggi sebesar 80,9 GU dan kekerasan cat terbaik dengan hasil uji 2H. Sebaliknya, peningkatan jumlah thinner dalam campuran menyebabkan penurunan nilai kilap dan kekerasan. Temuan ini menunjukkan bahwa rasio campuran berpengaruh langsung terhadap viskositas, pembentukan film, serta tingkat crosslinking pada lapisan cat. Dengan demikian, rasio 1:1 direkomendasikan sebagai formulasi optimal untuk menghasilkan lapisan cat yang mengilap, keras, dan tahan lama sesuai standar industri otomotif.
Pengaruh Penggunaan Katalis Arang Kayu Kelengkeng Terhadap Emisi Gas Buang Sepeda Motor 125 cc RAMADHAN ULLIL AMMRI; M. Burhan Rubai Wijaya
Automotive Science and Education Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri otomotif sangat pesat dan menyebabkan adanya peningkatan jumlah kendaraan bermotor dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan emisi gas buang terutama di wilayah perkotaan yang meningkat secara pesat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komparasi kinerja katalis karbon aktif dengan katalis arang kayu kelengkeng untuk menurunkan emisi gas buang sepeda motor 125 cc. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan metode penelitian eksperimen tentang penggunaan katalis berbahan arang kayu kelengkeng dengan mesh 40 dan mesh 60 dan menggunakan bahan bakar pertalite dan pertamax pada motor 125 cc. Pengujian emisi dengan alat Gas Analyzer QRO-402 untuk mengukur emisi gas buang. Hasil penelitian menujukkan penggunaan katalis arang kayu kelengkeng yang memiliki lubang sebanyak 32 mampu menurunkan emisi CO dan HC. Penggunaan arang kayu kelengkeng sebagai katalis dengan ukuran ayakan 40 dan 60 mesh mampu menurunkan emisi CO pada motor 125 CC, dengan penurunan tertinggi 62,35% terjadi pada katalis 60 mesh menggunakan bahan bakar Pertamax pada 2500 rpm, karena ukuran ayakan yang lebih halus meningkatkan reaktivitas dan efektivitas dalam mengurangi emisi CO. Katalis arang kayu kelengkeng efektif menurunkan emisi HC, dengan penurunan tertinggi 48,06% pada katalis 60 mesh menggunakan bahan bakar Pertalite pada 2500 rpm. Secara umum, ayakan 60 mesh lebih efektif dibanding 40 mesh, terutama pada putaran mesin tinggi dan bahan bakar oktan rendah. Katalis arang kayu kelengkeng, terutama ayakan 60 mesh, lebih efektif daripada katalis standar dalam mengurangi emisi CO dan HC, dengan selisih penurunan CO sebesar 7–15% dan HC 1,44–17,83% tergantung bahan bakar dan putaran mesin, menunjukkan potensi sebagai alternatif ramah lingkungan dan efisien untuk pengurangan emisi kendaraan. Pemanfaatan katalis dari arang kayu kelengkeng telah terbukti efektif dalam mengurangi emisi gas buang CO dan HC, sejalan dengan ketentuan yang diatur dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 8 Tahun 2023 serta standar baku mutu kebisingan yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor P.56 Tahun 2019.  

Page 3 of 4 | Total Record : 37