cover
Contact Name
Iswadi Hasyim Rosma
Contact Email
iswadi.hr@lecturer.unri.ac.id
Phone
+628117670901
Journal Mail Official
iswadi.hr@lecturer.unri.ac.id
Editorial Address
Blok C No 23 Jl. Garuda Sakti km.2 Kelurahan Air Putih, Keacamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Riau, Indonesia, 28923 Website: https://www.amtsoc.org | E-mail: amts@amtsoc.org
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Electrical Today
ISSN : -     EISSN : 31232787     DOI : -
Electrical Today publishes high-quality and original research in electrical engineering disciplines. The journal focuses on power system and electrical machinery, High Voltage Engineering and Insulation Technology, Intelligent System Robotic and Control, Management and Protocol Network, Power Electronics, Power Quality, Renewable Energy, Sensor and Network, Signal and Image Processing, Telecommunication Theory and System Wireless Communications
Articles 16 Documents
Penerapan Preventive Maintenance Motor Hoist pada Rubber Tyred Gantry (RTG) Crane 09 di Buatan Port Pt. Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP) Dimas Adrian; Bambang Rubianto
Electrical Today Vol 1 No 02 (2025): Electrical Today: December 2025
Publisher : Asosiasi Material Terapan dan Teknologi (AMTT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65794/J.Electo.1.02.101-112

Abstract

Kegiatan bongkar muat di pelabuhan memerlukan peralatan yang andal, khususnya pada sistem Rubber Tyred Gantry (RTG) crane. Salah satu komponen utama RTG crane adalah motor hoist yang berfungsi untuk mengangkat dan menurunkan beban, sehingga memerlukan penerapan preventive maintenance untuk menjaga keandalan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan preventive maintenance pada motor hoist RTG 09 di P.T. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) berdasarkan parameter kelistrikan dan kondisi operasional. Metode penelitian meliputi observasi langsung, pengukuran parameter kelistrikan, serta evaluasi sistem kontrol dan kegiatan perawatan. Parameter yang dianalisis meliputi tegangan, arus, suhu, resistansi isolasi, dan performa Variable Frequency Drive (VFD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan suplai berada pada kisaran 392–401 V (dalam toleransi ±5% berdasarkan IEC 60038) dengan ketidakseimbangan tegangan sebesar 1,13% (<2%). Suhu motor sebesar 75°C masih berada di bawah batas isolasi Class F, sedangkan arus sebesar 268 A dari maksimum 280 A menunjukkan beban sekitar 95,7%. Namun, ditemukan penurunan resistansi isolasi pada fasa V sebesar 0,1 MΩ yang berada di bawah standar minimum ≥10 MΩ (IEEE 43), yang mengindikasikan degradasi isolasi dan potensi kegagalan sistem.
Evaluasi Sistem Proteksi Motor Induksi Tiga Fasa Berdasarkan Data Teknis dan Kondisi Operasi Aktual Muhammad Arul Arsyad; Eko Triansyah
Electrical Today Vol 2 No 01 (2026): Electrical Today: June 2026
Publisher : Asosiasi Material Terapan dan Teknologi (AMTT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65794/J.Electo.2.01.28-41

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keandalan sistem proteksi pada motor induksi tiga fasa yang berperan sebagai penggerak utama di industri pengolahan minyak. Ketidaksesuaian sistem proteksi dapat menyebabkan gangguan operasi, kerusakan peralatan, serta menurunkan kontinuitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian sistem proteksi motor induksi tiga fasa dengan tag number 301-ON-P3 berdasarkan data teknis dan kondisi operasi aktual di lapangan. Metode yang digunakan meliputi analisis arus nominal motor, evaluasi kemampuan hantar arus kabel (ampacity), serta penilaian kesesuaian peralatan proteksi yang terdiri dari molded case circuit breaker (MCCB), thermal overload relay (TOR), dan contactor dengan mengacu pada standar instalasi listrik yang berlaku. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem proteksi yang terpasang secara umum telah sesuai dengan standar dan mampu memberikan perlindungan terhadap gangguan. Namun demikian, terdapat margin operasi tertentu yang berpotensi memicu trip pada kondisi beban dinamis. Oleh karena itu, evaluasi berkala diperlukan untuk meningkatkan keandalan, keselamatan, serta kontinuitas operasi motor induksi dalam sistem industri.
PENGENDALIAN MOTOR POMPA INDUKSI TIGA FASA MENGGUNAKAN VARIABLE FREQUENCY DRIVE UNTUK EFISIENSI ENERGI PADA HOTEL UNIGRAHA PT.RAPP Habibie Ryan Gunawan; Daniel Marbun; Kurnia Prasetyo
Electrical Today Vol 2 No 01 (2026): Electrical Today: June 2026
Publisher : Asosiasi Material Terapan dan Teknologi (AMTT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65794/J.Electo.2.01.14-27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi energi pada motor pompa induksi tiga fasa dengan membandingkan metode Direct-On-Line (DOL) dan Variable Frequency Drive (VFD) pada sistem distribusi air di Hotel PT. RAPP. Metode penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, pengukuran parameter listrik, serta analisis perhitungan daya dan kecepatan motor selama enam hari pengujian. Parameter yang diamati meliputi tegangan, arus, daya, frekuensi, dan kecepatan putar motor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan VFD mampu menurunkan daya rata-rata dari 4,38 kW pada metode DOL menjadi 2,01 kW. Hal ini menghasilkan penghematan energi sebesar 54,06%. Selain itu, penerapan VFD menyebabkan penurunan kecepatan motor dari 2910 rpm menjadi kisaran 2328–2415 rpm, sehingga motor bekerja sesuai kebutuhan beban aktual. Penurunan arus dari sekitar 7,8 A menjadi 4,6–4,9 A juga menunjukkan berkurangnya beban listrik pada sistem. Dengan demikian, penggunaan VFD terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi energi serta mendukung pengoperasian motor yang lebih optimal dan ekonomis.
Pengujian Winding resistance & Insulation resistance untuk Evaluasi Kondisi Dielektrik Stator pada Motor Induksi 18,5kW 400V di PLTP Silangkitang - Sarulla Operations Limited Kevin Simarmata; Herbeth Anjualana
Electrical Today Vol 2 No 01 (2026): Electrical Today: June 2026
Publisher : Asosiasi Material Terapan dan Teknologi (AMTT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65794/J.Electo.2.01.56-65

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kondisi insulation resistace dan winding resistance pada motor induksi 18,5 kW 400 V. Analisis ini penting dilakukan untuk memastikan keandalan motor listrik dalam mendukung kontinuitas operasi peralatan, karena penurunan kualitas isolasi maupun ketidakseimbangan tahanan belitan dapat menyebabkan kebocoran arus, peningkatan rugi-rugi daya, pemanasan berlebih, serta gangguan kinerja motor secara keseluruhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengukuran tahanan isolasi (insulation resistance test) menggunakan alat ukur megger serta pengukuran tahanan belitan stator (winding resistance test) menggunakan multimeter pada kondisi motor tidak beroperasi sebagai bagian dari kegiatan preventive maintenance. Data hasil pengukuran kemudian dianalisis untuk mengetahui tingkat kelayakan operasi motor serta mendeteksi adanya indikasi penurunan kualitas isolasi dan perubahan karakteristik belitan stator. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai insulation resistance masih berada dalam batas standar yang diizinkan, sedangkan nilai winding resistance menunjukkan ketidakeseimbangan pada salah satu fasanya.
Sistem Pendeteksi dan Pemadam Kebakaran Otomatis Berbasis Internet Of Things (Iot) Dengan Notifikasi Real-Time Ery Safrianti; Arif Maulana; Linna Oktaviana Sari; R.A Rizka Qori Yuliani Putri
Electrical Today Vol 2 No 01 (2026): Electrical Today: June 2026
Publisher : Asosiasi Material Terapan dan Teknologi (AMTT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65794/J.Electo.2.01.42-55

Abstract

Bencana kebakaran tidak dapat diprediksi waktu dan tempatnya, sehingga dibutuhkan teknologi sistem peringatan dan penanggulangan dini. Penelitian ini bertujuan merancang sistem prototype berbasis Internet of Things (IoT) jika terjadi kebakaran dalam suatu ruangan. Terdapat beberapa fitur dalam perancangan sistem yaitu mikrokontroler (ESP32) yang terhubung dengan 3 yakni sensor api (5-channel flame sensor), suhu (DHT22) dan asap (MQ2). Data dari ketiga sensor di tampilkan real-time melalui website server lokal dalam kondisi normal atau tidak saat di monitoring. Saat kondisi tidak normal ketiga sensor terbaca oleh sistem maka akan terjadi pemutusan arus listrik dan pemadaman api secara otomatis. Sistem juga mengirimkan notifikasi berupa pesan dan panggilan kepada pemadam kebakaran melalui layanan CallMeBot, jika api tidak padam dalam waktu tertentu. Pengujian dilakukan untuk 4 objek yakni kertas, korek api gas, sumbu kompor dan rokok.  Pengujian pada kertas sistem pemadaman aktif dan pesan telepon tidak aktif sedangkan pada sumbu kompor sistem keduanya aktif karena api tidak padam dalam waktu lebih dari 5 detik yang ditentukan. Hasil perhitungan QoS pada pengiriman data didapatkan nilai packet loss 0,1%, delay request dan delay respond, untuk nilai webserver yaitu 95,60758918 ms dan 95,06614461 ms. Pada telegram nilainya sebesar 89,96194943 ms dan 76,00959068 ms.
Sistem Proteksi Distribusi Jaringan Tegangan Menengah 20 kV Menggunakan Fuse Cut Out (FCO) Rajuna Ansula; Benny Afitra; Rizal Zhafran
Electrical Today Vol 2 No 2 (2026): Electrical Today: December 2026
Publisher : Asosiasi Material Terapan dan Teknologi (AMTT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65794/J.Electo.2.2.1-8

Abstract

Sistem distribusi tenaga listrik 20 kV memerlukan proteksi yang andal untuk menjaga kontinuitas penyaluran energi kepada konsumen. Fuse Cut Out (FCO) merupakan peralatan proteksi yang berfungsi memutus arus lebih dan arus gangguan hubung singkat pada Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 20 kV melalui peleburan fuse link. Pemilihan rating fuse link yang tepat menjadi faktor penting dalam menjamin selektivitas dan koordinasi proteksi. Namun evaluasi kesesuaian rating fuse link secara menyeluruh pada seluruh titik FCO dalam satu penyulang masih jarang dilakukan, sehingga risiko pemilihan rating yang tidak tepat berpotensi mengganggu keandalan proteksi. Penelitian ini mengkaji kesesuaian rating fuse link yang terpasang pada jaringan tegangan menengah 20 kV (penyulang) terhadap standar perhitungan teoritis berdasarkan SPLN 64:1985 dan PUIL 2011. Data beban dan rating fuse link diperoleh melalui pengukuran langsung di lapangan pada masing-masing titik FCO yang tersebar pada penyulang tersebut. Perhitungan arus beban nominal dilakukan menggunakan formula arus pengenal tiga fasa pada tegangan primer 20 kV, kemudian hasilnya dibandingkan dengan rating fuse link yang terpasang. Pada Penyulang Belanga terdapat 5 FCO dengan beban total 899,6 kVA, sedangkan Penyulang Kesatrian terdapat 7 FCO dengan beban total 3.329,2 kVA. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh rating fuse link yang terpasang di lapangan telah sesuai dengan standar pemilihan berdasarkan arus nominal beban pada masing-masing percabangan. Temuan ini sekaligus menjadi dasar rekomendasi pemantauan beban berkala, mengingat beberapa FCO beroperasi dengan margin keamanan yang tipis.

Page 2 of 2 | Total Record : 16