cover
Contact Name
Asty Raisha Agma
Contact Email
astyraishaagma@gmail.com
Phone
+6282384495089
Journal Mail Official
astyraishaagma@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JUPIKMAS
ISSN : 31232566     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JUPIKMAS) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 50 Documents
Uang Saku Bukan Sekadar Jajan: Mengubah Mindset Finansial Remaja Lailatul Izah; Qurratu Aura Andhani; Salsabila Frysca Amelia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan literasi keuangan sejak dini merupakan upaya strategis untuk membentuk pola pikir remaja agar lebih bijak dalam mengelola uang saku, khususnya di era digital yang cenderung mendorong perilaku konsumtif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SMK Al-Makmur dengan tujuan mengubah mindset siswa terhadap uang saku dari sekadar alat konsumsi menjadi sarana pembelajaran perencanaan keuangan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, simulasi pengelolaan uang saku, serta praktik penyusunan anggaran sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa dalam mengendalikan pengeluaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mulai membangun kebiasaan menabung. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya sikap tanggung jawab, kedisiplinan, dan kemandirian dalam pengelolaan keuangan pribadi. Dengan demikian, integrasi literasi keuangan dalam lingkungan pendidikan vokasi diharapkan mampu mencetak generasi muda yang memiliki kecerdasan finansial dan kesiapan menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Pelatihan Desain Digital dan Manajemen Usaha Online Santri Rumah Tahfidz Menuju Generasi Emas 2045 Deni Amelia; Fitri Firdalius; Vivi Puspita Sari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Visi Indonesia Emas 2045 menuntut kesiapan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan melek digital sejak usia sekolah. Salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki generasi muda adalah kemampuan desain digital dan manajemen usaha online. Kondisi ini menuntut setiap individu, termasuk para santri, untuk memiliki literasi digital dan soft skills yang memadai agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Namun, hasil observasi di salah satu rumah tahfidz mitra menunjukkan bahwa sebagian besar santri belum memiliki kemampuan literasi digital dan belum memahami potensi teknologi sebagai sarana dakwah maupun pengembangan ekonomi.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kemandirian ekonomi santri melalui Pelatihan Desain Digital dan Manajemen Usaha Online. Program ini dirancang untuk membekali santri dengan keterampilan dasar dalam membuat konten digital, mengelola usaha dengan menggunakan media sosial, dan memahami etika bermedia sosial yang sesuai dengan nilai-nilai keagamaan. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, praktik langsung, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman santri dalam membuat desain digital sederhana serta mengenal konsep dasar pengelolaan usaha online. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menyiapkan santri sebagai generasi produktif menuju Indonesia Emas 2045, yaitu santri yang memiliki semangat kewirausahaan yang berlandaskan nilai religius dan etika sosial, santri mampu menjadi generasi yang unggul, produktif, dan berdaya saing di era digital.
Strategi Komunikasi Yayasan Griya Yatim BSD 3 Meningkatkan Minat Motivasi Belajar Digital Ido Afriadi; Rofian Dedi Susanto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi Komunikasi Yayasan Griya Yatim Dan Dhuafa Cabang BSD 3 dalam Meningkatkan Optimasi Minat dan Motivasi dalam Pembelajaran Digital Transformasi digital yang berkembang pesat telah mengubah pola pembelajaran dari konvensional menjadi berbasis teknologi, menjadikan literasi digital sebagai keterampilan penting bagi generasi muda, termasuk anak yatim dan anak kurang mampu. Namun, keterbatasan akses, fasilitas, dan motivasi internal sering menjadi hambatan utama dalam memanfaatkan teknologi secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada penerapan strategi komunikasi yang terstruktur dan efektif melalui pelatihan, pendampingan, dan pendekatan komunikasi partisipatif. Strategi komunikasi tersebut tidak hanya menjadi alat untuk menyampaikan informasi tetapi juga instrumen pemberdayaan yang mampu meningkatkan kesadaran, minat, dan antusiasme siswa dalam belajar. Metode pelaksanaannya meliputi sosialisasi, pelatihan literasi digital, praktik langsung, dan evaluasi berkelanjutan
Strategi Mengelola Uang Jajan dan Penghasilan Mohammad Ilkham Aufa; Daffa Meilani Sunarya; Della Septiana Simangungsong
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengelola uang jajan dan penghasilan adalah keterampilan penting agar keuangan tetap teratur dan tidak cepat habis. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan untuk membantu peserta PKBM memahami cara merencanakan dan menggunakan uang dengan bijak. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, tanya jawab, dan latihan membuat catatan pemasukan serta pengeluaran. Dari kegiatan ini diketahui bahwa sebagian besar peserta belum terbiasa mencatat keuangan dan sering menggunakan uang tanpa perencanaan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para peserta PKM khususnya siswa/i PKBM Sekolah Kawis dapat memulai membuat anggaran sederhana, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mengatur prioritas pengeluaran. Beberapa tantangan yang muncul adalah kurangnya kebiasaan disiplin mengikuti rencana dan pengaruh lingkungan yang mendorong pengeluaran mendadak.
Bijak Berhutang dan Menghindari Gaya Hidup Konsumtif Nazar Faddilah; Aisyah Kumala Puteri; Melpi Artika
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital yang mempermudah akses belanja dan pinjaman instan, kesadaran finansial menjadi tantangan bagi siswa/i di PKBM Sekolah Kawis. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang sikap bijak dalam berhutang serta strategi menghindari gaya hidup konsumtif melalui literasi keuangan digital. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dan pemaparan materi menggunakan media presentasi untuk membantu peserta memahami dampak jangka panjang perilaku konsumtif dan utang tanpa perencanaan. Peserta juga diberikan panduan menyusun anggaran, mengelola pendapatan dan pengeluaran, serta menentukan prioritas kebutuhan. Materi disampaikan dengan memanfaatkan media visual untuk memudahkan pemahaman. Hasil yang diharapkan meliputi meningkatnya kesadaran peserta dalam mengelola keuangan, terbentuknya kebiasaan menabung, dan berkurangnya ketergantungan pada utang konsumtif. Program ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan menuju kemandirian dan kecerdasan finansial masyarakat.
Belajar Wirausaha Sejak Muda Ardi Satya Nugraha; Dwi Kurnia; Amelisa Darma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Sekolah Kawis, sebuah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang mayoritas siswanya berasal dari keluarga prasejahtera dan memiliki keterbatasan akses pendidikan formal. Kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta simulasi usaha sederhana dengan tujuan menanamkan pemahaman tentang pentingnya kewirausahaan, langkah-langkah memulai usaha, strategi pengelolaan modal, serta membangun rasa percaya diri dalam berbisnis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang konsep kewirausahaan, kemampuan mengidentifikasi peluang usaha, serta motivasi untuk berani memulai bisnis meskipun dengan sumber daya terbatas. Program ini menegaskan bahwa pendidikan kewirausahaan yang kontekstual dan aplikatif mampu memperkuat kemandirian, kreativitas, dan daya saing remaja. Ke depan, diperlukan pendampingan berkelanjutan agar semangat dan keterampilan yang telah terbentuk dapat berkembang menjadi langkah nyata dalam menciptakan peluang kerja baru dan berkontribusi terhadap pengurangan pengangguran.
Memaksimalkan Teknologi di Era Digital Rafa Yaqzi Fatih; Maduri Hawarianti; Sulis Soliyac
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital yang terus berkembang, pemanfaatan teknologi menjadi faktor pentingdalam mendukung pengelolaan keuangan pribadi maupun organisasi. KegiatanPengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Yayasan Kawis dengan tujuan memberikan edukasi kepada peserta didik, staf, dan pengurus mengenai literasi keuangan serta pemanfaatan teknologi sebagai strategi menuju kebebasan finansial. Metode kegiatan berupa penyuluhan, diskusi, dan praktik langsung terkait wirausaha, manajemen keuangan, serta pemanfaatan aplikasi keuangan digital untuk menabungdan berinvestasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya perencanaan keuangan, pencatatan arus kas, serta pengambilan keputusan finansial berbasis teknologi, meskipun masih ditemui kendala berupa keterbatasan infrastruktur dan rendahnya literasi digital. Melalui programini, pesertadiharapkan mampu membangun kebiasaan finansial yang sehat, meningkatkan kemandirian ekonomi, serta mengembangkan keterampilan manajemen keuanganyang berkelanjutan.
Mulai Langkah Cerdas Dengan Menambung Dan Investasi Digital Rizky Arta Harianto; Salsanabilah Rahmawati; Suci Rahmawati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi digital mempermudah akses layanan keuangan, termasuk tabungan dan investasi. Namun, kemudahan ini menimbulkan tantangan bagi generasi muda yang rentan terhadap perilaku konsumtif dan rendahnya literasi finansial. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa PKBM Sekolah Kawis Jakarta mengenai pentingnya menabung dan berinvestasi digital. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, pemaparan materi, simulasi penggunaan aplikasi keuangan digital, serta evaluasi melalui kuis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan keterampilan peserta dalam mengelola keuangan, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta menyusun strategi tabungan dan investasi yang aman. Program ini diharapkan menjadi langkah awal pembentukan kebiasaan finansial sehat dan kemandirian ekonomi di era digital.
Literasi Keuangan; Strategi Cerdas Generasi Z Dalam Mengelola Keuangan di Era Digital Ulfi Nur Safitri; Titin Puji Lestari; Agit Putra Pratama
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gen Z tumbuh di tengah kemajuan teknologi, di mana akses ke layanan keuangan digital sangat mudah, namun juga menghadapi tantangan unik seperti tekanan gaya hidup konsumtif dan budaya FOMO (Fear of Missing Out) yang mendorong pengeluaran tidak perlu. Karakteristik finansial Gen Z adalah digital oriented (cenderung cashless), mudah terpengaruh tren, menyukai fleksibilitas, tetapi berpotensi kurang sabar terhadap investasi jangka panjang. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini mengidentifikasi strategi cerdas yang dapat diterapkan, berfokus pada pembangunan fondasi finansial yang kokoh dengan menerapkan anggaran 50% Kebutuhan, 30% Keinginan, dan 20% Tabungan/Investasi, serta memprioritaskan penyediaan dana darurat yang setara dengan 3-6 kali pengeluaran bulanan. Selain itu, Gen Z didorong untuk memanfaatkan teknologi secara bijak, termasuk memulai investasi sejak dini dan mewaspadai risiko digital seperti penipuan, pinjaman online (pinjol), dan paylater dengan selalu memverifikasi legalitas aplikasi keuangan kepada OJK. Kemandirian finansial Gen Z diperkuat lebih lanjut dengan membangun sumber pendapatan tambahan, seperti freelance atau bisnis online. Penelitian ini menganalisis pentingnya literasi keuangan sebagai peta jalan bagi Gen Z untuk mengendalikan masa depan finansial dan mencapai kemandirian finansial di era digital. Yang dimana pada akhirnya, dengan literasi keuangan yang memadai, Gen Z dapat mengubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan finansial yang sehat dan berkelanjutan, mencapai stabilitas ekonomi dan kemandirian finansial.
E-Wallet dan Paylater : Peluang dan Resiko Keuangan Gen Z Dalam Sistem Pembayaran Digital Putra Rafain Febrian; Alifia Laila Maharaani; Irine Aila Permata
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dan kegiatan ini bertujuan untuk (1) Meningkatkan literasi keuangan digital siswa siswi SMK Negeri 15 Jakarta khususnya dalam membedakan peluang dengan risiko penggunaan e-wallet dan paylater. (2) Untuk membentuk mindset perilaku siswa dari konsumtif implusif menjadi pengelola keuangan yang bijak melalui pemahaman risiko utang dan teknik budgetting digital. Dan (3) Untuk menyediakan panduan praktis penggunaan e-wallet dan paylater yang bertanggung jawab, yang dapat digunakan sebagai pendukung untuk pendidikan karir atau kewirausahaan di SMK Negeri 15 Jakarta. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah edukasi interaktif berbasis modul yang fokus pada pemahaman mekanisme risiko bunga dan penalti PayLater, analisis pola perilaku konsumsi impulsif, dan pemberian model edukasi yang efektif. Materi disampaikan melalui lima modul kunci, mencakup pelatihan budgeting digital (Metode 50/30/20) dan teknik self- control seperti 'Aturan Tunggu 24 Jam'. Hasil PkM ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam mempersiapkan siswa SMK Negeri 15 Jakarta menjadi lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga disiplin dan bertanggung jawab secara finansial di era digital.