cover
Contact Name
Asty Raisha Agma
Contact Email
astyraishaagma@gmail.com
Phone
+6282384495089
Journal Mail Official
astyraishaagma@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JUPIKMAS
ISSN : 31232566     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JUPIKMAS) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 50 Documents
Strategi Konten Dan Branding Untuk Pelajar Calon Pengusaha di SMK Makarya 1 Jakarta Selatan Cinta Romadona; Raihan Setiawan; Ariella Muhamad Zakky; Ana Septia Rahman
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menjadikan media sosial dan internet sebagai sarana strategis bagi generasi muda, khususnya bagi pelajar yang memiliki minat di bidang kewirausahaan. Namun, potensi besar media digital ini seringkali belum dimanfaatkan secara optimal untuk membangun citra profesional maupun pengembangan bisnis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membekali pelajar dengan kemampuan menyusun strategi konten yang efektif serta membangun personal branding yang kuat sebagai calon pengusaha masa depan. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka di SMK Makarya 1 Jakarta Selatan, dengan metode sosialisasi, penyuluhan, dan diskusi interaktif. Materi yang disampaikan meliputi teknik pembuatan konten kreatif, strategi branding di berbagai platform digital, serta pemanfaatan media sosial sebagai alat pemasaran bagi pemula. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam merancang konten yang bernilai jual serta kesadaran akan pentingnya konsistensi branding dalam membangun kepercayaan konsumen. Dengan demikian, kegiatan PKM ini memberikan kontribusi nyata dalam mempersiapkan generasi muda yang kompetitif dan siap terjun ke dunia wirausaha di era digital.
Membangun Jiwa Enterpreneur Melalui Kreativitas Digital di SMK Makarya 1 Jakarta Novita Aulia; Raihan Ramadhan Budiyanto; Reihan Alfasya Batubara; Ana Septia Rahman
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membangun jiwa entrepreneur melalui pengembangan kreativitas digital pada masyarakat sasaran. Di era digital, kemampuan memanfaatkan teknologi secara kreatif menjadi faktor penting dalam menumbuhkan sikap mandiri, inovatif, dan berorientasi pada peluang usaha. Metode pelaksanaan PkM dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan yang meliputi pengenalan konsep kewirausahaan, pemanfaatan media digital, serta praktik pembuatan konten kreatif sebagai sarana pengembangan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep kewirausahaan digital, meningkatnya motivasi berwirausaha, serta kemampuan peserta dalam menghasilkan ide usaha dan konten digital yang bernilai ekonomi. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mendorong masyarakat agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkan kreativitas digital sebagai modal utama dalam membangun jiwa entrepreneur. Oleh karena itu, program PkM ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam menumbuhkan kewirausahaan berbasis digital.
Edukasi Personal Branding Dan Konten Kreatif Bagi Belajar Di SMK Makarya 1 Jakarta Daffa Lansadfa; Feriska Okta Syabila; Rachel; Ana Septia Rahman
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pentingnya kemampuan personal branding dan pengelolaan konten kreatif, khususnya bagi pelajar sebagai generasi muda yang akan menghadapi dunia kerja dan kewirausahaan. Namun, masih banyak pelajar yang belum memahami konsep personal branding secara optimal serta belum mampu memanfaatkan media sosial secara produktif dan profesional. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa SMK Makarya 1 Jakarta dalam membangun personal branding melalui edukasi konten kreatif. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, pelatihan praktik pembuatan konten kreatif, serta simulasi pengembangan ide usaha digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya personal branding di era digital, meningkatnya kreativitas serta keterampilan teknis dalam pembuatan konten, dan tumbuhnya kesadaran untuk memanfaatkan media sosial secara etis, konsisten, dan bertanggung jawab. Selain itu, siswa juga mulai mampu mengaitkan kreativitas digital dengan peluang kewirausahaan. Dengan demikian, kegiatan PKM ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kompetensi digital, kepercayaan diri, serta kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan ekonomi digital.
Konten Dan Branding Digital Untuk Wirausaha Pelajar Di SMK Makarya 1 Jakarta Muhamad Romadhon Khalil Irsyad; Shintia Puspitasari; Muhammad Agus Setiawan; Ana Septia Rahman
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara pelaku usaha memasarkan produk dan membangun identitas merek, termasuk bagi wirausaha pelajar. Konten dan branding digital menjadi strategi penting untuk meningkatkan daya saing usaha sejak usia sekolah. Penelitian/kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis peran konten digital dan branding digital dalam mendukung pengembangan wirausaha pelajar, khususnya dalam meningkatkan visibilitas produk, kepercayaan konsumen, serta minat beli. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi literatur terkait praktik pemasaran digital pada usaha pelajar. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial, desain visual yang konsisten, pesan merek yang jelas, serta kreativitas dalam pembuatan konten mampu meningkatkan citra usaha dan keterlibatan konsumen. Dengan penerapan konten dan branding digital yang tepat, wirausaha pelajar dapat mengembangkan usaha secara lebih profesional dan berkelanjutan di era digital.
Bahaya Gaya Hidup Konsumtif Dikalangan Remaja Winda Kusmalia; Athaya Rizq Mardati; Naura Syifa Qalbi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya hidup yang konsumtif dikalangan, termasuk para pelajar SMK Al-Makmur telah menjadi masalah yang semakin meresahkan, khususnya dalam situasi globalisasi, perkembangan platform media sosial, dan kemudahan dalam menggunakan teknologi digital. Remaja seringkali terjerumus dalam kebiasaan belanja yang berlebihan yang disebabkan oleh pengaruh mode, tekanan dari teman-teman, dan taktik pemasaran digital yang intensif. Situasi ini tidak hanya menimbulkan efek pada bagian keuangan, contohnya kesulitan untuk menyimpan uang dan kemungkinan terjerat hutang, tetapi juga pada keadaan psikologis dan interaksi sosial, termasuk timbulnya perasaan rendah diri, kegelisahan, hingga menurunnya kemampuan untuk mandiri. Penelitian serta aktivitas ini dikerjakan dengan tujuan untuk menelaah faktor-faktor penyebab, akibat yang dihasilkan, serta mendesain solusi berupa pelatihan pengetahuan keuangan dan peningkatan kesadaran diri pada anak muda. Hasil pengamatan memperlihatkan bahwa bertambahnya informasi mengenai pengelolaan keuangan, pengendalian diri, serta pemahaman tentang arti penting kebutuhan dan keinginan sanggup mengurangi kebiasaan berbelanja yang berlebihan. Selain itu, cara yang didasarkan pada pendidikan interaktif terbukti lebih sukses dalam mengembangkan kesadaran yang tajam pada anak muda tentang dampak dari gaya hidup konsumtif. Maka dari itu, tindakan pencegahan melalui pengajaran dan pembangunan karakter di sekolah maupun lingkungan masyarakat menjadi strategi yang penting untuk membentuk generasi penerus yang lebih arif, independen, dan kompeten dalam mengatur sumber daya secara berkelanjutan.
Remaja Tangguh: Edukasi Manajemen Stres dan Kesehatan Mental Bagi Siswa SMK Grace Tessalonika Agustin; Syahla Kamila Anwar; Viola Saputri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menghadapi tantangan ganda, yaitu tuntutan akademis dan persiapan memasuki dunia kerja yang seringkali memicu stres. Jika tidak dikelola dengan baik, stres dapat mengganggu kesehatan mental dan menghambat perkembangan potensi siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai manajemen stres dan pentingnya kesehatan mental bagi siswa SMK. Metode yang digunakan adalah seminar psikoedukasi yang bersifat interaktif, meliputi pemaparan materi, diskusi terbuka, dan sesi tanya jawab. Materi yang disajikan mencakup pengenalan konsep stres, identifikasi pemicu stres di kalangan pelajar, gejala yang perlu diwaspadai, serta berbagai teknik pengelolaan stres yang sehat dan praktis. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa secara signifikan. Siswa menjadi lebih mampu mengenali sumber stres dalam kehidupan mereka dan dibekali keterampilan untuk menanganinya secara positif. Edukasi ini diharapkan dapat membentuk siswa SMK menjadi remaja yang tangguh, sehat secara mental, dan mampu menghadapi tekanan hidup dengan lebih baik.
Gaya Hidup Minimalis: Strategi Anti-Boros Untuk Remaja Aesthetic Yasmin Isnaini Wulandari; Aprillia Permata Dewi; Disti Amelia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya hidup minimalis telah menjadi tren di kalangan remaja aesthetic, melampaui pengurangan barang dengan menekankan pengendalian finansial dan konsumsi bijak. Di era digital, remaja sering terpengaruh visual produk, mengabaikan fungsi, sehingga menyebabkan pemborosan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengedukasi remaja aesthetic tentang minimalis sebagai pencegahan pemborosan melalui pendekatan interaktif. Dilaksanakan di SMK Al Makmur Jakarta, kegiatan melibatkan seminar interaktif, diskusi kelompok, ceramah, dan sesi tanya jawab dengan siswa sebagai peserta aktif. Hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran diri, disiplin, kemampuan pengambilan keputusan finansial, serta adopsi gaya hidup sederhana yang estetis. Edukasi ini membentuk karakter mandiri dan bertanggung jawab, mendukung pola pikir berkelanjutan dan anti-boros. Kegiatan ini merealisasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan menghubungkan ilmu pengetahuan pada kebutuhan masyarakat, memberikan referensi bagi pendidikan dan masyarakat luas.
Scroll Boleh, Stres Jangan: Manajemen Waktu dan Emosi Era Digital Remaja Nia Kurnia; Syalsa Nurkholisa; Zerlina Alfiyah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan remaja, khususnya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kemudahan akses terhadap gawai dan media sosial membawa manfaat positif, namun penggunaan yang berlebihan tanpa pengendalian dapat menimbulkan masalah seperti kesulitan mengatur waktu, penurunan konsentrasi belajar, gangguan pola tidur, dan meningkatnya stres. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajemen waktu dan pengendalian emosi siswa melalui pelatihan berbasis partisipatif. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, simulasi pengaturan jadwal harian, diskusi kelompok, serta latihan pengendalian emosi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya keseimbangan hidup di era digital serta kemampuan mengelola stres secara lebih sehat.
Mengembangkan Profesional Progresif: Mengembangkan Sdm Inovatif, Berkompetisi Fleksibel, Kritis, & Kolaboratif Virsya Eliana; Siti Wulandari; Anggi Fatmawati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri dan tuntutan pasar kerja yang dinamis di era Revolusi Industri 4.0 menuntut lulusan SMK untuk tidak hanya memiliki keahlian teknis, tetapi juga kompetensi non-teknis yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berfokus pada pembentukan "profesional progresif" di SMK Al Makmur Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus yang melibatkan guru, peserta didik, dan stakeholder industri sebagai responden. Model pengembangan ini berfokus pada empat pilar kompetensi kritis, yaitu inovasi, fleksibilitas, berpikir kritis, dan kolaborasi. Kompetensi tersebut diintegrasikan melalui metode pembelajaran berbasis proyek, pelatihan soft skills, dan pemanfaatan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran inovatif ini berhasil meningkatkan kreativitas, kemampuan analisis kritis, serta keterampilan kerja sama peserta didik. Selain itu, lulusan menunjukkan kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi persaingan kerja dan mampu berkontribusi positif dalam dunia industri. Studi ini menyimpulkan bahwa pengembangan profesional progresif merupakan investasi krusial bagi pendidikan vokasi untuk memastikan relevansi dan keunggulan lulusannya di era modern.
Digital Money, Digital Trap: Literasi Cerdas Menghadapi Paylater dan Pinjol Aulia Fauzia Rahman; Allya Virmala; Khoi`run Nisa Naz`wa
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan layanan keuangan digital di Indonesia telah memicu perubahan dalam pola konsumsi masyarakat, khususnya melalui akses yang lebih mudah terhadap fitur paylater dan pinjaman online (pinjol). Sementara kemudahan ini berkontribusi pada peningkatan inklusi keuangan, di sisi lainnya, hal itu juga menimbulkan risiko utang yang dapat membahayakan kelompok dengan pemahaman keuangan yang minim. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti keterkaitan antara tingkat literasi keuangan dan kecenderungan penggunaan paylater serta pinjol di kalangan anak muda. Metode yang diterapkan melibatkan penyuluhan mengenai emosi yang berkaitan dengan fase remaja, diikuti dengan sesi dialog yang dilaksanakan di SMK Al-Makmur. Kasus ini menegaskan pentingnya pendidikan literasi keuangan yang menyeluruh untuk mengurangi risiko utang digital. Usulan kebijakan meliputi peningkatan program edukasi publik oleh pemerintah, penyertaan literasi keuangan dalam kurikulum pendidikan tinggi, serta penguatan regulasi perlindungan konsumen oleh lembaga keuangan.Temuan dari kajian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih dalam pengembangan strategi literasi keuangan digital yang lebih peka terhadap pola konsumsi di kalangan generasi muda. Selain berfungsi sebagai acuan bagi para pembuat kebijakan dan institusi pendidikan, hasil studi ini juga dapat dimanfaatkan oleh perusahaan layanan keuangan digital untuk merumuskan fitur serta mekanisme perlindungan konsumen yang lebih bertanggung jawab. Dengan cara ini, penelitian ini tidak hanya menyajikan wawasan akademis tentang kaitan antara literasi keuangan dan perilaku dalam menggunakan paylater serta pinjaman online, namun juga memberikan landasan praktis untuk mencegah terjadinya potensi krisis utang digital di kemudian hari.