cover
Contact Name
Asty Raisha Agma
Contact Email
astyraishaagma@gmail.com
Phone
+6282384495089
Journal Mail Official
astyraishaagma@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JUPIKMAS
ISSN : 31232566     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JUPIKMAS) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 81 Documents
Pelestarian Permainan Tradisional sebagai Media Edukasi Anak di SDN 2 Japanan Mela Yuliyanti; Nenden Hafifah Pujagarti; Fensilia Della Arista; Puspita Hana Mufidah; Melliza Dewi Ramadani; Muhammad Rayhan Ramadhani; Ajeng Wulandari; Maulana Habibi; Desty Alma Nuraida; Ferdy Sarjana Putra; Alimathar Mamendig Pandadagan; Wardhatul Majid Ayuningtyas
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 3 (2026): April-Juni
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital menyebabkan perubahan pola bermain anak dari permainan tradisional menuju aktivitas berbasis gawai yang berpotensi mengurangi interaksi sosial, kerja sama, dan kemampuan komunikasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melestarikan permainan tradisional sebagai media edukasi serta meningkatkan interaksi sosial siswa di SDN 2 Japanan. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pengenalan permainan, penyampaian aturan, demonstrasi, praktik langsung, dan observasi partisipasi siswa. Kegiatan dilaksanakan pada 20–21 Juli 2026 di SDN 2 Japanan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, dengan melibatkan 20 siswa kelas II dan III. Permainan yang diperkenalkan meliputi lompat tali, congklak, dan kucing-kucingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa berpartisipasi aktif serta memperoleh pengalaman dalam aktivitas fisik, kerja sama, kepatuhan terhadap aturan, kesabaran, dan interaksi dengan teman sebaya. Congklak dan kucing-kucingan menunjukkan partisipasi tinggi, sedangkan satu siswa kurang aktif dalam permainan lompat tali. Permainan tradisional dapat mendukung perkembangan fisik, sosial, emosional, dan karakter anak sekaligus melestarikan budaya lokal.